18 Januari 2026
Sekda Kapuas Hadiri Pernikahan Putri Pertama Bupati Kapuas
![]() |
|
Foto: Sekda Kapuas Hadiri Pernikahan Putri Pertama Bupati Kapuas |
KUALA KAPUAS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Dr. Usis I Sangkai, S.Hut., M.Si., menghadiri acara pernikahan putri pertama Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, SP, yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Minggu (18/1/2026).
Putri pertama Bupati Kapuas, Gayatri Putri Sholeha, S.Ked, resmi dipersunting oleh Teguh Aria Pratama, S.H., M.H., dalam suasana khidmat dan penuh kebahagiaan. Acara pernikahan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat Pemkab Kapuas, tokoh masyarakat, serta kerabat kedua mempelai.
Sekda Kapuas Dr. Usis I Sangkai menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa kepada kedua mempelai agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Ia juga berharap pernikahan tersebut membawa keberkahan bagi kedua keluarga besar.
“Semoga kedua mempelai selalu diberikan kebahagiaan, keharmonisan, serta mampu membangun rumah tangga yang penuh cinta dan saling pengertian,” ujar Sekda.
Rangkaian acara berlangsung lancar dan tertib, dengan tetap menjunjung tinggi adat serta nilai-nilai kekeluargaan yang kental. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perhelatan pernikahan putri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas tersebut. (Fajar)
17 Januari 2026
Anak Laki-Laki 11 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas
![]() |
| Foto: Polisi lakukan pencarian dititik diduga tempat korban tenggelam |
SEKADAU - Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Sabtu (17/1/2026).
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya sedang mandi dan bermain di sungai, di sekitar jamban milik salah seorang warga.
"Ketiganya mandi sambil berenang. Namun selang beberapa waktu, korban tidak terlihat muncul ke permukaan," jelas AKP Triyono.
Melihat korban tidak timbul, dua rekan korban segera meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban selanjutnya dievakuasi ke atas jamban dan langsung dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia," ungkapnya.
Dari hasil keterangan sementara, diduga tangan korban tersangkut pada tali bekas yang berada di bawah jamban, sehingga korban kesulitan melepaskan diri dan akhirnya tenggelam.
Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum maupun autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
"Atas kejadian ini, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan," tutup AKP Triyono.
Warga tolak rencana kawasan transmigrasi di Dusun Nibung Bengkayang
Polres Sekadau Ungkap Kasus Narkotika
![]() |
| Foto: Tersangka beserta barang bukti narkoba |
SEKADAU - Polres Sekadau mengungkap kasus tindak pidana narkotika pertama di wilayahnya sepanjang tahun 2026. Pengungkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) pada Selasa (13/1/2026) dini hari di Kecamatan Sekadau Hilir.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial N (29) warga Kabupaten Sintang, di sebuah rumah kos di Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, setelah melalui proses penyelidikan.
"Petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika," kata AKP Triyono.
Barang bukti yang diamankan antara lain sabu dengan berat bruto 26,79 gram, ekstasi sebanyak 10 butir dengan berat bruto 4,55 gram, serta ganja dengan berat bruto 15,56 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan alat timbang digital dan satu unit handphone.
Hasil tes urine menunjukkan bahwa yang bersangkutan positif narkotika. Dari keterangan awal, barang-barang tersebut diduga akan diedarkan di wilayah Kabupaten Sekadau. Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Sekadau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Terduga pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian jika mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
"Ini bagian dari upaya bersama untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," pungkasnya.
16 Januari 2026
Sekda Kapuas Ucapkan Selamat Isra Mi'raj
![]() |
| Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Dr Usis I Sangkai, S.Hut., beserta Istri |
KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Dr Usis I Sangkai, S.Hut., mengucapkan selamat memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 16 Januari 2026.
Ia berharap peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, peristiwa Isra Mi'raj mengandung makna yang sangat mendalam, khususnya terkait perintah salat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.
"Melalui peringatan Isra Mi'raj ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari," ujar Usis.
Ia juga berharap semangat Isra Mi'raj dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah agar semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, kita semua dapat mewujudkan Kapuas yang religius, harmonis, dan semakin maju," pungkasnya. (Fajar)
Dinas PUPR Kapuas Komitmen Dukung Program Pembangunan Bupati
![]() |
| Foto: Potret pembangunan infrastruktur wilayah perkotaan di kabupaten kapuas, kalimanatan tengah |
KUALA KAPUAS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, H Hargatin., ST, MT, menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program pembangunan yang dicanangkan Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, SP.
Menurut H Hargatin, pembangunan infrastruktur khususnya di wilayah perkotaan Kuala Kapuas terus menjadi perhatian utama Dinas PUPR. Sejumlah ruas jalan di dalam kota telah diperindah dan ditingkatkan kualitasnya sehingga kini lebih mulus dan nyaman dilalui masyarakat. Selain peningkatan jalan, Dinas PUPR juga melakukan penataan kota dengan pemasangan serta perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik perkotaan, guna mendukung keindahan kota sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
"Kami di Dinas PUPR sangat siap membantu dan menyukseskan program Bupati Kapuas, khususnya dalam pembangunan infrastruktur," ujar H Hargatin saat berbincang dengan media ini, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, pada tahun 2026 ini Dinas PUPR Kabupaten Kapuas tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga akan menggenjot pembangunan infrastruktur di daerah pelosok.
"Ke depan, kami akan berupaya membangun infrastruktur hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Kapuas, agar pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat," tegasnya.
H Hargatin menegaskan, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas PUPR Kabupaten Kapuas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Fajar)
15 Januari 2026
Pemadam Kebakaran Kalbar Bentuk Asosiasi untuk Perkuat Solidaritas dan Edukasi
![]() |
| Foto: Pemadam Kebakaran Kalbar Bentuk Asosiasi |
PONTIANAK - Sejumlah pemadam kebakaran di Kalimantan Barat menggelar pertemuan untuk membentuk Asosiasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas dalam menjalankan misi sosial dan kemanusiaan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (14/1/2026) di Cafe Panglima, Jalan Panglima Aim, Kota Pontianak.
Penggagas pembentukan asosiasi, Ronny Kasimin, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Pemadam Kebakaran Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, mengatakan bahwa asosiasi ini dibentuk sebagai wadah bagi pemadam kebakaran dalam memberikan edukasi kepada relawan serta meningkatkan kapasitas dan peran mereka di tengah masyarakat.
"Tujuan utama pembentukan asosiasi ini adalah memperkuat edukasi serta meningkatkan kemampuan para relawan pemadam kebakaran," ujar Ronny.
Menurutnya, pelatihan bagi relawan menjadi hal penting guna meningkatkan keterampilan dalam penanggulangan kebakaran, kegiatan penyelamatan, serta penanganan bencana daerah. Dengan kemampuan yang memadai, relawan diharapkan mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.
Selain itu, asosiasi ini juga diharapkan dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah maupun pihak swasta, khususnya dalam upaya mitigasi kebakaran. Langkah tersebut sejalan dengan landasan hukum yang tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1-306 Tahun 2020 tentang pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) sebagai garda terdepan penanggulangan kebakaran di masyarakat.
"Peningkatan kapasitas sarana dan prasarana serta perlengkapan pemadam kebakaran juga harus mendapat perhatian serius," pungkasnya. (Ms)
Wali Kota Pontianak minta percepatan belanja modal sejak awal tahun
14 Januari 2026
Polda Kalbar Minta Masyarakat Waspada terhadap Potensi Karhutla
![]() |
| Foto: Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H |
PONTIANAK - Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini menyusul rilis data terbaru dari hasil analisis dinamika atmosfer dan pemodelan cuaca yang menunjukkan adanya tren penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalbar.
Berdasarkan analisis periode 1-12 Januari 2026, tercatat bahwa dalam empat hari terakhir wilayah Kalbar mulai mengalami penurunan intensitas hujan secara signifikan. Kondisi kering ini diprediksi akan terus berlanjut hingga minggu pertama Februari 2026.
Data prakiraan cuaca menunjukkan bahwa pada periode 19 Januari hingga 8 Februari 2026, akumulasi curah hujan di sebagian besar wilayah hanya berkisar antara 5-75 mm per minggu. Kategori rendah (0-50 mm/minggu) diprediksi menyasar wilayah strategis seperti:
- Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak
- Kota Singkawang dan Pontianak
- Kubu Raya, Sanggau, Sekadau, Kayong Utara, hingga Ketapang
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian telah menyiagakan personel untuk melakukan langkah mitigasi sedini mungkin. "Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar," ujar Bambang.
Polda Kalbar bersama instansi terkait akan meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika melihat adanya titik api agar bisa segera ditangani sebelum meluas dan mengganggu kesehatan serta aktivitas ekonomi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi melalui saluran resmi BMKG Kalimantan Barat, baik melalui aplikasi InfoBMKG maupun layanan kontak darurat di (0561) 721142. Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci utama agar penurunan curah hujan ini tidak berujung pada bencana kabut asap yang merugikan banyak sektor di Kalimantan Barat.
PWI dan MPR RI Bertemu, Bahas Peran Pers dalam Kehidupan Kebangsaan
JAKARTA - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melakukan pertemuan dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (13/1/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas makna profesi wartawan sebagai panggilan nurani dan peran pers dalam kehidupan kebangsaan.
Ahmad Muzani mengenang kembali perjalanannya sebagai wartawan dan bercerita tentang pengalamannya mengikuti ujian menjadi wartawan muda di PWI DKI Jakarta pada tahun 1991. Ia ditanya tentang prioritas jika menemukan kecelakaan di tengah jalan, apakah membantu korban atau menulis berita. Muzani mengaku memilih membantu korban terlebih dahulu, baru kemudian memberitakan peristiwa tersebut.
Bagi Muzani, kemanusiaan harus selalu berada di atas kepentingan apa pun. Ia menekankan bahwa menjadi wartawan bukan sekadar profesi, tapi panggilan hati untuk memperjuangkan kebenaran dan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyambut baik refleksi yang disampaikan Ketua MPR RI tersebut. Menurutnya, kisah itu menjadi pengingat penting bagi seluruh insan pers tentang esensi profesi wartawan.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari komunikasi PWI dengan pimpinan lembaga negara menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten. PWI secara resmi mengundang Ketua MPR RI untuk hadir pada peringatan HPN 2026. (**)
13 Januari 2026
Kalbar perkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja
12 Januari 2026
Akses perbatasan Sanggau-Malaysia terputus akibat banjir
Bupati Sintang Pimpin Apel Awal Tahun 2026 dan Silaturahmi Natal 2025
![]() |
| Foto: Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala Pimpin Apel Awal Tahun 2026 dan Silaturahmi Natal 2025 |
SINTANG - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menjadi pembina apel awal tahun 2026 dan silaturahmi Natal 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Acara ini digelar di Halaman Kantor Bupati Sintang pada Senin, 12 Januari 2026.
Hadir pada apel tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yustinus J, Staf Ahli Bupati Sintang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kabag, Sekretaris, Camat, Kepala Bidang, dan staf di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang dalam amanatnya menyampaikan bahwa pada akhir tahun 2025, di jajaran Pemkab Sintang sudah melakukan pergeseran.
"Yang mendapat promosi, saya ucapkan selamat. Yang belum mendapat promosi, saya mohon maaf dan saya berharap tetap semangat. Yang promosi, bekerjalah dengan sungguh-sungguh," ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama antar dinas. "Saya berharap kita selalu bisa bekerja sama, selalu komunikasi, baik di dalam urusan dinas masing-masing maupun antar dinas," tambah Bupati.
Bupati juga memastikan bahwa dirinya terbuka untuk berkomunikasi dengan siapa saja. "HP saya cuma satu, nomor saya cuma satu untuk berkomunikasi dengan siapapun. Mungkin ada informasi-informasi yang harus disampaikan, saya buka ruang seluas-luasnya untuk ber-WhatsApp dengan saya dalam rangka mencari solusi," ujar Bupati.
Usai pelaksanaan apel, Bupati Sintang menyerahkan sejumlah penghargaan kepada OPD yang memiliki nilai baik dan sejumlah pihak yang berprestasi. Acara diakhiri dengan bersalam-salaman. (Tim)
Kalbar jadikan RSUD Soedarso sebagai rumah sakit pendidikan utama
Baliho "Top Pelakor" di Sekadau Menuai Kontroversi
![]() |
| Foto: Baliho "Top Pelakor" di Sekadau Yang Menuai Kontroversi di Jalan Panglima Naga Sekadau Hilir, Senin (12/1/2026). |
SEKADAU - Warga Kabupaten Sekadau dihebohkan dengan kemunculan sebuah baliho bernada sindiran yang terpasang di Jalan Panglima Naga, Kecamatan Sekadau Hilir, Kalimantan Barat. Baliho tersebut terlihat jelas di kawasan Pasar Baru Sekadau, pusat aktivitas masyarakat, pada Senin (12/1/2026).
Baliho berukuran besar itu menyedot perhatian publik karena memuat tulisan provokatif bertajuk "Top Pelakor Kabupaten Sekadau". Tak hanya itu, baliho tersebut juga menampilkan dua foto seorang perempuan dengan ilustrasi piala, serta kalimat bernada tudingan yang menyiratkan persoalan rumah tangga dan perselingkuhan.
Sejak pagi hari, keberadaan baliho tersebut langsung menjadi bahan perbincangan warga. Sejumlah pengguna jalan tampak memperlambat kendaraan untuk membaca isi baliho, bahkan tak sedikit yang berhenti sejenak dan mengabadikannya menggunakan telepon genggam.
"Awalnya kaget, karena tulisannya cukup keras dan dipasang di tempat umum," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan baliho tersebut. Tidak terdapat identitas pemasang, logo, maupun keterangan resmi yang menjelaskan tujuan pemasangan baliho itu.
Salah satu tokoh masyarakat Sekadau, Wilbertus Willy, menanggapi bahwa yang penting adalah kebenarannya.
"Apakah benar dia itu pelakor?" ujar mantan ketua DAD Kabupaten Sekadau.
Ia juga menyarankan agar sebelum masalah ini semakin jauh, perlu ada peringatan dari orang tua, RT, tokoh agama, dan tokoh adat.
"Jika tidak mempan, maka proses hukum menanti," tukasnya. (Red)









