Berita Indokalbar.com @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

Daerah

Peristiwa

Ad Placement

Polres Sekadau

15 Maret 2026

KONI Kubu Raya Siap Hadapi Porprov Kalbar dengan Target Masuk 2 Besar

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo didampingi Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Jordan

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan rapat terkait persiapan organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya di Jalan Angkasa Pura, Minggu (15/3/2026).

Sujiwo mengatakan, perhatian terhadap dunia olahraga harus dilakukan secara serius, baik dari sisi pembinaan atlet maupun dukungan anggaran. Ia bahkan mengaku pernah turun langsung ke lapangan untuk merasakan kondisi para atlet saat berlatih.

“Saya merasakan langsung bagaimana kondisi di lapangan, menghadapi debu, asap dan panas yang bercampur menjadi satu. Tidak mudah menjadi seorang atlet, karena itu mereka harus mendapatkan perhatian yang layak,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, kepengurusan KONI Kubu Raya yang baru nantinya akan menghadapi tantangan besar, terutama dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat.

Ia menargetkan posisi Kabupaten Kubu Raya yang saat ini berada di peringkat kedelapan dapat meningkat secara signifikan.

“Target minimal kita masuk dua besar. Untuk itu kita harus mampu mendulang medali, baik emas, perak maupun perunggu,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Sujiwo juga berencana memberikan bonus kepada atlet Kubu Raya yang berhasil meraih medali emas sebesar Rp17,5 juta. Ia menyatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan para atlet.

“Walaupun kondisi keuangan daerah tidak terlalu baik, saya sudah memikirkan solusi. Jika memang harus merogoh kocek pribadi, saya siap melakukannya. Kita juga akan menggandeng pihak ketiga untuk membantu pembinaan olahraga,” katanya.

Sujiwo berharap kepengurusan KONI Kubu Raya yang akan terpilih melalui musyawarah luar biasa nantinya mampu melakukan pembinaan yang lebih baik serta melakukan pemetaan cabang olahraga yang berpotensi meraih prestasi.

“Saya berharap kita bisa menyatukan frekuensi untuk mengangkat marwah dan martabat Kabupaten Kubu Raya melalui dunia olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Jordan, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini mengambil peran sebagai karateker untuk mempercepat proses musyawarah luar biasa dalam rangka pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan mekanisme organisasi guna memastikan kepengurusan KONI di daerah dapat segera terbentuk.

“Kami bersama-sama melaksanakan rapat kerja daerah untuk menyusun aturan yang akan diberlakukan dalam proses pemilihan Ketua KONI Kubu Raya,” jelasnya.

Daud berharap proses pemilihan dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa olahraga Kubu Raya semakin maju.

“Saya berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kubu Raya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa KONI Provinsi Kalimantan Barat akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga di daerah.

“Kami dari KONI provinsi tentu akan terus mendukung perkembangan olahraga di Kabupaten Kubu Raya agar semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya. (Ms)

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.
Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

PONTIANAK -- Sebanyak 545 pemuda dari berbagai daerah di Kalimantan Barat mengikuti Sidang Pemilihan Tingkat Pusat dalam proses penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar oleh Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tanjungpura di Kota Singkawang, Minggu. Meski berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadhan, proses seleksi tetap berjalan lancar dan penuh semangat dari para peserta.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan bahwa sidang ini merupakan tahap penting dalam menentukan calon prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melanjutkan ke tahap pendidikan militer.

Menurutnya, proses seleksi harus dilakukan secara cermat agar dapat menghasilkan prajurit yang berkualitas dan siap menjalankan tugas negara.

“Melalui Sidang Tingkat Sub Panpus ini diharapkan dapat dihasilkan keputusan yang tepat dalam memilih calon prajurit Tamtama guna memenuhi kebutuhan organisasi, khususnya pada satuan teritorial pembangunan tahap IV,” ujar Pangdam.

Seleksi Ketat Untuk Menyaring Putra Terbaik Daerah

Mayjen TNI Novi Rubadi menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan optimal berkat koordinasi yang baik antara panitia dan berbagai pihak terkait.

Ia menegaskan bahwa sidang pemilihan ini merupakan tahap penentu dalam menyaring putra-putra terbaik dari Kalimantan Barat yang nantinya akan dipersiapkan menjadi prajurit garda terdepan TNI Angkatan Darat.

Sebelum mencapai tahap sidang tingkat pusat, para peserta telah melewati berbagai tahapan seleksi di tingkat daerah yang cukup ketat.

Proses tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan administrasi

  • Tes kesehatan

  • Uji kesamaptaan jasmani

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta memenuhi standar yang ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.

Peserta Lulus Akan Ikuti Pendidikan Pertama Tamtama

Bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam sidang pemilihan ini, mereka akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata).

Program pendidikan ini bertujuan membentuk calon prajurit yang memiliki kemampuan militer dasar, disiplin tinggi, serta mental tangguh dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Dalam pendidikan tersebut, para calon prajurit akan mendapatkan berbagai pelatihan penting seperti:

  • pelatihan fisik dan ketahanan tubuh

  • pembentukan karakter dan kedisiplinan

  • dasar-dasar kemiliteran

  • penanaman nilai loyalitas kepada bangsa dan negara

Melalui proses pendidikan tersebut diharapkan lahir prajurit yang profesional, tangguh, dan siap ditempatkan di berbagai satuan TNI AD di seluruh Indonesia.

Pengawasan Ketat Demi Seleksi Transparan

Untuk menjaga objektivitas dan transparansi, kegiatan sidang pemilihan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tanjungpura serta tim pengawas dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Kehadiran tim pengawas bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan profesional, diharapkan rekrutmen ini benar-benar mampu menghasilkan prajurit yang memiliki integritas, kemampuan, dan dedikasi tinggi untuk menjaga kedaulatan negara.

Bagi para peserta, mengikuti seleksi ini bukan sekadar mengejar pekerjaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

Semangat para pemuda yang tetap mengikuti seleksi di tengah bulan Ramadhan menjadi bukti bahwa minat generasi muda untuk menjadi prajurit TNI masih sangat tinggi.

Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Ulama dan Forkopimda

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Ulama dan Forkopimda

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo dan Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, (tautan tidak tersedia) menggelar buka puasa bersama dengan para alim ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren, Forkopimda, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat di kediaman Bupati Kubu Raya, Komplek Mediterania Palace, Sabtu (14/3/2025).

Kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda di Kabupaten Kubu Raya.

Bupati Sujiwo menyampaikan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung perkembangan pondok pesantren di Kubu Raya.

"Tantangan pembangunan di Kubu Raya tidak ringan, tapi dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, kita bisa menghadapinya," ujarnya.

Wakil Bupati Sukiryanto menambahkan, kegiatan ini memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

"Kami optimistis pembangunan di Kubu Raya dapat terus berjalan dengan baik dengan kebersamaan ini," katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana kekeluargaan. (Ms)

14 Maret 2026

Polisi Ungkap Curanmor di Belitang Sekadau dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Foto: Dua unit sepeda motor barang bukti kasus curanmor di Belitang 


SEKADAU - Unit Reskrim Polsek Belitang yang dibackup Unit Jatanras Satreskrim Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, dalam waktu kurang dari 24 jam.


Kasat Reskrim Zainal Abidin menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan korban berinisial RK (35) terkait hilangnya satu unit sepeda motor Yamaha MX King berwarna biru di Dusun Padak, Desa Padak, Kecamatan Belitang, pada Selasa, 10 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.


Petugas melakukan penyelidikan dan menemukan rekaman CCTV yang menunjukkan dua orang pria memarkirkan sepeda motor tersebut di area parkir minimarket. Dua pelaku, MA (16) dan SA (18), kemudian diamankan dan mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor.


Polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha MX King milik korban dan satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan sebagai sarana dalam aksi pencurian.


Kedua pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf g Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan pemberatan. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan dan tidak meninggalkan kunci di kendaraan.


Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda