Berita Indokalbar.com: Daerah -->
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

28 Maret 2026

Pembelajaran di Kubu Raya Tetap Normal, Belum Ada Keputusan Daring

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, S.Pd., M.Pd

KUBU RAYA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, S.Pd., M.Pd., menegaskan pembelajaran di sekolah masih normal dan belum ada keputusan untuk menerapkan pembelajaran daring.

Penegasan tersebut disampaikan menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial dan media online terkait wacana pembelajaran jarak jauh. Menurutnya, pemerintah pusat melalui kementerian terkait juga telah menegaskan bahwa hingga saat ini pembelajaran daring belum akan diberlakukan.

"Pembelajaran masih tetap berjalan normal seperti biasa. Belum ada keputusan untuk dilakukan secara daring atau jarak jauh," katanya.

Firdaus ingatkan sekolah tetap tenang dan waspada, sambil siapkan diri untuk kemungkinan ke depan. Jika pemerintah putuskan pembelajaran daring, pihaknya siap ikuti.

“Kalau pemerintah menerapkan pembelajaran daring atau jarak jauh, insya Allah kita siap mengikuti regulasi tersebut,” tegasnya.

Kegiatan belajar mengajar akan kembali dilaksanakan Senin, 30 Maret, dengan upacara bendera dan pembacaan ikrar siswa. Sekolah diminta dokumentasikan dan laporkan kegiatan melalui pengawas masing-masing. (JM)

Bupati Landak Dorong Petani Jadi Modern, Karolin Ingatkan Ancaman El Nino

Bupati Landak Karolin Margret Natasa dorong petani modern dan ingatkan ancaman El Nino serta pentingnya edukasi dan jadwal tanam.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa dorong petani modern dan ingatkan ancaman El Nino serta pentingnya edukasi dan jadwal tanam.

NGABANG -- Karolin Margret Natasa kembali menegaskan pentingnya transformasi sektor pertanian di Kabupaten Landak. Karolin mengajak para petani untuk beralih menjadi petani modern dan cerdas agar mampu menghadapi tantangan zaman, termasuk perubahan iklim.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara syukuran panen raya (roah) sekaligus pembukaan turnamen sepak bola antardusun di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Jumat (27/3/2026).

Dalam sambutannya, Karolin menekankan bahwa pertanian tidak bisa lagi dilakukan secara tradisional tanpa pengetahuan yang cukup. Edukasi, menurutnya, menjadi kunci utama agar petani bisa berkembang.

“Pertanian itu tidak bisa terpisahkan dari yang namanya sekolah. Supaya petani jadi modern, harus paham pupuk, cara mengolah tanaman, sampai memilih bibit yang tepat,” ujarnya.

Pentingnya Edukasi dan Ketelitian Petani

Karolin juga menyoroti kesalahan umum yang masih sering terjadi di lapangan, terutama dalam penggunaan pupuk. Ia menyebut, kurangnya pemahaman dalam membaca label pupuk bisa berdampak pada hasil panen.

“Mupuk saja katanya, tapi ternyata bukan pupuk untuk buah. Daunnya hijau, tapi buahnya tidak ada,” katanya sambil bercanda, yang langsung disambut tawa warga.

Menurutnya, hal-hal sederhana seperti ini bisa berdampak besar terhadap produktivitas pertanian jika tidak diperhatikan dengan serius.

Waspada El Nino, Petani Diminta Disiplin Jadwal Tanam

Selain soal edukasi, Karolin juga mengingatkan adanya ancaman fenomena iklim El Nino yang diprediksi menyebabkan kemarau panjang hingga September mendatang.

Untuk itu, ia meminta para petani agar disiplin mengikuti jadwal tanam yang telah ditetapkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Jangan sampai terlambat menanam. Kalau sudah kemarau, tanaman bisa gagal tumbuh dan panen bisa gagal,” tegasnya.

Kompak Tanam Serentak, Hindari Serangan Hama

Karolin juga mengingatkan pentingnya kekompakan antarpetani, terutama dalam satu hamparan lahan. Penanaman yang tidak serentak dinilai bisa memicu serangan hama seperti tikus.

“Kalau satu hampar, tanam harus sama-sama. Kalau tidak, yang panen duluan pasti habis dimakan hama,” jelasnya.

Ia pun mengingatkan agar petani tidak keras kepala dan mau mengikuti arahan demi hasil yang lebih optimal.

Bantuan Alat Pertanian untuk Kelompok Tani

Sebagai bentuk dukungan nyata, Karolin menyerahkan bantuan berupa lima unit hand sprayer kepada kelompok tani setempat. Bantuan ini diharapkan bisa membantu meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan.

Buka Turnamen Sepak Bola, Pesan Sportivitas untuk Pemuda

Tak hanya soal pertanian, Karolin juga membuka turnamen sepak bola antardusun dalam acara tersebut. Dengan gaya santai dan bahasa daerah, ia mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas.

“Kade’ na’ rebot, na’ usah agi’ main bola,” ucapnya, yang berarti jika ingin ribut, tidak perlu bermain bola.

Candaan tersebut langsung disambut antusias warga yang hadir.

Akhiri Kegiatan, Karolin Sampaikan Harapan Panen Lebih Baik

Di akhir kegiatan, Karolin menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai karena jadwal yang padat.

Ia tetap menyampaikan doa dan harapan agar hasil panen ke depan bisa semakin meningkat.

“Saya doakan pertandingannya lancar, dan semoga panen berikutnya bisa lebih banyak lagi,” tutupnya.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa tujuan Karolin mengajak petani menjadi modern?
Agar petani lebih produktif, efisien, dan mampu menghadapi tantangan seperti perubahan iklim.

2. Apa dampak kesalahan penggunaan pupuk?
Tanaman bisa tumbuh tidak optimal, seperti hanya menghasilkan daun tanpa buah.

3. Apa itu El Nino dan dampaknya bagi petani?
El Nino adalah fenomena iklim yang menyebabkan kemarau panjang dan berpotensi memicu gagal panen.

4. Mengapa tanam serentak penting?
Untuk mencegah serangan hama dan memastikan hasil panen lebih merata.

5. Bantuan apa yang diberikan pemerintah?
Lima unit hand sprayer untuk mendukung aktivitas kelompok tani.

Penulis: Tino

Gebyar Idul Fitri 1447 H Meriahkan Bundaran Gaforaya

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo disela-sela kemeriahan Gebyar Idul Fitri 1447 Hijriah di Bundaran Gaforaya 

KUBU RAYA - Ribuan masyarakat memadati Bundaran Gaforaya pada malam perayaan Gebyar IdulFitri & Pesta Kembang Api dalam rangka Gema Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ini berlangsung meriah, khidmat, dan penuh kebersamaan.

Sejak matahari terbenam, warga dari berbagai penjuru berdatangan dengan mengajak keluarga dan kerabat untuk merayakan momen kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Suasana semakin semarak saat tabuhan bedug menggema, menjadi simbol kemenangan umat Islam yang disambut antusias masyarakat.

Berbagai rangkaian kegiatan religius dan hiburan turut memeriahkan acara, mulai dari penampilan seni, tausiah, hingga puncaknya pesta kembang api yang menghiasi langit malam Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, serta jajaran Forkopimda yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat dukungan besar dari masyarakat dan pihak swasta, dengan penggunaan anggaran daerah yang sangat minim.

“Kegiatan ini tidak membebani APBD, karena sebagian besar merupakan kontribusi masyarakat dan para pengusaha,” ujarnya.

Sujiwo juga menambahkan bahwa Gema Idulfitri akan dijadikan sebagai agenda tahunan Kabupaten Kubu Raya, bersama kegiatan keagamaan lainnya seperti pawai obor, sholawat akbar, dan peringatan tahun baru Islam.

Apresiasi terhadap kegiatan ini datang dari berbagai tokoh, di antaranya Habibi yang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya atas terselenggaranya acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kubu Raya yang telah mengadakan Gema IdulFitri ini,” kata Habibi.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Habib Thoha bin Husein Al Jufri. Ia menilai Gema IdulFitri merupakan kegiatan positif yang mampu menghidupkan syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Kegiatan ini sangat baik sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan umat,” ujarnya.

Habib Thoha turut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sendiri berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas, khususnya dalam momentum hari-hari besar keagamaan.

Kegiatan berlangsung hingga malam hari dan ditutup dengan pesta kembang api yang memukau, disambut sorak gembira ribuan masyarakat yang memadati Bundaran Gaforaya. (JM)

27 Maret 2026

Kolaborasi Pemkot dan ICDN Diperkuat Untuk Kemajuan Singkawang

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dorong ICDN jadi mitra strategis pembangunan inklusif, fokus pada pendidikan, SDM, dan kebhinekaan masyarakat.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dorong ICDN jadi mitra strategis pembangunan inklusif, fokus pada pendidikan, SDM, dan kebhinekaan masyarakat.

Singkawang, Kalbar – Wali Kota Tjhai Chui Mie mendorong penguatan peran Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah ICDN Kota Singkawang di ruang kerja wali kota, Jumat, di Singkawang.

Audiensi ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus perkenalan kepengurusan baru DPD-ICDN Kota Singkawang periode 2025–2030.

“Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturahmi sekaligus perkenalan kepengurusan baru DPD-ICDN Kota Singkawang periode 2025–2030,” ujar Tjhai Chui Mie.

Komitmen ICDN Untuk Pembangunan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, ICDN menyampaikan komitmennya untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. Fokus utama meliputi sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kapasitas cendekiawan Dayak.

Langkah ini dinilai penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal, khususnya di kalangan masyarakat Dayak di wilayah Singkawang dan sekitarnya.

Peran Strategis ICDN Di Mata Pemerintah

Tjhai Chui Mie menyambut positif kehadiran pengurus baru ICDN. Ia menilai organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran ICDN sebagai bagian dari elemen strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dorongan Kolaborasi Dan Inovasi Program

Pemerintah Kota Singkawang berharap sinergi dengan ICDN dapat terus diperkuat, terutama dalam merancang program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.

Kolaborasi ini diharapkan mampu:

  • Meningkatkan kualitas pendidikan

  • Memperluas pemberdayaan masyarakat

  • Mendorong pengembangan SDM lokal

Perkuat Nilai Kebhinekaan Di Kota Toleran

Selain aspek pembangunan, Tjhai Chui Mie juga mendorong ICDN untuk turut memperkuat nilai kebhinekaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Sebagai kota yang dikenal toleran, Singkawang membutuhkan peran aktif berbagai organisasi untuk menjaga harmonisasi sosial.

“ICDN mampu berperan lebih optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjaga harmonisasi sosial di Kota Singkawang,” ujarnya.

Dengan kolaborasi yang solid, ICDN diharapkan tidak hanya menjadi organisasi intelektual, tetapi juga motor penggerak pembangunan inklusif berbasis kearifan lokal.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa itu ICDN?
ICDN adalah organisasi yang mewadahi para cendekiawan Dayak untuk berkontribusi dalam pembangunan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

2. Apa tujuan audiensi ICDN dengan Wali Kota Singkawang?
Untuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru periode 2025–2030 serta menyampaikan komitmen pembangunan.

3. Apa fokus kontribusi ICDN di Singkawang?
Pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kapasitas SDM Dayak.

4. Kenapa ICDN dianggap penting oleh pemerintah?
Karena menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

5. Apa harapan Wali Kota terhadap ICDN?
ICDN diharapkan memperkuat kebhinekaan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menjaga harmonisasi sosial.

24 Maret 2026

Detik-detik Kecelakaan Maut di Kubu Raya: Minibus Hilang Kendali Sebelum Tabrak Truk

Foto: Polisi identifikasi TKP kecelakaan lalu lintas di jalan raya Trans Kalimantan KM 63 Teluk Bakung

KUBU RAYA - Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Raya Trans Kalimantan, tepatnya di KM 63, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (24/3/2026) pagi. Insiden yang melibatkan truk boks dan minibus ini merenggut empat nyawa.

Kasat Lantas IPTU Judi Effendhy yang disampaikan oleh Kasubsi Penmas Aiptu Ade, membenarkan peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut.

Kronologi Kejadian: Hilang Kendali di Kecepatan Tinggi

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh kepolisian, kecelakaan bermula saat truk boks dengan nomor polisi KB 8652 SL yang dikemudikan oleh pria berinisial AR melaju dari arah Pontianak menuju Tayan.

Setibanya di lokasi kejadian, sebuah mobil minibus dengan nomor polisi KB 7012 F yang dikemudikan oleh YI datang dari arah berlawanan. Mobil minibus yang membawa total tujuh penumpang tersebut secara tiba-tiba kehilangan kendali.

"Mobil minibus tersebut tiba-tiba out of control dan bergerak ke arah kanan jalur. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan hebat dengan truk boks di depannya tidak dapat terhindarkan lagi," ujar Aiptu Ade dalam keterangan resminya.

Data Korban: 4 Meninggal Dunia, 5 Luka-luka

Dampak tabrakan hebat ini menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kedua kendaraan. Dari total sembilan orang yang terlibat (termasuk kedua sopir), empat di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Berikut adalah rincian kondisi korban:

Meninggal Dunia: Empat penumpang minibus berinisial DA, YA, AR, serta satu orang penumpang yang hingga kini identitasnya masih dalam proses identifikasi.

Luka-luka: Pengemudi minibus (YI), dua penumpang minibus lainnya (HO dan KN), serta pengemudi truk boks (AR).

Seluruh korban luka maupun jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Anton Soedjarwo Pontianak untuk penanganan medis lebih lanjut dan proses pemulasaran.

Diduga Akibat Kurang Konsentrasi

Pihak kepolisian mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan ini adalah faktor kelalaian manusia (human error).

"Diduga kuat penyebab kecelakaan karena pengemudi minibus kurang berkonsentrasi saat berkendara, sehingga kendaraan keluar dari jalur dan memicu tabrakan," tambah Ade.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Pihak Satlantas Polres Kubu Raya pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur lintas provinsi, untuk selalu menjaga kondisi fisik dan konsentrasi penuh demi keselamatan bersama. (Tim)

23 Maret 2026

Tradisi Makan Saprahan Warnai Open House Lebaran 2026 Gubernur Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan melestarikan tradisi Makan Saprahan saat open house Lebaran 2026 sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal.
Gubernur Kalbar Ria Norsan melestarikan tradisi Makan Saprahan saat open house Lebaran 2026 sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal.

Pontianak, Kalbar — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui tradisi Makan Saprahan dalam rangkaian open house Lebaran 2026 di Pendopo Gubernur Kalbar.

Dalam suasana hangat khas Idul Fitri, kegiatan ini menjadi magnet kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Tradisi Makan Saprahan sendiri merupakan budaya khas Melayu yang sarat nilai kebersamaan, kesetaraan, serta adab dalam kehidupan sosial.

“Makan Saprahan ini merupakan tradisi khas Melayu yang menjadi agenda utama dalam silaturahim Lebaran bersama masyarakat, sekaligus simbol pelestarian kearifan lokal di tengah arus modernisasi,” ujar Ria Norsan di Pontianak, Senin.

Duduk Bersama Tanpa Sekat

Dalam pelaksanaannya, Ria Norsan bersama keluarga terlihat membaur tanpa jarak dengan para tamu undangan. Mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat umum, semuanya duduk bersila di atas kain seprah.

Tradisi ini dilakukan dalam kelompok kecil, di mana satu hidangan dinikmati oleh enam orang secara bersama-sama. Nilai kesetaraan sangat terasa karena tidak ada perbedaan status sosial selama acara berlangsung.

“Makan Saprahan ini adalah cerminan jati diri masyarakat Kalimantan Barat, di mana tidak ada sekat antara pemimpin dan rakyat,” tambahnya.

Simbol Ketahanan Budaya Daerah

Lebih dari sekadar makan bersama, Makan Saprahan juga menjadi simbol kuat dalam menjaga ketahanan budaya di tengah modernisasi yang terus berkembang.

Menurut Ria Norsan, nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, serta adab yang diajarkan dalam tradisi ini sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika semangat ini kita bawa dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin Kalimantan Barat akan semakin maju dan harmonis,” tegasnya.

Sajian Khas Melayu Kalbar

Berbagai hidangan khas turut meramaikan tradisi ini. Beberapa menu yang disajikan antara lain:

  • Pacri nanas khas Kalbar

  • Ketupat patlau

  • Rendang daging

  • Opor ayam

  • Sayur dalca

Semua hidangan tersebut dinikmati bersama dalam satu wadah, menambah nuansa kekeluargaan yang kental.

Open House Terbuka Untuk Semua

Selain tradisi Saprahan, Gubernur juga menggelar open house Idul Fitri selama dua hari yang terbuka untuk umum tanpa undangan khusus. Hal ini menjadi bentuk nyata kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Momentum Lebaran dimanfaatkan warga untuk bersilaturahim, berjabat tangan, hingga berfoto bersama gubernur dan keluarga dalam suasana yang penuh kehangatan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa itu tradisi Makan Saprahan?
Makan Saprahan adalah tradisi makan bersama khas Melayu Kalimantan Barat dengan duduk bersila dan berbagi hidangan dalam satu kelompok.

2. Apa makna dari Makan Saprahan?
Tradisi ini melambangkan kebersamaan, kesetaraan, gotong royong, serta nilai adab dalam kehidupan sosial.

3. Di mana tradisi ini dilaksanakan?
Biasanya digelar di acara resmi atau budaya, seperti open house Lebaran di Pendopo Gubernur Kalbar.

4. Siapa saja yang ikut dalam kegiatan ini?
Semua kalangan, mulai dari pejabat, tokoh masyarakat, hingga warga umum tanpa perbedaan status.

5. Apa tujuan pelestarian tradisi ini?
Untuk menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah modernisasi.

22 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak Gelar Pasar Murah dan Salurkan LPG 3 Kg di Ngabang

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Landak, Kalbar -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Landak bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Lewat program pasar murah dan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, langkah ini jadi solusi konkret di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Masjid Agung Babul Ulum, Ngabang, pada Selasa (17/3/2026). Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa menjelang Lebaran, tren kenaikan kebutuhan masyarakat memang tak bisa dihindari. Hal ini berpotensi memicu lonjakan harga di pasaran.

“Secara hukum ekonomi, ketika permintaan tinggi, harga biasanya ikut naik. Karena itu, pemerintah hadir lewat pasar murah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, berbagai komoditas lain juga dijual dengan harga terjangkau, mulai dari telur ayam, bawang merah, bawang putih, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Tak hanya sembako, pemerintah juga menyalurkan LPG 3 kilogram bersubsidi. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Pertamina guna memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Ngabang dan sekitarnya.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat efisiensi fiskal dan pengurangan transfer pusat, Karolin menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Dengan kondisi yang ada, kami tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang ingin mendapatkan LPG subsidi. Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, masyarakat diwajibkan menunjukkan KTP saat pembelian.

Sementara itu, paket sembako dijual bebas selama stok masih tersedia. Namun, untuk beberapa komoditas seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Landak.

Momentum Idul Fitri, menurut Karolin, bukan hanya soal konsumsi, tetapi juga tentang memperkuat nilai kebersamaan dan ibadah. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa menjalani Lebaran dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Bupati Kubu Raya Sidak SPBU, Soroti Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo melakukan sidak ke SPBU, Jumat (20/3)

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo melakukan sidak ke SPBU, Jumat (20/3), dan menemukan beberapa SPBU mengalami kekosongan BBM, bahkan ada yang tidak beroperasi selama 5-7 hari. 

"Kami menemukan beberapa SPBU tutup karena kehabisan stok, ini menjadi perhatian serius," ujarnya.

Sujiwo menjelaskan, kenaikan permintaan BBM menjelang Idulfitri biasanya 6%, namun saat ini lonjakan mencapai lebih dari 20%. 

"Ada sesuatu yang harus dievaluasi bersama, tidak perlu saling menyalahkan," tegasnya.

Ia juga menyoroti hilangnya BBM jenis Pertamax di sejumlah SPBU. "Kalau Pertalite tidak ada, setidaknya Pertamax tersedia. Ini non-subsidi dan dibutuhkan masyarakat," katanya.

Bupati meminta aparat penegak hukum bertindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan BBM. 

"Kalau ada penimbunan, siapapun pelakunya harus diproses," ujarnya. (JM)

20 Maret 2026

Bupati Kubu Raya Sidak SPBU, Soroti Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo melakukan sidak ke SPBU, Jumat (20/3)


KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo melakukan sidak ke SPBU, Jumat (20/3), dan menemukan beberapa SPBU mengalami kekosongan BBM, bahkan ada yang tidak beroperasi selama 5-7 hari. 


"Kami menemukan beberapa SPBU tutup karena kehabisan stok, ini menjadi perhatian serius," ujarnya.


Sujiwo menjelaskan, kenaikan permintaan BBM menjelang Idulfitri biasanya 6%, namun saat ini lonjakan mencapai lebih dari 20%. 


"Ada sesuatu yang harus dievaluasi bersama, tidak perlu saling menyalahkan," tegasnya.


Ia juga menyoroti hilangnya BBM jenis Pertamax di sejumlah SPBU. "Kalau Pertalite tidak ada, setidaknya Pertamax tersedia. Ini non-subsidi dan dibutuhkan masyarakat," katanya.


Bupati meminta aparat penegak hukum bertindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan BBM. 


"Kalau ada penimbunan, siapapun pelakunya harus diproses," ujarnya. (JM)


19 Maret 2026

Bupati Kubu Raya Tinjau Progres Bundaran Gapo Raya dan Benteng Mangrove

Foto: Bundaran Gapo Raya dan Benteng Mangrove

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meninjau langsung progres finishing Bundaran Gapo Raya dan kawasan Benteng Mangrove, Rabu (18/3). Peninjauan tersebut didampingi Kepala Dinas PUPR yang baru dilantik.

Progres pekerjaan sudah memasuki tahap akhir, meliputi pemasangan rumput sintetis, pengecatan, dan penataan kawasan. "Progresnya sudah finishing, pengecatan selesai, dan lighting di bagian atas insya Allah segera rampung," ujar Sujiwo.

Pemerintah juga melakukan pembersihan kolam dan penataan taman di sekitar kawasan. Ditargetkan seluruh pekerjaan tuntas sebelum malam Hari Raya Idul Fitri.

"Pada malam Idul Fitri nanti, tempat ini sudah berubah wajah dan bisa dinikmati masyarakat," tambahnya.

Pemkab Kubu Raya juga akan menggelar Gema Idul Fitri pada 6 Syawal di lokasi tersebut, dengan festival bedug, tarian Islami, dan pesta kembang api. (Ms)

18 Maret 2026

Wakil Gubernur Kalbar Lepas 1.210 Pemudik Gratis Khatulistiwa 2026

Foto: Pelepasan 1.210 Pemudik Gratis Khatulistiwa 2026 dihalaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Rabu (18/3) pagi.



PONTIANAK - Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Rabu (18/3) pagi. Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti prosesi pelepasan program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 dengan tema "Mudik Aman, Keluarga Bahagia".


Program kolaborasi ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1447 H di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi. 


Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Kalimantan Barat, Y. Anthonius Rawing, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat pada tahun ini sangat tinggi.


"Antusiasme masyarakat sangat tinggi, 1.210 orang siap berangkat ke 12 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat dengan 33 unit bus," ujarnya.


Polda Kalbar melalui Satgas Operasi Ketupat Kapuas 2026 memberikan pengawalan penuh sepanjang jalur mudik. "Kami menerapkan sistem pengawalan estafet untuk menjamin keamanan di jalan raya," jelas AKBP Ardiansyah.


Program ini adalah bagian dari upaya Polri dan Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 


"Mudik Aman, Keluarga Bahagia, kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Kalimantan Barat dapat pulang ke kampung halaman dengan perasaan tenang," kata Kombes Pol. Bambang Suharyono. (Red)


17 Maret 2026

Kapolres Bengkayang Turun Ke SPBU, Pastikan Stok BBM Tetap Aman

Kapolres Bengkayang memastikan stok BBM di SPBU masih aman. Warga diminta tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Kapolres Bengkayang memastikan stok BBM di SPBU masih aman. Warga diminta tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar. (Gambar ilustrasi AI)

Bengkayang – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) sempat membuat antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Bengkayang meningkat dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres Bengkayang Syahirul Awab langsung turun ke lapangan untuk memastikan situasi sebenarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena stok BBM di wilayah Bengkayang masih dalam kondisi aman dan distribusi dari pemasok tetap berjalan normal.

Kapolres Bengkayang bahkan mendatangi langsung SPBU Jessy AK Lakeng yang berada di Jalan Raya Sanggau Ledo, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, untuk melihat kondisi di lapangan.

“Berdasarkan hasil pengecekan yang kami lakukan, stok BBM di SPBU masih tersedia dan distribusinya juga berjalan secara rutin,” kata Syahirul Awab saat meninjau lokasi, Senin.

Menurutnya, antrean kendaraan yang terlihat di beberapa SPBU lebih disebabkan oleh kekhawatiran masyarakat setelah beredarnya informasi mengenai kemungkinan kelangkaan BBM.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

“Jangan langsung percaya informasi yang belum tentu benar. Yang jelas, stok BBM kita aman,” ujarnya.

Syahirul juga meminta masyarakat untuk tetap membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan. Ia menilai pembelian secara berlebihan justru dapat memicu antrean panjang di SPBU.

Jika masyarakat tetap tenang dan membeli BBM secukupnya, distribusi bahan bakar akan berjalan lancar dan tidak menimbulkan kepadatan kendaraan.

“Kalau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, distribusi akan tetap lancar dan antrean juga bisa dihindari,” jelasnya.

Selain melakukan pengecekan langsung ke SPBU, Polres Bengkayang juga terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak pemasok BBM untuk memastikan pasokan tetap stabil.

Pemantauan ini akan terus dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.

Kapolres Bengkayang kembali menegaskan bahwa kondisi ketersediaan BBM di wilayah tersebut masih aman.

“Jadi masyarakat tidak perlu panik. Stok BBM kita aman,” tegasnya.

Dengan kondisi distribusi yang masih berjalan normal, masyarakat Bengkayang diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.

16 Maret 2026

Bupati Kubu Raya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Desa Parit Bugis, Siap Direhab Usai Lebaran

Foto: Bupati Kuburaya, Sujiwo Tinjau Langsung Rumah Milik Ibu Vita di Desa Parit Bugis


KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meninjau langsung kondisi rumah warga di Desa Parit Bugis, Minggu (15/3). Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan rumah milik Ibu Vita yang kondisinya memprihatinkan akan direhabilitasi setelah Hari Raya Idulfitri.


Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menangani rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya. Bupati Sujiwo mengatakan, pemerintah daerah telah memiliki data RTLH yang jumlahnya masih cukup besar, sekitar 16 ribu rumah.


"Data kita sekitar 16 ribu rumah tidak layak huni. Dari jumlah itu akan kita petakan lagi mana yang benar-benar sangat tidak layak sehingga bisa diprioritaskan untuk dibantu," ujarnya.


Bupati Sujiwo berencana melakukan pembangunan rumah melalui skema gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak, terutama untuk rumah di pesisir sungai yang tidak bisa dibantu melalui APBN atau APBD.


"Khusus rumah di pesisir sungai yang tidak bisa dibantu melalui APBN atau APBD, kita akan bangun dengan konsep gotong royong. Kita akan gandeng Baznas dan berbagai pihak untuk membantu masyarakat," jelasnya.


Kepala Desa Parit Bugis menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan melakukan pendataan rumah warga yang tidak layak huni, khususnya yang berada di kawasan bantaran sungai.


Ibu Vita, pemilik rumah yang ditinjau, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. 


"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang melihat kondisi rumah kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan beliau dan diberikan kesehatan serta rezeki yang berlimpah," katanya. (Ms)


15 Maret 2026

KONI Kubu Raya Siap Hadapi Porprov Kalbar dengan Target Masuk 2 Besar

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo didampingi Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Jordan

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan rapat terkait persiapan organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya di Jalan Angkasa Pura, Minggu (15/3/2026).

Sujiwo mengatakan, perhatian terhadap dunia olahraga harus dilakukan secara serius, baik dari sisi pembinaan atlet maupun dukungan anggaran. Ia bahkan mengaku pernah turun langsung ke lapangan untuk merasakan kondisi para atlet saat berlatih.

“Saya merasakan langsung bagaimana kondisi di lapangan, menghadapi debu, asap dan panas yang bercampur menjadi satu. Tidak mudah menjadi seorang atlet, karena itu mereka harus mendapatkan perhatian yang layak,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, kepengurusan KONI Kubu Raya yang baru nantinya akan menghadapi tantangan besar, terutama dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat.

Ia menargetkan posisi Kabupaten Kubu Raya yang saat ini berada di peringkat kedelapan dapat meningkat secara signifikan.

“Target minimal kita masuk dua besar. Untuk itu kita harus mampu mendulang medali, baik emas, perak maupun perunggu,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Sujiwo juga berencana memberikan bonus kepada atlet Kubu Raya yang berhasil meraih medali emas sebesar Rp17,5 juta. Ia menyatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan para atlet.

“Walaupun kondisi keuangan daerah tidak terlalu baik, saya sudah memikirkan solusi. Jika memang harus merogoh kocek pribadi, saya siap melakukannya. Kita juga akan menggandeng pihak ketiga untuk membantu pembinaan olahraga,” katanya.

Sujiwo berharap kepengurusan KONI Kubu Raya yang akan terpilih melalui musyawarah luar biasa nantinya mampu melakukan pembinaan yang lebih baik serta melakukan pemetaan cabang olahraga yang berpotensi meraih prestasi.

“Saya berharap kita bisa menyatukan frekuensi untuk mengangkat marwah dan martabat Kabupaten Kubu Raya melalui dunia olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Jordan, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini mengambil peran sebagai karateker untuk mempercepat proses musyawarah luar biasa dalam rangka pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan mekanisme organisasi guna memastikan kepengurusan KONI di daerah dapat segera terbentuk.

“Kami bersama-sama melaksanakan rapat kerja daerah untuk menyusun aturan yang akan diberlakukan dalam proses pemilihan Ketua KONI Kubu Raya,” jelasnya.

Daud berharap proses pemilihan dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa olahraga Kubu Raya semakin maju.

“Saya berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kubu Raya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa KONI Provinsi Kalimantan Barat akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga di daerah.

“Kami dari KONI provinsi tentu akan terus mendukung perkembangan olahraga di Kabupaten Kubu Raya agar semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya. (Ms)

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.
Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

PONTIANAK -- Sebanyak 545 pemuda dari berbagai daerah di Kalimantan Barat mengikuti Sidang Pemilihan Tingkat Pusat dalam proses penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar oleh Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tanjungpura di Kota Singkawang, Minggu. Meski berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadhan, proses seleksi tetap berjalan lancar dan penuh semangat dari para peserta.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan bahwa sidang ini merupakan tahap penting dalam menentukan calon prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melanjutkan ke tahap pendidikan militer.

Menurutnya, proses seleksi harus dilakukan secara cermat agar dapat menghasilkan prajurit yang berkualitas dan siap menjalankan tugas negara.

“Melalui Sidang Tingkat Sub Panpus ini diharapkan dapat dihasilkan keputusan yang tepat dalam memilih calon prajurit Tamtama guna memenuhi kebutuhan organisasi, khususnya pada satuan teritorial pembangunan tahap IV,” ujar Pangdam.

Seleksi Ketat Untuk Menyaring Putra Terbaik Daerah

Mayjen TNI Novi Rubadi menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan optimal berkat koordinasi yang baik antara panitia dan berbagai pihak terkait.

Ia menegaskan bahwa sidang pemilihan ini merupakan tahap penentu dalam menyaring putra-putra terbaik dari Kalimantan Barat yang nantinya akan dipersiapkan menjadi prajurit garda terdepan TNI Angkatan Darat.

Sebelum mencapai tahap sidang tingkat pusat, para peserta telah melewati berbagai tahapan seleksi di tingkat daerah yang cukup ketat.

Proses tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan administrasi

  • Tes kesehatan

  • Uji kesamaptaan jasmani

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta memenuhi standar yang ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.

Peserta Lulus Akan Ikuti Pendidikan Pertama Tamtama

Bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam sidang pemilihan ini, mereka akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata).

Program pendidikan ini bertujuan membentuk calon prajurit yang memiliki kemampuan militer dasar, disiplin tinggi, serta mental tangguh dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Dalam pendidikan tersebut, para calon prajurit akan mendapatkan berbagai pelatihan penting seperti:

  • pelatihan fisik dan ketahanan tubuh

  • pembentukan karakter dan kedisiplinan

  • dasar-dasar kemiliteran

  • penanaman nilai loyalitas kepada bangsa dan negara

Melalui proses pendidikan tersebut diharapkan lahir prajurit yang profesional, tangguh, dan siap ditempatkan di berbagai satuan TNI AD di seluruh Indonesia.

Pengawasan Ketat Demi Seleksi Transparan

Untuk menjaga objektivitas dan transparansi, kegiatan sidang pemilihan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tanjungpura serta tim pengawas dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Kehadiran tim pengawas bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan profesional, diharapkan rekrutmen ini benar-benar mampu menghasilkan prajurit yang memiliki integritas, kemampuan, dan dedikasi tinggi untuk menjaga kedaulatan negara.

Bagi para peserta, mengikuti seleksi ini bukan sekadar mengejar pekerjaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

Semangat para pemuda yang tetap mengikuti seleksi di tengah bulan Ramadhan menjadi bukti bahwa minat generasi muda untuk menjadi prajurit TNI masih sangat tinggi.

Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Ulama dan Forkopimda

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Gelar Buka Puasa Bersama Ulama dan Forkopimda

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo dan Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, (tautan tidak tersedia) menggelar buka puasa bersama dengan para alim ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren, Forkopimda, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat di kediaman Bupati Kubu Raya, Komplek Mediterania Palace, Sabtu (14/3/2025).

Kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda di Kabupaten Kubu Raya.

Bupati Sujiwo menyampaikan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung perkembangan pondok pesantren di Kubu Raya.

"Tantangan pembangunan di Kubu Raya tidak ringan, tapi dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, kita bisa menghadapinya," ujarnya.

Wakil Bupati Sukiryanto menambahkan, kegiatan ini memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

"Kami optimistis pembangunan di Kubu Raya dapat terus berjalan dengan baik dengan kebersamaan ini," katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana kekeluargaan. (Ms)

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda