14 September 2025
Polres Sekadau Tertibkan Lokasi Sabung Ayam di Desa Entabuk
![]() |
| Foto: Polisi Tertibkan Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Desa Entabuk |
SEKADAU - Polres Sekadau melalui Polsek Belitang Hilir melakukan langkah cepat menindaklanjuti informasi terkait dugaan adanya aktivitas sabung ayam di Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manopo melalui Kasi Humas IPTU Triyono menerangkan bahwa kegiatan penertiban dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Belitang Hilir IPDA Subhan Syah Khan bersama Bhabinkamtibmas Desa Entabuk Brigpol Muhammad Mutaqqin, dengan dukungan dari masyarakat sekitar.
"Saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas sabung ayam. Namun, untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan, aparat bersama warga melakukan penertiban dengan memusnahkan sarana prasarana yang ada di tempat," jelas IPTU Triyono.
Sejumlah fasilitas berupa tenda dan perlengkapan lain yang diduga dipakai untuk sabung ayam dimusnahkan dengan cara dibakar. Langkah ini merupakan bentuk penegasan agar lokasi tidak lagi dijadikan tempat aktivitas yang melanggar hukum.
IPTU Triyono menambahkan bahwa jalannya penertiban berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran masyarakat yang ikut membantu menunjukkan dukungan terhadap upaya kepolisian memberantas praktik perjudian.
Polres Sekadau konsisten memberantas segala bentuk penyakit masyarakat. Selain tindakan tegas di lapangan, kepolisian juga mengedepankan langkah pencegahan dengan menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa.
"Polres Sekadau tidak akan memberikan ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apapun. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas serupa," pungkas IPTU Triyono.
13 September 2025
Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Sekadau - Sintang, Dua Kendaraan Ringsek
![]() |
| Foto: Mobil Pajero ringsek pasca kecelakaan dengan Dump truk |
SEKADAU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sekadau - Sintang, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden itu melibatkan satu unit Mobil Dump Truck warna kuning dengan satu unit mobil Pajero warna putih.
Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, melalui Kasi Humas IPTU Triyono, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika Pajero yang dikemudikan M (38) melaju dari arah Sintang menuju Sekadau. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang dump truck bermuatan tandon air yang dikemudikan A (28).
"Tiba-tiba ban belakang dump truck tersebut mengalami slip hingga kendaraan berputar, kemudian menabrak bagian depan samping kanan Pajero," terang IPTU Triyono.
Akibat benturan, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius dengan estimasi kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Saksi yang berada di lokasi turut memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Piket fungsi lantas dan Unit Gakkum kemudian melakukan serangkaian tindakan di TKP, mulai dari olah tempat kejadian, mengamankan barang bukti, hingga mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.
Pasca kejadian, kedua pengemudi yang terlibat kecelakaan sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan pendampingan petugas kepolisian. Sementara itu, kendaraan Pajero yang mengalami kerusakan di bagian depan telah dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.
"Kedua pihak telah sepakat menempuh jalan damai, sehingga permasalahan kecelakaan lalu lintas tersebut tidak berlanjut ke ranah hukum," ujar IPTU Triyono.
Melalui kejadian ini, IPTU Triyono mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati di jalan, memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, serta menjaga kecepatan saat melintas di jalur utama. "Keselamatan adalah prioritas, jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian besar," pesan IPTU Triyono.
Pangdam XII/Tpr pesankan prajurit muda berperan dalam pembangunan
Masyarakat Dusun Segori Desak Penyelesaian Masalah Sertifikat Tanah
![]() |
| Foto: Masyarakat dusun Segori rapat dan melakukan pengecekan lapangan untuk mencari titik koordinat tanah yang menjadi masalah. |
SEKADAU - Masyarakat Dusun Segori, baik pendatang maupun pribumi, masih terus berjuang untuk mendapatkan sertifikat tanah yang belum diterbitkan. Pada hari Sabtu, 13 September 2025, masyarakat Dusun Segori dan dari dusun-dusun lain di Desa Gonis Tekam berkumpul untuk membahas dan mencari solusi atas masalah ini.
Mereka melakukan rapat dan melakukan pengecekan lapangan untuk mencari titik koordinat tanah yang menjadi masalah. Salah satu pengurus, Sergius Rupinus Saleh, mengungkapkan bahwa masalah ini telah berlangsung lama, dan masyarakat telah membayar pajak tanah setiap tahun, namun sertifikat tanah masih belum diterbitkan.
"Saya sendiri adalah salah satu korban dari permasalahan ini. Saya merasa dipermainkan oleh pihak-pihak yang berwenang dalam mengurus hal ini," ungkap Sergius.
Masyarakat, termasuk DR (56 tahun), yang telah membeli kapling dari pihak pemilik pertama, masih belum menerima sertifikat tanah. Namun, pajak tanah terus dipungut setiap tahun. Masyarakat berharap PT Multi Prima Entakai, yang merupakan prodak dari perusahaan yang terkait dengan permasalahan ini, dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini.
Sergius mengungkapkan bahwa jika PT MPE mau bekerja sama, maka permasalahan ini dapat diselesaikan. "Kami berharap perusahaan dapat bekerja sama dengan kami untuk menyelesaikan masalah ini hingga ke tingkat BPN," ungkapnya.
Persegori Cup Jilid II Siap Digelar, Technical Meeting Akan Dilaksanakan
![]() |
| Foto: Persegori Cup Jilid II tahun 2025 |
SEKADAU - Menyisakan hitungan hari, tepatnya tanggal 21 September 2025 pukul 13.00 WIB, panitia turnamen bola mini Persegori Cup Jilid II akan melaksanakan Technical Meeting di SD Segori bagi peserta yang akan berkompetisi dalam turnamen tersebut.
Persegori Cup tahun 2025 bekerja sama dengan sponsor menyediakan total hadiah Rp 22 juta dengan rincian sebagai berikut:
- Juara 1: Rp 11 juta + Trophy dan medali
- Juara 2: Rp 6 juta + Trophy dan medali
- Juara 3: Rp 3 juta + Trophy dan medali
- Juara 4: Rp 2 juta + Trophy dan medali
Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah hiburan bagi:
- Top Score
- Pemain Terbaik
- Penonton Terbaik
- Lingkungan Warung Terbaik
Pelaksanaan turnamen akan dimulai pada tanggal 25 September 2025 di Lapangan Landau Beringin, Dusun Segori, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir.
Bagi pecinta olahraga yang berminat dan belum mendaftar dapat menghubungi kontak yang sudah disediakan panitia:
1. Supriyanto (085845436772)
2. Jendro (085349521488)
3. Redi (082354534267)
12 September 2025
Gubernur Kalbar dan Menteri Pengangkutan Sarawak Bahas Konektivitas Pontianak–Kuching
![]() |
| Foto: Momen Foto bersama Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato Sri Lee Kim Shin bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat |
KUBU RAYA – Hubungan antarwilayah perbatasan Indonesia–Malaysia kembali memasuki babak baru. Gubernur Kalimantan Barat bersama Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato Sri Lee Kim Shin, membicarakan langkah konkret memperkuat konektivitas udara Pontianak–Kuching dalam kunjungan resmi yang berlangsung di Bandara Supadio, Kubu Raya, Jumat (12/9/2025).
Rombongan Menteri Pengangkutan Sarawak tiba di Bandara Supadio pada pukul 08.55 WIB. Mereka disambut hangat oleh Gubernur Kalbar, didampingi Wakil Gubernur, jajaran Forkopimda, serta pejabat instansi vertikal dan perangkat daerah. Suasana penuh keakraban menyelimuti penyambutan tersebut, menandai eratnya hubungan diplomasi lintas batas antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kalbar dan Sarawak.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar menegaskan bahwa pembukaan kembali penerbangan langsung Pontianak–Kuching akan membawa manfaat luas, tidak hanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan budaya dan sosial masyarakat di kedua wilayah perbatasan.
"Kalimantan Barat memiliki potensi unggulan yang siap dikembangkan, mulai dari destinasi wisata, warisan budaya Dayak, Melayu, dan Tionghoa, hingga inovasi pelayanan digital yang mendukung kenyamanan wisatawan," ujar Gubernur.
Menurutnya, jalur udara merupakan sarana strategis yang mampu memotong jarak, waktu, serta biaya. Konektivitas ini akan mempermudah interaksi lintas batas, mulai dari aktivitas bisnis, sektor pariwisata, hingga hubungan kekeluargaan antarwarga di Kalbar dan Sarawak.
Menanggapi hal tersebut, Dato Sri Lee Kim Shin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan yang diberikan pemerintah dan masyarakat Kalimantan Barat. Ia menekankan pentingnya memperkuat kerja sama transportasi udara sebagai penghubung utama dalam mendorong perdagangan, investasi, dan komunikasi lintas batas.
"Kerja sama ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat luas di kedua sisi perbatasan. Mari kita terus percayai dan dukung upaya bersama demi kemajuan Kalimantan Barat dan Sarawak," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pontianak dan Kuching memiliki kedekatan geografis, ikatan budaya, serta sejarah panjang yang saling terkait. Oleh karena itu, jalur penerbangan reguler antara kedua kota diyakini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan di berbagai sektor, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kunjungan resmi Dato Sri Lee Kim Shin kali ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkokoh diplomasi regional dan membangun kepercayaan antara Indonesia dan Malaysia.
Lebih dari sekadar kunjungan kehormatan, pertemuan ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk menciptakan kawasan perbatasan yang produktif, maju, dan berdaya saing global. (Ms/Red)
Dukung Kehadiran UT, Bupati Karolin Dorong Masyarakat Lanjutkan Pendidikan Tinggi
11 September 2025
Wali Kota Singkawang terima delegasi China bahas penanggulangan sampah
Personel Polsek Nanga Taman Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Sekadau
![]() |
| Foto: Personel Polsek Nanga Taman Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Sekadau |
SEKADAU - Personel Polsek Nanga Taman membantu evakuasi seorang warga Dusun Kampung Padang, Desa Nanga Mentukak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau yang diduga tenggelam di Sungai Sekadau pada Kamis (11/9/2025). Korban diketahui bernama Sutiya Ningsih (45), seorang petani sekaligus penjual sayur keliling.
Kejadian bermula ketika keluarga tidak lagi melihat keberadaan korban di sekitar rumah. Saat diperiksa, hanya sandal korban yang ditemukan di tangga menuju sungai. Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas IPTU Triyono menjelaskan bahwa laporan pertama diterima Polsek Nanga Taman pada pukul 11.00 WIB.
Menyadari korban belum ditemukan, warga bersama keluarga berinisiatif melakukan pencarian. "Masyarakat dan keluarga sempat mencari korban di berbagai lokasi yang biasa dikunjungi, termasuk pasar dan kebun. Upaya mereka cukup sigap, bahkan melakukan penyelaman di sekitar sungai. Hingga pukul 11.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," jelas IPTU Triyono.
IPTU Triyono menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, diketahui korban memiliki riwayat penyakit kejang atau epilepsi. Diduga penyakit tersebut kambuh saat korban berada di tepi sungai. "Korban memang rutin mengonsumsi obat, namun kemungkinan pada saat kejadian belum meminumnya sehingga mengalami serangan kejang," kata IPTU Triyono.
Setibanya di lokasi, personel Polsek Nanga Taman turut membantu warga mengevakuasi korban. Pihak kepolisian kemudian melakukan olah TKP, mencatat identitas korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan warga setempat. "Korban langsung dievakuasi ke rumahnya. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah karena korban memiliki riwayat epilepsi. Kami dari kepolisian turut berduka cita, semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tutur IPTU Triyono.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu," imbaunya.





