Berita Indokalbar.com -->

04 Maret 2026

Polres Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Elemen Kepemudaan dan Mahasiswa

Foto: Polres Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Elemen Kepemudaan dan Mahasiswa


KUBU RAYA - Polres Kubu Raya menggelar kegiatan buka puasa bersama elemen kepemudaan dan mahasiswa Kabupaten Kubu Raya dengan tema "Marhaban Ya Ramadhan" dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.


Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara Polri dengan para pemuda serta mahasiswa di Kabupaten Kubu Raya. 


"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta kebersamaan antara Polres Kubu Raya dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kubu Raya," ujarnya, Rabu (4/3/2026) sore.


Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, para Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya, personel Polres Kubu Raya, serta sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan dan mahasiswa antaranya Ketua GMNI Kabupaten Kubu Raya Zamrozi, Ketua PMII Kabupaten Kubu Raya Muhammad Isromi, Fungsionaris PTKP HMI Kubu Raya Bagas Sanjaya, serta perwakilan PMKRI Sungai Raya Epildius Ariwibowo.


Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, diawali dengan sambutan, dilanjutkan dengan dialog singkat antara pihak kepolisian dan mahasiswa, serta diakhiri dengan buka puasa bersama dan silaturahmi. (Tim)


Naga dan Barongsai Meriah, Pesan Kerukunan untuk Warga Pontianak

Foto: Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia, Suyanto Tanjung


PONTIANAK - Puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak berlangsung meriah pada Selasa malam (3/3/2026). Salah satu yang paling mencuri perhatian masyarakat adalah kemunculan naga raksasa sepanjang 118,8 meter yang disebut sebagai naga terpanjang di Pontianak tahun ini.


Naga raksasa tersebut tampil memukau dalam rangkaian Festival Naga dan Barongsai yang digelar di pusat kota. Atraksi naga sepanjang 118,8 meter ini menjadi salah satu daya tarik utama yang disaksikan ribuan warga yang memadati lokasi perayaan.


Suasana perayaan semakin semarak dengan berbagai panggung hiburan yang didirikan di sepanjang jalan. Masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang tampak menikmati rangkaian acara budaya yang digelar bersama.


Ketua MABT Indonesia, Suyanto Tanjung, mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat dalam menyukseskan perayaan tersebut. 


"Sepanjang jalan banyak panggung hiburan didirikan. Kita mengapresiasi kerja keras seluruh masyarakat, baik yang merayakan dari etnis Tionghoa maupun suku-suku lainnya. Semua bisa menikmati bersama Festival Naga dan Barongsai ini," ujarnya.


Suyanto Tanjung menambahkan, secara umum sajian Cap Go Meh tahun ini masih mengikuti tradisi dan ritual yang telah dilaksanakan dari tahun ke tahun. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghargai antar suku dan budaya. 


"Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Mari kita juga mendukung saudara-saudara kita yang akan menjalankan ibadah puasa," pungkasnya. (Ms)


Direktur PT Sultan Rafli Mandiri Sebut Liu Xiaodong sebagai Pengkhianat

Foto: Liu Xiao Dong (WNA) terdakwa kasus pencurian listrik menjalani persidangan di PN Ketapang 


KETAPANG - Direktur PT Sultan Rafli Mandiri (SRM) Muhamad Pamar Lubis menyebut terdakwa Liu Xiaodong sebagai pengkhianat. Dia juga membeberkan modus terdakwa dalam menjalankan upayanya untuk menguasai barang dan fasilitas perusahaan.


Hal itu disampaikan Pamar Lubis saat hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pencurian listrik dan bahan peledak dengan terdakwa Warga Negara Asing (WNA) Liu Xiaodong di Pengadilan Negeri Ketapang, Selasa (3/3/2026).


Pamar Lubis menjelaskan bahwa terdakwa pernah melakukan pengusiran secara paksa para pekerja di perusahaannya yang terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) dan warga lokal. 


"Pada waktu subuh, terdakwa ini dengan beberapa orang memakai topeng mengusir pekerja saya WNA dan tenaga lokal. Merusak garis Polisi dan menambang emas," kata Pamar Lubis.


Terkait dengan bahan peledak, pihaknya mengaku memperoleh secara sah dan mendapatkan izin dari Mabes Polri. Bahan peledak tersebut disimpan dalam gudang khusus di lokasi tambang.


Pamar Lubis mengaku dihubungi oleh pihak PLN Ketapang mengenai tagihan listrik yang secara tiba-tiba mendadak naik dari tagihan bulanan seperti biasa. 


"Mendadak ada tagihan listrik 500 sampai 600 juta sebulan. Biasanya kan hanya 100 juta kalau tidak beroperasi. Tagihan ini setiap bulanya kami yang bayar," katanya.


Kuasa hukum terdakwa mencecar Pamar Lubis dengan pertanyaan mengenai laporannya yang dianggap tidak memiliki landasan hukum sebab Pamar Lubis dianggap sudah tidak menjabat sebagai direktur perusahaan. 


"Anda sebagai saksi di BAP tanggal 9 Agustus 2025, sedangkan saat itu saksi bukan lagi sebagai direktur PT SRM, jadi apa dasar saksi melaporkan klien saya," ujar pengacara Liu Xiao Dong.


Salah seorang kuasa hukum Pamar Lubis, Cahyo Galang Satrio mengatakan, kalau laporan polisi (LP) kasus ini sudah dibuatnya semenjak kliennya masih sah sebagai direktur perusahaan. "LP kita di Mabes Polri tanggal 19 Mei 2025, baru di buatkan BAP, Agustus 2025, jadi dak ada masalah soal itu," ujar Cahyo Galang Satrio. (Mz)


03 Maret 2026

Kapolres Kubu Raya Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tokoh Agama dan Lintas Etnis

Foto: Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tokoh Agama dan Lintas Etnis di Kubu Raya, Senin (2/3/2026) sore


KUBU RAYA - Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh agama dan tokoh lintas etnis Kabupaten Kubu Raya, Senin (2/3/2026) sore, di Restoran Nuanza Asri Hotel Alimoer, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya.


Kegiatan ini bertujuan memperkuat konsolidasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya, K.H. Zamroni Hasan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam membangun komunikasi dan kepercayaan antara unsur ulama, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan.


Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat. 


"Stabilitas kamtibmas tidak bisa dibangun sendiri oleh kepolisian. Dibutuhkan dukungan kolektif seluruh elemen masyarakat," ujarnya.


Mewakili tokoh agama dan tokoh lintas etnis, Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya K.H. Zamroni Hasan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam membangun komunikasi dan kepercayaan antara unsur ulama, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan.


“Kabupaten Kubu Raya adalah wilayah yang majemuk. Stabilitas sosial menjadi prasyarat utama bagi terpeliharanya ketertiban dan keberlanjutan pembangunan daerah. Kami melihat kolaborasi yang telah terbangun dengan Polres Kubu Raya selama ini menjadi faktor penting dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen jajaran kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum keagamaan dan kegiatan masyarakat berskala besar.


“Kami siap terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis,” tegasnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat (kultum) yang disampaikan Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya, berisi pesan-pesan keagamaan, penguatan nilai moderasi beragama, serta ajakan menjaga persatuan di tengah keberagaman. 


Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta berbuka puasa bersama, dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah, ramah tamah, dan foto bersama. (Red/Ms


Pasang Iklan

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda