Berita Indokalbar.com -->

21 Agustus 2025

Polres Sekadau Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2025

Foto: Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, S.H., S.I.K., M.Si.


SEKADAU - Kepolisian Resor Sekadau menggelar upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, S.H., S.I.K., M.Si., di halaman Mapolres Sekadau, Kamis (21/8).


Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Dengan Semangat Hari Juang Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju”. Turut hadir Wakapolres Sekadau Kompol Asep Mustopa Kamil, S.H., M.H., para Pejabat Utama, Perwira, Bintara, serta ASN Polres Sekadau.


Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri oleh Perwira yang ditunjuk. Kapolres Sekadau selaku Inspektur Upacara juga membacakan Proklamasi Polisi, yang merupakan tonggak bersejarah lahirnya Hari Juang Polri.


Hari Juang Polri bermula pasca Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, ketika Polisi Istimewa di bawah pimpinan Moehammad Jasin menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia pada 21 Agustus 1945. Proklamasi Polisi saat itu dibacakan di Surabaya, disertai pawai siaga sebagai bentuk kesiapan menghadapi Jepang dan Sekutu.


Semangat perjuangan yang diwariskan kemudian diresmikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Keputusan Kapolri Nomor: Kep/95/I/2024, yang menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri.


Kapolres AKBP Donny mengatakan peringatan Hari Juang Polri, bukan hanya sebatas mengenang sejarah, tetapi juga refleksi bagi seluruh personel untuk memperkuat profesionalisme dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.


"Hari Juang Polri harus menjadi momentum untuk mengingat perjuangan para pendahulu sekaligus meneguhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan semangat juang ini, kita akan terus hadir di tengah masyarakat menuju Indonesia Maju," ujarnya.


Ia juga berpesan agar seluruh anggota Polres Sekadau menjadikan Hari Juang Polri sebagai pengingat untuk bekerja dengan hati, menjaga integritas, serta menegakkan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas.


"Kekuatan Polri terletak pada soliditas, loyalitas, serta kepercayaan masyarakat yang harus terus dijaga dan ditingkatkan," pungkasnya. (**)


20 Agustus 2025

BI Kalbar: Fesyar KTI 2025 perkuat ekonomi syariah di kawasan timur


Pontianak - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalbar, Doni Septadijaya Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus hingga 1 September di Pontianak akan memperkuat ekonomi Syariah di kawasan timur Indonesia.

"Kalimantan Barat akan menjadi tuan rumah dalam kegiatan Fesyar. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), ajang ekonomi syariah terbesar di tanah air," kata Doni di Pontianak, Rabu.

Dia mengatakan, Fesyar KTI 2025 akan melibatkan kolaborasi lintas daerah dari 22 provinsi di kawasan timur Indonesia. Fokus utama festival meliputi pengembangan produk halal, pembiayaan syariah, UMKM, hingga potensi pariwisata ramah Muslim.

"Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak semua pihak, termasuk insan pers, untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang ekonomi syariah di Kalimantan Barat," tuturnya.

Dia menambahkan, posisi Indonesia dalam peta ekonomi syariah global terus menguat.

Berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2024/2025, Indonesia menempati posisi ketiga dunia dengan skor Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 99,9.

"Indonesia menargetkan menjadi pusat ekonomi syariah dunia pada 2029 dengan penguatan rantai nilai halal, pembiayaan inklusif, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan," katanya.

Menurut Doni, Kalbar memiliki peluang besar di sektor halal, dari 34 Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) yang ada, baru 16 unit tersertifikasi halal, dengan kapasitas baru memenuhi 15 persen kebutuhan daging per tahun. Di sektor pariwisata, Kalbar memiliki 30 desa wisata, namun belum ada yang bersertifikasi halal.

"Permintaan wisata halal meningkat seiring kesadaran gaya hidup halal, sehingga Kalbar punya peluang besar mengembangkannya," katanya.

Dia juga menyoroti potensi konsumsi halal di Kalbar yang mencapai Rp33,96 triliun per tahun dengan 60,2 persen populasi beragama Islam.

Namun, banyak produk kuliner di kota besar seperti Pontianak dan Singkawang masih mengandalkan label mandiri tanpa sertifikasi.

Untuk mendukung penguatan ekosistem halal, BI Kalbar telah memfasilitasi sertifikasi 300 UMKM halal serta mendirikan Pusat Informasi Halal Kalbar di kantor lama BI.

Pusat Informasi Halal ini menjadi sarana edukasi, konsultasi, dan sosialisasi regulasi produk halal.

Selain itu, BI juga mendorong UMKM binaan mengikuti program Industri Kreatif Syariah (IKRA) agar dapat menembus pasar nasional hingga internasional.

Tak hanya itu, BI memfasilitasi sertifikasi enam RPH terpilih guna memastikan standar pemotongan sesuai syariat Islam sekaligus menjaga keamanan pangan.

BI juga mendukung kemandirian ekonomi pesantren melalui bantuan sarana, pelatihan kewirausahaan, dan pendampingan usaha bagi delapan pondok pesantren di Kalbar.

"Dengan dukungan lintas sektor, Kalbar tidak hanya siap menyukseskan FESyar KTI 2025, tetapi juga berpeluang menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah nasional," tutup Doni.

Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA

Bupati Kuburaya Ajak Anak Muda Cintai Budaya Lokal Di Pekan Budaya Robo-Robo Sungai Kakap

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo

KUBURAYA – Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, bersama Tim Penggerak PKK menghadiri Pekan Budaya Robo’-Robo’ yang digelar di Aula Desa Sungai Kakap pada Rabu (20/8/2025) pukul 07.30 WIB.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sujiwo menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena sebagian anak muda yang mulai kurang tertarik dengan budaya lokal. Menurutnya, sebagian generasi muda lebih mengidolakan budaya asing seperti Korea, Amerika, hingga Eropa.


“Anak muda sudah mulai lupa dengan budaya bangsa kita. Mereka lebih kiblatnya ke Korean, Amerika, dan sebagainya. Walaupun masih banyak anak-anak muda yang peduli, tetapi sebagian sudah ala-ala luar negeri,” ujar Sujiwo.


Ia mencontohkan kesenian wayang kulit yang kini kurang diminati generasi muda. Bahkan, penonton harus dijemput dan diberikan uang saku agar bersedia menonton pertunjukan tersebut.


“Artinya mereka datang bukan karena tertarik dengan budaya bangsa kita, tetapi karena ada imbalannya. Ini tentu sangat kita sayangkan,” tambahnya.


Robo’-Robo’ Masuk Kalender Event Tahunan 2026


Sujiwo berkomitmen untuk menjadikan Pekan Budaya Robo’-Robo’ di Sungai Kakap sebagai agenda rutin dalam Kalender Event Tahunan Kabupaten Kubu Raya. Ia memastikan pada tahun 2026 akan mengalokasikan anggaran Rp100 juta dari APBD untuk mendukung pelaksanaan event tersebut.


“Jadi tahun depan kita pastikan dibantu dari APBD Rp100 juta. Tampilannya harus berubah: jalannya kita perbaiki, kiosnya kita tata, penghijauan kita lakukan. Kalau tidak berhasil melalui pemerintah pusat, kita kawal dengan APBD Kubu Raya,” jelas Sujiwo.


Selain dukungan anggaran, ia juga berjanji menata kawasan Pasar Kakap yang selama ini dinilainya tidak banyak berubah sejak dulu. Menurutnya, Sungai Kakap memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata.


“Sejak zaman saya kuliah suasananya di Pasar Kakap masih begini saja. Ke depan, kita ubah agar orang dari luar bisa mengenal Kakap sebagai destinasi wisata budaya,” ujarnya.


Kadis Disporapar: Dukung Penuh Event Budaya


Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, S.STP., M.A., turut menegaskan dukungannya terhadap rencana Bupati. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong agar Robo’-Robo’ Sungai Kakap terdaftar resmi dalam kalender event tahunan.


“Event ini harus masuk kalender tahunan supaya lebih terorganisir dan bisa dinikmati masyarakat luas, baik lokal maupun pengunjung dari luar daerah,” kata Rini.


Tradisi Robo’-Robo’ Jadi Daya Tarik Wisata


Robo’-Robo’ merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir Sungai Kapuas yang sarat nilai budaya. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari makan bersama, kuliner khas, hingga bazar pakaian di sepanjang jalan Sungai Kakap.


Dengan adanya dukungan pemerintah daerah, diharapkan tradisi Robo’-Robo’ tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata budaya unggulan Kabupaten Kubu Raya.


Kades Engkersik Apresiasi Antusiasme Warga Meriahkan HUT ke 80 Republik Indonesia

Foto: Kepala Desa Engkersik, Sukardiyanto 


SEKADAU - Kepala Desa Engkersik, Sukardiyanto apresiasi semangat warga dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 tahun 2025 dengan berbagai perlombaan disetiap lingkungan warga masing-masing.


Menurutnya, perlombaan tersebut sebagai bentuk perayaan kemerdekaan oleh warga dan bentuk penghormatan kepada pahlawan kemerdekaan.


"Terimakasih atas antusiasme masyarakat yang telah merayakan dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 tahun 2025," ucap Kades, Rabu (20/8/2025).


Selain itu, Kades juga mengapresiasi keaktifan warga dalam menghiasi lingkungan dengan pernak-pernik kemerdekaan.


"Ini semua wujud syukur kita atas kemerdekaan Indonesia dan penghormatan kepada pahlawan kemerdekaan," tukasnya.


Kades juga berpesan kepada warga dalam melaksanakan kegiatan untuk selalu menjaga kondusifitas sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.


19 Agustus 2025

BNPP tegaskan komitmen hadirkan negara di perbatasan Jagoi Babang


Bengkayang - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menegaskan komitmennya menghadirkan negara secara nyata di wilayah perbatasan, khususnya di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Kelompok Ahli BNPP RI Dr. Robert Simbolon di Bengkayang, Selasa (19/8) menekankan, bahwa pembangunan perbatasan tidak boleh berhenti pada penyediaan infrastruktur, melainkan juga menyentuh peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan rasa kebangsaan.

“Wilayah perbatasan adalah beranda terdepan NKRI. Hilirisasi produk lokal, digitalisasi layanan lintas batas, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci membangun perbatasan yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menegaskan, negara ingin memastikan masyarakat di kawasan perbatasan tidak merasa terpinggirkan, melainkan merasakan langsung manfaat pembangunan serta kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.

Terlebih katanya, masih dalam nuansa HUT ke-80 RI di wilayah perbatasan menjadi gambaran pentingnya kehadiran negara. Ia menekankan, peringatan HUT RI di perbatasan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol nyata kehadiran negara di garis depan. Semangat kemerdekaan di tapal batas kemarin menjadi pengingat bahwa negara terus menjaga persatuan dan memperkuat pembangunan hingga ke beranda terdepan NKRI.

“Kita ingin masyarakat perbatasan selalu merasakan hadirnya negara, tidak hanya saat peringatan kemerdekaan, tetapi juga setiap hari dalam berbagai layanan dan pembangunan,”ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang Misdo Jerry Purba, menegaskan pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan Kompleks Imigresen, Kastam, Kuarantin dan Keselamatan (ICQS) Serikin di perbatasan Indonesia–Malaysia untuk mempermudah aktivitas pelintas.

"Fasilitas ini sangat strategis untuk memudahkan keluar-masuk pelintas, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi dan pariwisata antara Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Bengkayang dan Sarawak Kuching, jadi kita dorong terus agar Malaysia segera membangun ICQS.

Dengan ICQS Serikin, akses masyarakat perbatasan ke fasilitas kesehatan, pusat ekonomi, dan bandara di Kuching akan jauh lebih cepat.

Misdo menegaskan, yang terpenting bukanlah besarnya bangunan, melainkan pemeriksaan di pos lintas dilakukan sesuai standar internasional dan mengakomodasi penggunaan paspor. Ia berharap pembangunan bisa dimulai paling lambat akhir tahun ini.

Oleh : Narwati/ANTARA

Bupati Bengkayang minta ASN pensiun tetap netral mengabdi bagi daerah


Bengkayang - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun agar tetap menjaga netralitas dan terus mengabdi bagi daerah meskipun sudah tidak lagi aktif dalam birokrasi.

Menurutnya, pengabdian seorang ASN tidak berhenti ketika purna tugas, melainkan bisa terus diwujudkan melalui kontribusi di tengah masyarakat.

“Meski memasuki masa pensiun, saya berharap para ASN tetap menjaga netralitas, semangat kerja, dan terus berbuat untuk Bengkayang,” ujar Sebastianus di Bengkayang, Senin.

Tahun ini hingga 2026, kata Bupati, lebih dari 200 ASN di lingkungan Pemkab Bengkayang tercatat memasuki masa pensiun. Sebagiannya sudah mengikuti sosialisasi persiapan purna tugas sebagai langkah memperkuat kesiapan menghadapi masa transisi.

Bupati menambahkan, bagi ASN yang masih aktif, tantangan ke depan menuntut kerja lebih kolaboratif.

“Kita harus menjadi super team untuk membangun Bengkayang dan Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Yustianus menekankan bahwa masa pensiun tidak berarti akhir dari kontribusi. Menurutnya, pengalaman panjang para ASN purna tugas bisa menjadi teladan moral, sosial, dan sumber inspirasi bagi generasi muda.

“Para pensiunan diharapkan tetap aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, sosial, dan keagamaan. Nilai disiplin, kerja keras, dan loyalitas yang mereka miliki sangat berharga untuk daerah,” kata Yustianus.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan matang, baik dari aspek mental, emosional, maupun finansial, agar masa pensiun dapat dijalani dengan produktif.

Dia juga memastikan para ASN siap menghadapi masa purna tugas, tetap berdaya, dan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan daerah.

Oleh : Narwati/ANTARA

18 Agustus 2025

Bupati Kubu Raya Resmikan Kantor Desa Limbung

Foto: Bupati Kubu Raya Resmikan Kantor Desa Limbung


KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, meresmikan Kantor Desa Limbung yang berlokasi di Jl. Merdeka II Dusun Limbung Jaya, Kecamatan Sungai Raya, Senin (18/8/2025).


Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sujiwo disaksikan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.


Bupati H.Sujiwo saat di wawancara menyampaikan rasa syukur karena pembangunan kantor desa yang telah direncanakan sejak dirinya menjabat Wakil Bupati, akhirnya bisa diwujudkan.


“Alhamdulillah hari ini saya bisa menghadiri peresmian Kantor Desa Limbung. Sejak tiga tahun lalu pak kades sudah meminta agar kantor ini diresmikan. Gedung ini cukup megah untuk ukuran desa, maka harus sejalan dengan pelayanan publiknya. Kantornya megah, pelayanan publiknya juga harus megah, dalam arti ikhlas, ramah, dan melayani masyarakat dengan hati,” tegas Sujiwo.


Ia menekankan bahwa kepala desa dan perangkat desa merupakan pelayan publik yang harus siap menerima segala persoalan masyarakat dengan lapang dada.


“Pejabat publik tugasnya menyelesaikan masalah, bukan menghindari. Ketika masyarakat datang membawa masalah, kita wajib memberi solusi, bukan menolak,” tambahnya.


Bupati juga mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Selain gotong royong, ia menegaskan agar perusahaan, termasuk BUMN, ikut serta membantu masyarakat melalui program tanggung jawab sosial (CSR).


Sementara itu, Kepala Desa Limbung, Wiyono, mengungkapkan bahwa pembangunan kantor desa menelan biaya sekitar Rp1,7 miliar. Dana tersebut berasal dari Dana Desa yang dicairkan bertahap sejak tahun 2020, ditambah partisipasi masyarakat serta dunia usaha.


“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan ini hasil kerja sama semua pihak – pemerintah desa, masyarakat, hingga dunia usaha. Terima kasih atas kerja keras dan dukungan semua elemen,” ujar Wiyono.


Wiyono menjelaskan, kantor desa yang baru tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai kegiatan ekonomi dan sosial.


“Di sini akan ada ruang koperasi desa, PKK, posyandu, hingga kegiatan karang taruna. Jadi bukan hanya kantor pemerintahan, tapi juga pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Limbung,” jelasnya.


Dengan adanya kantor desa baru ini, Pemerintah Desa Limbung berharap pelayanan kepada masyarakat semakin optimal serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis partisipasi masyarakat. (Tim/Ms)


Kebakaran Kos 13 Kamar Di Desa Sungai Ringin

Foto: Polisi amankan sekitar kos-an yang terbakar di desa sungai ringin sekadau


SEKADAU - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Amaliyah, Gang Amal, Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, pada Senin (18/8/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.


Rumah kos dua lantai milik Midun (39), warga Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir, diketahui memiliki 13 kamar dengan jumlah penghuni sekitar lima orang. Musibah ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka serta kerugian materi diperkirakan mencapai Rp350 juta.


Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kapolsek Sekadau Hilir AKP Burhan Nuddin menyampaikan, tiga korban luka tersebut masing-masing mengalami luka bakar di lengan dan tangan, serta satu orang lainnya mengalami keseleo di kaki.


“Seluruh korban sudah mendapatkan perawatan medis. Tindakan cepat juga dilakukan dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam yang tiba di lokasi sekitar pukul 07.05 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.40 WIB,” terang AKP Burhan.


Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat berasal dari kamar kos lantai satu nomor 3 atau 4. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan, sehingga membuat para penghuni panik dan bergegas menyelamatkan diri.


“Polisi segera mendatangi lokasi, melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran,” ungkap AKP Burhan.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan padat penghuni.


“Selalu pastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman demi mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.


Peringati HUT RI, Kecamatan Basarang Gelar Upacara Bendera

Foto: Nurcahyono, S.Sos.,MA Camat Basarang bertindak sebagai inspektur upacara hari Kemerdekaan Republik Indonesia


KUALA KAPUAS - Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80, Pihak Kecamatan Basarang, menggelar upacara kenaikan bendera, yang dilaksanakan di lapangan Bola di wilayah kecamatan setempat, Minggu (17/8/2025).


Pada kesempatan ini, Nurcahyono, S.Sos.,MA yang merupakan Camat Basarang bertindak sebagai inspektur upacara.


Nurcahyono pada amanatnya menyampaikan bahwa, pada Peran masyarakat dalam memupuk rasa cinta tanah air, bangsa, dan negara pada HUT RI ke-80 adalah dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan peringatan kemerdekaan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa melalui berbagai bidang.


Salah satunya masyarakat dapat menunjukkan rasa cinta tanah air dengan mengikuti upacara bendera, mengikuti berbagai lomba dan memasang bendera merah putih disetiap rumah, dan fasilitas umum.


Dan berkontribusi positif sesuai dengan bidang masing-masing. Misalnya, pelajar giat belajar, pekerja keras dalam bekerja, pengusaha mengembangkan usaha, dan semua orang menjaga lingkungan, Melestarikan budaya dan kearifan lokal.


"Membangun kesadaran akan pentingnya persatuan, kesatuan, dan kemajuan bangsa harus terus ditanamkan dan dijaga oleh seluruh elemen masyarakat," katanya.


Peringatan HUT RI menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kesadaran tersebut.

 

Tak lupa ia juga turut berpesan agar selalu mendoakan para pejuang kemerdekaan terdahulu agar selalu mendapatkan tempat yang baik di sisi Tuhan yang Maha Esa.

 

"Mari kita isi hari-hari kemerdekaan ini dengan kegiatan yang positif, sebagai penerus perjuangan, sudah selayaknya kita menjaga persatuan bangsa serta marilah kita mendoakan para pejuang kemerdekaan terdahulu agar segala amal baktinya diterima oleh Tuhan yang Maha Esa," ucap Cahyono.

 

Upacara peringatan 17 Agustus ini pun berjalan dengan khidmat, terlihat turut hadir anggota Kapolsek Basarang, Danramil , para Kepala Desa, BPD, dan Lembaga Kemasyarakatan Desa,TP. PKK Kecamatan dan TP. PKK Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para siswa siswi. (Fajar)


17 Agustus 2025

Walikota Singkawang ajak masyarakat jaga persatuan dan toleransi


Singkawang - Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengajak masyarakat Singkawang untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga toleransi yang sudah terjalin di Kota setempat .

Hal itu diungkapkannya usai memimpin apel pengibaran bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-80 RI di Halaman Kantor Walikota Singkawang, Minggu (17/8).

"Saya ucapkan terima kasih kepada panitia HUT RI Singkawang, Paskibraka dan Forkopimda yang hadir serta seluruh undangan yang sudah hadir bersama dalam apel HUT RI ini," katanya.

Kata Tjhai Chui Mie, HUT ke-80 RI ini adalah momentum yang sangat penting bagi rakyat Indonesia untuk selalu ingat akan perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

"Maka dari itu diharapkan bagi kita semua khususnya masyarakat Singkawang untuk bisa bersama-sama bersatu mengisi kemerdekaan ini dengan karya-karya nyata dan dengan tetap berpedoman pada Pancasila," ujarnya.

Masyarakat Singkawang, pintanya, harus bisa menjaga persatuan dan kesatuan serta toleransi yang menjadi utama. Karena didalam memajukan suatu daerah, katanya, maka masyarakatnya harus harmonis. Dengan harmonis dan bersatu maka bangsa Indonesia akan maju.

Tak lupa dia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri serta semua lapisan masyarakat yang sudah bersama-sama menjaga Singkawang sebagai kota tertoleran.

"Kita harapkan di momen HUT RI ke-80 ini kita sama-sama meningkatkan dan menjaga persatuan dan kesatuan dan Singkawang harus tetap menjadi kota tertoleran," ujarnya.

Oleh : Narwati/ANTARA

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda