![]() |
| Telkomsel resmi membuka Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10 yang bertema Level Up The Future with AI di SMA Negeri 1 Pontianak. |
Pontianak – Telkomsel kembali menghadirkan Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10 di SMA Negeri 1 Pontianak, Rabu (30/4/2026), sebagai bagian dari komitmen memperkuat literasi digital generasi muda, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Mengusung tema “Level Up The Future with AI”, program tanggung jawab sosial yang telah berjalan sejak 2016 ini dirancang untuk membekali pelajar SMA/SMK dengan kemampuan menggunakan AI secara kreatif, aman, dan produktif sesuai prinsip BAIK: Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif.
IBFEST Series 10 digelar di empat kota, dimulai dari Cimahi, berlanjut ke Jambi dan Pontianak, serta akan ditutup di Surakarta. Di setiap kota, kegiatan menghadirkan AI Camp Training, AI Workshop, serta diskusi inspiratif yang melibatkan praktisi teknologi dan pegiat literasi digital.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sukaryadi, mengapresiasi konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan program edukatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami berharap pelajar tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Ini langkah penting untuk mencetak inovator masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Vice President Consumer Business Telkomsel Area Pamasuka, Muharlis, menegaskan bahwa AI harus dipandang sebagai alat untuk memperluas kreativitas, bukan ancaman.
“Melalui IBFEST, kami ingin generasi muda mampu memanfaatkan AI sebagai solusi yang berdampak. Ini juga sejalan dengan inisiatif Telkomsel Jaga Cita dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam tiga jalur pembelajaran berbasis AI. Jalur Creativa difokuskan pada pengembangan karya seni digital seperti musik, film pendek, dan ilustrasi. Jalur Syntech mengajak pelajar menciptakan solusi inovatif berbasis teknologi, mulai dari aplikasi sederhana hingga prototipe digital. Sedangkan Cyberlite menekankan literasi keamanan digital, termasuk edukasi tentang bahaya deepfake, penipuan digital, hingga kampanye bijak bermedia.
Tak hanya menyasar pelajar, IBFEST juga menghadirkan workshop khusus bagi guru dan orang tua. Guru dibekali strategi pemanfaatan AI dalam pembelajaran, sementara orang tua mendapatkan panduan mendampingi anak berinternet secara aman di era digital.
Program ini juga selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 serta kebijakan perlindungan anak di ruang digital, dengan menekankan pentingnya keamanan dan etika dalam penggunaan teknologi.
Memasuki satu dekade penyelenggaraan, Internet BAIK terus menunjukkan dampak signifikan. Pada series sebelumnya, program ini menjaring lebih dari 10 ribu peserta dari ratusan kota di Indonesia. Secara keseluruhan sejak 2016, puluhan ribu pelajar, guru, dan komunitas telah terlibat, sekaligus melahirkan ribuan agen perubahan dan karya konten digital kreatif.
Melalui IBFEST Series 10, Telkomsel berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menjadi pelopor pemanfaatan AI yang positif, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (*)
%20Series%2010%20yang%20bertema%20Level%20Up%20The%20Future%20with%20AI%20di%20SMA%20Negeri%201%20Pontianak..jpg)