Berita Indokalbar.com @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

Daerah

Peristiwa

Ad Placement

Polres Sekadau

19 Februari 2026

Gubernur Shalat Tarawih Malam Pertama Ramadhan di Masjid Mujahidin Pontianak

Foto: Gubernur Kalbar, Ria Norsan Shalat Tarawih Malam Pertama Ramadhan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak 


PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah pada malam pertama Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu malam (18/2/2026), di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.


Kehadiran orang nomor satu di Kalbar tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang memadati masjid terbesar di Kalimantan Barat itu. Sejak selepas Isya, jamaah dari berbagai kalangan tampak memenuhi saf utama hingga ke bagian luar masjid.


Suasana ibadah berlangsung khusyuk dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat persatuan dalam membangun Kalimantan Barat yang harmonis,” ujarnya.


Pelaksanaan Shalat Tarawih malam pertama Ramadhan itu berlangsung aman dan lancar dengan dukungan pengurus Masjid Mujahidin serta pengamanan dari aparat terkait. (Ms/Red)


18 Februari 2026

Terus Buru Bukti, Penyidik Kejati Geledah Rumah Terduga Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit

Foto: Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalbar melakukan penggeledahan rumah terduga kasus korupsi tata kelola pertambangan bauksit 


PONTIANAK - Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam membongkar dugaan tindak pidana korupsi pada tata kelola pertambangan bauksit di Kalimantan Barat. Kali ini, penyidik melakukan penggeledahan di kediaman salah satu pihak yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan perkara tersebut, Rabu (18/2/2026).


Langkah penggeledahan ini bukan sekadar tindakan prosedural, melainkan bagian dari strategi penyidikan yang terukur untuk memperkuat konstruksi perkara. Penyidik berupaya menelusuri dan mengamankan barang bukti yang diyakini memiliki relevansi langsung dengan alur perizinan, pengelolaan, hingga potensi penyimpangan dalam tata kelola pertambangan bauksit yang tengah disidik.


Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Resmi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan mengacu pada ketentuan hukum acara pidana. 


Fokus utama penyidik adalah menemukan dokumen, data elektronik, serta barang lain yang dapat memenuhi unsur alat bukti sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Barang-barang tersebut dinilai penting untuk mengurai peran para pihak, pola perbuatan, serta dugaan kerugian keuangan negara yang ditimbulkan.


Rangkaian alat bukti yang tengah dikumpulkan berpotensi membuka secara terang benderang praktik tata kelola pertambangan yang menyimpang. Penyidik mendalami tidak hanya aspek administratif, tetapi juga relasi kewenangan, pengambilan keputusan, dan kemungkinan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan secara sistematis.


Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, I Wayan Gedin Arianta, SH.MH membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.


Seluruh tindakan penyidik dilakukan dalam koridor hukum dan semata-mata untuk kepentingan pembuktian.


"Hari ini penyidik melakukan penggeledahan di salah satu rumah yang ada di Jalan Pak Benceng Komplek Kurnia 1A Nomor 5B, Pontianak, yang diduga berkaitan dengan perkara tata kelola pertambangan bauksit, hal ini bertujuan untuk mencari dan mengamankan barang bukti yang diperlukan guna memenuhi unsur alat bukti dan memperjelas konstruksi perkara," ujarnya.


Hari ini kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.00 wib sampai dengan pukul 12.00 wib, dan berhasil mengamankan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang berkaitan dengan penanganan perkara yang langsung di bawa ke Kantor Kejati Kalbar untuk dianalisa dan selanjutnya dilakukan penyitaan.


Lebih lanjut, bahwa penyidikan masih terus berkembang. Penyidik akan menelusuri setiap fakta hukum yang ditemukan secara profesional dan objektif, tanpa intervensi pihak mana pun. 


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menarik kesimpulan prematur sebelum perkara ini diuji secara terbuka di persidangan.


Dengan langkah penyidikan yang semakin intensif, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi, khususnya pada sektor sumber daya alam yang memiliki dampak besar terhadap keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat.




     


17 Februari 2026

Meriah dan Khidmat, Pawai Obor Ramadhan Satukan Ulama, Santri dan Pemerintah Daerah

Foto: Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor Sambut Puasa Ramadhan 1447 H/2026 M di Kuburaya 



KUBU RAYA - Ribuan masyarakat memadati ruas jalan mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya, H.Sujiwo, SE, M.Sos, Wakil Bupati, H. Sukiryanto, S.Ag, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika bersama tokoh agama Habib Toha Aljufri, para ulama serta jajaran Forkopimda di Halaman antor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya pada hari Senin (16/2/2026) malam.


Cahaya obor yang menyala serempak menciptakan suasana religius yang menggambarkan kegembiraan umat Islam dalam menyambut bulan penuh berkah. Para peserta yang terdiri dari santri, pelajar, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum berjalan tertib sambil melantunkan shalawat dan takbir sepanjang rute yang telah ditentukan panitia.


Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang hadir hampir mencapai tiga ribu orang.


“Alhamdulillah, peserta yang hadir malam ini hampir tiga ribu orang. Ini menunjukkan semangat dan kecintaan masyarakat Kubu Raya dalam menyambut Ramadhan. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ujar Sujiwo.


Ia menambahkan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi simbol persatuan dan kesiapan spiritual masyarakat menjelang bulan suci.


Sementara itu, Habib Toha Aljufri menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai bulan perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah.


“Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan jiwa. Obor yang kita bawa malam ini melambangkan cahaya iman. Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang bersih, saling memaafkan, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.


Ia juga mengajak generasi muda dan para santri untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif seperti tadarus Al-Qur’an, shalat berjamaah, serta memperbanyak sedekah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.


Salah satu peserta, Ahmad, santri dari Pondok Pesantren Raudatul Firdausy Desa Jawa Tengah, Sungai Ambawang, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari pawai obor tersebut.


“Alhamdulillah kami para santri merasa sangat senang bisa ikut serta. Pawai obor ini membuat kami semakin bersemangat menyambut Ramadhan. Semoga di bulan suci nanti kami bisa lebih disiplin dalam ibadah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Ahmad.


Kegiatan pawai obor berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Kehadiran pimpinan daerah, ulama, dan masyarakat yang berjalan berdampingan menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan umat dalam menjaga nilai-nilai religius serta mempererat ukhuwah Islamiyah menjelang Ramadhan 1447 H. (Tim Liputan)



Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda