Berita Indokalbar.com -->

05 Maret 2026

Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau Lokasi TMMD

Foto: Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau Lokasi TMMD

SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, mendampingi Brigjen TNI Tri Haryono, S. Sos, MM, Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial TNI Angkatan Darat (Sterad) dan rombongan, saat meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, pada Kamis (5/3/2026).

Wakil Bupati Sintang menyampaikan terima kasih kepada Kodim 1205 Sintang yang sudah melaksanakan TMMD ke 127 Tahun 2026 di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir. 

"Jajaran Pemkab Sintang mendukung sepenuhnya pelaksanaan TMMD. Ini kegiatan rutin setiap tahun dan kegiatan ini berdampak bagi masyarakat lokasi pelaksanaan TMMD," ujarnya.

Wakil Bupati Sintang juga menegaskan bahwa koordinasi Pemkab Sintang dengan TNI maupun Polri berjalan sangat baik. 

"Saat ini kita sedang menyusun anggaran untuk 2027. Saya mendengar ada permohonan untuk bedah rumah yang kurang, bisa ditambahkan," tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Letkol Inf. Zulfikar Akbar Helmi, S.E, Komandan Kodim 1205 Sintang dan jajaran, Polres Sintang, Sekcam Sintang, Lurah Kapuas Kanan Hilir, dan Masyarakat Kapuas Kanan Hilir. (**)

Singkawang Percepat KUR Perumahan Peluang Besar Hunian Terjangkau dan UMKM Naik Kelas

KUR Perumahan Jadi Solusi Hunian Terjangkau bagi Warga Singkawang
Pemkot Singkawang mempercepat administrasi KUR Perumahan untuk mendorong akses hunian terjangkau dan mendukung program tiga juta rumah. Sinergi pemerintah dan perbankan diharapkan menggerakkan ekonomi daerah.

KUR Perumahan Jadi Solusi Hunian Terjangkau bagi Warga Singkawang

SINGKAWANG -- Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses administrasi pembiayaan perumahan sekaligus mendorong optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di wilayah tersebut. Komitmen ini disampaikan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat menghadiri kegiatan sosialisasi KUR Perumahan dan akad pembiayaan perumahan bersama Bank Negara Indonesia atau BNI di Singkawang, Rabu.

Dalam kegiatan tersebut juga diperkenalkan program rumah subsidi serta inisiatif PNM–SMF Melawan Rentenir yang bertujuan memperkuat akses pembiayaan yang sehat bagi masyarakat dan pelaku usaha. Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mempercepat implementasi berbagai program pembiayaan perumahan yang digagas pemerintah pusat.

Tjhai Chui Mie menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah pusat yang membawa berbagai program strategis pembiayaan perumahan dengan skema bunga maksimal enam persen. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan harapan baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor perumahan di Singkawang yang terus berkembang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam mempercepat proses administrasi dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini dinilai penting agar program pembiayaan perumahan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami di Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen mempercepat layanan administrasi serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar program KUR Perumahan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Tjhai.

Melalui kemudahan akses pembiayaan tersebut, pemerintah daerah berharap pelaku usaha di sektor perumahan maupun sektor pendukung lainnya dapat berkembang lebih cepat dan naik kelas. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk memiliki hunian yang layak dengan harga terjangkau.

Pemkot Singkawang juga menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program nasional tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan perumahan masyarakat sekaligus memperkuat sistem pembiayaan yang inklusif.

Sebagai kota yang berkembang pesat di sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata, Singkawang dinilai memiliki potensi besar dalam penyerapan KUR Perumahan. Dengan dukungan regulasi yang jelas serta percepatan layanan administrasi, pemerintah daerah optimistis program ini dapat direalisasikan secara maksimal.

Menurut Tjhai Chui Mie, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor perbankan, serta pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan program pembiayaan perumahan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk memastikan program berjalan lancar, Pemkot Singkawang juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait dan pihak perbankan. Proses pengajuan, verifikasi hingga realisasi pembiayaan akan diupayakan berlangsung lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, serta para pengusaha, kontraktor, pengembang, dan pelaku UMKM setempat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha yang memahami manfaat KUR Perumahan serta memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat sektor perumahan di daerah.

FAQ

Apa itu KUR Perumahan?
KUR Perumahan adalah fasilitas pembiayaan dengan bunga rendah yang ditujukan untuk mendukung pembangunan dan kepemilikan rumah serta usaha di sektor perumahan.

Berapa bunga KUR Perumahan?
Program ini menawarkan bunga maksimal sekitar 6 persen sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Siapa yang bisa mengajukan KUR Perumahan?
Pelaku UMKM, pengembang perumahan, serta pihak yang terlibat dalam sektor perumahan dapat mengajukan pembiayaan ini melalui bank penyalur.

Apa tujuan program tiga juta rumah?
Program ini bertujuan meningkatkan ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat serta memperkuat sektor ekonomi yang berkaitan dengan industri perumahan.

Polisi Tangkap Pria 29 Tahun Terkait Dugaan Pemerkosaan Anak di Sekadau

Foto: Tersangka kasus pemerkosaan anak di wilayah kecamatan belitang 


SEKADAU - Polres Sekadau mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau. Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil gerak cepat Satreskrim setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban.


Seorang pria berinisial J (29) telah diamankan dan saat ini berstatus tersangka dalam perkara dugaan pemerkosaan terhadap anak. Proses hukum masih berjalan.


Kejadian itu terjadi pada Kamis (26/2) malam di area kebun sawit Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau. Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diduga menjemput korban yang masih di bawah umur menggunakan sepeda motor, lalu membawa korban ke lokasi kejadian.


Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya. Polisi juga mendalami keterangan terkait dugaan kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di lokasi yang sama.


Sejumlah barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. Saat ini tersangka telah diamankan di Rutan Sattahti Polres Sekadau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 473 ayat (4) juncto ayat (1) juncto ayat (2) huruf b dan/atau Pasal 415 huruf b UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 1 Tahun 2026. (**)


04 Maret 2026

Polres Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Elemen Kepemudaan dan Mahasiswa

Foto: Polres Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Elemen Kepemudaan dan Mahasiswa


KUBU RAYA - Polres Kubu Raya menggelar kegiatan buka puasa bersama elemen kepemudaan dan mahasiswa Kabupaten Kubu Raya dengan tema "Marhaban Ya Ramadhan" dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.


Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara Polri dengan para pemuda serta mahasiswa di Kabupaten Kubu Raya. 


"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta kebersamaan antara Polres Kubu Raya dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kubu Raya," ujarnya, Rabu (4/3/2026) sore.


Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, para Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya, personel Polres Kubu Raya, serta sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan dan mahasiswa antaranya Ketua GMNI Kabupaten Kubu Raya Zamrozi, Ketua PMII Kabupaten Kubu Raya Muhammad Isromi, Fungsionaris PTKP HMI Kubu Raya Bagas Sanjaya, serta perwakilan PMKRI Sungai Raya Epildius Ariwibowo.


Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, diawali dengan sambutan, dilanjutkan dengan dialog singkat antara pihak kepolisian dan mahasiswa, serta diakhiri dengan buka puasa bersama dan silaturahmi. (Tim)


Naga dan Barongsai Meriah, Pesan Kerukunan untuk Warga Pontianak

Foto: Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia, Suyanto Tanjung


PONTIANAK - Puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak berlangsung meriah pada Selasa malam (3/3/2026). Salah satu yang paling mencuri perhatian masyarakat adalah kemunculan naga raksasa sepanjang 118,8 meter yang disebut sebagai naga terpanjang di Pontianak tahun ini.


Naga raksasa tersebut tampil memukau dalam rangkaian Festival Naga dan Barongsai yang digelar di pusat kota. Atraksi naga sepanjang 118,8 meter ini menjadi salah satu daya tarik utama yang disaksikan ribuan warga yang memadati lokasi perayaan.


Suasana perayaan semakin semarak dengan berbagai panggung hiburan yang didirikan di sepanjang jalan. Masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang tampak menikmati rangkaian acara budaya yang digelar bersama.


Ketua MABT Indonesia, Suyanto Tanjung, mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat dalam menyukseskan perayaan tersebut. 


"Sepanjang jalan banyak panggung hiburan didirikan. Kita mengapresiasi kerja keras seluruh masyarakat, baik yang merayakan dari etnis Tionghoa maupun suku-suku lainnya. Semua bisa menikmati bersama Festival Naga dan Barongsai ini," ujarnya.


Suyanto Tanjung menambahkan, secara umum sajian Cap Go Meh tahun ini masih mengikuti tradisi dan ritual yang telah dilaksanakan dari tahun ke tahun. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghargai antar suku dan budaya. 


"Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Mari kita juga mendukung saudara-saudara kita yang akan menjalankan ibadah puasa," pungkasnya. (Ms)


Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda