SEKADAU, Kalbar - Operasi Ketupat Kapuas 2026 resmi berakhir pada 25 Maret 2026. Meski demikian, Polres Sekadau tetap mengoptimalkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengawal arus balik Lebaran.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya saat arus balik.
“Walaupun Operasi Ketupat Kapuas sudah selesai, kami tetap mengoptimalkan pengamanan. Justru melalui KRYD, kami fokus memastikan arus balik berjalan aman dan lancar,” ujar AKP Triyono, Kamis (26/3).
Operasi Ketupat Kapuas 2026 sebelumnya berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan tujuan menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Di wilayah hukum Polres Sekadau, sebanyak 38 personel diterjunkan dalam berbagai satuan tugas, meliputi preemtif, preventif, kamseltibcar lalu lintas, penegakan hukum, hingga bantuan operasi. Selain itu, terdapat tambahan 19 personel untuk memperkuat pengamanan di sejumlah titik.
Selama operasi berlangsung, Polres Sekadau juga mendirikan satu Pos Pelayanan (Posyan) di Pos Lantas Sekadau serta dua Pos Pengamanan (Pospam) di Simpang Empat Layu Lapis dan Peniti.
Memasuki fase arus balik, KRYD dilaksanakan selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Maret 2026, dengan melibatkan 35 personel. Kegiatan ini difokuskan di titik-titik yang sebelumnya menjadi lokasi pos pelayanan dan pos pengamanan.
Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan patroli intensif serta pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama pada puncak arus balik.
AKP Triyono juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta memanfaatkan layanan kepolisian yang tersedia.
*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
