19 Mei 2026
11 Mei 2026
08 Mei 2026
SPMB SD-SMP Negeri Pontianak Dibuka Juni 2026, Pendaftaran Gratis dan Full Daring
![]() |
| Pendaftaran SPMB SD dan SMP Negeri di Pontianak dilaksanakan secara daring. |
Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP negeri. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi [SPMB Kota Pontianak](https://spmb.pontianak.go.id?utm_source=chatgpt.com).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menegaskan pelaksanaan SPMB tahun ini tetap mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, serta bebas pungutan biaya.
“Pendaftaran SPMB SD dan SMP negeri di Kota Pontianak tidak dipungut biaya apapun. Kami mengimbau masyarakat mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Untuk jenjang SD, penerimaan murid baru dibagi melalui jalur domisili sebesar 70 persen, afirmasi 25 persen, dan mutasi lima persen. Sementara jenjang SMP terdiri dari jalur domisili 40 persen, afirmasi 20 hingga 30 persen, mutasi lima persen, serta prestasi 25 hingga 35 persen.
Khusus jalur prestasi SMP, diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik. Penilaian dilakukan berdasarkan 70 persen nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan 30 persen poin prestasi atau pengalaman organisasi. Seluruh dokumen prestasi wajib melalui proses validasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.
Sri Sujiarti menjelaskan, calon murid jenjang SMP dapat memilih maksimal lima sekolah tujuan. Seluruh tahapan mulai dari pembuatan akun, pendaftaran, verifikasi hingga validasi berkas dilakukan secara online untuk memudahkan masyarakat.
Untuk jalur prestasi SMP, pembuatan akun dimulai pada 1 hingga 19 Juni 2026. Pengajuan pendaftaran dibuka 20 sampai 24 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 27 Juni 2026.
Sedangkan jalur domisili, afirmasi, dan mutasi SMP dibuka mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 4 Juli 2026.
Sementara itu, SPMB SD jalur domisili, afirmasi, dan mutasi juga dibuka pada 27 Juni sampai 1 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan 4 Juli 2026 dan daftar ulang berlangsung 6 hingga 7 Juli 2026.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak juga mengingatkan masyarakat agar memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum melakukan pendaftaran. Untuk jenjang SD, calon murid minimal berusia tujuh tahun per 1 Juli 2026. Sedangkan untuk SMP, usia maksimal calon murid 15 tahun dan telah menyelesaikan pendidikan SD atau sederajat.
Sri Sujiarti turut menegaskan panitia SPMB menolak segala bentuk gratifikasi maupun praktik percaloan dalam proses penerimaan murid baru.
“Seluruh proses dilakukan secara terbuka melalui sistem. Kami mengajak masyarakat untuk tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” pungkasnya. (*)
07 Mei 2026
04 Mei 2026
Hardiknas 2026 di Pontianak, Edi Tekankan Pendidikan Berkualitas dan Penguatan Karakter Generasi Muda
![]() |
| ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak mengikuti upacara peringatan Hardiknas 2026. |
Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 dengan menggelar upacara di lingkungan pemerintah kota, Senin (4/5/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia sekaligus menentukan arah masa depan bangsa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada proses belajar di kelas, tetapi juga membentuk karakter, pola pikir, serta kemampuan generasi muda agar siap menghadapi tantangan zaman.
“Pendidikan bukan sekadar proses belajar di sekolah, tetapi bagaimana membentuk karakter dan kemampuan generasi muda agar siap menghadapi perubahan,” ujarnya usai upacara di Aula SSA Kantor Wali Kota.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam. Metode ini diarahkan untuk menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, mendorong berpikir kritis, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Pemerintah Kota Pontianak, lanjut Edi, mendukung berbagai kebijakan strategis di sektor pendidikan, mulai dari peningkatan kualitas tenaga pendidik hingga pemerataan akses belajar. Hal ini dilakukan agar seluruh anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan.
“Kita ingin semua anak mendapatkan akses pendidikan yang setara. Karena itu, peningkatan fasilitas, kualitas guru, dan lingkungan belajar harus terus kita perkuat,” katanya.
Secara nasional, berbagai program telah dijalankan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, seperti pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, hingga penguatan karakter peserta didik. Tercatat pada 2025, sebanyak 16.167 satuan pendidikan telah direvitalisasi dan sekitar 288 ribu sekolah menerima papan interaktif digital untuk menunjang proses belajar.
Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas guru melalui program beasiswa, sertifikasi, serta pemberian insentif, termasuk bagi tenaga honorer.
Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, seluruh elemen masyarakat diajak berperan aktif, mulai dari sekolah, keluarga, hingga lingkungan sekitar, untuk bersama-sama mewujudkan pendidikan yang bermutu.
Edi menambahkan, penguatan karakter peserta didik juga dilakukan melalui berbagai program pembiasaan positif, seperti budaya lingkungan yang asri, aman, sehat, bersih, dan indah, serta penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
“Semua ini bertujuan menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berdaya saing,” tutupnya. (*)
03 Mei 2026
Taman Emas Pertamina Hadirkan Harapan Baru, Dorong Pendidikan Berkualitas di Desa Kubu Raya
![]() |
| Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dorong peningkatan kualitas pendidikan melalui Taman Emas Pertamina. |
Kubu Raya – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus ditunjukkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Emas Pertamina. Bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, program ini menjadi upaya nyata menghadirkan akses pendidikan yang lebih berkualitas bagi anak-anak di wilayah desa.
Melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio, program Taman Emas Pertamina menyasar anak usia 5 hingga 18 tahun dengan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Dilaksanakan di dua desa di Kabupaten Kubu Raya, yakni Desa Limbung dan Desa Punggur Kecil, program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya minat literasi serta keterbatasan akses pendidikan berkualitas, khususnya di wilayah Ring 1 perusahaan.
Sejak digulirkan pada 2022, Taman Emas Pertamina telah memberikan manfaat langsung kepada sekitar 150 anak usia sekolah. Berbagai kegiatan inovatif dihadirkan, mulai dari Kampung Literasi melalui bimbingan belajar, Green Literation berbasis edukasi lingkungan, Emaspreneur Project untuk pembinaan wirausaha muda, hingga Capacity Building Relawan guna meningkatkan kualitas pendamping program.
Tak hanya fokus pada peserta didik, program ini juga memberdayakan pemuda dan mahasiswa setempat sebagai relawan pengajar. Pendekatan ini menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan pendidikan di daerah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa akses pendidikan berkualitas harus dirasakan secara merata. Melalui Taman Emas Pertamina, kami menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga membangun karakter dan kemandirian generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan para relawan yang terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.
“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar program ini terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.
Melalui Taman Emas Pertamina, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan pendidikan di wilayah Kalimantan Barat. (*)
30 April 2026
Porseni PAUD 2026 Ditutup, Bahasan Tekankan Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini
![]() |
| Siswa PAUD tampil memukau pada penutupan Porseni PAUD Tingkat Kota Pontianak 2026. |
Pontianak – Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Pendidikan Anak Usia Dini (Porseni PAUD) tingkat Kota Pontianak tahun 2026 resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, di Pontianak Convention Center, Kamis (30/4/2026).
Dalam sambutannya, Bahasan menegaskan bahwa Porseni PAUD bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak didorong tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria, berbudaya, serta berakhlak mulia.
“Porseni PAUD memiliki banyak manfaat dalam mengembangkan minat, bakat, dan potensi anak secara holistik. Anak-anak belajar kreatif, percaya diri, bersosialisasi, dan bekerja sama dalam tim,” ujarnya.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme peserta selama pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, anak-anak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar tentang keberanian, disiplin, serta nilai kebersamaan.
“Semua anak yang tampil adalah juara. Mereka sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tambahnya.
Bahasan juga mengapresiasi peran para pendidik dan orang tua yang terus mendampingi serta mendukung perkembangan anak-anak. Ia menekankan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh dan mandiri.
Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan maupun penelantaran, serta mendapatkan hak pendidikan yang layak.
Di Kota Pontianak, lebih dari 200 lembaga PAUD berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan melalui kebijakan dan alokasi anggaran guna meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Capaian Indeks Pembangunan Manusia Kota Pontianak yang kini berada di angka 82,80 tidak lepas dari kontribusi sektor pendidikan, termasuk PAUD,” ungkapnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menekankan pentingnya penguatan karakter anak melalui kegiatan positif seperti Porseni. Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 270 satuan PAUD yang tersebar di enam kecamatan dan 29 kelurahan di Pontianak.
Menurutnya, PAUD memiliki peran strategis dalam membangun keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan berekspresi anak. Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi, salah satunya semakin berkurangnya lagu anak yang dikenal oleh generasi saat ini.
“Anak-anak sekarang lebih hafal lagu dewasa, padahal lagu anak sarat nilai positif untuk pembentukan karakter,” tuturnya.
Melalui Porseni, pihaknya berupaya menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri sesuai usia, baik melalui seni tari, musik, maupun aktivitas kreatif lainnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran dan inspirasi bagi satuan PAUD dalam mengembangkan kreativitas anak.
Ke depan, kesempatan tampil akan diberikan secara bergilir kepada seluruh satuan PAUD agar semua memiliki ruang yang sama untuk menunjukkan potensi terbaiknya. (*)
27 April 2026
23 April 2026
22 April 2026
20 April 2026
17 April 2026
15 April 2026
Ajang Talenta 2026 di Belitang Hulu Diikuti 34 SD, Gali Potensi Siswa
SEKADAU - Sebanyak 34 SD se-Kecamatan Belitang Hulu mengikuti Ajang Talenta tingkat kecamatan 2026. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Frans Dawal di Belitang Hulu, Selasa (14/4/2026).
Ajang Talenta 2026 mencakup Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Pembukaan dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Frans Dawal mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini sebagai wadah menggali potensi dan bakat siswa di bidang olahraga, seni, maupun akademik. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menciptakan SDM yang berkualitas, unggul, serta sehat jasmani.
“Ajang ini untuk menggali bakat dan potensi anak-anak di bidang olahraga, seni, dan intelektual melalui O2SN, FLS3N, serta lomba mata pelajaran berbasis digital,” ujarnya.
Ketua Panitia Ajang Talenta 2026 Sumaidi menjelaskan, kegiatan diikuti 34 SD se-Kecamatan Belitang Hulu. Tujuannya menjaring siswa berprestasi, berbakat, dan terampil di bidang studi, olahraga, serta keterampilan.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari potensi siswa-siswi yang berprestasi, berbakat, dan terampil di bidang tertentu,” kata Sumaidi.
Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi pelajar menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi secara sehat.
“Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuannya masing-masing sehingga dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan termotivasi untuk terus berprestasi dan mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu awal supaya siswa dapat berkompetisi dengan baik agar kelak mencapai cita-cita yang diinginkan,” ucap Sumaidi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, serta semangat sportivitas yang tinggi.
08 April 2026
86 SMP Di Bengkayang Ikuti TKA 2026, Libatkan 4.392 Siswa Secara Bertahap
![]() |
| Sebanyak 86 SMP di Bengkayang mengikuti TKA 2026 dengan 4.392 siswa. Mayoritas ujian dilakukan secara online sebagai bagian transformasi digital pendidikan daerah. (Ilustrasi) |
BENGKAYANG - Sebanyak 86 sekolah menengah pertama (SMP/MTs) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mengikuti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026 yang digelar secara bertahap mulai 6 hingga 16 April 2026.
Pelaksanaan TKA tahun ini melibatkan 4.392 siswa kelas akhir dari berbagai satuan pendidikan di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mendorong digitalisasi pendidikan di daerah.
Mayoritas Sekolah Siap Gunakan Sistem Berbasis Teknologi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono, mengatakan bahwa sebagian besar sekolah sudah siap melaksanakan ujian berbasis teknologi.
“Sebanyak 86 sekolah jenjang SMP berpartisipasi, dengan mayoritas telah siap melaksanakan ujian berbasis teknologi. Ini menunjukkan kesiapan satuan pendidikan dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan,” ujar Heru di Bengkayang, Selasa.
Ia menjelaskan, dari total sekolah peserta, 84 sekolah melaksanakan ujian secara mandiri, sementara satu sekolah menumpang di sekolah lain yang memiliki fasilitas lebih memadai.
Dari sisi moda pelaksanaan, 75 sekolah telah menggunakan sistem daring (online) penuh, sedangkan 10 sekolah lainnya menggunakan semi-online, menyesuaikan kondisi jaringan dan infrastruktur di wilayah masing-masing.
TKA Digelar Dalam Empat Gelombang
Untuk memastikan kelancaran teknis pelaksanaan ujian, TKA tahun ini dibagi dalam empat gelombang pelaksanaan, yaitu:
-
Gelombang 1: 6–7 April 2026
-
Gelombang 2: 8–9 April 2026
-
Gelombang 3: 13–14 April 2026
-
Gelombang 4: 15–16 April 2026
Pembagian jadwal ini bertujuan menjaga stabilitas sistem serta mengantisipasi kendala teknis yang mungkin muncul selama pelaksanaan ujian berlangsung.
112 Guru Dilibatkan Dalam Pengawasan Silang
Untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian, pengawasan dilakukan secara silang antar sekolah.
Sebanyak 112 guru pengawas disebar di berbagai lokasi ujian guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan secara objektif dan transparan.
“Pengawasan silang ini penting untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan objektif, transparan, dan akuntabel,” jelas Heru.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem evaluasi pendidikan yang diterapkan pemerintah daerah.
TKA SD Dijadwalkan Setelah SMP
Setelah pelaksanaan TKA jenjang SMP selesai, kegiatan serupa akan dilanjutkan pada jenjang sekolah dasar.
Pelaksanaan TKA SD/MI dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026, dengan melibatkan 264 sekolah dan 5.004 peserta.
Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA tahun 2026 di Kabupaten Bengkayang melibatkan:
-
9.396 siswa dari jenjang SD dan SMP
-
456 pengawas yang bertugas di berbagai lokasi ujian
TKA Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan Pendidikan
Menurut Heru, pelaksanaan TKA bukan sekadar evaluasi rutin, tetapi memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Hasil TKA akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bengkayang, sehingga program yang dirancang benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama seluruh satuan pendidikan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan demi mencetak generasi Bengkayang yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.
Dengan dukungan teknologi serta pengawasan yang ketat, pelaksanaan TKA diharapkan mampu memberikan gambaran akurat mengenai capaian akademik siswa di daerah tersebut.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa Itu Tes Kompetensi Akademik (TKA)?
Tes Kompetensi Akademik (TKA) adalah ujian yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa secara komprehensif sebagai dasar evaluasi mutu pendidikan.
Berapa Jumlah Sekolah SMP Yang Mengikuti TKA 2026 Di Bengkayang?
Sebanyak 86 SMP/MTs di Kabupaten Bengkayang mengikuti pelaksanaan TKA Tahun 2026.
Berapa Jumlah Siswa Yang Mengikuti TKA SMP 2026?
Total 4.392 siswa kelas akhir SMP/MTs mengikuti pelaksanaan TKA tahun ini.
Apakah Semua Sekolah Menggunakan Sistem Online?
Tidak semuanya. Sebanyak 75 sekolah menggunakan sistem online penuh, sementara 10 sekolah menggunakan sistem semi-online.
Kapan TKA Untuk Jenjang SD Dilaksanakan?
TKA untuk jenjang SD/MI dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.
13 November 2024
Disdikbud Sekadau Targetkan Selesaikan Program Pendidikan 2024 Awal Desember
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sekadau, Fran Dawal. |
28 Juli 2024
Disdik Sekadau Ungkap Kekurangan Tenaga Pendidik
![]() |
| Foto: Ilustrasi Proses Belajar Mengajar |
SEKADAU - Kekurangan tenaga pendidik di Kabupaten Sekadau masih sekitar 700 orang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau ungkap jumlah bisa berubah setiap tahunnya, Minggu, 28 Juli 2024.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau, Yustina Yusi menjelaskan pada rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2024, Dinas Pendidikan hanya mengajukan formasi guru PPPK sekitar 700 formasi. Meskipun sampai saat ini belum ada kejelasan jumlah formasi yang diberikan untuk Sekadau dari pemerintah pusat.
"Jumlah tenaga pendidik saat ini, 3090 yang terdiri dari PNS, tenaga kontrak dan honorer. Masih ada kekurangan tenaga pendidik, kalau dari data terakhir ada sekitar 700 san," kata Yustina.
Yustina menyebut, setiap tahun pasti ada perubahan jumlah kebutuhan tenaga pendidik, karena tenaga pendidikan ini juga bergantung dengan jumlah siswa dan jumlah guru pensiun. Sehingga tidak berpatok dengan dengan angka yang sama setiap tahunnya. Perubahan itu dipastikan ada mengingat sebagian besar tenaga pendidik di Kabupaten Sekadau sudah tergolong guru senior yang akan segera pensiun.
Sementara itu, pemerintah pusat hingga provinsi diketahui belum mengeluarkan data terkait jumlah formasi tenaga pendidik dalam rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2024.







.jpeg)











