Safari Ramadhan, Gubernur Ria Norsan Bawa Kabar Besar Perbatasan - Berita Indokalbar.com -->

23 Februari 2026

Safari Ramadhan, Gubernur Ria Norsan Bawa Kabar Besar Perbatasan

Gubernur Kalbar Ria Norsan soroti konektivitas perbatasan Kapuas Hulu dan peningkatan IPM 72,09 saat Safari Ramadhan 1447 H, termasuk akses jalan menuju IKN Nusantara dan penguatan pendidikan serta kesehatan.
Gubernur Kalbar Ria Norsan soroti konektivitas perbatasan Kapuas Hulu dan peningkatan IPM 72,09 saat Safari Ramadhan 1447 H, termasuk akses jalan menuju IKN Nusantara dan penguatan pendidikan serta kesehatan.

PONTIANAK -- Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya peningkatan konektivitas wilayah perbatasan dan percepatan Indeks Pembangunan Manusia dalam agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Dalam kunjungan tersebut, Ria Norsan menekankan bahwa Kapuas Hulu bukan sekadar daerah terluar, tetapi berpotensi menjadi pusat penggerak ekonomi baru. Posisi geografisnya yang berbatasan darat dengan Malaysia dinilai membuka peluang perdagangan lintas batas, investasi, serta pengembangan sektor unggulan berbasis potensi lokal.

Akses Jalan Perbatasan Buka Jalur Menuju IKN

Salah satu sorotan utama adalah pembangunan jalan perbatasan yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Timur. Infrastruktur ini diyakini akan memangkas waktu tempuh menuju Ibu Kota Negara Nusantara.

Menurut Ria Norsan, konektivitas yang semakin baik akan mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Dampaknya tidak hanya pada efisiensi transportasi, tetapi juga pada peningkatan investasi, perdagangan, hingga peluang kerja baru bagi warga perbatasan.

Dengan akses yang semakin terbuka, Kapuas Hulu berpotensi menjadi simpul ekonomi yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kalimantan. Ini menjadi momentum penting agar masyarakat tidak lagi merasa terisolasi dari pusat pertumbuhan nasional.

Fokus Pembangunan Tahun Kedua Kepemimpinan

Memasuki tahun kedua masa jabatan bersama Wakil Gubernur, Ria Norsan menyampaikan komitmen memperkuat fondasi pembangunan yang terukur dan berdampak langsung. Beberapa indikator makro Kalimantan Barat menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stabil, pengendalian inflasi, hingga upaya penurunan angka kemiskinan.

Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah provinsi berupaya meningkatkan kualitas layanan publik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke wilayah perbatasan.

IPM Masih Jadi Tantangan Serius

Meski menunjukkan kemajuan, Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Barat tercatat di angka 72,09 dan berada di peringkat kelima se-Pulau Kalimantan. Kapuas Hulu termasuk daerah yang masih perlu percepatan peningkatan IPM.

Tiga faktor utama yang menjadi perhatian adalah kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan ketersediaan infrastruktur dasar. Pemerintah provinsi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Langkah konkret diperlukan agar generasi muda di perbatasan memiliki daya saing tinggi, tidak tertinggal, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun regional.

Dukungan Daerah dan Harapan Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur. Ia menilai perhatian pemerintah provinsi menjadi penyemangat bagi masyarakat perbatasan.

Sukardi mengakui pembangunan di wilayah perbatasan menghadapi tantangan besar, mulai dari keterbatasan akses jalan dan jembatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia berharap dukungan provinsi terus diperkuat, terutama dalam pengembangan infrastruktur, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta bantuan bagi UMKM dan koperasi.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Mengapa Kapuas Hulu Strategis bagi Kalimantan Barat

Sebagai wilayah perbatasan langsung dengan Malaysia, Kapuas Hulu memiliki fungsi ganda, yakni menjaga kedaulatan dan menjadi pintu gerbang ekonomi. Jika konektivitas semakin baik dan IPM meningkat, maka kawasan ini dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang berdampak luas bagi Kalimantan Barat.

Pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menjadi harapan bersama, agar masyarakat perbatasan merasakan manfaat nyata dari setiap kebijakan.

FAQ Seputar Pembangunan Kapuas Hulu dan IPM Kalbar

1. Berapa angka IPM Kalimantan Barat saat ini?
IPM Kalbar berada di angka 72,09 dan masih menempati peringkat kelima di Pulau Kalimantan.

2. Mengapa Kapuas Hulu dianggap strategis?
Karena berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, sehingga memiliki potensi perdagangan lintas batas dan penguatan ekonomi regional.

3. Apa dampak pembangunan jalan perbatasan?
Meningkatkan konektivitas, mempercepat akses menuju IKN Nusantara, serta membuka peluang ekonomi baru.

4. Apa fokus utama pembangunan Pemprov Kalbar?
Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat.

*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Komentar