Berita Indokalbar.com -->

08 September 2025

Bupati Kubu Raya Diwakili Asisten Ariyanto Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Desa Sungai Itik

Foto: Bupati Kubu Raya Diwakili Asisten Ariyanto Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Desa Sungai Itik


KUBURAYA - Bupati Kubu Raya yang diwakili Asisten Ariyanto menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah di Masjid Jami' Darul Jalal, Desa Sungai Itik, pada Senin (8/9/2025) pukul 07.00 WIB. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Camat, Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Ridho Maulana, ST, Kepala Desa, tokoh agama, serta ratusan masyarakat.

Foto: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah di Masjid Jami' Darul Jalal, Desa Sungai Itik


Suasana penuh kebersamaan terlihat dari antusiasme warga yang bergotong-royong mempersiapkan kegiatan Maulid yang rutin digelar setiap tahun di Desa Sungai Itik. Dalam sambutannya, Asisten Ariyanto menyampaikan pesan Bupati Kubu Raya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun persaudaraan, persatuan, dan kehidupan yang rukun di tengah masyarakat.


Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Ridho Maulana, ST, turut mengapresiasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sungai Itik. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini bukan hanya menjadi ajang memperkuat iman, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.


"Peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami' Darul Jalal ini adalah contoh bagaimana masyarakat menjaga tradisi Islam yang penuh nilai kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilestarikan dan memberikan berkah bagi Desa Sungai Itik dan seluruh masyarakat Kubu Raya," ungkapnya.


Kegiatan ditutup dengan tausiah agama dan doa bersama, memohon keberkahan serta keselamatan untuk masyarakat Desa Sungai Itik dan Kabupaten Kubu Raya.


Satlantas Polres Sekadau Serahkan Traffic Cone dan Lampu Lalin untuk Edukasi Pelajar

Foto: Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono menyerahkan bantuan dua traffic cone dan dua lampu lalu lintas (Lalin) kepada SMA Negeri 1 Sekadau


SEKADAU - Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono menyerahkan bantuan dua traffic cone dan dua lampu lalu lintas (Lalin) kepada SMA Negeri 1 Sekadau, usai menjadi pembina upacara dalam kegiatan Police Goes to School, Senin (8/9/2025).


Dalam amanatnya, IPTU Sudarsono menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas dengan tema “Tertib Berlalu Lintas untuk Keselamatan Bersama”. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang diperingati setiap 22 September.


Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Sekadau, Yohanes Adi Suhadi, untuk dimanfaatkan sebagai sarana edukasi keselamatan di lingkungan sekolah.


IPTU Sudarsono menjelaskan, traffic cone dan lampu lalu lintas tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan di jalan raya, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi pelajar.


“Melalui sarana ini, siswa dapat belajar langsung mengenai pentingnya rambu dan kelengkapan lalu lintas. Harapannya, pengetahuan tersebut semakin tertanam sehingga mampu membentuk kebiasaan tertib saat berkendara,” jelasnya.


Ia menambahkan, traffic cone biasa digunakan untuk mengatur arus kendaraan, memberi tanda area berbahaya, hingga latihan keterampilan mengemudi. Sementara lampu lalu lintas berperan penting dalam mengatur pergerakan kendaraan dan pejalan kaki agar terhindar dari kecelakaan.


“Memasuki usia ke-70, kami berharap Hari Lalu Lintas Bhayangkara bisa menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya,” pungkasnya.


07 September 2025

Makan Jamur Hutan, Dua Warga Sunsong Meninggal

Foto: Jamur yang diduga beracun yang dikonsumsi korban disunsong


SEKADAU - Peristiwa dugaan keracunan makanan terjadi di Desa Sunsong, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau. Dua orang warga, ibu dan anak, dilaporkan meninggal dunia setelah mengonsumsi jamur hutan yang diduga beracun.


Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kapolsek Sekadau Hulu IPTU Agustam membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (7/9/2025).


“Benar, ada dua korban meninggal dunia, masing-masing ibu dan anak, yakni FL (44) dan putrinya FA (2). Peristiwa ini berawal saat korban bersama keluarga mengonsumsi jamur hutan yang mereka temukan,” jelasnya.


Selain korban meninggal, terdapat tiga orang lainnya yang juga mengalami gejala serupa namun selamat, yakni M (33), YT (1), dan SN (25). Korban selamat sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Sekadau.


IPTU Agustam menjelaskan, peristiwa bermula pada Kamis (4/9) saat sejumlah warga pergi ke hutan untuk mencari jamur jenis kesi atau keluntan. Jamur tersebut kemudian dimasak dan dimakan bersama, disertai minuman jenis tuak. Tidak lama setelah dikonsumsi, para korban mengalami muntah-muntah dan pusing hingga akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan.


“Anak dari FL, yakni FA, meninggal dunia lebih dulu saat perjalanan ke klinik. Sedangkan FL sempat memilih berobat mandiri di rumah, namun kondisinya memburuk dan akhirnya meninggal pada Jumat (5/9) malam,” terangnya.


Kedua korban dimakamkan bersama di pemakaman Katolik Desa Sunsong pada Sabtu (6/9). Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.


Terkait barang bukti, IPTU Agustam menuturkan bahwa sisa jamur yang dikonsumsi sudah dibuang oleh warga setelah kejadian, sehingga tidak ada yang berhasil diamankan. Kepolisian akan berkoordinasi untuk mengambil sampel jamur di sekitar lokasi hutan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Ia menambahkan, pihaknya melalui Unit Reskrim bersama Bhabinkamtibmas telah turun langsung menyampaikan belasungkawa dan memastikan kondisi korban selamat.


“Peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi tumbuhan atau jamur yang belum dipastikan aman. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.


06 September 2025

Pangdam: Pendidikan Dikmaba bagian dari pembangunan kekuatan TNI AD


Singkawang - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Jamallulael, menegaskan bahwa pendidikan pertama bintara (Dikmaba) merupakan bagian penting dari pembangunan kekuatan TNI Angkatan Darat (AD).

Hal tersebut disampaikan saat memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Tupdik Dikmaba) Infanteri TNI AD Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr, Jalan Pasir Panjang, Singkawang Selatan, Sabtu (6/9).

“Pendidikan ini adalah pintu masuk bagi perjalanan panjang pengabdian prajurit. Pencapaian hari ini hanyalah permulaan. Jadikan apa yang sudah diterima selama pendidikan sebagai bekal dalam melaksanakan pengabdian, terus belajar, terus berlatih, dan jangan pernah merasa cukup,” ujar Pangdam.

Pangdam menekankan, tujuan pendidikan Dikmaba adalah membentuk prajurit yang berkarakter Sapta Marga dan sumpah prajurit, memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar keprajuritan golongan Bintara, sekaligus membangun kondisi jasmani yang samapta.

Penutupan Dikmaba Infanteri TA 2025 ini lanjutnya, menjadi momentum penting bagi TNI AD dalam menyiapkan sumber daya prajurit yang profesional, berkarakter, serta siap mendukung program pembangunan kekuatan pertahanan negara.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga meresmikan Masjid Al-Ikhlas Dodik Bela Negara Rindam XII/Tpr yang dibangun dengan semangat gotong royong. Masjid tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan mental dan spiritual bagi prajurit, siswa, serta keluarga besar Rindam XII/Tpr.

“Saya berharap keberadaan masjid ini dapat semakin meningkatkan kualitas keimanan prajurit dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Selain itu, Pangdam juga menyerahkan santunan kepada warakawuri dan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial TNI AD terhadap masyarakat.

Upacara penutupan Dikmaba kali ini diikuti 224 peserta yang selanjutnya akan menempuh pendidikan kecabangan Infanteri di Rindam XII/Tpr. Dari ratusan peserta tersebut, Rafael Tetelo Luna, putra asli suku Dayak dari Kota Sekadau, berhasil meraih predikat lulusan terbaik.

Oleh : Narwati/ANTARA

Musda PKS Kubu Raya Tetapkan Salahudin Ketua DPD Periode 2025–2030

Foto: Salahudin, ST., MT. Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kubu Raya Periode 2025-2030. 


KUBU RAYA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kubu Raya resmi menetapkan Salahudin, ST., MT. sebagai Ketua DPD PKS Kubu Raya periode 2025–2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Dangau, Sabtu (6/9/2025).


Dalam sambutannya, Salahudin menyampaikan komitmen PKS untuk berkolaborasi dengan seluruh partai politik serta bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kabupaten Kubu Raya.


“Kita ingin membangun kolaborasi, bukan sekadar menjadi oposisi. Program-program pemerintah daerah yang baik untuk masyarakat akan kita dukung, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan,” ujarnya.


Secara internal, PKS Kubu Raya menargetkan dapat meraih 7 kursi legislatif pada pemilu mendatang. Selain itu, PKS juga mempersiapkan kader terbaik untuk maju sebagai calon kepala daerah pada Pilkada Kubu Raya di masa depan.


Salahudin menegaskan, sesuai arahan Presiden PKS, fokus utama partai adalah pada pembinaan kader, kemenangan pemilu, dan pelayanan publik.


“Insya Allah, kita akan turun langsung ke masyarakat, membangun jaringan yang kuat, dan menjalin komunikasi sejajar dengan partai politik lain serta pemerintah daerah. PKS siap menjadi mitra strategis dalam pembangunan Kubu Raya,” katanya.


Dalam struktur baru hasil Musda, terdapat sejumlah pergeseran bidang sesuai nomenklatur terbaru. Namun, menurut Salahudin, seluruh kader siap mengemban amanah di posisi manapun.


“Apapun amanah yang diberikan, kami siap melaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kebaikan masyarakat,” pungkasnya. (MS)






05 September 2025

Kapolres Bengkayang Kalbar ajak personel teladani akhlak Rasulullah


Bengkayang - Kapolres Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) AKBP Syahirul Awab mengajak personelnya untuk meneladani akhlak Rasulullah guna mewujudkan Polri Presisi, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2025 Masehi, Jumat.

AKBP Syahirul Awab menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting bagi seluruh personel untuk meneladani nilai-nilai luhur Rasulullah SAW.

“Nilai kejujuran, kasih sayang, keadilan, kesederhanaan, dan keberanian yang diwariskan Rasulullah SAW menjadi fondasi penting bagi Polri dalam mewujudkan Polri Presisi yang prediktif, responsif, dan transparan berkeadilan, guna mendukung Asta Cita bangsa,” ujarnya di Bengkayang.

Ia juga menyinggung dinamika nasional, termasuk adanya aksi demonstrasi di sejumlah wilayah. Menurutnya, Polri bersama TNI berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dengan pendekatan humanis dan dialogis.

“Sinergi dan pendekatan yang mengedepankan komunikasi persuasif harus terus dijalankan agar masyarakat merasa aman dan dilayani dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Ustadz Helmi Yahya mengajak seluruh jamaah menjadikan Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Ia menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi, yaitu shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathanah (cerdas), dan tabligh (menyampaikan kebenaran).

“Rasulullah adalah teladan terbaik. Jika kita meneladani akhlaknya, insyaAllah kita akan menjadi pribadi yang lebih baik, keluarga yang harmonis, dan masyarakat yang damai. Polri pun diharapkan mencontoh sifat Rasulullah dalam bersikap adil, jujur, dan penuh kasih sayang,” kata Ustadz Helmi.

Momen ini pun Polres Bengkayang juga membagikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 20 masyarakat yang membutuhkan. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekitar.

Oleh : Narwati/ANTARA

04 September 2025

Wali Kota Singkawang dorong percepatan akses Keuangan lewat TPAKD


Singkawang - Wali Kota Singkawang, Kalbar Tjhai Chui Mie mendorong percepatan akses keuangan lewat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan menegaskan pentingnya kerja keras dan inovasi untuk mempercepat akses keuangan di daerah.

Wali Kota menyoroti capaian program kerja TPAKD tahun 2024, khususnya pada aspek peningkatan literasi keuangan, optimalisasi produk dan layanan keuangan, serta penguatan infrastruktur akses keuangan.

Menurutnya, langkah tersebut harus ditingkatkan agar Singkawang tidak tertinggal dibanding daerah lain di Kalimantan Barat.

“Melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, saya optimistis Singkawang dapat menjadi salah satu daerah dengan tingkat inklusi keuangan yang tinggi di Kalimantan Barat. Baik dalam bentuk peningkatan kesejahteraan, pengurangan kesenjangan, maupun pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” kata Tjhai Chui Mie dalam rapat pleno TPAKD.

Pertemuan ini, katanya, dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi capaian program kerja TPAKD 2024, menyusun tema dan program kerja tahun 2025, serta menyosialisasikan mekanisme penilaian TPAKD Award dan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKD).

Dia menyampaikan, apresiasi kepada OJK Kalimantan Barat atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan kepada TPAKD Singkawang.

Menurutnya, kerja sama tersebut sangat penting dalam memperluas akses keuangan masyarakat dan memperkuat ekosistem keuangan inklusif di daerah.

Ia menekankan bahwa percepatan akses keuangan merupakan strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fokus utama diarahkan pada penguatan literasi keuangan, dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pembangunan ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“TPAKD harus mampu menjadi motor penggerak literasi dan inklusi keuangan di Singkawang. Dengan begitu, masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan,” ujarnya.

Melalui rapat pleno ini, Pemerintah Kota Singkawang berharap TPAKD mampu merumuskan program kerja yang tepat sasaran sehingga dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, memperkuat perekonomian daerah, serta mendorong pertumbuhan yang lebih merata.

Oleh : Narwati/ANTARA

Walikota Singkawang: Mall pelayanan publik mudahkan administrasi


Singkawang - Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat Tjhai Chui Mie mengatakan, mall pelayanan publik (MPP) di kota setempat dapat mempermudah layanan administrasi dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Layanan ini akan memudahkan mereka yang mengalami kesulitan dalam mengurus dokumen pada jam kerja reguler," ujarnya saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah instansi vertikal, BUMN, dan BUMD yang bergabung dalam MPP, di Ruang Bumi Bertuah, Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu.

Kerja sama tersebut katanya, merupakan perpanjangan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Kehadiran MPP diharapkan bisa membantu masyarakat, termasuk pedagang dan petani, dengan jam layanan yang lebih fleksibel.

Ia menegaskan, pentingnya promosi layanan MPP agar semakin dikenal luas oleh publik. Selain itu, monitoring dan evaluasi juga diminta dilakukan secara rutin sedikitnya sebulan sekali, sehingga pelayanan yang diberikan dapat terus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMTK) Kota Singkawang Yasmalizar menambahkan, MPP merupakan bagian dari agenda reformasi birokrasi. Menurutnya, kehadiran instansi vertikal, BUMN, dan BUMD dalam MPP akan memperkuat integrasi pelayanan.

“Dengan bergabungnya berbagai instansi, layanan publik akan lebih transparan, efisien, dan terintegrasi. Hal ini sejalan dengan semangat pemerintah pusat dalam menghadirkan pelayanan yang berdaya saing,” ujarnya.

Yasmalizar berharap MPP dapat menjadi pusat layanan terpadu yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hingga saat ini, terdapat empat perangkat daerah yang sudah bergabung dalam MPP, yakni DPMTK, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Badan Pendapatan Daerah.

Selain itu, ada pula 10 instansi vertikal, BUMN, dan BUMD yang turut serta, di antaranya Kejaksaan Negeri Singkawang, Kantor Imigrasi Kelas I, Kantor Pajak Pratama, Pengadilan Agama, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Singkawang, UPT PPD Samsat, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Singkawang, serta Bank Kalbar.

Oleh : Narwati/ANTARA

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Polres Kubu Raya, Ustaz Zein Muchsin HAZ, Lc : Polisi Bukan Sekedar Profesi

Foto: Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Polres Kubu Raya


KUBU RAYA - Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Polres Kubu Raya berlangsung khidmat dan penuh makna. Bertempat di Masjid Baitul Mukmin, Jalan Mayor Alianyang, kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kubu Raya, personel kepolisian, ASN, hingga masyarakat Kecamatan Sungai Ambawang, Kamis (4/9/2025) pagi.


Dalam momentum tersebut, Ust Zein Muchsin HAZ, Lc hadir sebagai penceramah. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, terutama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.


“Menjadi seorang polisi bukanlah sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa. Polisi adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ini amanah mulia yang tidak semua orang mampu memikulnya,” ujar Ustaz Zain di hadapan jamaah.


Polisi, Ketegasan dan Kasih Sayang


Dalam ceramahnya, Ust Zein Muchsin HAZ, Lc, menggambarkan bahwa tugas polisi identik dengan pengorbanan, bahkan hingga nyawa. Namun di balik ketegasan dalam menegakkan hukum, seorang polisi sejati juga dituntut untuk memiliki kasih sayang kepada rakyat kecil.


“Polisi tegas terhadap pelanggar hukum, tapi lembut kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan. Ketika polisi jujur, disiplin, dan berintegritas, masyarakat akan merasa aman dan percaya,” tambahnya.


Ustaz Zein Muchsin HAZ, Lc juga mendoakan agar seluruh anggota kepolisian selalu diberi kekuatan, kesehatan, dan keteguhan hati dalam mengemban tugas negara.


Takut kepada Allah sebagai Benteng


Selain membahas tugas mulia Polri, Ustaz Zein Muchsin HAZ, Lc juga menekankan pentingnya rasa takut kepada Allah SWT (khauf). Menurutnya, takut kepada Allah bukan rasa takut yang melemahkan, melainkan ketenangan yang melahirkan kehati-hatian dalam ucapan, tindakan, dan pergaulan.


“Rasa takut itu akan menjadi benteng. Saat ada kesempatan berbuat dosa, rasa takut kepada Allah akan mengingatkan: ‘Jangan! Allah melihatmu.’ Inilah yang menjadikan seorang hamba mulia,” tegasnya.


Ia pun mengajak jamaah untuk meneladani sikap Nabi Muhammad SAW yang senantiasa membalas keburukan dengan kebaikan, bahkan kepada orang yang menghina atau menyakitinya.


Momentum Kebersamaan Polisi dan Masyarakat


Kabag SDM Polres Kubu Raya, AKP Dede Hasanudin, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menyampaikan bahwa perayaan Maulid Nabi kali ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antara polisi dan masyarakat.


“Perayaan Maulid Nabi di Polres Kubu Raya ini menjadi pengingat bahwa pengabdian polisi bukan semata tugas formal, melainkan amanah yang harus dijalani dengan keikhlasan dan akhlak mulia. Kehadiran masyarakat bersama personel Polri dalam satu majelis doa menunjukkan bahwa kebersamaan inilah yang akan memperkuat kita dalam menjaga keamanan dan kedamaian,” ujar Aiptu Ade.


Ade menambahkan, pesan moral yang disampaikan dalam ceramah diharapkan dapat menjadi pegangan bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.


“Semoga apa yang disampaikan Ustaz tadi tidak hanya didengar, tapi diamalkan. Karena kejujuran, integritas, dan kasih sayang adalah nilai yang harus melekat pada setiap anggota Polri,” imbuhnya.


Kegiatan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Polres Kubu Raya ditutup dengan doa bersama, diiringi suasana khidmat dan penuh kekeluargaan antara polisi dan masyarakat.



Kakak Gelapkan Motor Adik Kandung di Kubu Raya

 

Foto: Pelaku Penggelapan motor di kubu raya 

KUBU RAYA - Kasus penggelapan motor di Kabupaten Kubu Raya ini menyisakan cerita miris. Seorang pria berinisial DY (29), warga Pontianak Utara, tega menggelapkan motor milik adik kandungnya sendiri. Lebih ironis lagi, motor jenis Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi KB 3126 SX itu dijual murah hanya seharga Rp3 juta.


Peristiwa ini terjadi pada Rabu (27/8/2025). DY datang ke rumah orang tuanya di Komplek Alfeka, Desa Ampera. Ia meminjam motor adiknya melalui sang ibu dengan alasan hendak mengambil ponsel yang tertinggal di rumah. Awalnya sang ibu menolak, namun bujukan DY yang berjanji akan membawa anaknya berkunjung membuat sang ibu luluh.


Namun janji tinggal janji. Setelah membawa motor itu, DY tak kunjung kembali. Hingga Sabtu (30/8/2025), ketika pulang ke rumah orang tuanya, DY akhirnya mengaku motor sang adik sudah ia jual di kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur, dengan harga hanya Rp3 juta.


Mendengar pengakuan itu, sang ibu dan korban tak mampu menyembunyikan rasa kecewa. Motor yang nilainya mencapai Rp25 juta, lenyap hanya karena ulah kakak kandung yang tega mengkhianati kepercayaan keluarga sendiri. Laporan pun segera dilayangkan ke Polsek Sungai Ambawang.


Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Prambudi, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.


“Setelah menerima laporan, Unit Reskrim bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya berhasil kami amankan pada Rabu (3/9/2025) saat kembali ke rumah orang tuanya. DY mengakui perbuatannya,” jelas Aiptu Ade, Kamis (4/9/2025).


DY kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Sementara itu, polisi masih terus memburu keberadaan motor Honda Vario hitam yang sudah dijual pelaku.


“Kasus ini masih kami kembangkan. Keberadaan motor hasil penggelapan itu sedang kami telusuri,” tegas Ade. (**/Ms)




Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda