Berita Indokalbar.com -->

03 September 2025

Penemuan Mayat di Jalan Sekadau - Sintang, Korban Rendy Warga Gonis Tekam

Foto: Polisi identifikasi dan Evakuasi korban lakalantas tunggal di depan Cristian Center, Desa Bokak Sebumbun 


SEKADAU - Warga Kabupaten Sekadau digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di pinggir Jalan Raya Sekadau-Sintang KM 9, tepatnya di depan Kristian Center, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (3/9/2025). Korban diduga meninggal akibat kecelakaan tunggal.


Kapolres Sekadau, AKBP Donny Molino Manoppo, melalui Kasat Lantas Polres Sekadau, IPTU Sudarsono, menyebutkan korban bernama Rendy (27), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga mengalami kecelakaan pada Selasa malam, 2 September 2025. 


"Korban ditemukan bersama sepeda motor Honda Verza berwarna merah hitam tanpa pelat nomor, dan tidak menggunakan helm saat berkendara," jelas IPTU Sudarsono.


Menurut keterangan IPTU Sudarsono, pada malam itu korban diduga dalam perjalanan pulang menuju rumah temannya di Bokak Sebumbun setelah sempat menemui pacarnya. Setibanya di lokasi, keduanya terlibat pertengkaran.


"Diduga setelah pertengkaran, korban mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Korban kehilangan keseimbangan, terjatuh, dan masuk ke dalam tebing di lokasi kejadian," tuturnya.


Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


IPTU Sudarsono mengimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan.


Kecelakaan Maut di Mandor, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

Foto: Lakalantas di Jalan Raya Simpang Empat Pasar Mandor, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak


LANDAK - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Mandor pada Selasa (2/9/2025) sekitar pukul 05.00 WIB, sebuah sepeda motor Yamaha Mio M3 tanpa nomor polisi menabrak bagian belakang mobil pick up KB 8710 BB di Jalan Raya Simpang Empat Pasar Mandor, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak.


Akibat insiden tersebut, satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang penumpangnya mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RS Rubini Mempawah.


Petugas Lantas Polsek Mandor yang cepat tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa kendaraan pick up dan sepeda motor, serta mengevakuasi korban. 


Korban meninggal diketahui bernama Chairul Mustika Dermawan (31), warga Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Sementara itu, penumpang motor bernama Andika (35), warga Desa Munggu, Kecamatan Ngabang, mengalami luka jahit pada kepala dan dagu serta lecet di kaki.


Sementara itu, sopir mobil pick up, Rusdiadi (52), warga Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan, dilaporkan selamat dari kecelakaan tersebut.


Menurut keterangan saksi mata, Sabariah (52), sebelum kejadian mobil pick up melaju pelan dari arah Pontianak menuju Ngabang dan hendak berhenti untuk membeli minuman di Pasar Mandor. Namun, tiba-tiba sepeda motor Yamaha Mio M3 yang datang dari arah belakang dengan kecepatan tinggi menabrak bagian belakang kendaraan pick up tersebut.


Kecelakaan ini menyebabkan satu korban meninggal dunia di tempat, satu korban luka berat, dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp7 juta. Barang bukti berupa mobil pick up KB 8710 BB dan sepeda motor Yamaha Mio M3 telah diamankan oleh Anggota Polsek Mandor.


Secara terpisah, Kapolsek Mandor IPTU Yulianus van Chanel, TK, S.I.P. membenarkan adanya kecelakaan tersebut.


“Benar, telah terjadi laka lantas di Jalan Raya Simpang Empat Pasar Mandor. Satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Mandor,” ujarnya.


Kapolsek menambahkan, pihaknya mengingatkan agar seluruh pengendara selalu waspada, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi jalan.


“Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, apalagi di area padat aktivitas masyarakat seperti pasar. Keselamatan adalah hal utama, jangan sampai kelalaian mengakibatkan nyawa melayang,” tegasnya.


Kapolsek juga berpesan agar masyarakat senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas serta menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman demi menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polsek Mandor. (**)


02 September 2025

Gubernur Kalbar terima langsung aspirasi demo mahasiswa


Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Ketua DPRD Kalbar Aloysius dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto turun langsung menemui dan menerima aspirasi mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kalbar, Pontianak, Senin.

"Mahasiswa ini sudah seperti anak-anak saya sendiri. Menerima aspirasi mereka juga penting, terlebih untuk kemajuan Kalbar," kata Norsan di Pontianak, Senin.

Dalam kesempatan itu, Norsan berdialog dengan mahasiswa secara terbuka tanpa sekat maupun pengamanan berlebih. Ia menyebut kehadirannya bukan hanya sebagai kepala daerah, melainkan juga sebagai seorang ayah yang ingin mendengarkan suara anak-anaknya.

Ia memberikan apresiasi terhadap cara mahasiswa menyampaikan aspirasi yang dinilainya berlangsung tertib dan santun. Menurutnya, demonstrasi merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi, namun harus tetap dilakukan secara terukur.

"Saya ingin aksi demo dilakukan secara terukur, terkoordinir, dan tidak merugikan pihak lain. Semua permasalahan insya Allah bisa diselesaikan lewat musyawarah dan mufakat," tuturnya.

Norsan juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai prasyarat pembangunan daerah.

"Mari kita sikapi situasi dan kondisi dengan arif dan bijaksana, serta tidak mudah terpancing berita hoaks. Semoga Kalimantan Barat, khususnya Indonesia, tetap aman, damai, tenteram, dan harmonis," kata Dia Norsan.

Aksi mahasiswa di depan DPRD Kalbar pada hari itu berjalan damai di bawah pengawasan aparat keamanan. Massa menyampaikan aspirasi mereka terkait sejumlah kebijakan nasional dan daerah, sementara jajaran pimpinan daerah menyatakan siap menampung masukan serta melanjutkannya melalui mekanisme yang berlaku.

Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA

Mendadak, Bupati Ajak Rapat Camat Sui Ambawang dan Camat Kuala Mandor B Serta Para Kades

Bupati Kuburaya, Sujiwo ajak Camat Sungai Ambawang, Camat Kuala Mandor B, serta sejumlah kepala desa di wilayah tersebut rapat dadakan pada Selasa (2/9).


KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo secara mendadak menggelar rapat bersama Camat Sungai Ambawang, Camat Kuala Mandor B, serta sejumlah kepala desa di wilayah tersebut pada Selasa (2/9). Rapat yang berlangsung di ruang kerja Bupati ini membahas keluhan masyarakat terkait maraknya kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan desa dan permukiman warga.


Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan keprihatinannya terhadap dampak buruk lalu lintas kendaraan bermuatan berat, terutama terhadap infrastruktur jalan kabupaten yang baru saja diperbaiki.


“Ini bukan hanya tentang kenyamanan masyarakat, tapi juga soal keberlangsungan infrastruktur yang kita bangun dengan anggaran daerah. Jalan kabupaten yang baru diperbaiki akan cepat rusak jika terus-menerus dilalui kendaraan bermuatan berlebih. Ini harus kita antisipasi segera,” tegas Bupati.


Menurutnya, jalan desa dan kabupaten dibangun dengan spesifikasi tertentu yang tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan berat seperti truk pengangkut hasil tambang, kayu, atau sawit. 


Jika tidak ada pengaturan tegas, anggaran daerah akan terus terbebani untuk perbaikan jalan yang seharusnya bisa bertahan lebih lama.


Camat Sungai Ambawang, Jurin,SE dan Camat Kuala Mandor B, H. Muhamad diminta segera melakukan koordinasi dengan seluruh kepala desa untuk mendata titik-titik rawan serta perusahaan yang aktif melintas di jalur tersebut. 


Bupati juga menginstruksikan pembentukan tim gabungan untuk inspeksi lapangan dan menyusun rekomendasi teknis dan administratif.


Beberapa kepala desa yang hadir menyampaikan bahwa keluhan masyarakat terus meningkat, terutama soal keselamatan pengguna jalan dan debu yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan besar tersebut. Tidak sedikit warga yang merasa cemas karena kondisi jalan licin dan rusak parah, terutama saat musim hujan.


“Kalau tidak ada pengawasan, jalan ini bisa rusak lagi dalam waktu singkat, padahal baru saja diperbaiki,” kata Mat Ali Kepala Desa Kuala Mandor B.


Langkah awal yang diambil dari rapat tersebut adalah pembentukan tim pengawasan yang melibatkan kecamatan dan desa, serta rencana penertiban kendaraan bertonase besar yang tidak sesuai aturan.


Pemerintah daerah juga berencana memanggil pihak perusahaan untuk duduk bersama dan mencari solusi bersama.


Masyarakat berharap, pemerintah daerah bertindak tegas dan tidak membiarkan kerusakan jalan terus terjadi akibat kendaraan bermuatan melebihi kapasitas. (Ms)


Kades Engkersik Imbau Warga dan Pelajar Tidak Mudah Terprovokasi Isu

Foto: Surat edaran pemerintah Desa Engkersik.


SEKADAU - Menyikapi situasi dan kondisi kurang kondusif terkait adanya aksi unjuk rasa diberbagai daerah, Kepala Desa Engkersik Sukardiyanto mengeluarkan imbauan nomor: 400.10.2/1384/2014/DE-2025 tanggal 2 September 2025 untuk disampaikan kepada warga dan khususnya para pelajar atau mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perkotaan untuk selalu mawas diri.


Kades juga berpesan untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar yang dinilai mengandung bawang yang bisa memupuskan harapan dan masa depan kaum muda.


Selain itu, selalu menghindari kelompok yang anarkis dan jangan mudah ikut-ikutan terhadap hal-hal yang tidak jelas tujuannya. 


Kades juga berpesan untuk mengutamakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban umum untuk kebaikan kita bersama.


"Jangan ikut-ikutan dengan aksi-aksi yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Fokuslah menempuh pendidikan dan instruksi dari sekolah dan atau kampus masing-masing," ujar Kades.


Selain itu, kades juga menekankan terkait problematika yang ada tentunya sudah ada yang lebih memahami dan kita berharap apa yang menjadi aspirasi masyarakat dapat terwujud melalui wakil rakyat di parlemen.


"Selaku Kepala Desa Engkersik, saya berharap tidak ada warga kita yang terpengaruh dengan isu dan situasi yang berkembang saat ini demi keamanan dan kenyamanan kita bersama," harap Kades.


01 September 2025

Bangun Ruang Komunikasi, Kajari Sekadau Gelar Ngopi Bersama Awak Media

Foto: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sekadau, Adyantana Meru Herlambang bersama sejumlah awak media dikabupaten sekadau 


SEKADAU - Bangun ruang komunikasi, Kejaksaan Negeri Sekadau gelar Ngopi Bersama awak media di aula kantor kejaksaan negeri Sekadau komplek pemerintahan kabupaten sekadau, Senin (1/9/2025).


Pada kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sekadau, Adyantana Meru Herlambang, menyampaikan bahwa dengan Ngopi Bersama menjadi ruang komunikasi antara Kejaksaan dengan rekan-rekan media.


“Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana komunikasi antara Kejaksaan Negeri Sekadau dengan rekan-rekan media. Harapannya, sinergi dan kerja sama yang baik dapat terus terjalin dalam memberikan informasi yang benar dan bermanfaat kepada masyarakat,” ujar Kajari Sekadau, Adyantana Meru Herlambang.


Acara yang berlangsung santai tersebut diisi dengan silaturahmi dan tukar pendapat antara awak media Sekadau dengan Kajari Sekadau. 


Melalui diskusi ini, diharapkan terbangun keterbukaan serta pemahaman bersama terkait peran media dan Kejaksaan dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat.


Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 yang mengusung tema Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju. (MS)


PWI Kalbar Siap Dukung Kepemimpinan Akhmad Munir, Tegakkan Kode Etik dan Jurnalisme

Foto: Pengurus PWI Provinsi Kalimantan Barat 


JAKARTA - Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori menyambut positif hasil Kongres Persatuan PWI 2025 yang digelar di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/08/2025).


Ia mengucapkan selamat atas terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketua PWI Pusat 2025 - 2030, beserta Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S Depari.


Kundori menyebut, kongres yang mengusung tema “Bangkit Bersatu” ini menjadi momentum penting dalam sejarah PWI untuk membangun pers yang lebih kuat.


“Sebagai pilar keempat demokrasi, pers harus kuat dan bermartabat,” katanya.


Senafas dengan itu, ia berharap di bawah kepemimpinan Akhmad Munir, program-program pusat untuk daerah yang selama ini sudah berjalan dapat dilanjutkan, seperti peningkatan kompetensi yang dibutuhkan—sehingga pers dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar, tidak melanggar etik.


“Nah, dengan dirupsi digitalisasi saat ini, kita tetap jangan melenceng dalam menjalankan kode etik dan menjalankan jurnalisme yang benar,” tambahnya.


Sebelumnya, kongres yang digelar dalam rangka pemilihan Ketua Umum PWI masa periode 2025 - 2030 tersebut diikuti oleh dua calon, Akhmad Munir dan Hendry Ch Bangun.


Akhmad Munir yang juga Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara itu terpilih setelah memperoleh 52 suara. Sementara calon ketua umum lainnya, Hendry Ch Bangun, memperoleh 35 suara.


Kundori turut mengucapkan terima Kasih kepada Ketum PWI Pusat hasil Kongres Bandung 2023 dan Hasil KLB 2024 atas program-program kerja yang dilakukan selama ini.


“Program-program yang memang dibutuhkan kami-kami di daerah, semoga bisa dilanjutkan dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan baru,” ujarnya.


*PWI Kalbar Solid Jalankan Amanah Organisasi*


Sementara itu, Arman Hairiadi, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Kalbar menyambut baik tekad Akhmad Munir yang ingin menjadikan organisasi pers ini semakin solid dan modern. Kemudian melindungi kebebasan pers serta meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan.


"Ini sejalan dengan tekad kami di Kalbar, PWI semakin solid, melindungi kebebasan pers dan meningkatkan profesionalisme. Termasuk meningkatkan kesejahteraan wartawan, khususnya PWI Kalbar," katanya.


Arman percaya, Akhmad Munir mampu menahkodai PWI dengan baik. PWI Kalbar siap mendukung kepemimpinannya demi kemajuan organisasi wartawan yang tertua dan terbesar di Indonesia ini.


"PWI Kalbar selalu mendukung Ketum hasil keputusan kongres PWI yang resmi dan sah," lugasnya.


Pada Kongres Persatuan PWI 2025, Arman menjadi salah satu peninjau. Dia menilai kongres berlangsung dengan baik dan lancar. Tidak heran, hasil kongres ini diterima seluruh peserta.


"Selamat kepada bapak Akhmad Munir yang terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat. PWI Kalbar siap berkolaborasi memajukan Persatuan Wartawan Indonesia," pungkas Arman. (**)


31 Agustus 2025

H. Abdullah Legislator Golkar Menyampaikan Fungsi Dewan Ada Tiga, Ini Jelasnya

Foto: Legislator dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kapuas H. Abdullah S.E


KUALA KAPUAS - Legislator dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kapuas H. Abdullah S.E menjelaskan Fungsi Dewan ada tiga yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan.


"Fungsi legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran adalah kewenangan dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan fungsi pengawasan adalah mengontrol dan mengawasi jalannya pemerintahan daerah dan pelaksanaan perda serta APBD", kata Abdullah saat dihubungi via WhatsApp pribadi nya, Sabtu (30/8/2025).


Abdullah wakil rakyat yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Kapuas Hilir, Pulau Petak, Kapuas Murung dan Dadahup ini mengatakan, Satu fungsi legislasi DPRD bertugas membuat peraturan daerah (Perda) bersama bupati, Fungsi ini juga diwujudkan dalam membahas dan menyetujui rancangan Perda tentang APBD yang diajukan oleh kepala daerah. 


Dua fungsi anggaran Kewenangan dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama kepala daerah. DPRD akan membahas dan memberikan persetujuan atas rancangan APBD yang diajukan bupati. 


Tiga fungsi pengawasan Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah yang sudah dibuat bersama pemerintah daerah. Mengontrol penggunaan anggaran daerah (APBD) untuk memastikan sesuai dengan yang disepakati dan tidak disalahgunakan. 


"Mengevaluasi kinerja kepala daerah dan perangkat daerah dalam menjalankan tugas-tugasnya, Menerima dan menindaklanjuti laporan atau aspirasi masyarakat terkait kinerja pemerintah daerah," tutup Abdullah.(Fajar)


30 Agustus 2025

Ketua DAD Kota Pontianak Serukan Perdamaian dan Kecaman Tindakan Anarkis

Foto: Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, SH


PONTIANAK - Menyikapi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang belakangan ini memanas di Kota Pontianak, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, SH, mengeluarkan imbauan tegas yang berisi seruan untuk menjaga persatuan serta menolak segala bentuk aksi kekerasan.


Dalam pernyataan resminya, Yohanes Nenes mengutuk keras tindakan anarkis yang terjadi beberapa hari terakhir dan dinilai telah merusak tatanan sosial serta mengganggu stabilitas keamanan di Kota Pontianak.


“Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata. Kami dari pengurus DAD Kota Pontianak mengutuk keras segala bentuk tindakan anarkis dan brutal yang merusak fasilitas umum serta mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” tegas Yohanes (30/8).


Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah keharmonisan yang telah terjalin di Kota Pontianak. 


DAD Kota Pontianak juga menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah hukum yang diambil oleh aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga situasi tetap kondusif.


“Kami mendukung langkah-langkah hukum dari pihak kepolisian serta pemerintah daerah demi menjaga Kota Pontianak tetap aman, damai, dan kondusif,” lanjutnya.


Yohanes juga menyerukan agar setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib, dan bermartabat, tanpa merusak fasilitas umum atau mengganggu ketenangan warga lainnya.


Di akhir pernyataannya, Ketua DAD Kota Pontianak menegaskan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan kedamaian bersama.


“Mari kita ingat, bahwa Kota Pontianak adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan segelintir pihak merusak persaudaraan dan persatuan yang telah lama kita jaga,” tutup Yohanes Nenes.


Pernyataan ini diharapkan dapat meredam ketegangan serta memperkuat semangat persaudaraan antar warga Kota Pontianak, khususnya dalam menjaga harmoni dan stabilitas daerah.


(Humas DAD kota)


Wamen Komdigi, Nezar Patria Membuka Kongres Persatuan PWI 2025

Foto: Pembukaan Kongres Persatuan PWI 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/8/2025).


JAKARTA – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, secara resmi membuka Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/8/2025). Kongres ini mengusung tema “Bangkit Bersatu".


Dalam sambutannya, Nezar Patria menyampaikan pentingnya momentum kongres tersebut sebagai ruang konsolidasi insan pers nasional.


“Ajang ini menjadi sarana silaturahmi, memperkuat pers nasional, serta mendiskusikan langkah dan visi ke depan. Siapapun yang terpilih sebagai ketua umum adalah kesepakatan kita bersama,” ujar Nezar.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum pada Kementerian Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, juga menyampaikan apresiasinya. Ia berharap kongres ini mampu melahirkan kepemimpinan yang membawa semangat kebersamaan.


“Selamat atas terselenggaranya Kongres Persatuan PWI 2025. Semoga terpilih ketua umum dan dewan kehormatan PWI Pusat yang dapat terus membangkitkan persatuan serta semangat kesatuan di lingkungan PWI, guna bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ucapnya.


Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menegaskan, bahwa kongres kali ini menjadi ujian sekaligus momentum pemersatu PWI.


“Saya senang dengan adanya kongres persatuan ini. Ujian bagi PWI, layaknya Indonesia yang dirongrong turbulensi, namun tetap utuh, rukun, dan damai. Pers harus kuat menciptakan iklim informasi yang sehat dan bermanfaat,” katanya.


Komaruddin pun mengibaratkan, dinamika yang terjadi di tubuh PWI layaknya seperti di dalam rumah tangga. Ia berharap kongres ini menjadi solusi penting untuk PWI lebih solid ke depannya.


“Layaknya suami-istri yang bertengkar, boleh lah bertengkar, tapi rumahnya jangan dibakar. Cukuplah kemarin itu. Ke depan, mari kita satukan dan tingkatkan,” pesannya. (**)


Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda