Berita Indokalbar.com -->

11 Maret 2026

Dikira Razia, Ternyata Bagi Takjil di Kubu Raya

Foto: Jajaran Polres Kuburaya bagi-bagi takjil di Jalan Mayor Ali Anyang 


KUBU RAYA - Suasana berbeda terlihat di ruas Jalan Mayor Alianyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, saat waktu menjelang berbuka puasa tiba. Pengendara yang melintas sempat melambat ketika melihat sejumlah personel Polres Kubu Raya berdiri di tepi jalan.


Mereka mengira ada razia lalu lintas, namun dugaan itu langsung sirna ketika polisi yang berjaga justru menyapa dengan ramah sambil menyerahkan paket takjil gratis.


Kegiatan berbagi takjil gratis ini dilakukan oleh jajaran Polres Kubu Raya kepada masyarakat yang melintasi Jalan Mayor Alianyang sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.


Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan kegiatan ini merupakan program sosial yang rutin dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadan.


"Kami bukan melakukan razia, tetapi ingin berbagi takjil bagi pengendara yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa," kata Ade, Rabu (11/3/2026).


Ade menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat. 


"Semoga kegiatan ini bisa membawa berkah di bulan Ramadan sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat," pungkasnya.


PWI Kabupaten Sekadau Gelar Bakti Sosial Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Foto: PWI Kabupaten Sekadau Gelar Bakti Sosial Berbagi Takjil di Bulan Ramadan di bundaran tugu PKK kabupaten sekadau, Selasa (10/3/2026) sore


SEKADAU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sekadau melaksanakan bakti sosial berbagi takjil di Bundaran Tugu PKK Kabupaten Sekadau pada Selasa (10/3/2026) sore.


Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, menyambut baik kegiatan ini dan berharap apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. 


"Kami menyambut baik kegiatan PWI Kabupaten Sekadau walaupun kondisi dan situasi saat ini masih bisa berbagi kepada masyarakat di bulan Ramadan. Mudah-mudahan apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.


Kundori juga berharap PWI Kabupaten Sekadau tetap semangat menjalankan program kerjanya dan selalu berbuat kebaikan untuk masyarakat.


Sekretaris PWI Kabupaten Sekadau, Sudarno, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin PWI Kabupaten Sekadau setiap tahunnya. 


Ia berharap bakti sosial ini dapat meringankan beban masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. 


"Selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat muslim," ucapnya.


10 Maret 2026

Dukungan Sosial PT Dharma Inti Bersama di Ramadan Dapat Apresiasi Gubernur Kalbar

Foto: Perwakilan PT Dharma Inti Bersama, Sumarno, secara simbolis menyerahkan bantuan seribu paket sembako secara simbolis kepada Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan pada Silaturahmi Ramadan 1447 H/2026 M Pemprov di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026)


PONTIANAK - Kepedulian sosial yang ditunjukkan PT Dharma Inti Bersama (DIB) kepada masyarakat Kalimantan Barat mendapat apresiasi dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. 


Melalui berbagai kegiatan berbagi pada momentum Ramadan, perusahaan dinilai turut memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026).


Kegiatan ini juga dihadiri oleh anak-anak yatim serta perwakilan organisasi perempuan seperti Dekranasda dan PKK. Rangkaian acara meliputi khataman Al-Qur' an, buka puasa bersama, serta penyerahan bantuan kepada kaum dhuafa, fakir miskin, dan marbot masjid.


Dalam kesempatan tersebut, PT Dharma Inti Bersama yang merupakan pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Kabupaten Kayong Utara menyalurkan 1.000 paket sembako beserta santunan uang tunai bagi anak-anak yatim. Bantuan akan didistribusikan kepada para penerima manfaat melalui berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan.


Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan sosial memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Pada kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergitas PT Dharma Inti Bersama melalui paket bantuan yang telah disampaikan. Kontribusi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kemitraan dunia usaha dalam mendukung kegiatan sosial di daerah kita," ujar Ria Norsan.


Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat agar pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.


"Mari kita satukan langkah dan kontribusi sesuai dengan peran masing-masing. Pemerintah menjalankan kebijakan dan pelayanan dengan integritas, organisasi kemasyarakatan memperkuat pembinaan umat, dunia usaha menggerakkan perekonomian, dan masyarakat mendukung dengan partisipasi serta kepedulian. Jika seluruh unsur tersebut berjalan seirama, maka kemajuan Kalimantan Barat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat," tambahnya.


Perwakilan PT Dharma Inti Bersama, Sumarno, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, terutama dalam momentum Ramadan yang penuh makna.


"Melalui momentum Ramadan ini, PT Dharma Inti Bersama menyalurkan 1.000 paket sembako disertai santunan uang tunai sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa, fakir miskin, dan marbot masjid. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.


Pemkab Kayong Utara menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian PT Dharma Inti Bersama juga disampaikan oleh Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara pada Minggu (8/3/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Amru mengucapkan terima kasih atas kontribusi perusahaan yang telah menyalurkan santunan kepada 381 anak yatim serta 977 paket sembako bagi keluarga prasejahtera. 


Para penerima manfaat berasal dari delapan desa di Kecamatan Kepulauan Karimata, Kecamatan Pulau Maya, serta sejumlah desa di Kecamatan Sukadana.


"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengucapkan terima kasih kepada PT DIB. Setahu saya, CSR biasanya diberikan setelah perusahaan beroperasi dan memperoleh keuntungan. Namun DIB yang belum beroperasi sudah menyisihkan sebagian pembiayaannya untuk membantu fakir miskin dan anak yatim, termasuk memberikan beasiswa kuliah bagi anak-anak Desa Pelapis. Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa," ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kayong Utara akan terus mendukung pengembangan Kawasan Industri Pulau Penebang yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional, sehingga sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan perusahaan dapat terus terjalin dengan baik serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. (Mz)


CMI Gelar Safari Ramadhan, Dukung Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat

Foto: Agus Rusli, perwakilan Manajemen CMI memberikan santunan dan bantuan alat tulis kepada para santri di dua pesantren 


KETAPANG - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) menggelar Safari Ramadhan di dua pondok pesantren, Pesantren Hidayatul Muhajirin dan Pesantren Darul Ulum, sebagai upaya memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.


Kegiatan ini melibatkan jajaran manajemen perusahaan, pimpinan pondok pesantren, alim ulama, dan para santri, serta menyalurkan bantuan perlengkapan alat tulis kepada 280 santri.


Agus Rusli, perwakilan Manajemen CMI, mengatakan bahwa Safari Ramadhan ini bertujuan untuk memastikan kehadiran CMI memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. 


"Kami berharap santunan dan bantuan alat tulis dapat memotivasi para santri untuk terus semangat menuntut ilmu," ujarnya.


Kunjungan pertama di Pesantren Hidayatul Muhajirin disambut hangat oleh Siti Mutomimah, Pengasuh Ponpes Hidayatul Muhajirin, yang mengapresiasi perhatian perusahaan terhadap pendidikan santri.


Rangkaian Safari Ramadhan kemudian berlanjut ke Pesantren Darul Ulum, di mana Imam Zulfikar, Khodim Pesantren Darul Ulum Muara Jekak, menyampaikan bahwa dukungan ini menjadi suntikan semangat bagi para santri.


Kepala Desa Muara Jekak, Muhtaram, juga mengapresiasi langkah nyata perusahaan di wilayahnya. "Sinergi antara perusahaan dan desa seperti inilah yang kita harapkan," tuturnya.


Acara diisi dengan Tilawah Qur'an, Kuliah Tujuh Menit (Kultum), dan ditutup dengan doa dan buka puasa bersama. CMI menegaskan komitmennya untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat melalui pilar tanggung jawab sosial (CSR) yang berkelanjutan. (Mz)




09 Maret 2026

Bupati Kubu Raya Dukung Pengembangan Pelayanan Air Bersih

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menghadiri buka puasa bersama Perumda Air Minum Tirta Raya di Hotel Dangau, Senin (9/3/2026) sore


KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan pelayanan air bersih di Kabupaten Kubu Raya. Ia meminta jajaran Perumda Air Minum Tirta Raya menyiapkan dokumen yang diperlukan agar pemerintah daerah dapat memperjuangkan penguatan perusahaan daerah tersebut.


"Saya akan perjuangkan secara maksimal," ujar Sujiwo saat menghadiri undangan buka puasa bersama Perumda Air Minum Tirta Raya di Hotel Dangau, Senin (9/3/2026) sore.


Sujiwo mengatakan pemerintah daerah siap memberikan dukungan maksimal demi peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Ia melihat potensi besar yang dimiliki Perumda Air Minum Tirta Raya dan berharap perusahaan daerah tersebut dapat berkembang menjadi lebih besar dan lebih hebat.


"Saya melihat masa depan Perumda ini luar biasa. Tinggal Pak Direktur dan jajaran mempunyai keinginan membawa perusahaan ini menjadi lebih besar, lebih hebat dan lebih bermanfaat bagi masyarakat," katanya.


Sujiwo juga menyinggung soal deviden perusahaan kepada pemerintah daerah. Ia meminta agar deviden tersebut sementara dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan.


"Walaupun pemerintah daerah perlu uang untuk pembangunan, simpan saja dulu. Gunakan untuk kepentingan perusahaan, kecuali kalau memang benar-benar memungkinkan baru kita ambil deviden," jelasnya.


Dengan langkah tersebut, Sujiwo berharap seluruh sumber daya yang ada dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya.


"Silakan gunakan dulu semuanya semaksimal mungkin dan sebaik mungkin untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kabupaten Kubu Raya," pungkasnya.


Di akhir sambutannya, Sujiwo juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh masyarakat. 


"Marhaban ya Ramadan, selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita selama bulan suci Ramadan diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala," tutupnya. (Ms)


Program 4.000 Rumah Subsidi Di Singkawang Dipercepat Untuk Warga MBR

Pemerintah Kota Singkawang mempercepat pembangunan 4.000 rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan penyiapan lahan. (Gambar ilustrasi AI)
Pemerintah Kota Singkawang mempercepat pembangunan 4.000 rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan penyiapan lahan. (Gambar ilustrasi AI)

Singkawang -- Pemerintah Kota Singkawang terus mempercepat realisasi pembangunan 4.000 unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan hunian layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan percepatan program rumah subsidi dilakukan melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). 

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan.

Ia menyebutkan, pembahasan terbaru mengenai program rumah subsidi tersebut dilakukan di Kantor Kementerian PKP dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel.

“Dalam pembahasan tersebut dibicarakan berbagai langkah percepatan, mulai dari identifikasi ketersediaan lahan, proses administrasi, hingga skema pendanaan untuk mendukung pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu.

Menurutnya, Pemerintah Kota Singkawang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar program perumahan rakyat dapat segera terealisasi. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis program rumah subsidi ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat Singkawang yang membutuhkan hunian layak,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengoordinasikan pembahasan lintas perangkat daerah terkait fungsi lahan yang akan dialokasikan untuk pembangunan rumah subsidi.

Pembahasan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kota Singkawang.

Dwi Yanti mengatakan koordinasi lintas perangkat daerah ini bertujuan mempercepat proses penyiapan lahan bagi pembangunan 4.000 unit rumah subsidi sekaligus memastikan pemanfaatannya tetap sesuai dengan ketentuan tata ruang yang berlaku.

Ia menegaskan pentingnya identifikasi lahan secara optimal dengan tetap memperhatikan fungsi lahan serta ketentuan tata ruang daerah.

Menurutnya, perencanaan penyediaan lahan perumahan harus selaras dengan dokumen perencanaan tata ruang, seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Pemerintah Kota Singkawang berharap percepatan pembangunan 4.000 unit rumah subsidi ini dapat berjalan secara terencana, berkelanjutan, serta tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan perumahan, ketahanan pangan, dan pengelolaan tata ruang daerah.

Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda