Berita Indokalbar.com: Kalbar -->
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan

08 Januari 2026

Singkawang matangkan persiapan dua agenda perayaan besar 2026


Singkawang - Pemerintah Kota Singkawang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan dua agenda perayaan besar pada 2026, yakni Perayaan Imlek dan Cap Go Meh serta Ramadhan Fair yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu berdekatan.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, pemerintah daerah saat ini fokus pada tahap koordinasi awal dengan panitia pelaksana, terutama terkait konsep penataan kota dan kesiapan teknis pendukung guna menyukseskan kedua perayaan tersebut. 

“Kami sedang menunggu konsep dan desain dari panitia, khususnya mengenai dekorasi dan hiasan kota dalam menyambut Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadhan Fair,” kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Rabu.

Ia menjelaskan, kedekatan waktu pelaksanaan dua perayaan keagamaan itu menjadi perhatian serius Pemkot Singkawang agar penataan kota dapat dilakukan secara terintegrasi, tanpa mengurangi kekhusyukan maupun kemeriahan masing-masing agenda.

Menurut dia, pemerintah daerah berencana menyiapkan dekorasi kota yang meriah dan harmonis, sehingga dapat mencerminkan semangat kebersamaan serta toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi identitas Kota Singkawang. 

Untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang akan digelar pada Maret 2026, Pemkot Singkawang juga telah menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang panitia, terutama dalam aspek fasilitasi dan promosi.

Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah membantu penyampaian proposal kepada Kementerian Pariwisata agar Festival Imlek dan Cap Go Meh Singkawang dapat dipromosikan lebih luas sebagai agenda pariwisata unggulan. 

“Terkait teknis pelaksanaan kegiatan tetap menjadi kewenangan panitia. Namun pemerintah siap berkoordinasi dan memberikan dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Singkawang masih menunggu pemaparan desain dari Panitia Imlek-Cap Go Meh dan Panitia Ramadhan Fair yang dijadwalkan akan disampaikan dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Tjhai Chui Mie berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan tepat waktu sehingga dua agenda besar tersebut tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan citra Kota Singkawang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.

Oleh : Narwati/ANTARA

07 Januari 2026

Aksi Bejat Ayah Kandung di Kubu Raya, Cabuli Anak SD Sebanyak 3 Kali

Foto: Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kandung di Kubu Raya 


KUBU RAYA - Aksi predator seksual yang melibatkan orang terdekat kembali mengguncang publik. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus pihak kepolisian setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).


Ironisnya, korban yang merupakan anak tunggal pelaku, diduga telah menjadi pelampiasan nafsu biadab sang ayah sebanyak tiga kali di lokasi yang berbeda-beda. Aksi terakhir pelaku terbongkar di kawasan Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, setelah korban melakukan perlawanan sengit.


Peristiwa memilukan ini terungkap saat pelaku membawa korban ke wilayah Kecamatan Sungai Kakap untuk melancarkan aksi ketiganya. Namun, kali ini korban tidak tinggal diam. Bocah malang tersebut memberontak dan berteriak meminta pertolongan, yang seketika memancing perhatian warga sekitar.


Mendengar kegaduhan tersebut, warga langsung bergegas mengamankan korban dan mengepung pelaku. Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian dari Polres Kubu Raya segera tiba di lokasi untuk mengamankan ML dari amukan massa yang geram.


Kasat Reskrim IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan bahwa saat ini pelaku telah mendekam di rumah tahanan Polres Kubu Raya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Ade menyatakan bahwa Polres Kubu Raya berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, mengingat trauma mendalam yang dialami korban.


"Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam dan pengumpulan bukti-bukti dalam kasu tersebut. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku sudah tiga kali melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya di lokasi yang berbeda-beda," ujar Ade menerangkan, Rabu (7/1/2026).


Ade juga menekankan bahwa Polres Kubu Raya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak, terlebih jika dilakukan oleh orang tua kandung yang seharusnya menjadi pelindung bagi anaknya.


"Kasus ini menjadi atensi khusus Kapolres Kubu Raya AKPB Kadek Ary Mahardika. Kasat Reskrim telah menginstruksikan tim penyidik untuk bekerja secara profesional. Kami Polres Kubu Raya berkomitmen untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis yang maksimal. Tidak ada kompromi bagi pelaku predator anak," tegas Ade.


Saat ini, penyidik masih mendalami motif di balik aksi bejat ML serta memeriksa kondisi psikis korban. Pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Mengingat pelaku adalah orang tua kandung, hukuman tersebut dapat ditambah sepertiga dari ancaman pidana pokok sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Kasus ini kini menjadi sorotan luas di media sosial, memicu gelombang kecaman dari netizen yang menuntut hukuman seberat-beratnya bagi ML. (Red/Ms)







Polres Sekadau Gelar Farewell and Welcome Parade

Foto: Parade penyambutan Kapolres Sekadau yang baru, AKBP Andhika Wiratama



SEKADAU - Kepolisian Resor Sekadau menggelar Farewell and Welcome Parade sebagai bentuk penghormatan dan tradisi kedinasan dalam rangka pelepasan Kapolres Sekadau lama AKBP Donny Molino Manoppo dan penyambutan Kapolres Sekadau yang baru AKBP Andhika Wiratama. Kegiatan berlangsung di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, pada Rabu, 7 Januari 2026.


Penyambutan Kapolres Sekadau yang baru diawali dengan pengalungan bunga kepada AKBP Andhika Wiratama beserta istri, Ny. Esty Andhika, oleh AKBP Donny Molino Manoppo bersama Ny. Novi Donny Manoppo. Prosesi dilanjutkan dengan penyambutan adat Dayak, tarian tradisional dari etnis Dayak dan Melayu, serta tradisi gerbang pora.


Dalam sambutannya, AKBP Donny Molino Manoppo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Sekadau atas dukungan dan kerja sama selama masa jabatannya. 


"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan seluruh personel Polres Sekadau selama saya bertugas. Saya mohon pamit dari Bumi Lawang Kuari serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan maupun kekhilafan selama pelaksanaan tugas. Pesan terakhir saya, jaga soliditas dan kebersamaan dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar AKBP Donny.


Sementara itu, Kapolres Sekadau yang baru AKBP Andhika Wiratama menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan capaian kinerja pejabat lama. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat soliditas internal dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan laporan kesatuan dan penyerahan memori laporan kesatuan di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau sebagai penanda resmi peralihan tugas dan tanggung jawab kepemimpinan, kemudian ditutup dengan pelepasan pejabat lama menuju tempat tugas yang baru.


06 Januari 2026

Batik Air resmi buka rute Internasional Kuala Lumpur–Pontianak


Pontianak - Maskapai Batik Air resmi menambah layanan penerbangan internasional pada rute Kuala Lumpur–Pontianak–Kuala Lumpur yang diharapkan membuka peluang lebih luas bagi pengembangan sektor pariwisata, perdagangan, serta mendukung mobilitas masyarakat lintas negara.

"Penerbangan perdana rute tersebut sudah mendarat di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Senin petang (5/1/2026) pukul 18.05 WIB," kata Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Supadio Pontianak, M. Joko Wahyudi, di Kubu Raya, Kalbar, Selasa.

Dia mengatakan kehadiran rute internasional Batik Air tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara antara Kalimantan Barat dan Malaysia.

"Penambahan rute Kuala Lumpur–Pontianak–Kuala Lumpur ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi pengembangan sektor pariwisata, perdagangan, serta mendukung mobilitas masyarakat lintas negara," tuturnya.

Ia menjelaskan, penerbangan perdana Batik Air disambut langsung oleh jajaran manajemen Bandara Internasional Supadio bersama perwakilan pemangku kepentingan terkait sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan maskapai dalam mengembangkan jaringan penerbangan internasional di Pontianak.

Untuk keberangkatan perdana dari Pontianak menuju Kuala Lumpur, Batik Air telah dijadwalkan terbang hari ini, Selasa (6/1/2026) pukul 07.30 WIB dari Bandara Internasional Supadio. Penambahan layanan ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan bagi penumpang internasional, baik untuk keperluan wisata, bisnis, maupun perjalanan lainnya.

"Bandara Internasional Supadio berkomitmen terus mendukung pengembangan rute penerbangan internasional melalui peningkatan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara," kata Joko.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembukaan rute tersebut membuat akses perjalanan internasional bagi masyarakat Kalimantan Barat semakin terbuka dan strategis.

"Batik Air terus memperluas jaringan penerbangan internasional yang terhubung melalui Kuala Lumpur sebagai hub penting, sehingga menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih mudah dan bernilai tambah bagi masyarakat," kata Danang.

Ia menambahkan, kemudahan perencanaan perjalanan juga didukung melalui aplikasi BookCabin yang memungkinkan pelanggan mengatur kebutuhan perjalanan, mulai dari pemesanan tiket pesawat dan hotel hingga layanan check-in online dalam satu aplikasi.

Melalui penguatan konektivitas dari Bandara Internasional Supadio Pontianak (PNK), masyarakat Kalimantan Barat kini memiliki akses lebih luas menuju berbagai destinasi internasional utama, seperti Kuala Lumpur, Penang, Guangzhou, Xiamen, Jepang, hingga Jeddah sebagai pintu masuk ibadah umrah.

"Perjalanan yang sebelumnya memerlukan rute lebih panjang kini dapat ditempuh dengan waktu transit yang lebih singkat dan terencana," ujarnya.

Danang menjelaskan Kuala Lumpur berperan sebagai pusat penghubung utama dalam jaringan Batik Air dan Lion Group. Setibanya di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), penumpang dapat melanjutkan penerbangan ke berbagai destinasi di Malaysia, Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, hingga Australia.

"Salah satu nilai tambah dari jaringan ini adalah kemudahan perjalanan ibadah umrah. Melalui koneksi penerbangan Batik Air dari Kuala Lumpur menuju Jeddah, calon jamaah dari Kalimantan Barat dapat menikmati alternatif rute yang lebih efisien dengan layanan penuh dan waktu transit yang nyaman,” ujarnya.

Perluasan rute internasional tersebut diharapkan memberikan dampak positif yang luas, mulai dari peningkatan kemudahan perjalanan masyarakat, pertumbuhan sektor pariwisata, dukungan terhadap aktivitas bisnis lintas negara, hingga mendorong perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM dan peluang investasi.

“Batik Air bersama Lion Group berkomitmen menyediakan jaringan penerbangan yang saling terhubung untuk mendukung pemerataan akses transportasi udara serta memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai wilayah yang semakin terkoneksi dengan dunia,” kata Danang Mandala Prihantoro.

Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA

Polres Sekadau Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Kepolisian

Foto: Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono


SEKADAU - Polres Sekadau mengimbau masyarakat agar mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian, khususnya menjelang pelaksanaan kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau. Imbauan tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono, pada Selasa, 6 Januari 2026.


AKP Triyono menyebut bahwa momentum pergantian pimpinan kerap dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan mencatut nama Kapolres maupun pejabat Polri lainnya. "


Pergantian pejabat sering dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk melakukan penipuan dengan mencatut nama Kapolres maupun pejabat Polri lainnya. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila dihubungi melalui WhatsApp, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya yang mengaku sebagai Kapolres atau anggota Polri," ujar AKP Triyono.


Kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur. Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk pelaksanaan gladi. Rangkaian pisah sambut Kapolres Sekadau meliputi prosesi adat, pengalungan bunga, tarian penyambutan, pedang pora, serta apel perdana Kapolres Sekadau yang baru.


AKP Triyono menegaskan bahwa Polres Sekadau tidak pernah meminta sesuatu kepada masyarakat dengan mengatasnamakan pejabat kepolisian. 


"Apabila ada pihak yang mengaku sebagai pejabat kepolisian atau mengatasnamakan pimpinan Polres Sekadau untuk kepentingan tertentu, masyarakat diminta tidak langsung percaya," tegasnya. 


Ia mengimbau masyarakat agar segera melakukan konfirmasi melalui layanan 110 Polri atau datang langsung ke Polres Sekadau apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Polres Kubu Raya Imbau Masyarakat Waspadai Banjir Rob dan Angin Puting Beliung

Foto: Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade


KUBU RAYA - Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang tepian Sungai Kapuas, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan angin puting beliung dalam beberapa hari ke depan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul peringatan dini banjir rob yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kalimantan Barat pada Selasa, 6 Januari 2026.


BMKG memprakirakan terjadinya pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan genangan di wilayah pesisir dan bantaran sungai. Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan bahwa masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan peringatan cuaca ekstrem yang telah disampaikan oleh BMKG.


"Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Kubu Raya, khususnya yang tinggal di kawasan tepian Sungai Kapuas dan daerah rawan genangan, agar tetap waspada terhadap potensi banjir rob serta kemungkinan terjadinya angin puting beliung," ujar Ade. Ade menjelaskan bahwa pasang air laut maksimum dapat berdampak langsung pada naiknya permukaan air sungai, terutama pada wilayah dataran rendah.


Warga diharapkan mengamankan barang-barang berharga, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta menghindari aktivitas di lokasi rawan saat air pasang mencapai puncaknya. Selain itu, Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin puting beliung yang kerap muncul secara tiba-tiba saat terjadi perubahan cuaca ekstrem.


Polres Kubu Raya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pemantauan situasi di lapangan guna memastikan kondisi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk aktif memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila terjadi situasi darurat akibat cuaca ekstrem.


"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap seluruh warga dapat meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan satu sama lain," pungkas Ade. (**)


05 Januari 2026

Wali Kota Singkawang tekankan kesiapsiagaan hadapi karhutla


Bengkayang - Wali Kota Singkawang, Kalbar, Tjhai Chui Mie menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan wilayah dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan rawan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan aparatur kewilayahan di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin.

Wali Kota mengatakan, apel gabungan menjadi momentum awal untuk menyatukan ritme kerja seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, termasuk dalam mengantisipasi potensi bencana karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau.

“Wilayah yang rawan kebakaran harus benar-benar disiapkan langkah antisipasinya sejak dini. Jangan menunggu kejadian baru bertindak,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia meminta camat dan lurah menyusun perencanaan kesiapsiagaan, mulai dari pemetaan wilayah rawan, penyediaan sarana air seperti waduk atau sumur bor, hingga penguatan koordinasi dengan masyarakat dan unsur terkait.

Menurut dia, kesiapan infrastruktur pendukung dan perencanaan yang matang menjadi kunci dalam menekan risiko dan dampak kebakaran lahan yang dapat merugikan masyarakat serta mengganggu aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Selain itu, Wali Kota juga mendorong gerakan penanaman pohon secara masif sebagai bagian dari upaya mitigasi lingkungan. Pemerintah Kota Singkawang telah menyiapkan bibit tanaman yang akan ditanam secara bertahap di seluruh wilayah kota.

“Kita ingin Kota Singkawang semakin hijau. Penanaman pohon bukan hanya membuat kota lebih sejuk, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko banjir dan kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Tjhai Chui Mie meminta seluruh jajaran aparatur menyusun jadwal dan target kerja sejak awal tahun, termasuk dalam pelaksanaan program pencegahan bencana, agar pelaksanaannya berjalan terukur dan berkelanjutan.

Ia berharap dengan kesiapsiagaan yang diperkuat sejak dini risiko karhutla di Kota Singkawang dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat dapat terjaga.

Oleh : Narwati/ANTARA

Polres Sekadau Gelar Serah Terima Jabatan Kapolres

Foto: Serah terima jabatan kapolres sekadau, AKBP Andhika Wiratama Kapolres baru


SEKADAU - Kepolisian Resor (Polres) Sekadau akan melaksanakan rangkaian serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Sekadau, seiring mutasi jabatan di lingkungan Polda Kalimantan Barat. Mutasi tersebut ditandai dengan upacara sertijab yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, di Balai Kemitraan Polda Kalbar, pada Senin, 5 Januari 2026.


Dalam mutasi tersebut, AKBP Andhika Wiratama, yang sebelumnya menjabat sebagai Danyontar Tk. II Mentarsis Ditbintarlat Akpol Lemdiklat Polri, resmi diangkat sebagai Kapolres Sekadau Polda Kalbar, menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo yang mendapat jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Kalbar.


Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono, menyampaikan bahwa kegiatan pisah sambut Kapolres Sekadau dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur. 


"Untuk acara pisah sambut Kapolres Sekadau telah diagendakan pada Rabu nanti. Panitia pelaksana juga sudah dibentuk, dan sebagai persiapan telah dilaksanakan gladi di Polres Sekadau sejak Jumat kemarin," jelas AKP Triyono.


Rangkaian acara pisah sambut akan dikemas dengan nuansa kebersamaan dan kearifan lokal. Kegiatan tersebut meliputi prosesi adat, pengalungan bunga, tarian penyambutan, pedang pora, hingga apel perdana Kapolres Sekadau yang baru. 


"Rangkaian ini menjadi simbol penyambutan pimpinan baru sekaligus penghormatan kepada Kapolres lama atas pengabdian selama bertugas di Polres Sekadau," ujarnya.


Terkait pergantian pimpinan, AKP Triyono juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan pimpinan Polres Sekadau. 


"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati apabila ada pihak yang mengatasnamakan Kapolres atau pejabat Polres Sekadau untuk kepentingan tertentu. Jika menemukan hal tersebut, segera lakukan konfirmasi melalui layanan 110 Polri atau langsung ke Polres Sekadau," tegasnya.


Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana Tahun 2026

Foto: Kajati Kalbar, Dr. Emilwan Ridwan Pimpin Apel Kerja Perdana Tahun 2026



PONTIANAK - Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, memimpin Apel Kerja Perdana Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dengan penuh khidmat pada Senin, 5 Januari 2026, di halaman Kantor Kejati Kalbar. Apel ini diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari Para Asisten, KTU, Koordinator, Jaksa Senior, Para Kasi dan Kasubag, Jaksa Fungsional, seluruh pegawai, serta PPNPN dan Mahasiswa Magang.


Dalam arahannya, Kajati menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026, seraya menegaskan bahwa pergantian tahun harus dimaknai sebagai momentum semangat baru dan harapan baru untuk semakin meningkatkan kinerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. 


"Teruslah bertransformasi dan berinovasi dengan terus melakukan evaluasi dan monitoring," ujarnya.


Kajati juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh Jaksa dalam menghadapi berlakunya KUHP Nasional Nomor 1 Tahun 2023 dan KUHAP baru Nomor 20 Tahun 2025 yang sudah berlaku tanggal 2 Januari 2026. Seluruh aparat penegak hukum, khususnya Jaksa, diharapkan mampu mengimplementasikan regulasi tersebut secara tepat sesuai dengan arahan dan pembelajaran saat mengikuti sosialisasi, bimbingan teknis, petunjuk pelaksanaan, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.


Kajati menyampaikan bahwa Rencana Kerja Tahun 2026 harus disusun secara realistis dan adaptif dengan memperhatikan kondisi anggaran tahun 2026 yang mengalami sedikit penurunan, tanpa mengurangi kualitas kinerja dan capaian program prioritas. Selain itu, seluruh jajaran diminta untuk melakukan persiapan secara optimal menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan dilaksanakan secara daring.


Menutup arahannya, Kajati kembali mengingatkan seluruh Jaksa yang menangani perkara agar senantiasa bekerja secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi integritas. Kajati menegaskan agar tidak ada Jaksa yang terlibat dalam permasalahan hukum sebagaimana kejadian yang lalu, sejalan dengan arahan tegas Jaksa Agung bahwa penegakan hukum harus dimulai dari keteladanan aparat penegak hukumnya sendiri dan bersih dari pelanggaran hukum, dengan mengedepankan hati nurani dan keadilan masyarakat.


04 Januari 2026

Polres Singkawang catat kasus narkotika alami penurunan


Singkawang - Kepolisian Resor (Polres) Singkawang mencatat pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya secara umum mengalami penurunan sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan mengatakan, penurunan tersebut terlihat pada pengungkapan sejumlah jenis narkotika, khususnya ekstasi dan sabu.

“Pengungkapan narkotika jenis pil ekstasi pada 2025 sebanyak 243 butir dengan berat 178,14 gram, sedangkan pada 2024 mencapai 950,5 butir atau seberat 438,24 gram,” kata AKBP Dody di Singkawang, Minggu (4/1).

Ia menjelaskan, tren penurunan juga terjadi pada pengungkapan narkotika jenis sabu. Sepanjang 2025, Polres Singkawang mengamankan sabu seberat 765,89 gram, lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai 1.394,99 gram.

Namun demikian, kata dia, pengungkapan narkotika jenis ganja justru mengalami kenaikan. Pada 2025, Polres Singkawang mencatat pengungkapan ganja seberat 7,24 gram, sementara pada 2024 tidak terdapat pengungkapan kasus ganja atau nihil.

Selain narkotika, Kapolres juga memaparkan perkembangan barang bukti lain yang diamankan. Barang bukti berupa uang tunai hasil kejahatan narkotika mengalami peningkatan dari Rp5.188.000 pada 2024 menjadi Rp5.521.000 pada 2025.

Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua yang diamankan sebagai barang bukti mengalami penurunan, dari sembilan unit pada 2024 menjadi delapan unit pada 2025. Sebaliknya, kendaraan roda empat mengalami kenaikan, yakni dua unit pada 2025, sedangkan pada 2024 tidak ada kendaraan roda empat yang diamankan.

Dari sisi penanganan perkara, AKBP Dody menyebut penyelesaian kasus narkotika di wilayah hukum Polres Singkawang juga mengalami penurunan. Pada 2025, dari total 78 laporan polisi (LP), sebanyak 69 LP berhasil diselesaikan.

“Sedangkan pada 2024, dari 87 laporan polisi, sebanyak 82 laporan dapat diselesaikan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan Polres Singkawang tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum secara konsisten serta memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Oleh : Narwati/ANTARA

02 Januari 2026

Kasus Pembunuhan di Sanggau Terkuak

Foto: Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Fariz Kautsar Ramadhan


SANGGAU - Kasus pembunuhan yang menghebohkan warga Sanggau di Gang Bengkawan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, perlahan mulai terkuak. Kapolres Sanggau melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Fariz Kautsar Ramadhan, kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa pelaku berinisial WF (24) adalah tetangga kos dari korban berinisial M (18).


"Cerita awalnya adalah, korban ini memiliki hutang dengan pelaku senilai Rp700 ribu. Pelaku menagih kepada korban uang tersebut karena mau dipakai untuk pulang kampung," kata Kasat pada Jumat, 2 Januari 2026. 


Namun, bukannya mengembalikan hutang kepada pelaku, korban malah memaki pelaku. "Korban juga melempar rokok ke pelaku hingga memicu perkelahian kedua belah pihak di kamar pelaku," cerita Kasat.


Pada saat perkelahian, pelaku sempat memiting korban di bagian leher. "Sambil memiting korban, pelaku meraih tali tambang yang terkait di ember kemudian melilitkannya ke leher korban sambil menekan badan korban ke bawah sambil ditarik talinya sehingga korban lemas hingga meninggal dunia," ungkap Kasat. 


Usai menghabisi korban, pelaku kemudian mengikat korban dengan kabel dan tali dan memasukkannya ke dalam karung.


"Setelah memasukan dalam karung, korban ditinggal di kamar pelaku kemudian pelaku keluar dari kos dan pulang kampung ke daerah Landak," pungkasnya. (**)


Polres Sekadau Gelar Upacara Serah Terima Jabatan

Foto: Polres Sekadau Gelar Upacara Serah Terima Jabatan


SEKADAU - Kepolisian Resor (Polres) Sekadau menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakil Kepala Polres (Wakapolres) dan Kepala Bagian Operasi (Kabagops) pada Jumat, 2 Januari 2026. Upacara berlangsung di halaman apel Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur.


Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Sekadau, AKBP Donny Molino Manoppo, dan dihadiri oleh pejabat utama Polres Sekadau, personel, serta Bhayangkari. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kalbar Nomor: Kep/478/XII/2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang mutasi jabatan di lingkungan Polda Kalbar.


Dalam upacara tersebut, jabatan Wakapolres yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Asep Mustopa Kamil resmi diserahkan kepada Kompol Samsul Bakri. Sebelumnya, Kompol Samsul Bakri menjabat sebagai Kabagops Polres Sekadau. Sementara itu, jabatan Kabagops kini diemban oleh AKP Sugiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagstrajemen Bagren Polres Sintang.


Dalam amanatnya, Kapolres Sekadau, AKBP Donny Molino Manoppo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Sekadau. "Secara pribadi dan selaku Kapolres Sekadau, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kompol Asep Mustopa Kamil atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi positif selama menjabat sebagai Wakapolres Sekadau," ujar AKBP Donny.


Kapolres juga mengucapkan selamat kepada Kompol Samsul Bakri atas promosi jabatan sebagai Wakapolres Sekadau dan AKP Sugiyanto sebagai Kabagops Polres Sekadau. Ia berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta dinamika tugas operasional di wilayah hukum Polres Sekadau.


Mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan personel. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan produktivitas kinerja organisasi sekaligus menjadi sarana penyegaran dan penambahan wawasan, sehingga pelaksanaan tugas tetap berjalan optimal dan profesional.


01 Januari 2026

Tutup Turnamen Kades Cup III Tahun 2025, Kades Engkersik Puji Panitia Kades Cup III Tahun 2025

Foto: Kepala Desa Engkersik Sukardiyanto menutup kegiatan Turnamen Antar RT Sekedesaan Engkersik Kades Cup III Tahun 2025 di Dusun Ensawak 


SEKADAU - Kepala Desa Engkersik, Sukardiyanto secara resmi menutup rangkaian kegiatan Turnamen Antar RT Sekedesaan Engkersik Kades Cup III Tahun 2025 dilapangan sepak bola Dusun Ensawak yang bertepatan dengan penyambutan tahun baru 2026 pada Rabu (31/12/2025).


Dalam laporannya, Ketua Panitia Kades Cup III Tahun 2025, Antonius Payau, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan antusiasme warga sehingga turnamen antar RT Se kedesaan Engkersik berjalan sukses selama 47 hari yang diikuti 45 tim dari 33 RT. 


"Terimakasih partisipasi seluruh masyarakat Engkersik, tanpa dukungan semua pihak tak akan sukses kegiatan ini," ucapnya.


Disampaikan juga, secara umum pendanaan kegiatan disupport langsung oleh pemerintah desa Engkersik melalui Karang Taruna sebagai agenda rutin. 


Sebagai tuan rumah, Kepala Dusun Ensawak, Robertus Namait, menyampaikan terimakasih kepada pemerintah desa yang telah menyerahkan amanah kepada dusun Ensawak sebagai tuan rumah Kades Cup III Tahun 2025.


Sementara itu, Kepala Desa Engkersik, Sukardiyanto, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan turnamen Kades Cup III Tahun 2025. 


"Suatu kebanggaan bagi kita, karena panitia Kades Cup III sukses menjalankan tugas dengan baik dan bahkan memperoleh keuntungan yang cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan dua periode sebelumnya," ungkap Kades.


Kades juga mengucapkan selamat kepada para juara dan menyampaikan support kepada tim-tim yang belum mendapatkan predikat juara. 


"Selamat kepada Tim juara, untuk yang kalah untuk tetap semangat kedepannya," ucap Kades. 


Di akhir kegiatan, Kepala Desa Engkersik juga melakukan pengundian giliran sebagai tuan rumah untuk tahun 2026. Alhasil, Dusun Jerajau yang terpilih sebagai lokasi pelaksanaan Kades Cup IV Tahun 2026.


Sembari menutup rangkaian kegiatan, atas nama pemerintah desa dan pribadi, Kepala Desa Engkersik mengucapkan selamat menyambut tahun 2026. 


31 Desember 2025

Polres Kubu Raya Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas Jelang Malam Tahun Baru

Foto: Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika bersama Bupati Kubu Raya usai Peresmian Bundaran Gaforaya Benteng Mangrove 

KUBU RAYA - Polres Kubu Raya akan melakukan rekayasa arus lalu lintas menjelang malam pergantian tahun baru yang bertepatan dengan peresmian Bundaran Gaforaya Benteng Mangrove oleh Bupati Kubu Raya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas merupakan upaya kepolisian dalam mengurai potensi kemacetan akibat meningkatnya mobilitas masyarakat pada malam pergantian tahun. 

"Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat saat pelaksanaan peresmian Bundaran Gaforaya yang berbarengan dengan malam tahun baru," ujar Kapolres saat meninjau bundaran Gaforaya bersama Bupati Kubu Raya pada Rabu, 31 Desember 2025.

AKBP Kadek Ary mengimbau masyarakat yang melintasi kawasan Bundaran Gaforaya agar lebih berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kapolres juga meminta warga yang datang ke lokasi peresmian untuk memarkirkan kendaraannya di area parkir yang telah disiapkan. 

"Mulai pukul 22.00 WIB, masyarakat diharapkan sudah memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah disediakan guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan," katanya.

Kapolres menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan penyekatan di sejumlah titik strategis, yakni dari arah Simpang Bundaran Untan, Mapolda Kalbar, Simpang Brimob, serta dari arah Bandara Internasional Supadio. Adapun durasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Selain pengaturan lalu lintas, Polres Kubu Raya juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pesta kembang api saat malam pergantian tahun. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati sosial terhadap para korban bencana serta untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Kami mengajak masyarakat merayakan malam tahun baru dengan cara yang sederhana, tertib, dan penuh kepedulian sosial," tuturnya.

Kapolres Kubu Raya melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, menegaskan komitmen Polres Kubu Raya dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung. 

"Polres Kubu Raya berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Personel kami akan disiagakan di titik-titik rawan serta siap memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan masyarakat," kata Ade.

Viral di Medsos, Nama Sujiwo Menguat sebagai Kepala Daerah Kalbar Favorit 2025

Foto: Bupati Kuburaya, H. Sujiwo, SE, M.Sos 


KUBU RAYA - Nama H. Sujiwo, SE, M.Sos semakin ramai diperbincangkan warganet sepanjang tahun 2025. Bupati Kubu Raya ini disebut-sebut sebagai kepala daerah Kalimantan Barat pilihan warganet, menyusul banyaknya dukungan, komentar positif, hingga unggahan di media sosial yang menyoroti gaya kepemimpinannya.


Di berbagai platform media sosial, Sujiwo dikenal sebagai sosok pemimpin yang kerap turun langsung ke lapangan. Mulai dari meninjau infrastruktur, berdialog dengan warga, hingga merespons keluhan masyarakat, aktivitas tersebut sering dibagikan dan mendapat respons positif dari netizen.


Banyak warganet menilai Sujiwo sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan cepat bertindak. Ia dinilai tidak ragu bersikap tegas terhadap aparat yang lamban, namun tetap ramah dan komunikatif saat berhadapan langsung dengan masyarakat.


“Pemimpin kayak gini yang dibutuhkan. Kerja nyata, bukan cuma janji,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar unggahan yang viral.


Selain itu, langkah Sujiwo dalam mendorong pertumbuhan UMKM, menata kawasan strategis, serta membuka ruang komunikasi publik yang luas juga menjadi alasan mengapa namanya terus mendapat sorotan positif. Kehadirannya di media sosial dianggap mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.


Fenomena dukungan warganet ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin aktif menilai kinerja kepala daerah melalui kerja nyata yang terlihat langsung. Bagi banyak netizen, Sujiwo dinilai berhasil menghadirkan sosok pemimpin daerah yang tegas, merakyat, dan responsif.


Meski namanya ramai diperbincangkan, Sujiwo tetap menekankan bahwa dukungan publik harus dijadikan penyemangat untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan Kalimantan Barat secara umum.


Dengan sorotan positif sepanjang 2025, Sujiwo pun menjadi salah satu kepala daerah Kalimantan Barat yang paling banyak mendapat perhatian di ruang publik digital. (Tim liputan)


30 Desember 2025

KPID Kalbar diminta perkuat pengawasan siaran digital


Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menekankan pentingnya penguatan fungsi pengawasan penyiaran di tengah masifnya arus digitalisasi informasi, terutama untuk melindungi anak-anak dan masyarakat di wilayah perbatasan dari konten negatif dan hoaks.  

"Di era disrupsi digital saat ini, pengawasan penyiaran bukan lagi sekadar rutinitas, tetapi amanah besar untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap sehat dan berlandaskan nilai kebangsaan," kata Gubernur Kalbar Ria Norsan saat melantik 7 komisioner KPID Kalbar di Pontianak, Selasa. 

Ria Norsan mengatakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar memiliki peran strategis sebagai lembaga independen dalam menjaga pemanfaatan frekuensi publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. 

Ia menilai kemajuan teknologi informasi membawa manfaat besar dalam mempercepat arus informasi dan memperluas akses edukasi. Namun, di sisi lain, kemunculan berbagai platform digital juga meningkatkan risiko penyebaran konten yang merugikan masyarakat, termasuk hoaks dan informasi yang tidak sesuai dengan nilai nasional.  

Menurut Ria Norsan, tantangan tersebut menjadi lebih kompleks bagi Kalimantan Barat yang memiliki wilayah perbatasan langsung dengan negara lain. Karena itu, pengawasan siaran dan konten digital dinilai krusial untuk membentengi masyarakat dari pengaruh negatif luar.

Fokus utama pengawasan, lanjut dia, harus diarahkan pada perlindungan anak dari paparan tayangan yang tidak sehat. Pemerintah daerah mendorong KPID Kalbar untuk memastikan adanya ruang dan porsi yang memadai bagi siaran ramah anak guna mendukung pembentukan karakter generasi muda.

"Kita harus memastikan konsumsi siaran anak-anak terarah dengan baik agar mata dan telinga mereka terlindungi dalam membentuk kepribadian," katanya.

Ria Norsan menambahkan kualitas tontonan memiliki dampak langsung terhadap kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, penguatan peran KPID dalam mendorong siaran yang edukatif dan berbudaya dipandang sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan kebijakan dan anggaran untuk memperkuat peran KPID, termasuk dalam pengawasan siaran di wilayah perbatasan serta pengembangan konten lokal yang mencerminkan identitas dan kearifan budaya daerah.

Di tempat yang sama, Komisioner KPI Pusat Aliyah mengatakan digitalisasi penyiaran merupakan peluang sekaligus tantangan besar yang harus dikelola dengan bijak oleh KPID daerah. Menurutnya, tanpa pengawasan yang kuat, arus informasi digital berpotensi memicu penyebaran hoaks dan konten yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

"Menjaga kepentingan publik, terutama anak-anak dan kelompok rentan, menjadi tanggung jawab utama di tengah derasnya informasi yang beredar saat ini," kata Aliyah.

Ia menekankan pentingnya independensi, integritas, dan profesionalitas komisioner KPID dalam menjalankan fungsi pengawasan penyiaran.

"KPI Pusat juga berharap KPID Kalbar mampu menjadikan nilai-nilai kearifan lokal dan keberagaman sebagai fondasi dalam membangun ekosistem penyiaran yang sehat dan berpihak pada masyarakat luas," katanya.

Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA

Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda