Berita Indokalbar.com: Bengkayang hari ini

Masukkan Serial Number dibawah ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label Bengkayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bengkayang. Tampilkan semua postingan

09 Mei 2026

Krisantus Kurniawan Pastikan Jalan Suti Semarang Dibangun Pada 2026

Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp15 miliar untuk pembangunan Jalan Suti Semarang di Bengkayang guna memperkuat konektivitas dan distribusi hasil pertanian.
Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp15 miliar untuk pembangunan Jalan Suti Semarang di Bengkayang guna memperkuat konektivitas dan distribusi hasil pertanian.

BENGKAYANG - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembangunan ruas Jalan Suti Semarang di Kabupaten Bengkayang pada tahun 2026. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan provinsi yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menyampaikan anggaran pembangunan jalan tersebut telah tersedia melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar.

Menurut Krisantus Kurniawan, pembangunan Jalan Suti Semarang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk menjaga konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bengkayang.

“Kami sudah menganggarkan sekitar Rp15 miliar melalui Dinas PUPR untuk Jalan Suti Semarang,” ujar Krisantus Kurniawan di Bengkayang, Jumat.

Krisantus Kurniawan menegaskan Pemerintah Provinsi Kalbar tetap berkomitmen memperbaiki seluruh ruas jalan berstatus provinsi meskipun kemampuan anggaran daerah masih terbatas.

Perbaikan jalan dinilai penting untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan, terutama distribusi barang dan hasil pertanian dari wilayah pedesaan menuju pusat perdagangan.

Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini lebih memprioritaskan jalan yang dapat berfungsi secara optimal agar tetap bisa dilalui masyarakat dengan aman dan layak.

“Kami lakukan secara bertahap. Minimal jalan tetap fungsional sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu,” kata Krisantus Kurniawan.

Kabupaten Bengkayang sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penyangga sektor pangan di Kalimantan Barat. 

Karena itu, akses jalan yang memadai dianggap sangat penting untuk mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Peningkatan kualitas Jalan Suti Semarang juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan pedalaman Bengkayang.

FAQ

Berapa anggaran pembangunan Jalan Suti Semarang?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembangunan Jalan Suti Semarang.

Kapan pembangunan Jalan Suti Semarang dimulai?

Pembangunan direncanakan masuk dalam program anggaran tahun 2026.

Siapa yang menyampaikan informasi pembangunan jalan tersebut?

Informasi disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.

Mengapa Jalan Suti Semarang menjadi prioritas?

Jalan tersebut dinilai penting untuk mendukung konektivitas wilayah, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi masyarakat Bengkayang.

Apa fokus utama Pemprov Kalbar dalam pembangunan jalan?

Pemprov Kalbar memprioritaskan jalan provinsi agar tetap fungsional dan bisa digunakan masyarakat dengan layak meski anggaran terbatas.

08 Mei 2026

Gawai Naik Dango Bengkayang Dinilai Penting Jaga Identitas Budaya Dayak

Sebastianus Darwis mendorong pelestarian Gawai Dayak Naik Dango di Bengkayang sebagai upaya menjaga identitas budaya Dayak di tengah arus modernisasi. (FOTO ILUSTRASI)
Sebastianus Darwis mendorong pelestarian Gawai Dayak Naik Dango di Bengkayang sebagai upaya menjaga identitas budaya Dayak di tengah arus modernisasi. (FOTO ILUSTRASI)

BENGKAYANG - Perayaan Gawai Dayak Naik Dango kembali menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Momentum budaya tahunan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pesta adat pascapanen, tetapi juga dinilai sebagai upaya mempertahankan identitas budaya Dayak di tengah derasnya pengaruh modernisasi.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan pelestarian budaya daerah harus terus dijaga agar nilai tradisi leluhur tidak hilang seiring perkembangan zaman. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Gawai Dayak Naik Dango ke-3 tingkat Kecamatan Monterado, Kamis.

Sebastianus Darwis menyebut Gawai Naik Dango menjadi bagian penting dalam pemajuan kebudayaan daerah. Tradisi tersebut juga dianggap selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Menurut Sebastianus Darwis, keberadaan budaya lokal memiliki peran besar dalam menjaga karakter masyarakat adat sekaligus memperkuat identitas bangsa yang berakar pada tradisi.

Selain menjadi ungkapan syukur atas hasil panen padi, Gawai Dayak Naik Dango juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial masyarakat lintas etnis di Bengkayang. Pelaksanaan acara adat itu melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, pemuda hingga pemerintah daerah.

Sebastianus Darwis turut mengapresiasi pihak-pihak yang selama ini aktif menjaga keberlangsungan tradisi Dayak melalui kegiatan budaya rutin di Bengkayang.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang juga disebut terus memperluas ruang pelestarian budaya melalui berbagai agenda adat yang masuk Kalender Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026.

Beberapa agenda budaya yang telah dijadwalkan antara lain Nyabak Nitik Majaka Pade Bahu pada 22 Maret, Maka’ Ka’ Pongkot pada 5 April, Barape’ Sawa’ di Ramin Bantang pada 27 hingga 30 Mei, serta Nyabakng Sungkung pada 24 hingga 25 Juni.

Sebastianus Darwis menilai rangkaian kegiatan budaya tersebut tidak sekadar seremoni tahunan. Agenda adat itu diharapkan menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat multietnis sekaligus mengangkat kearifan lokal Bengkayang ke tingkat yang lebih luas.

Melalui pelestarian budaya daerah, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berharap tradisi Dayak tetap diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan budaya luar.

Sebastianus Darwis juga menyampaikan harapan agar Gawai Dayak Naik Dango tetap menjadi bagian penting kehidupan masyarakat adat dan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga generasi mendatang.

FAQ

Apa Itu Gawai Dayak Naik Dango?

Gawai Dayak Naik Dango merupakan tradisi adat masyarakat Dayak sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah.

Di Mana Gawai Dayak Naik Dango Digelar?

Perayaan tersebut digelar di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, termasuk tingkat kecamatan seperti Monterado.

Mengapa Gawai Dayak Penting Dilestarikan?

Tradisi ini dinilai penting untuk menjaga identitas budaya Dayak, memperkuat nilai adat, dan mempertahankan kearifan lokal di tengah modernisasi.

Apa Saja Agenda Budaya Bengkayang Tahun 2026?

Beberapa agenda budaya yang masuk kalender kebudayaan 2026 antara lain Nyabak Nitik Majaka Pade Bahu, Maka’ Ka’ Pongkot, Barape’ Sawa’, dan Nyabakng Sungkung.

Siapa Yang Mendorong Pelestarian Budaya Dayak Di Bengkayang?

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menjadi salah satu tokoh yang aktif mendorong pelestarian budaya Dayak melalui agenda budaya daerah.

03 Mei 2026

Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan

Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
Bengkayang, Kalbar - Seorang pria berinisial PP alias Andi (28) ditahan oleh Polres Bengkayang, Kalimantan Barat, terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Penahanan dilakukan setelah tersangka diserahkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bengkayang pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Tersangka kemudian dibawa ke Polres Bengkayang dan ditahan di rumah tahanan pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan sehat. Situasi selama proses penahanan berlangsung aman dan terkendali,” ujar Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., melalui Kasatreskrim AKP Anuar Syarifudin, S.H., M.H.
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
AKP Anuar menjelaskan, sebelum diamankan, tersangka sempat melarikan diri ke Pontianak. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh Polres Bengkayang bersama tim Resmob Polda Kalbar, diperoleh informasi bahwa tersangka berada di wilayah Pontianak.

“Informasi tersebut kemudian didalami hingga dipastikan keberadaan tersangka. Setelah itu, tim gabungan langsung bergerak dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di Pontianak,” jelasnya.

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik, khususnya di Kabupaten Bengkayang, mengingat korban merupakan anak di bawah umur.

Kasus ini melibatkan korban seorang remaja perempuan berusia 16 tahun. Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada pertengahan Januari 2026 di wilayah Bengkayang.

Menurut keterangan keluarga korban, korban sempat dijemput oleh tersangka pada malam hari dan diajak berkeliling sebelum akhirnya dibawa ke tempat tinggal tersangka. Di lokasi tersebut, tersangka diduga melakukan perbuatan persetubuhan dengan korban.
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
Keesokan harinya, keluarga korban mengetahui kejadian tersebut setelah melakukan komunikasi secara intensif dengan korban. Pihak keluarga kemudian mengumpulkan informasi tambahan, termasuk bukti percakapan, sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bengkayang setelah kondisi psikologis korban dinilai siap.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta sejumlah pasal lain yang berkaitan dengan tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti lainnya.

Polres Bengkayang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

(Hms)

25 April 2026

Rumah Joglo Di Bengkayang Disiapkan Jadi Ikon Wisata Dan Edukasi Budaya

Pemkab Bengkayang membangun Rumah Adat Joglo di Taman SDR sebagai pusat budaya dan destinasi wisata baru yang mendukung pelestarian budaya Jawa.
Pemkab Bengkayang membangun Rumah Adat Joglo di Taman SDR sebagai pusat budaya dan destinasi wisata baru yang mendukung pelestarian budaya Jawa.

BENGKAYANG - Pemerintah Kabupaten Bengkayang mulai membangun Rumah Adat Joglo di kawasan Taman SDR (Sekayo Damai Raya) sebagai bagian dari strategi memperkuat identitas budaya sekaligus membuka peluang baru di sektor pariwisata daerah.

Langkah ini tidak hanya menambah fasilitas fisik di ruang publik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pusat aktivitas budaya yang dapat dimanfaatkan masyarakat lintas generasi.

Fokus Pada Ruang Interaksi Budaya

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menegaskan bahwa pembangunan rumah adat tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, keberadaan Joglo di kawasan taman kota diharapkan menjadi tempat bertemunya berbagai unsur budaya di tengah masyarakat yang beragam.

Ia menyebut, rumah adat tersebut dirancang untuk menjadi ruang interaksi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni, edukasi budaya, serta kegiatan sosial masyarakat.

Selain itu, pembangunan Joglo juga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman budaya yang ada di Kabupaten Bengkayang.

Disiapkan Jadi Pusat Budaya Masyarakat Jawa

Rumah Adat Joglo nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan budaya masyarakat Jawa yang tinggal di Bengkayang.

Beragam kegiatan seperti pertunjukan seni tradisional, pelatihan budaya, hingga kegiatan komunitas direncanakan berlangsung di lokasi tersebut.

Pemerintah daerah menilai, fasilitas ini akan memperkaya ragam budaya lokal serta menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Dengan demikian, keberadaan Joglo diharapkan tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menjadikannya tetap relevan dalam kehidupan masyarakat modern.

Potensi Baru Untuk Pariwisata Daerah

Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal, menilai pembangunan Rumah Adat Joglo juga berpotensi meningkatkan daya tarik wisata di wilayah tersebut.

Menurutnya, pengembangan destinasi berbasis budaya memiliki peluang besar untuk menarik minat wisatawan, terutama yang tertarik dengan kekayaan tradisi lokal.

Selain memberi nilai tambah bagi sektor pariwisata, kegiatan budaya yang berlangsung di Joglo juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Misalnya melalui penyediaan jasa, penjualan produk kerajinan, hingga kegiatan ekonomi kreatif lainnya.

Bagian Dari Pembangunan Berbasis Keberagaman

Pembangunan Rumah Adat Joglo di Taman SDR menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan berbasis keberagaman budaya dinilai penting untuk memastikan setiap kelompok masyarakat memiliki ruang untuk mengekspresikan identitas budayanya.

Dengan adanya fasilitas ini, pemerintah berharap pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi dan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkayang.

FAQ

1. Di mana lokasi pembangunan Rumah Adat Joglo di Bengkayang?
Rumah Adat Joglo dibangun di kawasan Taman SDR (Sekayo Damai Raya), Kabupaten Bengkayang.

2. Apa tujuan pembangunan Rumah Adat Joglo tersebut?
Tujuannya untuk melestarikan budaya Jawa, menyediakan ruang kegiatan budaya, serta mendukung pengembangan pariwisata daerah.

3. Siapa yang menggagas pembangunan Rumah Adat Joglo di Bengkayang?
Pembangunan ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang dipimpin oleh Bupati Sebastianus Darwis.

4. Apa manfaat Rumah Adat Joglo bagi masyarakat?
Manfaatnya antara lain sebagai pusat kegiatan budaya, sarana edukasi, destinasi wisata, serta peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

5. Kapan pembangunan Rumah Adat Joglo dimulai?
Pembangunan dimulai dengan kegiatan peletakan batu pertama oleh pemerintah daerah pada hari Jumat.

08 April 2026

86 SMP Di Bengkayang Ikuti TKA 2026, Libatkan 4.392 Siswa Secara Bertahap

Sebanyak 86 SMP di Bengkayang mengikuti TKA 2026 dengan 4.392 siswa. Mayoritas ujian dilakukan secara online sebagai bagian transformasi digital pendidikan daerah. (Ilustrasi)
Sebanyak 86 SMP di Bengkayang mengikuti TKA 2026 dengan 4.392 siswa. Mayoritas ujian dilakukan secara online sebagai bagian transformasi digital pendidikan daerah. (Ilustrasi)

BENGKAYANG - Sebanyak 86 sekolah menengah pertama (SMP/MTs) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mengikuti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026 yang digelar secara bertahap mulai 6 hingga 16 April 2026.

Pelaksanaan TKA tahun ini melibatkan 4.392 siswa kelas akhir dari berbagai satuan pendidikan di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mendorong digitalisasi pendidikan di daerah.

Mayoritas Sekolah Siap Gunakan Sistem Berbasis Teknologi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono, mengatakan bahwa sebagian besar sekolah sudah siap melaksanakan ujian berbasis teknologi.

“Sebanyak 86 sekolah jenjang SMP berpartisipasi, dengan mayoritas telah siap melaksanakan ujian berbasis teknologi. Ini menunjukkan kesiapan satuan pendidikan dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan,” ujar Heru di Bengkayang, Selasa.

Ia menjelaskan, dari total sekolah peserta, 84 sekolah melaksanakan ujian secara mandiri, sementara satu sekolah menumpang di sekolah lain yang memiliki fasilitas lebih memadai.

Dari sisi moda pelaksanaan, 75 sekolah telah menggunakan sistem daring (online) penuh, sedangkan 10 sekolah lainnya menggunakan semi-online, menyesuaikan kondisi jaringan dan infrastruktur di wilayah masing-masing.

TKA Digelar Dalam Empat Gelombang

Untuk memastikan kelancaran teknis pelaksanaan ujian, TKA tahun ini dibagi dalam empat gelombang pelaksanaan, yaitu:

  • Gelombang 1: 6–7 April 2026

  • Gelombang 2: 8–9 April 2026

  • Gelombang 3: 13–14 April 2026

  • Gelombang 4: 15–16 April 2026

Pembagian jadwal ini bertujuan menjaga stabilitas sistem serta mengantisipasi kendala teknis yang mungkin muncul selama pelaksanaan ujian berlangsung.

112 Guru Dilibatkan Dalam Pengawasan Silang

Untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian, pengawasan dilakukan secara silang antar sekolah.

Sebanyak 112 guru pengawas disebar di berbagai lokasi ujian guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan secara objektif dan transparan.

“Pengawasan silang ini penting untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan objektif, transparan, dan akuntabel,” jelas Heru.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem evaluasi pendidikan yang diterapkan pemerintah daerah.

TKA SD Dijadwalkan Setelah SMP

Setelah pelaksanaan TKA jenjang SMP selesai, kegiatan serupa akan dilanjutkan pada jenjang sekolah dasar.

Pelaksanaan TKA SD/MI dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026, dengan melibatkan 264 sekolah dan 5.004 peserta.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA tahun 2026 di Kabupaten Bengkayang melibatkan:

  • 9.396 siswa dari jenjang SD dan SMP

  • 456 pengawas yang bertugas di berbagai lokasi ujian

TKA Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan Pendidikan

Menurut Heru, pelaksanaan TKA bukan sekadar evaluasi rutin, tetapi memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Hasil TKA akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bengkayang, sehingga program yang dirancang benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama seluruh satuan pendidikan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan demi mencetak generasi Bengkayang yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

Dengan dukungan teknologi serta pengawasan yang ketat, pelaksanaan TKA diharapkan mampu memberikan gambaran akurat mengenai capaian akademik siswa di daerah tersebut.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa Itu Tes Kompetensi Akademik (TKA)?

Tes Kompetensi Akademik (TKA) adalah ujian yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa secara komprehensif sebagai dasar evaluasi mutu pendidikan.

Berapa Jumlah Sekolah SMP Yang Mengikuti TKA 2026 Di Bengkayang?

Sebanyak 86 SMP/MTs di Kabupaten Bengkayang mengikuti pelaksanaan TKA Tahun 2026.

Berapa Jumlah Siswa Yang Mengikuti TKA SMP 2026?

Total 4.392 siswa kelas akhir SMP/MTs mengikuti pelaksanaan TKA tahun ini.

Apakah Semua Sekolah Menggunakan Sistem Online?

Tidak semuanya. Sebanyak 75 sekolah menggunakan sistem online penuh, sementara 10 sekolah menggunakan sistem semi-online.

Kapan TKA Untuk Jenjang SD Dilaksanakan?

TKA untuk jenjang SD/MI dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.

07 Maret 2024

Pj Gubernur Kalbar Kukuhkan Ayah dan Bunda Genre Kabupaten Bengkayang

Foto: Pj Gubernur Kalbar Kukuhkan Ayah dan Bunda Genre Kabupaten Bengkayang (Adpim Pemprov Kalbar).

BENGKAYANG – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), dr. Harisson, M.Kes., selaku Ayah Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kalbar bersama Penjabat (Pj) Ketua Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., selaku Bunda Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kalbar mengukuhkan Ayah dan Bunda Genre Kabupaten Bengkayang yaitu Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Ny. Anita Sebastinus Darwis di Hotel Lala Golden, Kamis (7/3/2024).

Pengukuhan ini diharapkan dapat mendorong peran dan program kerja Ayah dan Bunda Genre di wilayah Kabupaten Bengkayang.

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keluarga yang terencana dengan baik, termasuk pendidikan, kesehatan, peningkatan gizi, dari remaja, ibu hamil, dan anak-anak,” jelas Harisson.

“Kedepannya, kita akan seperti negara maju, di mana masyarakat tidak perlu disuruh untuk membatasi jumlah anak. Karena, walaupun jumlah penduduk meningkat, pertumbuhan penduduk di Kalimantan sudah mulai menurun,” imbuhnya. (Adp)

28 Oktober 2023

Upaya Pemkab Bengkayang: 37 Desa Bersih Narkoba Tercipta di 2023

Pemkab Bengkayang bentuk 37 desa bersih narkoba
Pemkab Bengkayang bentuk 37 desa bersih narkoba.
BENGKAYANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang, Kalimantan Barat saat ini telah membentuk 37 desa bersih narkoba (bersinar) sebagai langkah nyata dan andil dalam memberantas peredaran narkoba di daerah tersebut.

“Hingga saat ini sudah 37 desa bersinar dari 122 yang ada di Kabupaten Bengkayang hingga 2023. Itu bentuk nyata dan komitmen Pemkab Bengkayang untuk memberantas narkoba. Target tahun depan sisanya 87 desa,” ujar Kabid Kesbangpol Kabupaten Bengkayang, Paping, saat dihubungi di Bengkayang, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa dibentuknya desa bersinar untuk memerangi narkoba melalui pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di daerah pedesaan. Menurutnya desa mempunyai kewenangan dalam membina masyarakat secara langsung.

"Kemudian desa dapat melakukan perlindungan dari gangguan ketenteraman dan ketertiban di desa agar terciptanya situasi yang aman, nyaman dan tentram di desa. Kami mengharapkan dukungan dan komitmen semua pihak dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Selain itu, perlu adanya sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait dampak dan bahaya dari narkoba," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Bengkayang Teguh Nugroho menerangkan dalam memberantas narkoba pihaknya sedang mencoba membangun sebuah sistem pencegahan dan konsep bagaimana caranya seseorang takut untuk mengedarkan narkoba untuk masuk ke Kabupaten Bengkayang.

“Artinya kalau hanya fokus melakukan pengungkapan kasus narkoba, itu bukan merupakan solusi,” kata Teguh.

Ia juga menyatakan bahwa saat ini di jajaran Polsek sedang melaksanakan razia barang-barang yang masuk dari Negara Malaysia sebagai upaya pencegahan adanya peredaran narkoba. Ia meminta para Camat dapat berkolaborasi bersama Kapolsek untuk melakukan razia.

“Kejahatan Narkotika ini merupakan kejahatan transnasional crime. Semoga dengan adanya program desa bersinar diharapkan Kabupaten Bengkayang bisa bebas dan bersih dari Narkoba. Kami berkomitmen terkait pencegahan dan pemberantasan Narkoba untuk mewujudkan Kabupaten Bengkayang yang bersih dan bebas dari Narkoba,” tegas Teguh.

24 September 2023

Bengkayang Fokus Meningkatkan Keterampilan Pelaku Usaha Industri Kecil

Pemkab Bengkayang dorong pertumbuhan IKM di perbatasan Malaysia
Pemkab Bengkayang dorong pertumbuhan IKM di perbatasan Malaysia.
BENGKAYANG - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terus berupaya meningkatkan kapasitas industri kecil dan menengah (IKM) di daerah perbatasan dengan Malaysia, tepatnya di Jagoi Babang. Langkah ini bertujuan untuk memberdayakan para pelaku usaha IKM agar semakin mampu bersaing dalam dunia produksi.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindag) Bengkayang, Yan, mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan merupakan salah satu strategi yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui dukungan dari Kementerian Perindustrian, khususnya Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA), pelatihan ini mencakup beberapa bidang kunci.

"Pelatihan kami sasar untuk bidang-bidang seperti pembuatan berbagai anyaman dari rotan, servis elektronik, serta pengolahan rempah dan minuman herbal dari tanaman tradisional. Kami juga memberikan pelatihan dalam pembuatan pupuk organik bebas pestisida dan kemampuan digital," jelas Yan.

Menurut Yan, peningkatan kapasitas pelaku usaha di wilayah perbatasan ini juga diarahkan untuk mendukung pembukaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang. "Ketika PLBN ini dibuka, secara otomatis akan menjadi pintu masuk antara dua negara. Kami berharap bahwa para pelaku usaha akan siap menghadapinya, dan kami berharap pelatihan ini akan meningkatkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan teknis mereka untuk mengembangkan usaha mereka," tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan PLBN Jagoi Babang, saat ini masih menunggu peresmian dari pemerintah pusat. Pembangunan fisik PLBN tersebut telah selesai, dan kini tersedia dalam dua zona utama.

Zona inti mencakup berbagai fasilitas seperti bangunan inti, car wash, power house, gudang sita, tempat penampungan sementara sampah (TPS), gerbang Tasbara, pos pemeriksaan imigrasi, toilet, dan peralatan X-ray. Di sisi lain, zona penunjang 1 melibatkan bangunan wisma dan fasilitas bagi pegawai, sementara zona penunjang 2 mencakup bangunan masjid, kapel, pasar, dan terminal mini.

Dengan semakin dekatnya pembukaan PLBN Jagoi Babang, pemerintah daerah terus melakukan persiapan agar wilayah perbatasan ini dapat mendukung perkembangan ekonomi dan perdagangan yang lebih luas antara Indonesia dan Malaysia.

10 Agustus 2023

Langkah P2P Dinkes PPKB Kabupaten Bengkayang Tangkal DBD

Kabupaten Bengkayang waspada DBD
Kabupaten Bengkayang waspada DBD.
BENGKAYANG – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam rangka mengatasi wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Arya H.M.Purba, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kabupaten Bengkayang, mengungkapkan bahwa langkah pencegahan DBD ditekankan melalui berbagai bentuk komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat.

"Kami selalu berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan DBD," katanya saat dihubungi di Bengkayang pada hari Rabu.

Salah satu upaya edukasi yang dilakukan adalah terkait dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Langkah PSN ini melibatkan pendekatan 3M plus, yaitu menguras tempat-tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat tersebut, serta menimbun barang-barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

"Apart dari itu, kami juga fokus pada upaya pencegahan seperti pengasapan, terutama di wilayah-wilayah yang dilaporkan mengalami penularan. Hingga saat ini, kami berhasil menjaga situasi DBD tetap terkendali. Meskipun demikian, kami terus melakukan berbagai langkah pengendalian untuk mencegah penyebaran lebih lanjut," jelas Arya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Januari hingga awal Agustus 2023, tercatat sebanyak 60 kasus DBD di wilayah tersebut. Mayoritas kasus terjadi di Kecamatan Bengkayang dengan jumlah 15 kasus.

"Apa yang kami catat adalah 8 kasus pada Januari 2023, 4 kasus pada Februari dan Maret, 2 kasus pada April, 11 kasus pada Mei, 15 kasus pada Juni, 13 kasus pada Juli, dan 3 kasus pada awal Agustus," ungkapnya.

Arya juga mengimbau warga Bengkayang untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan berbagai penghalang atau alat anti-nyamuk, serta melakukan langkah penggunaan larvasida.

"Jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala DBD, segera bawa ke fasilitas layanan kesehatan, baik Puskesmas maupun rumah sakit, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," tambahnya.

09 Agustus 2023

Bantuan Alat Tangkap Ikan dari Gubernur: Dorong Kesejahteraan Nelayan di Kabupaten Bengkayang



Gubernur Kalbar salurkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan Bengkayang
Gubernur Kalbar salurkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan Bengkayang.
BENGKAYANG – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji, telah memberikan bantuan alat tangkap ikan senilai Rp583 juta kepada nelayan di Kabupaten Bengkayang. Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai simbolisasi dengan menyerahkan jaring dan pukat kepada nelayan di Desa Sungai Raya Kepulauan.

Sutarmidji menjelaskan bahwa bantuan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan para nelayan. Ia juga mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai apartemen ikan yang didukung oleh PLN Wilayah Kalbar dan Universitas Tanjungpura Pontianak, serta sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan untuk kesejahteraan nelayan di desa tersebut.

Gubernur mengungkapkan bahwa alasan dibalik penyerahan bantuan ini adalah untuk membantu sektor perikanan di daerah yang tidak menyumbang inflasi, seperti Kabupaten Bengkayang. Ia berharap keberadaan nelayan di sana dapat membantu menjaga stabilitas inflasi, serupa dengan Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya.

Sutarmidji juga mengatakan bahwa data menunjukkan nilai tukar nelayan lebih baik daripada nilai tukar petani, dengan produksi nelayan yang lebih besar. Oleh karena itu, diharapkan bantuan alat tangkap ini dapat meningkatkan pendapatan nelayan.

Pemerintah juga meminta ketua-ketua kelompok perikanan untuk mendukung program jaminan ketenagakerjaan. Sutarmidji menyebut kehadiran pemerintah akan membantu menjaga keamanan dan kesejahteraan para nelayan, termasuk melalui program apartemen ikan.

Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal, menyambut baik bantuan ini sebagai bentuk keberpihakan kepada nelayan. Dengan 58 kilometer daerah pesisir di Bengkayang, mayoritas warga pesisir adalah nelayan.

Selain alat tangkap ikan, nelayan juga menerima sertifikat tanah dan program BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini ditujukan kepada 10 Dusun di Desa Sungai Raya Kepulauan, dengan total 1.100 potong alat Trammel net (pukat tiga lapis).

30 Juli 2023

Sabu dan Pil Ekstasi Senilai 1,033 Kilogram Digagalkan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 16/Tumbak Kaputing

TNI gagalkan penyelundupan narkoba dari Malaysia
TNI gagalkan penyelundupan narkoba dari Malaysia.
BENGKAYANG - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 16/Tumbak Kaputing kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia. 

Sebanyak 10.000 butir pil ekstasi dan sabu dengan total berat sekitar 1,033 kilogram berhasil dicegah masuk ke Kalimantan Barat melalui wilayah Desa Belidak, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dari Malaysia.

Melalui keterangan tertulis yang dikeluarkan oleh Media Center Kodam XII/Tanjungpura, Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Ade Rizal Muharram menyatakan bahwa operasi penggagalan penyelundupan ini berlangsung pada hari Sabtu (29/7) sekitar pukul 00.00 WIB. 

Tim patroli dari Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dipimpin oleh Danpos Sungai Saparan Letda Arm Dimas Sulviandi Nugraha, dengan anggota lainnya, Kopda Eko Wahyudi, dan lima personel dari Pos Saparan dan Pos Sentabeng.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Kolonel Inf Ade Rizal Muharram, operasi ini merupakan langkah lanjutan dalam upaya Satgas Pamtas untuk memperketat pengamanan wilayah perbatasan yang kerap menjadi jalur ilegal bagi pelaku penyelundupan barang dari Malaysia ke wilayah Indonesia.

Kronologis penggagalan penyelundupan ini bermula ketika tim patroli pada sekitar pukul 11.00 WIB mendeteksi seorang pria mencurigakan yang membawa barang bawaan dari arah Malaysia menuju wilayah Indonesia. Saat diberhentikan untuk pemeriksaan, pelaku langsung melarikan diri dan membuang barang bawaannya.

Tim patroli berusaha mengejar pelaku, namun karena telah memasuki wilayah negara tetangga, proses pengejaran tidak dapat dilanjutkan sesuai hukum yang berlaku. 

Oleh karena itu, tim patroli kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang ditinggalkan oleh pelaku.

Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa barang tersebut berisi kristal putih yang diduga merupakan narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 1,033 kilogram, serta empat paket pil ekstasi sebanyak kurang lebih 10.000 butir. 

Selain itu, tim juga menemukan kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga milik pelaku, sehingga dapat membantu dalam upaya identifikasi dan penelusuran lebih lanjut terkait kasus ini.

Kolonel Inf Ade Rizal Muharram menegaskan bahwa identitas pelaku yang sementara telah diketahui dari KTP tersebut akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. 

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Pamtas Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dalam memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Indonesia agar tetap terjaga.

20 Mei 2023

Berhasil Temukan Korban Tenggelam, Kapolres Bengkayang Berikan Penghargaan Kepada Personel Polri, Masyarakat dan Mitra Polri

Berhasil Temukan Korban Tenggelam, Kapolres Bengkayang Berikan Penghargaan Kepada Personel Polri, Masyarakat dan Mitra Polri.
Bengkayang, Kalbar – Kepala Kepolisian Resor Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. memberikan penghargaan kepada Personel Polri, Masyarakat dan Mitra Polri yang telah membantu tugas Tim Search and Rescue (SAR) dalam pencarian korban tenggelam di Pantai Samudera Indah.

Kegiatan penyerahan penghargaan tersebut digelar di Pantai Samudera Indah, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang pada Sabtu (20/5/23) pagi. Adapun kegiatan dihadiri Pju Polres Bengkayang dan 44 orang yang mendapatkan penghargaan.

Penghargaan diberikan kepada 39 Personel Polres Bengkayang, Satbrimob, Personel TNI, Basarnas dan Bakamla atas keberhasilan sebagai Tim SAR dalam penemuan korban tenggelam di Pantai Samudera Indah dan 6 masyarakat serta pengelola pantai atas kontribusinya membantu petugas menemukan korban yang tenggelam di Pantai Samudera Indah.

Untuk diketahui, kejadian tenggelamnya seorang pria berinisial MAA (19) yang berdomisili di Pontianak terjadi di Pantai Samudera Indah pada Minggu (7/5/23) sore saat korban berenang namun terseret ombak dan terbawa ke tengah pantai. Oleh karena itu, gabungan Tim SAR serta masyarakat setempat melakukan pencarian dan pada Senin (8/5/23) malam korban ditemukan dengan keadaan tidak bernyawa.

Kapolres Bengkayang dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada personel Polri, TNI, Basarnas, Bakamla dan Masyarakat yang telah berdedikasi dan berkontribusi dalam membantu pencarian korban tenggelam di Pantai Samudera Indah tersebut.

Pada kesempatan tersebut juga, Kapolres mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dan bersama-sama pihak yang hadir untuk mengirimkan doa kepada korban semoga ditempatkan yang terbaik disisi-Nya.

“Kami berikan apresiasi kepada Gabungan Tim SAR serta masyarakat yang telah berdedikasi dan peduli terhadap sesama sehingga korban berhasil ditemukan. Terima kasih, semoga hal ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua,” ucap Kapolres.

“Syukurlah korban dapat segera ditemukan. Saya selaku Kapolres Bengkayang turut berduka cita, semoga keluarga diberikan ketabahan serta keikhlasan dan pada kesempatan ini, mari kita bersama mendoakan korban semoga ditempatkan yang terbaik di sisi-Nya,” sampai Kapolres.

16 Mei 2023

Perusahaan Alfa Ledo Group Mangkir Dari Panggilan Disnakertrans, SP-SB Pelikha Kabupaten Bengkayang Angkat Bicara

Perusahaan Alfa Ledo Group Mangkir Dari Panggilan Disnakertrans, SP-SB Pelikha Kabupaten Bengkayang Angkat Bicara.
Bengkayang, Kalbar - Kembali mangkir perusahaan Alfa Ledo Group dari panggilan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bengkayang untuk mediasi terakit aksi mogok damai pada selasa 23 Mei 2023 di kantor besar Alfa Ledo Group, Dusun Peleng, Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Selasa (16/5/2023).


Ketua DPC Pelikha, Darius kepada awak media mengatakan pihak serikat buruh Pelikha yang mewakili pekerja sudah datang ke kantor Disnakertrans Kabupaten Bengkayang tepat pada waktunya untuk membahas terkait pelaksanaan aksi mogok damai di kantor Alfa Ledo Group. 

Dari pihak Pelikha yang hadir diantaranya Ketua Pelikha Darius, Sekretaris Pelikha Injil, Bendahara Kusnadi dan Wakil Ketua Pelikha Mohlis. Namun, dari pihak Perusahaan Alfa Ledo Group mangkir dan tidak menunjukkan batang hidungnya dalam waktu yang dijadwalkan.

"Perusahaan itu tidak menghormati atas penggilan dari Dinas Ketenagakerjaan kabupaten bengkayang dan ketidakpatuhan perusahaan Alfa Ledo Group sering dilakukan mangkir atas penggilan," Ujar Darius.

"Kami sangat kesal karena pihak perusahaan Alfa Ledo Group tidak hadir, sementara kami dari pengurus Pelikha Kabupaten Bengkayang sangat menghargai panggilan pemerintah kabupaten bengkayang,dimana kedatangan kami pada hari ini untuk merembukan bagimana mencari solusi dari permasalahan ini," Lanjutnya. 

Darius juga mengungkapkan dimana aksi mogok damai nanti diperkirakan yang hadir sekitar empat ribu lebih dari dua kabupaten yaitu kabupaten bengkayang dan kabupaten Sambas.

Kusnadi Pengurus Pelikha Kabupaten Bengkayang yang juga ketua koordinator aksi damai yang akan di lakukan pada Selasa 23 Mei 2023 kepada awak mengungkapkan dengan ketidak hadiran pimpinan perusahaan sesuatu hal yang tidak kooperatif dan sangat di sayangkan. Apalagi setiap adanya pemanggilan dari pihak Disnakertrans tidak pernah hadir terhitung hanya satu kali pertemuan.

Kusnadi juga berharap kepada pihak pemerintah kabupaten bengkayang, terutama yang membidangi ketenagakerjaan harus bisa menindak kepada pihak perusahaan yang selama ini tidak kooperatif.

Kusnadi juga mengatakan sangat mendukung pengusaha atau investor yang ada dikabupaten bengkayang, tetapi sebaliknya penuhi hak dan kewajiban sesuai dengan undang-undang Ketenagakerjaan tentunya yang sudah diatur oleh pemerintah.

"Pada intinya, aksi damai mogok tetap berjalan sesuai dengan yang direncanakan antara gabungan serikat buruh kabupaten bengkayang dan kabupaten Sambas. Rencananya peserta aksi mogok damai di perkirakan 4500 orang yang akan hadir," Sebut Kusnadi.

"Saya berpesan kepada peserta yang ikut aksi damai supaya bisa menjaga diri, menjaga keamanan jangan sampai anarkis, karena aksi mogok damai ini untuk memperjuangkan hak hidup orang banyak yang selama ini tertindas oleh pihak perusahaan Alfa Ledo Group," Tukas Kusnadi selaku koordinator aksi.

(Rinto Andreas/Tim Pelikha)

10 Maret 2023

Kearifan Lokal Diperhatikan dalam Pembangunan PLBN Jagoi Babang

Kearifan Lokal Diperhatikan dalam Pembangunan PLBN Jagoi Babang
Kearifan Lokal Diperhatikan dalam Pembangunan PLBN Jagoi Babang. (Adpim Pemprov Kalbar)
Bengkayang, IndoKalbar.com – Diakhir rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Bengkayang, Wakil Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., didampingi Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., meninjau Pos Lintas Batas Antar Negara (PLBN) Jagoi Babang yang berlokasi di Desa Jagoi Babang Kecamatan Jagoi Babang Kab. Bengkayang, pada hari Kamis (9/3/2023).

Dalam peninjauan tersebut Wagub Kalbar tampak melihat satu persatu bangunan dan ruangan yang baru saja selesai dibangun tersebut.

Tak hanya itu, tampak Wagub Kalbar juga menyempatkan waktu untuk berdialog dengan penjaga Pos Lintas Batas dan warga setempat serta meninjau ke titik nol perbatasan antara wilayah Indonesia - Malaysia.

Pembangunan PLBN Jagoi Babang memiliki kesan tersendiri bagi Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan sebagai gerbang masuk yang dapat mendorong wilayah tersebut menjadi  embrio pusat pertumbuhan ekonomi baru.  Disamping itu, pembangunan tersebut diharapkan dapat menjaga perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan dan pemerataan pembangunan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan daya saing nasional, keamanan nasional, dan konektivitas antar pulau.

Pembangunan proyek PLBN Jagoi Babang sangat memperhatikan kearifan lokal dan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Tak hanya itu, tenaga kerja yang digunakan juga melibatkan sumber daya manusia lokal sesuai dengan kompetensinya sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

Adapun ruang lingkup pembangunan PLBN meliputi bangunan utama PLBN beserta fasilitas pendukung, infrastruktur kawasan, landscape dan hardscape, mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) Kawasan, serta site development zona inti dan zona pendukung.  Dengan demikian, pembangunan menjadi bersifat komprehensif, tidak hanya pos perbatasan, namun juga seluruh infrastruktur pendukung hingga sarana jalan nasionalnya.  Hal ini untuk memudahkan jalur logistik dan bahan pokok, sehingga perekonomian masyarakat dapat berkembang secara luas.

Pengembangan PLBN Jagoi Babang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia khususnya Kalimantan Barat sebagai bangsa yang besar, dengan fungsi terpenting sebagai pertahanan keamanan sekaligus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia.  Diharapkan pembangunan PLBN Jagoi Babang dapat menjadi wilayah terdepan dan terluar yang maju dan tidak lagi tertinggal dari wilayah Indonesia yang lain.(rfa)

19 Februari 2023

Jalin Kebersamaan Dan Tolak Paham Aliran, Tokoh Agama Kristen Bengkayang Gelar FGD

FGD Tokoh Agama Kristen Bengkayang.
Bengkayang, Kalbar - Dalam rangka menyamakan Persepsi, menjalin dan membangun Sinergitas guna menciptakan KAMTIBMAS yang Aman, Damai dan Kondusif di Wilayah Kabupaten Bengkayang terlebih Jelang Satu Tahun Pemilu 2024.

Tokoh Agama Kristen dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat mengadakan Forum Group Discussion (FGD) atau diskusi Terbatas yang membawa kesan penuh Keakraban antar sesama Pendeta dan Para tokoh Agama Kristen tersebut, Sabtu (19/2/2023).

Tokoh Agama dari Gereja PIBI Kabupaten Bengkayang Simson Longbob mengapresiasi diskusi sesama pendeta.

Menurutnya, FGD ini bisa menjadi ajang bertukar informasi dan menggali isu penting yang berkenaan KAMTIBMAS di Masyarakat.

Kegiatan berlangsung menarik karena para tokoh agama Kristen yang hadir dari beragam Etnis dan bahasa mulai tokoh agama Kristen etnis Jawa, Batak, Timur dan etnis Dayak.

“Inilah kelebihan Kabupaten Bengkayang dengan keunikannya meski berbeda-beda suku, agama namun tetap menjunjung tinggi toleransi. kita maunya kabupaten Bengkayang tetap rukun,” Ungkap simson.

Sementara tokoh agama sekaligus pengurus Gereja Baik Allah G.B.A Herben Tobing turut menyambut baik FGD para tokoh agama Kristen khususnya yang ada di kabupaten Bengkayang tersebut.

Menurutnya, tokoh agama sebagai garda terdepan menjaga Kamtibmas.

“Kita 24 jam berhubungan dengan umat bukan hanya dalam pelayanan kegiatan agama, akan tetapi berhubungan dengan hal lain kita layani. Sekali pun Kabupaten Bengkayang kota kecil namun masyarakatnya sangat penuh toleran, ramah dan sangat baik. Inilah kelebihan yang dimiliki Kabupaten Bengkayang sehingga situasi di daerah setempat tetap dalam situasi kondusif aman tenteram dan damai," Ujar Herben Tobing.

Herben Tobing juga menyarankan kepada pihak kepolisian Polres Bengkayang untuk menjaga situasi Kamtibmas terutama  mengawasi aktivitas menyimpang di tengah masyarakat.

“Khususnya Remaja dan remaja ini harus mendapat pembinaan dari pihak-pihak termasuk kepolisian polres Bengkayang, karena banyak ditemukan anak-anak zaman saat ini sudah mau mengkonsumsi miras dan konsumsi obat-obatan sangat berbahaya dan sejenisnya. Tugas kita bersama mencegahnya,” Ungkap Herben Tobing.

Tokoh agama dari Gereja PIBI, Sangkot Sibarani juga menambahkan selain potensi gangguan KAMTIBMAS secara umum, ada juga paham aliran terdeteksi di kabupaten Bengkayang berdasarkan hasil yang di telusuri pihak kepolisian.

“Kita sebagai tokoh agama Kristen harus jeli dan perlu menggali paham aliran bagaimana pergerakan aliran-aliran menyimpang tersebut sehingga tidak terjadi kesalahpahaman jika di ketahui secara luas oleh masyarakat dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” Tukasnya.

Para Tokoh agama Kristen yang tergabung kedalam Asosiasi Pendeta sepakat tercipta terus situasi KAMTIBMAS, dengan menjaga kerukunan antar umat beragama, menjunjung tinggi toleransi di kabupaten Bengkayang

“Berkaitan dengan paham aliran yang ada di tempat kita, kami tetap selalu melakukan upaya pendekatan supaya tidak terjadi masalah lain. Mari kita memagajari ,mengedukasi umat kita sesuai ajaran Kristen jangan sampai Iman umat yang sudah terbangun baik di masuki paham aliran menyimpang yang dapat memicu keresahan," Harapnya.

Namun di katakan Asosiasi Pendeta tetap menolak adanya Paham aliran menyimpang. 
Pada intinya mereka tidak setuju dengan aliran paham menyimpang.

Asosiasi Pendeta di kabupaten Bengkayang juga berharap kepada aparat kepolisian polres Bengkayang khususnya untuk segera bertindak dan menyelidiki paham aliran menyimpang sehingga tidak menimbulkan  keresahan di masyarakat.


Oleh : Rinto Andreas
Editor : R. Hermanto 

18 Februari 2023

Polisi Amankan Seorang Wanita Diduga Korban Human Trafficking di Perbatasan Malaysia

Polisi Amankan Seorang Wanita Diduga Korban Human Trafficking di Perbatasan Malaysia
Polisi Amankan Seorang Wanita Diduga Korban Human Trafficking di Perbatasan Malaysia.
BENGKAYANG, KALBAR – Kepolisian Sektor Jagoi Babang Polres Bengkayang berhasil mengamankan seorang wanita berinisial DW (16) alias Putri yang diduga menjadi korban kejahatan Human Trafficking di Perbatasan Malaysia, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Jum’at (17/2/2023) siang.

Diketahui, kejadian tersebut didapat dari laporan teman korban sdr. Maria yang menghubungi Piket Siaga Call Center 110 Mabes Polri mengenai terjadinya penyekapan, pemerkosaan terhadap teman adik sdr. Maria, Jum’at (17/2/23) pukul 10.27 Wib. Kemudian laporan tersebut diteruskan ke Kapolsek Jagoi Babang, yang segera ditindaklanjuti oleh Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., melalui Kapolsek Jagoi Babang AKP Dani Sukmo, S.H.

Adapun kronologi dari kejadian tersebut, DW yang merupakan Pekerja Migran Indonesia, berangkat dari Medan menuju Pontianak pada (8/2/23), kemudian di esok harinya melanjutkan perjalanan ke Malaysia melalui Entikong bersama dengan sdri. Putri, sdri. Sela dan sdri. Indri., Sesampainya di Malaysia mereka dipekerjakan di Tempat Hiburan Malam, karena tidak betah dengan pekerjaan tersebut, mereka bertiga melarikan diri. 

Setelah itu, mereka mencoba mencari pekerjaan kembali melalui media sosial Facebook dan ditawarkan sdr. Rudi (warga Malaysia) untuk bekerja di Warung Kopi. Namun sdr. Rudi menolak DW untuk bekerja dengan alasan masih dibawah umur.

Kemudian DW disuruh pulang oleh sdr. Rudi dan diserahkan ke sdr. Ahua. DW dijanjikan bekerja di kedai kopi oleh sdr. Ahua, namun kenyataannya DW dipekerjakan di Diskotik kembali.

DW sempat 2 hari menginap di tempat tersebut, dirinya mengalami kekerasan seksual oleh pemilik Diskotik sdr. Asen. 

DW dipaksa masuk kekamar sdr. Asen yang kemudian dirinya diperkosa.

Dihari kedua DW berada di Diskotik tersebut, diketahui ada petugas KJRI yang mencari DW, namun tidak ketemu karena korban disuruh sembunyi oleh teman kerja DW.

Menjelang malam hari, sdr. Ahua menjemput DW untuk dibawa kerumahnya yang berada di Kuching dan sempat diinapkan selama 2 hari.

Pada Kamis (16/2/23) DW diantarkan sdr. Ahua ke perbatasan, kemudian DW dijemput oleh 2 orang laki-laki dengan berjalan kaki selama kurang lebih 2 jam ke parkiran motor, setelah itu DW dibawa pria tersebut ke rumahnya yang berada di Dusun Belida, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang. Besoknya DW dijemput oleh personel Polsek Jagoi Babang untuk diamankan.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bengkayang mengatakan, pada Jum’at (17/2/23) pukul 11.01 dirinya menerima laporan via Whatsapp dari pelapor tentang adanya kejadian dugaan penyekapan dan pemerkosaan yang terjadi di wilayahnya. 

Kemudian memerintahkan Kapolsek Jagoi Babang untuk mengecek TKP dan menindaklanjuti informasi tersebut dan pada hari yang sama pukul 11.20 wib Polsek Jagoi Babang dan Personel Satreskrim berhasil mengamankan sdri. KW yang saat itu berada dirumah warga.

“Benar kami telah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana Human Trafficking yang terjadi diperbatasan Jagoi Babang, kemudian kami segera menindaklanjuti laporan tersebut dan dengan cepat korban langsung kami amankan,” ungkap Kapolres.

Mengenai hal tersebut, sdr. Maria yang merupakan kakak dari teman korban mengucapkan terima kasih atas respon cepat dan tanggap dalam menangani permasalahan tersebut, “Terima kasih banyak pak telah cepat dan tanggap dalam memberikan bantuan kepada kami. Semoga bapak polisi diberikan kebijaksanaan dan berkat dari Tuhan,” sampainya melalui pesan via Whatsapp kepada Kapolres Bengkayang.

Oleh: Humas Polda Kalbar
Editor: Yakop

16 Februari 2023

Pondok Pesantren Raudhatul Ittihad Gelar Wisuda Santri Dan Santriwati Perdana

Wisuda perdana santri Pondok pesantren Raudhatul Ittihad.
Bengkayang, Kalbar - Pondok pesantren Raudhatul Ittihad melakukan wisuda perdana  para santri dan santriwati untuk menuju masa depan yang lebih baik, Acara wisuda berlangsung di Surau Pondok Pesantren Raudhatul Ittihad Dusun Merabu, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kamis (16/02/2023) malam.

Camat Sanggau Ledo Dedi Renaldy  mengatakan sangat bersyukur atas pelaksanaan wisuda kepada adik-adik santri yang dirangkai dengan perayaan Isra Mi'raj.

"Saya sangat bersyukur karena malam ini telah dilaksanakan wisuda santri dan sekaligus perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. Dengan berdirinya pondok pesantren Raudhatul Ittihad kami dari pihak kecamatan Sanggau Ledo sangat-sangat mendukung. Harapan saya kedepannya pondok Pesantren Raudhatul Ittihad kan terus berdiri tegak," Ucap Dedi Renaldy.

Begitu juga dengan Tokoh Masyarakat Dusun Merabu, Dudu Sutisna selaku tokoh masyarakat setempat sangat merespon dalam kegiatan positif yang dilaksanakan di pondok pesantren Raudhatul Ittihad.

Sebagai masyarakat dusun merabu, Sutisna sangat mendukung dimana dengan berdirinya lembaga ini bisa mendidik putra putri di dusun merabu khususnya kecamatan sanggau ledo dan sekitarnya.

Selain itu, Sutisna juga berharap supaya bisa menarik perhatian para santri dan santriwati yang dari luar untuk bisa belajar tentang ilmu keagamaan dan bisa dijadikan bekal dikemudian hari.

Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Ittihad Ustadz Abdul Mukid kepada awak media ini mengatakan telah diadakan wisuda para santri dan sekaligus perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad berjalan lancar tidak ada kendala. 

"Saya selaku pimpinan pondok pesantren Raudhatul Ittihad tujuan untuk mendidik anak-anak pesantren menjadi lebih baik untuk nusa dan bangsa itu yang pertama. Karena kalau kita punya anak tidak di didik dengan pendalaman ilmu agama mereka tidak akan berarti. Sesungguhnya, anak ini perlu punya bekal ilmu, Iman dan Akhlak, Ilmu untuk koreksi, Imam untuk pondasi dan Akhlak untuk berhati-hati tanpa ketiganya itu semua tidak akan ada artinya," Ucap Ustadz Abdul Mukid.

Sejarah berdirinya pondok pesantren Raudhatul Ittihad

Ustadz menceritakan sejarah berdirinya pondok pesantren Raudhatul Ittihad pertama-tama ketika beliau datang ke Sanggau ledo pada waktu itu sangat gelap khususnya daerah kecamatan Sanggau Ledo.

"Begitu saya duduk di dusun merabu pertama kalinya banyak tempat-tempat maksiat terutama cafe remang-remang. Begitu saya melihat anak-anak generasi disini cuman magrib, siang hanya main-main sehabis pulang sekolah tetapi dengan agama kurang," Tuturnya Ust. Abdul Mukid.

Tetapi begitu dibangunnya pondok pesantren Raudhatul Ittihad,  pulang sekolah langsung sekolah di TPA dan sore mengaji sampai pukul 7 malam. Setelah istirahat makan, para santri kembali belajar sampai pukul 22.00 Wib dan tidur.

Para santri juga diwajibkan untuk bangun pukul 04.00 Wib dilanjutkan sholat subuh dan pukul 06.00 Wib bersiap untuk sekolah umum dan aktivitas itu dilakukan setiap harinya.

Kedepannya, Ustadz berharap kepada para santri yang sudah diwisuda pada hari ini mempunyai masa depan yang baik dan bisa jadi panutan di masyarakat untuk jadi pilihan masyarakat itu yang pertama. Karena jika anak-anak tidak kita didik mau kemana nanti masa depannya.

Dengan berdirinya pondok pesantren yang saat ini berada di Dusun Merabu, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang untuk masyarakat sangat mendukung karena mayoritas anak-anak yang masuk ke sini dari dusun merabu Alhamdulillah sangat mendukung.

Ust.Abdul Mukid berharap kepada pemerintah khususnya pemerintah Desa Bange untuk bisa mambantu supaya pondok pesantren Raudhatul Ittihad akan selalu berdiri tegak. 

"Pada intinya bersinergi antara pondok pesantren, masyarakat dan pemerintah desa harus terjalin dengan baik," Tutupnya Ust.Abdul Mukid kepada awak media ini.

Turut hadir dalam acara wisuda santri dan santriwati Pesantren Raudhatul Ittihad Bange diantaranya, Pimpinan Pondok Pesantren Ratib Al-Haddad, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Orang Tua Murid dan Para Santri.

Oleh : Rinto Andreas
Editor : R. Hermanto 

13 Februari 2023

Upacara Pengambilan Sumpah Janji PNS Polri, Kapolres Bengkayang : Laksanakan Tugas Dengan Ikhlas

Pengambilan Sumpah dan Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri.
Bengkayang, Kalbar - Kepolisian Resor Bengkayang melaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah dan Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri di Halaman Mapolres Bengkayang, Senin (13/2/2023) pagi.

Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K, M.M, M.H., dalam pengambilan sumpah janji dan penandatanganan Berita Acara terhadap 2 PNS Polri yakni Penata Muda Muhammad Dzulqarnain Wiraputra, S.H dan Pengatur Fatin Estrika Eka Putri.

PNS Polri merupakan aparatur negara yang memiliki fungsi sangat strategis dan mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas umum polri dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Bengkayang menyampaikan upacara pengambilan sumpah dan janji PNS Polri Polres Bengkayang selain sebagai wujud rasa syukur yang mendalam atas keberadaan PNS dalam tubuh organisasi Polri, juga merupakan langkah awal bagi PNS Polri setelah kurang lebih 1 tahun menjalani masa percobaan sebagai CPNS sesuai persyaratan atau ketentuan serta melalui serangkaian pelatihan dan keterampilan.

“Pengambilan sumpah dan janji ini merupakan amanah dari undang-undang dan wajib dilaksanakan bagi seluruh ASN sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Pasal 39 dan 40 tentang Manajemen ASN yang menyebutkan bahwa setiap calon aparatur negara pada saat diangkat menjadi pegawai negeri sipil/pns wajib mengucapkan sumpah dan janji,” tambah Kapolres.

Oleh : Rinto Andreas 
Sumber : Humas Polres Bengkayang 
Editor : R. Hermanto 

09 Februari 2023

Kasus Pemecatan Sepihak, Disnakertrans Bengkayang Beri Waktu 7 Hari Penyelesaian

Mediasi kasus Pemecatan Sepihak oleh PT Duta Palma Nusantara di kantor Disnakertrans Bengkayang.
Bengkayang, Kalbar - Masih teringat dibenak pikiran kita kasus korban PHK salah seorang karyawan PT Duta Palma Nusantara yang bekerja selama 3 tahun 8 bulan di kebun Ceria Prima 2, Bagian operator Genset yang di pecat secara sepihak oleh perusahaan, sehingga membuat dirinya berkeluh kesah karena kehilangan mata pencarian ekonomi keluarganya. 

Tepatnya hari ini Kamis (9/2/2023) bertempat diruang kantor  Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bengkayang dilaksanakan mediasi antara pihak perusahaan PT Duta Palma Nusantara bersama korban PHK sepihak (Kusnadi-red), belum ada titik terang dan kejelasannya yang pasti. 

Sesuai kesepakatan, pihak Disnaker harus mengambil tindakan untuk bisa diselesaikan dalam tempo 1 Minggu dengan menunjukkan bukti-bukti yang lebih Autentik lagi.

Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten Bengkayang, Markus Dalon ketika diwawancarai oleh awak media di ruangannya mengatakan secara tegas dengan mengambil tindakan atau langkah-langkah yang pertama yakni mengambil keterangan lebih lanjut dari Kusnadi beserta bukti-bukti yang bisa dibuktikan.

"Kita juga sudah mengambil dokumen-dokumen dari pihak perusahaan. Kita sudah mengambil kesimpulan bahwa Pak Kusnadi ini benar bekerja di PT Duta Palma Nusantara dengan status pekerja PWKTT dengan SKU pertanggal 1 Maret 2018. Dan beliau juga di PHK dan diputuskan kerja oleh perusahaan dengan hitungan kami selama 3 tahun 8 bulan," Tutur Markus Dalon.

Markus Dalon menjelaskan, setelah melihat dasar dari perusahaan melakukan pemecatan sepihak yakni dengan alasan yang bersangkutan Kusnadi tidak masuk kerja selama 5 hari secara berturut-turut. Akan tetapi jika melihat di aturan PP 35 tentang pemutusan kerja bahwa 5 hari berturut-turut itu harus ada 1 instrumen pendukung yaitu ada pemanggilan cara patut dan tertulis 2 kali berturut-turut, tapi tidak dilakukan oleh pihak Perusahaan PT Duta Palma Nusantara. 

Secara aturan pihak perusahaan PT Duta Palma Nusantara mengabaikan PP Nomor 35 tahun 2021.

Ketika unsur pemanggilan tidak terpenuhi, maka dari pihak Disnaskertrans mengambil kesimpulan bahwa pemutusan kerja ini bukan pengunduran diri, tetapi pemutusan kerja oleh pihak Perusahaan dan secara sepihak.

Atas pemutusan kerja oleh pihak perusahaan ini, maka sesuai dengan aturan PP 35 bahwa yang bersangkutan atas pemutusan kerja berupa pesangon. Karena dengan masa kerja 3 tahun 8 bulan berhak mendapatkan pesangon 4 kali upah sebulan. Kemudian ada penghargaan masa kerja juga yaitu sebesar 2 kali upah kerja dan hak-hak lain yang belum diterima oleh pekerja.

"Ini sudah menjadi keputusan kami. Dalam waktu 7 hari atau paling lama nanti tanggal 15 Februari 2023 untuk kedua belah pihak menyelesaikannya. Kalau nantinya keputusan kami ini diterima oleh PT Duta Palma Nusantara maka penyelesaiannya berakhir, tetapi jika kedua belah pihak tidak mampu menyelesaikan tanggal 15 nanti, maka kami akan meneruskan permasalahan ini ketingkat provinsi karena kami tidak punya Mediator sehingga kami tidak bisa membuat anjuran pada akhirnya hal itu di jadikan instrumen pengajuan Peradilan Perindustrian. Pada dasarnya kami sudah melaksanakan tugas kami untuk membantu menyelesaikan permasalahan ini artinya hari ini kami clear sudah menyelesaikan semuanya," Tegas Markus Dalon.


Oleh : Rinto Andreas/Injil
Editor : R. Hermanto 

08 Februari 2023

Musyawarah Desa Danti Penetapan Penerima BLT DD Tahun 2023

Musdes Desa Danti penetapan KPM BLT DD Tahun 2023.
Bengkayang, Kalbar - Pemerintah Desa Danti, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat melaksanakan musyawarah desa menetapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2023, Rabu (8/2/2023).

Kepala Desa Danti, Nurkholis ketika diwawancarai awak media ini mengatakan untuk tahun 2023 ini keluarga penerima manfaat BLT-Dana Desa Danti, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang tentunya banyak mengalami penurunan menjadi 35 KPM.

"Hal itu sudah sesuai berdasarkan aturan yaitu maksimal 75% karena tidak ada covid lagi ini dari pagu anggaran dana desa tahun 2023," Ucap Nurkholis.

"BLT DD Desa Danti 2023 KPM , Keluarga penerima manfaat harus tepat sasaran yang sebanyak 35 keluarga tidak mampu/miskin Ekstrim," Kata Nurkholis.

Hadir dalam pelaksanaan Kegiatan musyawarah Camat Sanggau Ledo Renaldy, Pemerintah Desa, BPD, RT/RW, Karang Taruna, KPMD, LPMD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pendamping Desa. 

Oleh : Rinto Andreas 
Editor : R. Hermanto