Berita Indokalbar.com -->

14 September 2025

Polres Singkawang selidiki penemuan dua mayat di kebun alpukat


Singkawang - Aparat Kepolisian Resor Singkawang, Kalimantan Barat, masih menyelidiki penemuan dua mayat laki-laki yang terkubur di kebun alpukat di Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Sabtu (13/9) siang.

"Dua mayat itu ditemukan warga yang sempat curiga melihat adanya gundukan sampah rumput dan batu di kebun tersebut," kata Kepala Kepolisian Sektor Singkawang Selatan Inspektur Polisi Satu Aditya Arya Nugroho di hubungi di Singkawang, Minggu.

Setelah gundukan tanah itu digali, warga terkejut mendapati mayat laki-laki dengan pakaian dan sarung pisau yang diduga milik korban.

Identitas kedua mayat itu, yakni EA (23) dan H (32), keduanya warga Jalan Nunga, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur.

"Keduanya petani dan dilaporkan hilang pihak keluarga sejak Rabu (10/9) lalu. Keluarga bahkan telah membuat laporan orang hilang ke Polres Singkawang pada Kamis (11/9)," ujarnya.

Setelah mendapati laporan penemuan mayat, personel Polres Singkawang bersama Polsek Singkawang Selatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan.

Saat ini, kedua mayat sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Azis, Singkawang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi

"Kami juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi, selanjutnya mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut," ujarnya.

Kasus penemuan mayat ini masih terus ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang.

"Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban dan kemungkinan adanya dugaan tindak pidana di balik peristiwa tersebut," ujarnya.

Oleh : Narwati/ANTARA

Polres Sekadau Tertibkan Lokasi Sabung Ayam di Desa Entabuk

 

Foto: Polisi Tertibkan Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Desa Entabuk

SEKADAU - Polres Sekadau melalui Polsek Belitang Hilir melakukan langkah cepat menindaklanjuti informasi terkait dugaan adanya aktivitas sabung ayam di Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manopo melalui Kasi Humas IPTU Triyono menerangkan bahwa kegiatan penertiban dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Belitang Hilir IPDA Subhan Syah Khan bersama Bhabinkamtibmas Desa Entabuk Brigpol Muhammad Mutaqqin, dengan dukungan dari masyarakat sekitar.


"Saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas sabung ayam. Namun, untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan, aparat bersama warga melakukan penertiban dengan memusnahkan sarana prasarana yang ada di tempat," jelas IPTU Triyono.


Sejumlah fasilitas berupa tenda dan perlengkapan lain yang diduga dipakai untuk sabung ayam dimusnahkan dengan cara dibakar. Langkah ini merupakan bentuk penegasan agar lokasi tidak lagi dijadikan tempat aktivitas yang melanggar hukum.


IPTU Triyono menambahkan bahwa jalannya penertiban berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran masyarakat yang ikut membantu menunjukkan dukungan terhadap upaya kepolisian memberantas praktik perjudian.


Polres Sekadau konsisten memberantas segala bentuk penyakit masyarakat. Selain tindakan tegas di lapangan, kepolisian juga mengedepankan langkah pencegahan dengan menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa.


"Polres Sekadau tidak akan memberikan ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apapun. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas serupa," pungkas IPTU Triyono.


13 September 2025

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Sekadau - Sintang, Dua Kendaraan Ringsek

Foto: Mobil Pajero ringsek pasca kecelakaan dengan Dump truk 


SEKADAU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sekadau - Sintang, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden itu melibatkan satu unit Mobil Dump Truck warna kuning dengan satu unit mobil Pajero warna putih.


Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, melalui Kasi Humas IPTU Triyono, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika Pajero yang dikemudikan M (38) melaju dari arah Sintang menuju Sekadau. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang dump truck bermuatan tandon air yang dikemudikan A (28).


"Tiba-tiba ban belakang dump truck tersebut mengalami slip hingga kendaraan berputar, kemudian menabrak bagian depan samping kanan Pajero," terang IPTU Triyono.


Akibat benturan, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius dengan estimasi kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.


Saksi yang berada di lokasi turut memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Piket fungsi lantas dan Unit Gakkum kemudian melakukan serangkaian tindakan di TKP, mulai dari olah tempat kejadian, mengamankan barang bukti, hingga mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.


Pasca kejadian, kedua pengemudi yang terlibat kecelakaan sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan pendampingan petugas kepolisian. Sementara itu, kendaraan Pajero yang mengalami kerusakan di bagian depan telah dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.


"Kedua pihak telah sepakat menempuh jalan damai, sehingga permasalahan kecelakaan lalu lintas tersebut tidak berlanjut ke ranah hukum," ujar IPTU Triyono.


Melalui kejadian ini, IPTU Triyono mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati di jalan, memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, serta menjaga kecepatan saat melintas di jalur utama. "Keselamatan adalah prioritas, jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian besar," pesan IPTU Triyono.


Pangdam XII/Tpr pesankan prajurit muda berperan dalam pembangunan


Singkawang - Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael berpesan kepada 1.114 prajurit Tamtama Infanteri lulusan Pendidikan Pertama (Dikmata IF) untuk siap menjadi prajurit multiperan, bukan hanya menjaga kedaulatan bangsa, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Pesan itu disampaikan Pangdam saat memimpin upacara penutupan Dikmata IF di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr, Singkawang, Sabtu (13/9). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat Kodam XII/Tpr, unsur Forkopimda, serta keluarga prajurit.

Pangdam meminta para prajurit muda mensyukuri capaian ini sebagai awal perjalanan panjang pengabdian.

“Hari ini lahir generasi baru prajurit yang akan menjadi bagian dari masa depan TNI AD, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Pangdam mengingatkan bahwa dua bulan pendidikan keras yang dijalani para prajurit bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan permulaan. Tantangan nyata menanti mereka di satuan penugasan, di mana profesionalisme dan pengabdian harus terus dijaga.

Seluruh prajurit tamtama lulusan Dikmata ini akan ditempatkan di Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP). Penugasan tersebut, menurut Pangdam, memiliki makna strategis karena menuntut prajurit untuk berperan ganda, yakni sebagai petarung sekaligus pembina masyarakat di wilayahnya.

“Itu artinya, tugas anda bukan hanya bertempur, tetapi juga membangun. Anda akan menjadi prajurit multiperan, yaitu sebagai penjaga kedaulatan, motor penggerak pembangunan, sekaligus penguat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Pangdam.

Ia menambahkan, kehadiran YTP menjadi bentuk nyata kontribusi TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional. Melalui pendekatan teritorial, prajurit diharapkan mampu membantu masyarakat, memperkuat ketahanan wilayah, dan mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Keberhasilan 1.114 prajurit menyelesaikan pendidikan selama delapan minggu di bawah kepemimpinan Danrindam XII/Tpr Kolonel Inf Aliyatin Mahmudi dinilai sebagai bukti kesiapan generasi muda TNI AD dalam mengemban tugas negara. Mereka diharapkan menjadi prajurit tangguh, disiplin, serta adaptif terhadap dinamika perkembangan zaman.

Dengan lahirnya prajurit baru tersebut, Pangdam menegaskan komitmennya untuk terus menyiapkan sumber daya manusia yang profesional dan berdedikasi tinggi, yang siap menjaga keutuhan NKRI sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa di berbagai daerah.

Oleh : Narwati/ANTARA

Masyarakat Dusun Segori Desak Penyelesaian Masalah Sertifikat Tanah

 

Foto: Masyarakat dusun Segori rapat dan melakukan pengecekan lapangan untuk mencari titik koordinat tanah yang menjadi masalah.

SEKADAU - Masyarakat Dusun Segori, baik pendatang maupun pribumi, masih terus berjuang untuk mendapatkan sertifikat tanah yang belum diterbitkan. Pada hari Sabtu, 13 September 2025, masyarakat Dusun Segori dan dari dusun-dusun lain di Desa Gonis Tekam berkumpul untuk membahas dan mencari solusi atas masalah ini.


Mereka melakukan rapat dan melakukan pengecekan lapangan untuk mencari titik koordinat tanah yang menjadi masalah. Salah satu pengurus, Sergius Rupinus Saleh, mengungkapkan bahwa masalah ini telah berlangsung lama, dan masyarakat telah membayar pajak tanah setiap tahun, namun sertifikat tanah masih belum diterbitkan.


"Saya sendiri adalah salah satu korban dari permasalahan ini. Saya merasa dipermainkan oleh pihak-pihak yang berwenang dalam mengurus hal ini," ungkap Sergius.


Masyarakat, termasuk DR (56 tahun), yang telah membeli kapling dari pihak pemilik pertama, masih belum menerima sertifikat tanah. Namun, pajak tanah terus dipungut setiap tahun. Masyarakat berharap PT Multi Prima Entakai, yang merupakan prodak dari perusahaan yang terkait dengan permasalahan ini, dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini.


Sergius mengungkapkan bahwa jika PT MPE mau bekerja sama, maka permasalahan ini dapat diselesaikan. "Kami berharap perusahaan dapat bekerja sama dengan kami untuk menyelesaikan masalah ini hingga ke tingkat BPN," ungkapnya.


Persegori Cup Jilid II Siap Digelar, Technical Meeting Akan Dilaksanakan

Foto: Persegori Cup Jilid II tahun 2025

SEKADAU - Menyisakan hitungan hari, tepatnya tanggal 21 September 2025 pukul 13.00 WIB, panitia turnamen bola mini Persegori Cup Jilid II akan melaksanakan Technical Meeting di SD Segori bagi peserta yang akan berkompetisi dalam turnamen tersebut.


Persegori Cup tahun 2025 bekerja sama dengan sponsor menyediakan total hadiah Rp 22 juta dengan rincian sebagai berikut:


- Juara 1: Rp 11 juta + Trophy dan medali

- Juara 2: Rp 6 juta + Trophy dan medali

- Juara 3: Rp 3 juta + Trophy dan medali

- Juara 4: Rp 2 juta + Trophy dan medali


Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah hiburan bagi:


- Top Score

- Pemain Terbaik

- Penonton Terbaik

- Lingkungan Warung Terbaik


Pelaksanaan turnamen akan dimulai pada tanggal 25 September 2025 di Lapangan Landau Beringin, Dusun Segori, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir.


Bagi pecinta olahraga yang berminat dan belum mendaftar dapat menghubungi kontak yang sudah disediakan panitia:


1. Supriyanto (085845436772)

2. Jendro (085349521488)

3. Redi (082354534267)


12 September 2025

Gubernur Kalbar dan Menteri Pengangkutan Sarawak Bahas Konektivitas Pontianak–Kuching

 

Foto: Momen Foto bersama Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato Sri Lee Kim Shin bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat  


KUBU RAYA – Hubungan antarwilayah perbatasan Indonesia–Malaysia kembali memasuki babak baru. Gubernur Kalimantan Barat bersama Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato Sri Lee Kim Shin, membicarakan langkah konkret memperkuat konektivitas udara Pontianak–Kuching dalam kunjungan resmi yang berlangsung di Bandara Supadio, Kubu Raya, Jumat (12/9/2025).


Rombongan Menteri Pengangkutan Sarawak tiba di Bandara Supadio pada pukul 08.55 WIB. Mereka disambut hangat oleh Gubernur Kalbar, didampingi Wakil Gubernur, jajaran Forkopimda, serta pejabat instansi vertikal dan perangkat daerah. Suasana penuh keakraban menyelimuti penyambutan tersebut, menandai eratnya hubungan diplomasi lintas batas antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kalbar dan Sarawak.


Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar menegaskan bahwa pembukaan kembali penerbangan langsung Pontianak–Kuching akan membawa manfaat luas, tidak hanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan budaya dan sosial masyarakat di kedua wilayah perbatasan. 


"Kalimantan Barat memiliki potensi unggulan yang siap dikembangkan, mulai dari destinasi wisata, warisan budaya Dayak, Melayu, dan Tionghoa, hingga inovasi pelayanan digital yang mendukung kenyamanan wisatawan," ujar Gubernur.


Menurutnya, jalur udara merupakan sarana strategis yang mampu memotong jarak, waktu, serta biaya. Konektivitas ini akan mempermudah interaksi lintas batas, mulai dari aktivitas bisnis, sektor pariwisata, hingga hubungan kekeluargaan antarwarga di Kalbar dan Sarawak.


Menanggapi hal tersebut, Dato Sri Lee Kim Shin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan yang diberikan pemerintah dan masyarakat Kalimantan Barat. Ia menekankan pentingnya memperkuat kerja sama transportasi udara sebagai penghubung utama dalam mendorong perdagangan, investasi, dan komunikasi lintas batas.


"Kerja sama ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat luas di kedua sisi perbatasan. Mari kita terus percayai dan dukung upaya bersama demi kemajuan Kalimantan Barat dan Sarawak," ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa Pontianak dan Kuching memiliki kedekatan geografis, ikatan budaya, serta sejarah panjang yang saling terkait. Oleh karena itu, jalur penerbangan reguler antara kedua kota diyakini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan di berbagai sektor, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif.


Kunjungan resmi Dato Sri Lee Kim Shin kali ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkokoh diplomasi regional dan membangun kepercayaan antara Indonesia dan Malaysia. 


Lebih dari sekadar kunjungan kehormatan, pertemuan ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk menciptakan kawasan perbatasan yang produktif, maju, dan berdaya saing global. (Ms/Red)


Dukung Kehadiran UT, Bupati Karolin Dorong Masyarakat Lanjutkan Pendidikan Tinggi


LANDAK - Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Romi Siswanto bersama Kepala Sentra Layanan UT (Salut) Landak, L. Sahat Tinambunan bersilaturahmi dengan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa di Pendopo Bupati Landak. Jumat, 12 September 2025. 

Pertemuan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara UT Pontianak termasuk Salut Landak dengan Pemerintah Kabupaten Landak dalam mendorong minat masyarakat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa memastikan pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Univesitas Terbuka melalui Sentra Layanan UT (Salut) Landak. 

"Mudah-mudahan masyarakat mau untuk terus meningkatkan pendidikannya dengan adanya alternatif perguruan tinggi seperti Universitas Terbuka," tutur Bupati Karolin. 

UT menurutnya bisa menjadi salah satu jalan yang bisa digunakan masyarakat Kabupaten Landak, untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan biaya yang lebih terjangkau dan waktu yang bisa lebih fleksibel, karena UT juga berbasis online. 

"Kami akan terus menjalin komunikasi dan silaturahmi untuk bagaimana mendorong peningkatan minat masyarakat untuk meningkatkan pendidikan," katanya. 

Sementara Direktur UT Pontianak, Romi Siswanto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa terhadap kehadiran UT melalui Salut Landak. 

Terutama agar semakin banyak masyarakat yang bisa melanjutkan pendidikan ke Universitas Terbuka. 

Meski antusias masyarakat Landak yang melanjutkan pendidikan ke UT belum setinggi daerah lain di Kabar namun upaya sinergi dengan berbagai pihak serta sosialisasi terus dilakukan. 

"Usaha kita terus menerus menyosialisasikan, bahwa UT universitas negeri, akreditasinya A dan dengan biaya yang terjangkau mudah-mudahan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masyarakat Landak," ucapnya.

11 September 2025

Wali Kota Singkawang terima delegasi China bahas penanggulangan sampah


Singkawang - Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Tjhai Chui Mie menerima kunjungan kerja delegasi China Tianying Inc (CNTY) dari Tiongkok di Rumah Dinas Wali Kota pada Rabu dan membahas peluang kerja sama bidang pengelolaan sampah perkotaan dengan teknologi ramah lingkungan.

Wali Kota Singkawang Tjhui Chui Mie mengapresiasi  ketertarikan CNTY menjajaki potensi investasi di kota tersebut. Ia menilai kerja sama ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, sekaligus mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks.

“Harapan kami kehadiran CNTY mampu membuka jalan bagi investasi hijau yang memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan maupun masyarakat Kota Singkawang,” katanya.

Menurutnya, jumlah sampah di Singkawang setiap harinya mencapai sekitar 95 ton. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah dan meningkatnya aktivitas ekonomi, pengelolaan sampah konvensional dinilai tidak lagi mencukupi.

Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan inovasi dan teknologi yang lebih modern agar sampah dapat dikelola secara efektif.

“Melalui kerja sama dengan CNTY, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang menargetkan adanya transfer teknologi serta penerapan sistem pengelolaan sampah modern yang tidak hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga pemanfaatan kembali sampah sebagai sumber energi maupun bahan daur ulang,” ujarnya.

Dia menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya Singkawang sebagai kota yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Delegasi CNTY menyambut baik peluang tersebut dan menyatakan kesiapan melakukan studi kelayakan lapangan di Singkawang. Mereka menilai potensi pengembangan sistem pengelolaan sampah di kota ini cukup besar, terutama dengan dukungan pemerintah daerah yang terbuka terhadap investasi ramah lingkungan.

Kunjungan delegasi CNTY turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Singkawang serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). CNTY dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di sektor lingkungan, khususnya pengolahan limbah, energi terbarukan, serta pengembangan solusi teknologi hijau.

Oleh : Narwati/ANTARA

Personel Polsek Nanga Taman Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Sekadau

 

Foto: Personel Polsek Nanga Taman Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Sekadau

SEKADAU - Personel Polsek Nanga Taman membantu evakuasi seorang warga Dusun Kampung Padang, Desa Nanga Mentukak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau yang diduga tenggelam di Sungai Sekadau pada Kamis (11/9/2025). Korban diketahui bernama Sutiya Ningsih (45), seorang petani sekaligus penjual sayur keliling.


Kejadian bermula ketika keluarga tidak lagi melihat keberadaan korban di sekitar rumah. Saat diperiksa, hanya sandal korban yang ditemukan di tangga menuju sungai. Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas IPTU Triyono menjelaskan bahwa laporan pertama diterima Polsek Nanga Taman pada pukul 11.00 WIB.


Menyadari korban belum ditemukan, warga bersama keluarga berinisiatif melakukan pencarian. "Masyarakat dan keluarga sempat mencari korban di berbagai lokasi yang biasa dikunjungi, termasuk pasar dan kebun. Upaya mereka cukup sigap, bahkan melakukan penyelaman di sekitar sungai. Hingga pukul 11.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," jelas IPTU Triyono.


IPTU Triyono menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, diketahui korban memiliki riwayat penyakit kejang atau epilepsi. Diduga penyakit tersebut kambuh saat korban berada di tepi sungai. "Korban memang rutin mengonsumsi obat, namun kemungkinan pada saat kejadian belum meminumnya sehingga mengalami serangan kejang," kata IPTU Triyono.


Setibanya di lokasi, personel Polsek Nanga Taman turut membantu warga mengevakuasi korban. Pihak kepolisian kemudian melakukan olah TKP, mencatat identitas korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan warga setempat. "Korban langsung dievakuasi ke rumahnya. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah karena korban memiliki riwayat epilepsi. Kami dari kepolisian turut berduka cita, semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tutur IPTU Triyono.


"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu," imbaunya.


Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda