Berita Indokalbar.com -->

12 Maret 2026

Polres Sekadau Gelar Apel Operasi Ketupat Kapuas 2026

Foto: Kapolres Sekadau AKBP Andika Wiratama Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026


SEKADAU - Polres Sekadau menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (12/3/2026).


Apel dipimpin Kapolres Sekadau AKBP Andika Wiratama dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Bupati Sekadau Bidang Hukum dan Politik Hermansyah, Wakil Ketua DPRD Sekadau Jefray Raja Tugam, Danramil Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra, Kepala Kantor Kementerian Agama Sekadau Chairuddin, serta perwakilan organisasi perangkat daerah, TNI, PLN, Jasa Raharja, dan tokoh masyarakat.


Apel gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Kapuas 2026 di wilayah hukum Polres Sekadau.


"Apel ini merupakan wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor untuk menyukseskan Operasi Ketupat Kapuas 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar," ujar Kapolres Sekadau.


Operasi Ketupat Kapuas 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Polres Sekadau mengerahkan 38 personel dan tambahan 19 personel untuk penebalan pengamanan.


Polres Sekadau juga mendirikan satu pos pelayanan (Posyan) di Pos Lantas Sekadau serta dua pos pengamanan (Pospam) di Simpang Empat Layu Lapis dan Peniti. Kapolres berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di wilayah Kabupaten Sekadau dapat berjalan dengan baik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.


Polri Gelar Operasi Ketupat 2026, Fokus Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Foto: Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika 


KUBU RAYA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi ini akan berlangsung hingga 29 Maret 2026 dengan fokus memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat.


Polri menyiapkan 2.746 pos pengamanan, termasuk 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu. Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi, pengamanan, dan pelayanan bagi masyarakat.


Pengamanan juga akan difokuskan pada 185.067 objek penting, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.


Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan, pihaknya menyiapkan 85 persen kekuatan personel dan mendapat dukungan dari TNI dan stakeholder terkait.


"Pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2026 di Polres Kubu Raya, sekitar 85 persen personel dilibatkan dan juga ada pelibatan dari TNI maupun stakeholder lainnya untuk melaksanakan pengamanan," ujarnya.


Polres Kubu Raya juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik. 


"Bagi masyarakat yang akan mudik dan ingin menitipkan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, dapat dititipkan di Polres," tegasnya.


Polri juga mengimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan dan mematuhi aturan lalu lintas untuk menjaga keselamatan selama mudik. (Red/Ms)


2.274 Personel Gabungan Amankan Idul Fitri 1447 H Dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026

Polda Kalbar mengerahkan 2.274 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 untuk mengamankan Idul Fitri 1447 H selama 13 hari di berbagai wilayah Kalimantan Barat.
Polda Kalbar mengerahkan 2.274 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 untuk mengamankan Idul Fitri 1447 H selama 13 hari di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melalui Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengerahkan sebanyak 2.274 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026.

Pengamanan tersebut dipimpin oleh Kapolda Kalbar, Pipit Rismanto, yang menyatakan bahwa operasi akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan personel dari Polri serta berbagai instansi terkait guna memastikan keamanan masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

Menurut Pipit, total 2.274 personel yang diterjunkan terdiri dari 730 personel Polri dan 1.544 personel gabungan dari TNI serta instansi terkait lainnya.

“Sebanyak 2.274 personel dilibatkan dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang terdiri dari 730 personel Polri dan 1.544 personel dari TNI serta instansi terkait lainnya,” ujar Pipit di Pontianak, Rabu.

Fokus Pengamanan Arus Mudik Dan Balik Lebaran

Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri, terutama dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolda Kalbar menjelaskan bahwa momentum Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga berdampak besar terhadap berbagai aktivitas masyarakat, termasuk meningkatnya pergerakan orang, aktivitas ekonomi, serta kepadatan transportasi di berbagai wilayah.

Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polda Kalbar akan mendirikan 59 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Barat.

Pos tersebut terdiri dari:

  • 38 Pos Pengamanan

  • 15 Pos Pelayanan

  • 6 Pos Terpadu

Pos-pos ini ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti rumah ibadah, terminal, pelabuhan, bandara, objek wisata, hingga pusat perbelanjaan yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Mobilitas Masyarakat Diprediksi Meningkat

Pipit juga menyebutkan bahwa mobilitas masyarakat pada Idul Fitri tahun ini diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah momentum hari libur nasional yang berdekatan.

Selain arus mudik Lebaran, peningkatan aktivitas masyarakat juga dipicu oleh rangkaian perayaan keagamaan sebelumnya seperti Imlek dan Cap Go Meh, serta libur panjang nasional yang berdekatan dengan perayaan Nyepi.

Kondisi tersebut diprediksi akan memicu lonjakan pergerakan masyarakat, baik untuk perjalanan mudik, wisata, maupun aktivitas ekonomi lainnya.

Komitmen Pengamanan Lebaran

Melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026, Polda Kalbar bersama Tentara Nasional Indonesia, kementerian, lembaga terkait, serta berbagai mitra kamtibmas berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kalimantan Barat berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

11 Maret 2026

Pelajar 18 Tahun Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Kubu Raya

Foto: Korban Kecelakaan di tikungan simpang empat Brimob, Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (11/3/2026)

KUBU RAYA - Seorang pelajar berusia 18 tahun, Antonius Aristo, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil box di tikungan simpang empat Brimob, Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (11/3/2026).

Korban mengendarai sepeda motor KB 5540 DAA dan diduga mencoba mendahului mobil box KB 8935 HF yang dikemudikan Yan Fadli Murdiansyah (39) dari sisi kiri di area tikungan. Jarak yang terlalu dekat dan kondisi jalan yang menikung membuat sepeda motor korban kehilangan kendali dan terjatuh ke arah ban belakang kiri mobil box.

Korban mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RS Kartika Husada, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya AIPTU Ade mengatakan, kecelakaan diduga dipicu kesalahan manuver pengendara sepeda motor saat hendak mendahului kendaraan di area tikungan.

"Diduga pengendara sepeda motor tidak memperhitungkan jarak aman saat hendak mendahului kendaraan di tikungan," jelas Ade.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan manuver berbahaya, terutama saat melintas di tikungan maupun persimpangan jalan. 

Polres Sekadau Gelar Rakor Lintas Sektoral Matangkan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Foto: Polres Sekadau Gelar Rakor Lintas Sektoral Matangkan Pengamanan Idul Fitri 1447 H


SEKADAU - Polres Sekadau menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral untuk mematangkan rencana pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Rabu (10/3/2026).


Rakor dipimpin Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, organisasi keagamaan, tokoh agama, serta para pejabat utama Polres Sekadau dan Kapolsek jajaran.


Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan rakor ini menjadi langkah penting untuk menyatukan strategi pengamanan menjelang Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026.


"Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang mendapat perhatian serius di tingkat pusat, terutama terkait pengamanan lalu lintas dan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri," ujarnya.


Polres Sekadau telah menyiapkan dua pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang akan ditempatkan di titik strategis serta pusat aktivitas masyarakat. Pengamanan juga difokuskan pada deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun bencana alam.


Sekretaris Daerah Sekadau Mohammad Isa mengapresiasi jajaran Polres Sekadau yang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral sebagai langkah antisipasi menjelang Idul Fitri.


Kabagops Polres Sekadau AKP Sugiyanto menjelaskan Operasi Ketupat Kapuas 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan sasaran pengamanan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.


Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, dan MUI Kabupaten Sekadau juga menyampaikan kesiapan mereka dalam mendukung pengamanan Idul Fitri.


Rapat koordinasi tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Sekadau berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Dikira Razia, Ternyata Bagi Takjil di Kubu Raya

Foto: Jajaran Polres Kuburaya bagi-bagi takjil di Jalan Mayor Ali Anyang 


KUBU RAYA - Suasana berbeda terlihat di ruas Jalan Mayor Alianyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, saat waktu menjelang berbuka puasa tiba. Pengendara yang melintas sempat melambat ketika melihat sejumlah personel Polres Kubu Raya berdiri di tepi jalan.


Mereka mengira ada razia lalu lintas, namun dugaan itu langsung sirna ketika polisi yang berjaga justru menyapa dengan ramah sambil menyerahkan paket takjil gratis.


Kegiatan berbagi takjil gratis ini dilakukan oleh jajaran Polres Kubu Raya kepada masyarakat yang melintasi Jalan Mayor Alianyang sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.


Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan kegiatan ini merupakan program sosial yang rutin dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadan.


"Kami bukan melakukan razia, tetapi ingin berbagi takjil bagi pengendara yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa," kata Ade, Rabu (11/3/2026).


Ade menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat. 


"Semoga kegiatan ini bisa membawa berkah di bulan Ramadan sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat," pungkasnya.


Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda