SEKADAU, Kalbar - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional tidak selalu bertumpu pada kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga tumbuh dari inisiatif di desa. Hal ini tercermin dalam kegiatan penanaman jagung hibrida di Dusun Soket, Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Nanga Mahap bersama masyarakat setempat. Penanaman dilakukan di lahan seluas 2 hektare milik warga bernama Ruslan dengan sistem monokultur dan metode tanam bertahap, menggunakan 15 bungkus bibit jagung hibrida jenis Bisi.
Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Melalui kegiatan ini, kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara produktif,” ujar Triyono.
Ia menjelaskan, tantangan di wilayah pedesaan tidak terletak pada ketersediaan lahan, melainkan pada optimalisasi pemanfaatannya. Masih terdapat lahan yang belum dikelola maksimal atau menggunakan pola tanam tradisional dengan produktivitas relatif rendah.
*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
