Indokalbar.com

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

ARTIKEL 9-14 (6 artikel)

ARTIKEL

ARTIKEL SLIDE

18 Mei 2026

Kapal Klotok Rute Teluk Batang Rasau Jaya Setop Berlayar Sementara Hingga Solusi BBM Tercapai

Kapal kelotok bersandar di pelabuhan Teluk Batang kabupaten Kayong Utara (istimewa/muzahidin)
Kapal kelotok bersandar di pelabuhan Teluk Batang kabupaten Kayong Utara (istimewa/muzahidin)

KAYONG UTARA - Pengelola kapal kayu atau dikenal dengan istilah kapal kelotok angkutan penumpang dan barang jurusan Teluk Batang Kayong Utara ke Rasau Jaya Kubu Raya dan sebaliknya berhenti beroperasi untuk sementara waktu terhitung sejak Minggu 17 Mei 2026.

Informasi tersebut disampaikan Agus Trianto dari Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP) Provinsi Kalimantan Barat kepada wartawan. 

"Beberapa armada kapal untuk sementara memilih tidak beroperasi terhitung sejak hari ini," ujarnya, Minggu (17/06/2026).

Menurut Agus, kondisi ini adalah dampak langsung yang dirasakan para motaris atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dianggap tak seimbang dengan biaya operasional. 

Sementara harga solar ditingkat pengecer juga cenderung tidak stabil dan sulit diperoleh sehingga mengganggu jadwal keberangkatan kapal. 

"Pemilik kapal kesulitan memperoleh pasokan solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan operasional harian. Kalaupun ada, itu yang dijual di pengecer, harganya sulit diprediksi" katanya. 

Menurut dia, pengelola kapal menyadari kalau kebutuhan angkutan seperti ini sangat penting bagi masyarakat. Tetapi pihak pengelola juga memiliki alasan kuat untuk melakukan langkah penghentian sementara untuk menghindari resiko kerugian lebih besar. 

"Pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat guna memastikan ketersediaan solar subsidi bagi transportasi sungai, khususnya kapal angkutan penumpang yang melayani masyarakat di wilayah pesisir dan perairan Kalimantan Barat," pangkasnya. 

(din) 

17 Mei 2026

Edi Kamtono Ajak Kader HMI Jadi Motor Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Edi Rusdi Kamtono menjadi pembicara utama dalam penutupan Latihan Kader II dan Latihan Khusus KOHATI tingkat Nasional HMI Cabang Pontianak 2026.

Pontianak – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam untuk menjadi generasi yang mampu membawa perubahan dan berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang hadir saat ini, terutama mereka yang memiliki kemampuan intelektual, sikap kritis, dan kepedulian terhadap dinamika bangsa.

Hal itu disampaikan Edi saat menutup kegiatan Intermediate Training atau Latihan Kader II dan Latihan Khusus KOHATI tingkat nasional HMI Cabang Pontianak 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Minggu (17/5/2026) malam.

Edi mengungkapkan, HMI selama ini telah terbukti melahirkan banyak tokoh dan pemimpin yang berkiprah di berbagai bidang, termasuk pemerintahan. Bahkan saat mengikuti retret kepala daerah di Magelang, ia mendapati banyak kepala daerah yang merupakan alumni HMI.

“Kemarin saat retret di Magelang, kami berkumpul dengan alumni HMI. Ada 126 kepala daerah yang alumni HMI. Artinya tidak sia-sia adik-adik berhimpun sebagai kader HMI untuk terus menyiarkan kemajuan,” ujarnya.

Menurut Edi, tema “Resonansi Nalar Khatulistiwa HMI Menuju Indonesia Emas 2045” sangat relevan dengan kondisi global saat ini. Ia menilai tantangan dunia seperti tekanan ekonomi, konflik geopolitik di Timur Tengah, perubahan harga energi hingga kebutuhan pokok menjadi persoalan yang harus dipahami generasi muda.


“Indonesia Emas 2045 ini terwujud atau tidak, tergantung bagaimana pengelolaan bangsa kita. Kita semua punya peran dalam proses menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia menegaskan bahwa optimisme harus tetap dijaga di tengah ketidakpastian global. Namun, generasi muda juga dituntut memiliki kemampuan membaca situasi dan berpikir strategis agar mampu menghadapi perubahan yang begitu cepat, terutama di era digital dan media sosial.

“Kalau kita tidak mampu membaca dan memprediksi keadaan, ini bisa menjadi tantangan,” jelasnya.

Edi juga menilai Kalimantan Barat dan Kota Pontianak memiliki potensi besar untuk berkembang melalui sektor perkebunan, pertambangan, industri kreatif hingga ekonomi digital. Potensi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan secara produktif agar mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap kegiatan pengkaderan seperti Intermediate Training dan Latihan Khusus KOHATI mampu melahirkan kader HMI yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga progresif dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Sebagai kepala daerah, Edi mengaku memahami besarnya tantangan dalam pemerintahan, mulai dari keterbatasan anggaran, regulasi hingga tingginya tuntutan masyarakat. Karena itu, ia menilai generasi muda harus hadir sebagai bagian dari solusi dengan kemampuan membaca persoalan secara utuh.

“Perjuangan itu tidak selesai sampai di sini. Kita akan terus berkiprah. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi dan semangat untuk terus membangun negeri di semua sektor,” tuturnya.

Edi juga menekankan bahwa kekuatan HMI terletak pada militansi kader, soliditas jaringan alumni, dan semangat persaudaraan yang kuat lintas daerah. Ia berharap kekuatan tersebut terus dijaga dan disinergikan demi memberikan manfaat lebih luas bagi bangsa dan masyarakat.

“Alumni HMI sangat kuat, sangat militan, dan selalu punya ikatan emosional,” pungkasnya. (*)

Regu Siaga Polres Sekadau Amankan Misa dan Car Free Day, Lalu Lintas Jadi Fokus Utama


Polres Sekadau Amankan Penutupan Keling Kumang Festival IV 2026, Berjalan Kondusif


Leo/Daniel Balas Kekalahan, Tiket Final Thailand Open 2026 di Tangan

Balas kekalahan, Leo-Daniel melesat ke laga final di Thailand Open 2026.

Bangkok - Thailand Open 2026 menjadi momentum kebangkitan pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin. Tampil solid pada babak semifinal di Bangkok, Sabtu (16/5/2026), Leo/Daniel sukses menumbangkan pasangan China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu, dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-18.

Kemenangan tersebut sekaligus membawa pasangan Merah Putih melesat ke partai final Thailand Open 2026. Penampilan Leo/Daniel terlihat semakin padu meski Daniel baru kembali tampil usai absen panjang selama satu tahun.

Leo mengaku sangat bahagia bisa kembali mencapai final bersama Daniel. Ia juga memberikan apresiasi kepada pasangannya yang dinilai mampu langsung tampil impresif di turnamen pertamanya setelah kembali ke lapangan.

“Saya pasti senang banget bisa mencapai final sama Daniel lagi. Apresiasi dan salut untuk dia yang bisa langsung ke final di turnamen pertama setelah absen satu tahun, itu bagus banget,” ujar Leo.

Menurut Leo, salah satu momen penting dalam pertandingan terjadi pada gim kedua saat skor 15-13. Dalam situasi sulit, Daniel mampu menyelamatkan serangan lawan meski sempat terjatuh sebelum akhirnya bangkit dan memenangkan duel di depan net.

“Tadi di poin 15-13 gim kedua, Daniel bisa menetralisir serangan mereka padahal kondisinya sudah terjatuh lalu bangun dan menyambar di depan net itu luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Daniel menyebut fokus dan konsistensi menjadi kunci kemenangan mereka atas pasangan China. Ia menegaskan bahwa dirinya dan Leo berusaha disiplin menjalankan pola permainan yang telah dipersiapkan sejak awal laga.

“Hari ini kunci kemenangan kami bermain lebih fokus, tidak lengah dan terus antisipasi pola-pola permainan lawan. Dan terus berusaha untuk memainkan pola yang kami siapkan,” ucap Daniel.

Daniel juga mengaku bersyukur bisa langsung melaju ke final setelah kembali dipasangkan dengan Leo. Meski sempat berpisah, chemistry keduanya dinilai cepat kembali terbentuk karena sudah saling memahami karakter permainan masing-masing.

“Kami kan sudah pernah berpasangan walaupun sempat berpisah tapi sekarang pas disatukan lagi tidak banyak adaptasi lagi. Sekarang kami juga punya tujuan yang sama, ingin juara bareng-bareng jadi lebih enak, lebih klop,” tambahnya.

Meski berhasil mencapai final, Leo/Daniel menegaskan tidak ingin cepat puas. Keduanya kini fokus mempersiapkan diri menghadapi partai puncak dan mewaspadai setiap tantangan yang akan datang demi membawa pulang gelar juara dari Bangkok. (*)

Indonesia Tantang Jepang dan Qatar di Grup Neraka Piala Asia 2027

Kepala pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

Arab Saudi - Indonesia dipastikan menghadapi tantangan berat pada putaran final Piala Asia AFC 2027 setelah hasil drawing menempatkan skuad Garuda di Grup F bersama raksasa Asia Jepang, Qatar, dan rival kawasan Asia Tenggara, Thailand.

Pengundian fase grup yang digelar oleh Asian Football Confederation di At-Turaif District, Diriyah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026), menempatkan Indonesia di Pot 4 berdasarkan ranking FIFA per 1 April 2026 yang menempatkan Merah Putih di posisi ke-122 dunia.

Turnamen edisi ke-19 tersebut akan diikuti 24 negara dan digelar di Arab Saudi sebagai tuan rumah. Delapan stadion di Riyadh, Jeddah, dan Khobar telah disiapkan untuk menjadi arena pertarungan negara-negara terbaik Asia.

Keikutsertaan Indonesia kali ini melanjutkan tren positif perkembangan sepak bola nasional di level Asia. Pada edisi sebelumnya, Indonesia sukses mencatat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sebelum dihentikan Australia.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyambut positif hasil drawing tersebut. Menurutnya, Grup F memang penuh tantangan, tetapi sekaligus menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk berkembang menuju target jangka panjang, yakni tampil di Piala Dunia 2030.

“Saya pikir hasil drawing ini memberikan kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya. Kita akan menghadapi tim terbaik di AFC, kemudian menghadapi peserta Piala Dunia seperti Qatar, dan juga salah satu rival terbesar kita, Thailand,” ujarnya.

Herdman menilai seluruh laga di Grup F akan berlangsung kompetitif dan membutuhkan mentalitas berbeda di setiap pertandingan. Meski banyak pihak menyebut Grup F sebagai grup neraka, ia menegaskan bahwa seluruh grup di level Asia sama sulitnya.

“Yang terpenting bagi kita adalah melihat peluang yang ada ketika menghadapi tim papan atas seperti Jepang dan menikmati status underdog dalam pertandingan tersebut,” katanya.

Pelatih asal Kanada itu juga menegaskan bahwa persiapan menuju Piala Asia 2027 akan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kekuatan tim, baik dari pemain domestik maupun diaspora yang bermain di Eropa. Pada pemusatan latihan mendatang, tim pelatih akan fokus mencari komposisi terbaik guna membangun skuad yang kompetitif.

Menurut Herdman, pembangunan Timnas Indonesia bukan hanya soal kualitas individu pemain, tetapi juga membangun identitas permainan dan chemistry antarpemain agar mampu bersaing di level tertinggi Asia.

“Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia,” tegasnya.

Ia menambahkan, Piala Asia 2027 menjadi bagian penting dalam roadmap jangka panjang Indonesia menuju Piala Dunia 2030. Indonesia dinilai harus mulai terbiasa menghadapi lawan-lawan kuat dan bermain dalam tekanan tinggi agar mampu memperkecil jarak dengan negara elite Asia seperti Jepang dan Qatar.

Berikut hasil lengkap drawing Piala Asia AFC 2027:

* Grup A: Arab Saudi, Kuwait, Oman, Palestina

* Grup B: Uzbekistan, Bahrain, Korea Utara, Yordania

* Grup C: Iran, Suriah, Kirgizstan, China

* Grup D: Australia, Tajikistan, Irak, Singapura

* Grup E: Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Vietnam, Lebanon/Yaman

* Grup F: Jepang, Qatar, Thailand, Indonesia. (*)

Polres Sekadau Ikuti Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Dukung Swasembada Pangan


Tabrakan Beruntun di Jalan Sekadau - Sanggau, Pemotor Tewas di Tempat


Patroli Kamtibmas, Polisi Berdialog dengan Warga di Pasar Sekadau


Ribuan Peserta Hadiri Pembukaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak

Polresta Pontianak menggelar pengamanan Opening Ceremony AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Pangsuma Pontianak yang dihadiri sekitar 1.000 peserta.
Polresta Pontianak menggelar pengamanan Opening Ceremony AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Pangsuma Pontianak yang dihadiri sekitar 1.000 peserta.

PONTIANAK - Polresta Pontianak mengerahkan personel pengamanan saat Opening Ceremony AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Terpadu Pangsuma, Jalan MT Haryono, Pontianak Selatan, Rabu (13/5/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut berjalan aman dan tertib.

Kegiatan pembukaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri dari pejabat pemerintah, atlet, pelatih, official, serta peserta dari berbagai negara.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga RI, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, hingga seluruh tim peserta kejuaraan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto melalui Kabag Ops Kompol Joko Sutriyatno mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar lokasi kegiatan.

“Polresta Pontianak telah menyiapkan personel pengamanan di berbagai titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar lokasi kegiatan. Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh tamu undangan serta peserta kegiatan,” ujar Kompol Joko Sutriyatno, Rabu (13/5/2026).

Selain pengamanan terbuka dan tertutup, personel kepolisian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan sekitar GOR Terpadu Pangsuma untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama acara berlangsung.

Opening ceremony berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi serta penyambutan peserta dari sejumlah negara. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga acara selesai.

Kejuaraan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 menjadi salah satu agenda olahraga internasional yang digelar di Pontianak dan melibatkan peserta dari berbagai negara di kawasan Asia.

Polresta Pontianak Pastikan Opening AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 Berjalan Aman

Ribuan Peserta Hadiri Pembukaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak
Polresta Pontianak menggelar pengamanan Opening Ceremony AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Pangsuma Pontianak yang dihadiri sekitar 1.000 peserta.

Pembukaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Terpadu Pangsuma, Pontianak Selatan, Rabu (13/5/2026), menjadi salah satu agenda olahraga internasional yang mendapat perhatian besar di Kalimantan Barat. Ribuan peserta dan tamu undangan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari pejabat pemerintah, atlet, pelatih, official, hingga tim peserta dari berbagai negara.

Di balik kemeriahan opening ceremony itu, kesiapan pengamanan menjadi faktor penting yang menentukan kelancaran seluruh rangkaian acara. Polresta Pontianak terlihat mengambil peran utama dengan menyiapkan personel di sejumlah titik strategis, baik di dalam area kegiatan maupun di sekitar lokasi acara.

Langkah pengamanan ini bukan sekadar prosedur rutin. Kehadiran tamu penting, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga RI serta unsur Forkopimda Kalimantan Barat, membuat pengamanan harus dilakukan secara maksimal. Situasi tersebut juga menunjukkan bahwa penyelenggaraan event olahraga internasional memerlukan koordinasi yang matang antara aparat keamanan dan panitia pelaksana.

Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Joko Sutriyatno menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta maupun tamu undangan. Pernyataan tersebut mencerminkan fokus utama aparat dalam menjaga stabilitas dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Selain pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan GOR Terpadu Pangsuma juga menjadi perhatian. Antisipasi kepadatan kendaraan dinilai penting mengingat tingginya mobilitas peserta dan masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan.

Dari sisi pelaksanaan, opening ceremony berlangsung meriah dengan berbagai atraksi penyambutan peserta dari sejumlah negara. Situasi acara tetap berjalan tertib hingga seluruh rangkaian selesai dilaksanakan.

Bagi Kota Pontianak, pelaksanaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 menjadi momentum penting karena menunjukkan kesiapan daerah dalam mendukung agenda olahraga berskala internasional. Stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung turut menjadi indikator penting dalam mendukung citra positif penyelenggaraan event di daerah.

Redaksi BorneoTribun menilai keberhasilan pengamanan pada opening ceremony ini menjadi bagian penting dari suksesnya pelaksanaan kegiatan internasional tersebut. Kolaborasi antara aparat keamanan, panitia, dan seluruh pihak terkait terlihat berjalan efektif sehingga acara dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.