 |
| 38 Gedung Sekolah di Bengkayang Siap Diresmikan, Angin Segar Pendidikan Wilayah Perbatasan. |
BENGKAYANG -- Kabar baik datang dari dunia pendidikan di wilayah perbatasan. Sebanyak 38 gedung sekolah hasil program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, dipastikan siap diresmikan pada 12 Februari mendatang. Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah yang selama ini masih terbatas fasilitasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono, menyampaikan bahwa seluruh sekolah tersebut merupakan penerima program revitalisasi tahun anggaran 2025 yang didanai langsung oleh pemerintah pusat. Program ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA.
“Total ada 38 satuan pendidikan yang sudah selesai direvitalisasi dan siap diresmikan. Ini mencakup hampir semua jenjang pendidikan,” ujar Heru.
Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan lama. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lebih efektif. Hal ini menjadi sangat penting, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah perbatasan yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
Menariknya, rencana peresmian puluhan sekolah ini dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian serius terhadap pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Heru menambahkan, program revitalisasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, yang menekankan percepatan peningkatan mutu layanan pendidikan nasional, tanpa terkecuali daerah terpencil dan perbatasan.
Salah satu sekolah yang merasakan langsung manfaat program ini adalah SMA Negeri 1 Bengkayang. Sekolah tersebut kini memiliki gedung baru dua lantai dengan delapan ruang kelas modern serta ruang tata kelola sekolah yang lebih representatif. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar.
Pemerintah daerah berharap, peresmian 38 gedung sekolah hasil revitalisasi ini bisa menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bengkayang. Lebih dari itu, langkah ini juga diharapkan mampu memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan antara wilayah perbatasan dan daerah perkotaan.
Dengan sekolah yang lebih layak dan fasilitas yang memadai, masa depan pendidikan di Bengkayang kini terlihat semakin cerah. Sebuah langkah nyata yang patut diapresiasi demi generasi muda yang lebih siap dan berdaya saing.
Sumber: ANTARA/Narwati | Editor: Yakop