Ramadan 2026, Antrean SPBU di Belitang Hilir Meningkat, Polisi Intensifkan Patroli - Berita Indokalbar.com -->

21 Februari 2026

Ramadan 2026, Antrean SPBU di Belitang Hilir Meningkat, Polisi Intensifkan Patroli


SEKADAU, Kalbar
- Memasuki hari ketiga Ramadan 2026, aktivitas masyarakat di Kabupaten Sekadau masih terpantau tinggi. Lonjakan mobilitas itu berdampak pada kepadatan antrean kendaraan di sejumlah SPBU, terutama pada jam sibuk pagi dan menjelang waktu berbuka puasa.

Di SPBU Jalan Adi Sucipto, Sungai Ayak III, Kecamatan Belitang Hilir, antrean kendaraan roda dua dan roda empat terlihat lebih panjang dibanding hari biasa. Kepadatan terjadi seiring meningkatnya kebutuhan transportasi warga, baik untuk aktivitas kerja, distribusi logistik, maupun persiapan berbuka.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan, personel Polsek Belitang Hilir melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas pada Sabtu (21/2) sejak pukul 09.00 WIB. Kehadiran petugas difokuskan pada menjaga kelancaran arus kendaraan serta memastikan antrean berlangsung tertib.

Selain pengawasan, personel juga memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat agar tetap disiplin saat mengantre, tidak menyerobot jalur, dan menghindari pembelian BBM secara berlebihan yang dapat memicu kepadatan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa patroli di objek vital merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pada Ramadan, aktivitas masyarakat meningkat dan berdampak pada kebutuhan bahan bakar. Kami memastikan pelayanan tetap berjalan lancar, antrean tertib, dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, isu antrean SPBU dan ketersediaan BBM menjadi perhatian warga dalam beberapa hari terakhir, termasuk di media sosial. Karena itu, kepolisian mengambil langkah proaktif dengan memperkuat patroli dialogis serta memastikan informasi yang berkembang tidak menimbulkan keresahan.

Pemantauan akan terus dilakukan di titik-titik keramaian selama Ramadan, seperti pasar juadah dan pusat aktivitas ekonomi lainnya. Pendekatan preventif dan humanis diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga ketertiban. Ramadan adalah momentum ibadah, mari kita jaga suasana tetap kondusif,” tutupnya. (Rg/Hms)

*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Komentar