Indokalbar.com

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

ARTIKEL 9-14 (6 artikel)

ARTIKEL

ARTIKEL SLIDE

18 Mei 2026

Sidang Kasus Cabul Terjadi di Sandai, Kuasa Hukum Korban Sebut Tes DNA Bukti Tak Terbantahkan

Iga Pebrian Pratama, SH (kiri)  dan Jakaria Irawan, SH, MH (kanan)
Iga Pebrian Pratama, SH (kiri)  dan Jakaria Irawan, SH, MH (kanan)

KETAPANG  – Pengadilan Negeri (PN) Ketapang hari ini menggelar sidang lanjutan perkara dugaan kasus asusila yang terjadi di kecamatan Sandai kabupaten Ketapang dengan terdakwa seorang kakek berinisial S alias UE.

Sidang ini dilakukan secara tertutup karena korbanya seorang anak dibawah umur. Korban didampingi kuasa hukum Iga Pratama dan Jakaria Irawan. Menurut Iga, sidang kali ini dengan agenda mendengarkan kesaksian dari paman dan ibu korban. 

"Karena ini perkara dengan korban anak dibawah umur,maka dilakukan secara tertutup sesuai dengan pasal 153 KUHP. Keterangan digali dari orang dekat korban yakni paman dan ibunya," ujar Iga Pebrian Pratama, di PN Ketapang, Senin (18/5/2026). 

Berdasarkan pemeriksaan saksi dan bukti-bukti yang dihadirkan saat proses penyidikan sampai persidangan, unsur pebuatan pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 181 Undang-undang tentang Perlindungan Anak tidak dapat dielakan oleh terdakwa. 

Pada proses penyidikan di kepolisian, telah dilakukan uji ilmiah berupa tes uji darah atau DNA terhadap anak yang dilahirkan oleh korban. Hasilnya, secara valid menunjukkan bahwa DNA anak tersebut identik dan sesuai dengan DNA terdakwa. 

"Bukti sains (scientific cmelalui tes DNA ini merupakan bukti yang tidak terbantahkan. Hal ini secara terang benderang membuktikan bahwa perbuatan bejat tersebut nyata terjadi dan dilakukan oleh terdakwa," tegas Iga. 

Senada dengan hal tersebut, ahli hukum sekaligus rekan advokat LBH KRI Ketapang, Jakaria Irawan memberikan penguatan dari sudut pandang materi hukum pidana. 

Ia menyatakan bahwa hasil tes DNA ini menjadi pilar utama pembuktian yang akan menyulitkan terdakwa untuk mengelak.

"Secara teori hukum dan pembuktian, hasil DNA yang identik ini adalah master evidence atau bukti mutlak. Ketika bukti ilmiah sudah berbicara dan bersesuaian dengan keterangan saksi korban serta saksi petunjuk lainnya, maka unsur materiil dari pasal pencabulan dan persetubuhan anak ini telah terpenuhi secara sempurna. Kami berharap Majelis Hakim PN Ketapang jeli melihat ini demi masa depan korban," katanya. (*).

89 Pemuda Kalbar Berangkat ke Cina, Siap Kuasai Teknologi Aluminium untuk Bangun Daerah

Diinisiasi PT DIB, 89 Pemuda Kalbar berangkat ke Cina untuk ikut pelatihan teknologi aluminium.

Pontianak – Sebanyak 89 pemuda terbaik Kalimantan Barat resmi diberangkatkan ke Cina untuk mengikuti pelatihan teknologi pengolahan aluminium melalui program Operations Development Program yang diinisiasi PT Dharma Inti Bersama. Dari total peserta, 14 di antaranya merupakan putra-putri asal Kayong Utara.

Pelepasan peserta berlangsung di Bandara Supadio Pontianak, Senin (18/5/2026), dan disaksikan keluarga peserta, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Program ini dipersiapkan untuk mencetak sumber daya manusia lokal yang siap mendukung operasional industri di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Kepulauan Karimata.

Salah satu peserta, Yusril Damara, mengaku bangga dan bersyukur setelah berhasil lolos mengikuti program tersebut. Ia menyebut perjuangannya selama empat bulan belajar Bahasa Mandarin akhirnya membuahkan hasil.

“Saya tentu sangat senang sekali. Perjuangan dan usaha saya selama empat bulan ini akhirnya terbayarkan,” ungkapnya.

Yusril berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama di Cina nantinya dapat digunakan untuk membantu pembangunan daerah asalnya.

“Saya ingin membangun daerah asal saya, Kayong Utara. Saya berharap daerah kita bisa semakin maju dengan adanya keberadaan smelter ini,” katanya.

Peserta lainnya, Zainir Oktaviani, lulusan Fisika Murni Fakultas MIPA, mengaku keberangkatannya menjadi motivasi besar bagi keluarganya, terutama adik-adiknya.

“Saya ingin menjadi inspirasi bagi adik-adik saya karena saya anak pertama. Dukungan penuh dari orang tua sejak kecil hingga sekarang adalah kekuatan terbesar saya,” ujarnya.

Menurut Zainir, pengalaman belajar di luar negeri akan menjadi bekal penting untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa depan.

“Saya ingin menjadikan Kayong Utara lebih maju, berkembang pesat, hingga suatu saat nanti bisa menjadi kota yang maju seperti Pontianak ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kayong Utara, A. Azahari, menilai program ini bukan hanya soal transfer teknologi, tetapi juga kesempatan mempelajari disiplin dan etos kerja industri di Cina.

“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Mengapa harus Cina? Secara historis, di sanalah peradaban Lembah Sungai Kuning menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan tertua di dunia,” ujarnya.

Ia berharap para peserta mampu menyerap nilai-nilai positif seperti disiplin kerja, etos kerja tinggi, dan budaya sopan santun yang diterapkan di negara tersebut.

“Cina itu etos kerjanya tinggi, disiplinnya luar biasa, dan mereka tetap mengedepankan adab serta sopan santun. Hal-hal positif itulah yang harus anak-anak kita serap di sana,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari anggota DPD RI perwakilan Kalimantan Barat, Daud Yordan. Ia menyebut program ini sebagai peluang emas bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman internasional sekaligus membuka peluang kerja yang menjanjikan.

“Hari ini, jujur saja, mencari pekerjaan itu sulit. Tapi adik-adik ini luar biasa, pulang dari sana informasinya akan langsung dipekerjakan sesuai keahlian masing-masing. Ini kesempatan yang tidak datang dua kali,” tuturnya.

Daud pun berpesan agar seluruh peserta kelak kembali ke daerah dan ikut membangun Kalimantan Barat dengan ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama pelatihan.

“Menuntut ilmu boleh setinggi-tingginya, ambil ilmunya sebanyak-banyaknya. Tugas kalian adalah kembali dan membangun daerah kita, Kalimantan Barat,” tegasnya.

Program pengiriman pemuda ke Cina ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten guna mendukung pengembangan industri aluminium di Kawasan Industri Pulau Penebang sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia Kalimantan Barat di tingkat global. (*)

Laka Lantas di Jalan Sekadau - Sintang, Satu Pengendara Motor Alami Luka Serius


Tindak Lanjut Apel Jam Pimpinan, Polsek Jajaran Cek Personel dan Sarpras


Wakapolres Sekadau Cek Sikap Tampang Personel dan Kendaraan Dinas


Disiplin dan Sarpras Jadi Penekanan dalam Apel Jam Pimpinan Polres Sekadau


HUT ke-51 PDAM Pontianak, Edi Kamtono Dorong Layanan Air Bersih Makin Profesional

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memotong tumpeng rasa syukur penanda 51 tahun Perumda Tirta Khatulistiwa di Halaman Kantor Perumda Tirta Khatulistiwa.

Pontianak – Memasuki usia ke-51 tahun, Perumda Tirta Khatulistiwa didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa pelayanan profesional dan kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas utama perusahaan daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Edi usai memimpin apel peringatan HUT ke-51 Perumda Tirta Khatulistiwa, Senin (18/5/2026). Menurutnya, meski kapasitas produksi air bersih telah mencapai 2.358 liter per detik dengan cakupan pelayanan sebesar 90,54 persen, peningkatan kualitas layanan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya menekankan di usia ke-51 ini agar PDAM terus bekerja meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional, menjadikan pelanggan atau masyarakat sebagai model dalam memberikan kepuasan terhadap layanan air bersih,” ujarnya.

Edi menjelaskan, tantangan penyediaan air bersih tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga dipengaruhi kondisi air baku, termasuk ancaman intrusi air laut di Sungai Kapuas yang dapat memengaruhi kualitas air.

“Pengaruh air baku tidak bisa dipungkiri. Kondisi intrusi air laut juga akan berpengaruh terhadap kualitas air. Karena itu, pegawai PDAM harus bekerja profesional, disiplin, transparan, sesuai SOP, dan menjaga integritas,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya menekan angka kebocoran air atau non revenue water (NRW). Saat ini tingkat kebocoran tercatat 28,77 persen dan ditargetkan turun di bawah 28 persen. Menurutnya, salah satu penyebab utama kebocoran adalah jaringan distribusi yang sudah tua dan mengalami kerusakan.

“Kebocoran itu disebabkan jaringan distribusi yang sebagian sudah tua dan rusak. Itu harus diganti. Saya minta ditekan di bawah 28 persen,” tegasnya.

Edi juga meminta Perumda Tirta Khatulistiwa terus berinovasi melalui layanan berbasis digital, mulai dari pengelolaan data pelanggan, pembayaran hingga sistem pengaduan masyarakat agar pelayanan menjadi lebih cepat dan responsif.

“Inovasi layanan harus terus dilakukan, termasuk aplikasi berbasis digital untuk data pelanggan, pembayaran maupun sistem. Yang penting juga responsif terhadap keluhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa Abdullah menyatakan pihaknya akan terus berupaya mencapai target pelayanan yang telah ditetapkan. Salah satu peningkatan kapasitas dilakukan melalui beroperasinya Instalasi Pengolahan Air Nipah Kuning berkapasitas 300 liter per detik.

“Dengan selesainya dan beroperasinya instalasi Nipah Kuning 300 liter per detik, sekarang total kapasitas kami menjadi 2.358 liter per detik,” ujarnya.

Abdullah menambahkan, pihaknya juga terus berupaya menurunkan tingkat kebocoran air sesuai target tahun ini sebesar 28,6 persen.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-51, Perumda Tirta Khatulistiwa turut menghadirkan program diskon 51 persen bagi pelanggan pasif yang ingin mengaktifkan kembali sambungan airnya. Program ini berlaku khusus bagi pelanggan yang telah tidak aktif lebih dari empat bulan.

“Diskonnya 51 persen, sesuai HUT ke-51. Ini untuk pelanggan pasif yang membuka sambungan kembali, khususnya yang sudah empat bulan ke atas,” ungkap Abdullah.

Program tersebut berlaku bagi golongan rumah tangga 2A1, 2A2, dan 2A3 mulai 18 Mei hingga 31 Juli 2026. Diharapkan program ini dapat membantu pelanggan kembali menikmati layanan air bersih sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan aktif di Kota Pontianak. (*)

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Indonesia Kembali Berjaya di Bangkok

Leo-Daniel rebut jaura di Thailand Open 2026.

Bangkok - Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin sukses mengharumkan nama Indonesia setelah keluar sebagai juara Thailand Open 2026. Pada partai final yang berlangsung di Bangkok, Minggu (17/5/2026), pasangan ganda putra Indonesia itu tampil gemilang dengan menundukkan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dua gim langsung 21-12 dan 25-23.

Sejak awal pertandingan, Leo/Daniel tampil agresif dan mampu mendominasi permainan lewat serangan cepat serta komunikasi yang solid di lapangan. Mereka sukses mengendalikan ritme permainan hingga merebut gim pertama dengan skor meyakinkan 21-12.

Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat setelah pasangan India mulai mampu mengembangkan permainan. Namun, ketenangan dan keberanian Leo/Daniel dalam mengambil risiko pada poin-poin kritis menjadi penentu kemenangan Indonesia.

Daniel Marthin mengaku bersyukur atas keberhasilan meraih gelar juara yang menurutnya tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk tim pelatih, dokter, fisioterapis, hingga orang-orang terdekat mereka.

“Puji Tuhan kami bersyukur bisa juara di sini. Ini juga berkat support dan dukungan teman-teman terdekat kami dan juga orang-orang terdekat kami. Pelatih, dokter, fisioterapis, semuanya yang sudah membantu kami dan mendoakan, terima kasih,” ujar Daniel.

Daniel juga menyebut keberhasilan mereka di Thailand Open kali ini didukung komunikasi yang semakin baik dan tekad kuat untuk kembali meraih prestasi bersama.

“Kami merasa di turnamen ini, kami berhasil karena komunikasi cukup baik dan memang sama-sama mau juara jadi itu membantu kami bisa tampil optimal,” katanya.

Sementara itu, Leo Rolly Carnando mengungkapkan bahwa fokus dan kesiapan mental menjadi kunci kemenangan mereka di partai final. Ia menilai pasangan Indonesia tampil lebih siap terutama saat menghadapi situasi-situasi krusial di akhir gim kedua.

“Kami benar-benar menyiapkan fokus sebelum pertandingan tadi dan kami tidak boleh start duluan. Tadi di gim pertama cukup berhasil tapi di gim kedua poinnya jadi ketat karena mereka mulai bisa mengembangkan permainan,” ungkap Leo.

Menurut Leo, kondisi lapangan yang membuat reli panjang sulit terjadi memaksa mereka bermain lebih agresif sejak pukulan awal. Karena itu, komunikasi di lapangan menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi permainan.

“Saat adu setting itu kami lebih berani ambil risiko dan jaga komunikasi sama Daniel karena dengan kondisi lapangan begini tidak ada rally-rally panjang jadi kami harus bisa maksimal di pukulan-pukulan awal,” jelasnya.

Leo menegaskan, gelar juara Thailand Open 2026 memiliki arti besar, bukan hanya bagi mereka sebagai pasangan ganda putra, tetapi juga untuk seluruh tim Indonesia dan PBSI.

“Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,” pungkasnya. (*)

Kapal Klotok Rute Teluk Batang Rasau Jaya Setop Berlayar Sementara Hingga Solusi BBM Tercapai

Kapal kelotok bersandar di pelabuhan Teluk Batang kabupaten Kayong Utara (istimewa/muzahidin)
Kapal kelotok bersandar di pelabuhan Teluk Batang kabupaten Kayong Utara (istimewa/muzahidin)

KAYONG UTARA - Pengelola kapal kayu atau dikenal dengan istilah kapal kelotok angkutan penumpang dan barang jurusan Teluk Batang Kayong Utara ke Rasau Jaya Kubu Raya dan sebaliknya berhenti beroperasi untuk sementara waktu terhitung sejak Minggu 17 Mei 2026.

Informasi tersebut disampaikan Agus Trianto dari Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP) Provinsi Kalimantan Barat kepada wartawan. 

"Beberapa armada kapal untuk sementara memilih tidak beroperasi terhitung sejak hari ini," ujarnya, Minggu (17/06/2026).

Menurut Agus, kondisi ini adalah dampak langsung yang dirasakan para motaris atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dianggap tak seimbang dengan biaya operasional. 

Sementara harga solar ditingkat pengecer juga cenderung tidak stabil dan sulit diperoleh sehingga mengganggu jadwal keberangkatan kapal. 

"Pemilik kapal kesulitan memperoleh pasokan solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan operasional harian. Kalaupun ada, itu yang dijual di pengecer, harganya sulit diprediksi" katanya. 

Menurut dia, pengelola kapal menyadari kalau kebutuhan angkutan seperti ini sangat penting bagi masyarakat. Tetapi pihak pengelola juga memiliki alasan kuat untuk melakukan langkah penghentian sementara untuk menghindari resiko kerugian lebih besar. 

"Pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat guna memastikan ketersediaan solar subsidi bagi transportasi sungai, khususnya kapal angkutan penumpang yang melayani masyarakat di wilayah pesisir dan perairan Kalimantan Barat," pangkasnya. 

(din) 

17 Mei 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026 di Pontianak

Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil meraih juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026, setelah tumbangkan Foolad Sirjan 3-1.

Pontianak - Jakarta Bhayangkara Presisi sukses mencetak sejarah setelah keluar sebagai juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026 usai menaklukkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, dengan skor 3-1 pada laga grand final yang digelar di Pontianak, Minggu (17/5/2026).

Laga final berlangsung sengit sejak set pertama dengan tensi tinggi dan aksi-aksi spektakuler dari kedua tim. Jakarta Bhayangkara Presisi tampil impresif lewat kombinasi serangan tajam, blok rapat, serta pertahanan disiplin yang mampu meredam permainan agresif Foolad Sirjan, salah satu klub elite Asia.

Kemenangan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Manajer tim Jakarta Bhayangkara Presisi, Pipit Rismanto. Ia menyebut keberhasilan meraih gelar juara merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain dan tim pelatih.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Kemenangan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya usai pertandingan.

Pipit juga menilai penyelenggaraan turnamen internasional di Kalimantan Barat memberikan dampak besar bagi daerah. Menurutnya, Pontianak kini semakin dikenal di level internasional berkat sukses menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi Asia tersebut.

“Berkat event AVC Men’s ini, sekarang Pontianak, Kalbar, menjadi pusat perhatian dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Seksi Pertandingan, Agung Setyo Wahyudi, memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar. Ia mengapresiasi dukungan panitia, masyarakat, serta ribuan penonton yang memadati arena pertandingan sepanjang turnamen berlangsung.

“Pertandingan hari ini berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada para penonton yang telah datang meramaikan malam grand final ini,” katanya.

Atmosfer grand final terasa begitu meriah dengan dukungan penuh suporter yang terus memberikan semangat sepanjang laga. Sorak-sorai penonton menjadi energi tambahan bagi para pemain Bhayangkara Presisi hingga mampu menuntaskan pertandingan dengan kemenangan.

Keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi juara tidak hanya membanggakan dunia voli nasional, tetapi juga menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga voli Indonesia di level Asia. Suksesnya penyelenggaraan AVC Men’s Volleyball Championship 2026 sekaligus membuktikan bahwa Indonesia, khususnya Pontianak, mampu menjadi tuan rumah event olahraga internasional secara profesional.

“Podium juara ini menjadi catatan penting dalam sejarah voli nasional sekaligus mempertegas posisi Indonesia di kancah olahraga Asia,” tutup Agung. (*)