23 April 2026
Pertamina Gelar Pasar Murah di Pontianak, 1.000 Paket Sembako Diserbu Warga
![]() |
| Pertamina melalui unit Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan kembali mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program TJSL. |
Pontianak – Komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan menghadirkan pasar murah bagi warga prasejahtera di Pontianak.
Kegiatan yang digelar di Asrama Haji Pontianak pada Kamis (23/4/2026) ini menyasar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) desil 1 hingga 4 dari enam kecamatan. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kota Pontianak, di antaranya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Ibrahim serta Kepala Dinas Sosial M. Akib.
Integrated Terminal Manager Pontianak, Tony Kurniawan menjelaskan, pasar murah ini menjadi langkah nyata membantu masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
“Kami menyediakan 1.000 paket sembako dengan harga terjangkau, yakni Rp30.000 per paket. Isinya beras, minyak goreng, gula, susu, kecap, hingga sarden. Kami berharap ini bisa meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Menariknya, hasil penjualan dari kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai transaksi semata. Dana yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk dukungan fasilitas umum, seperti Kampung Siaga Bencana dan Posyandu Aster di Kelurahan Siantan Hilir.
“Kami ingin manfaatnya berkelanjutan dan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambah Tony.
Pemerintah Kota Pontianak mengapresiasi langkah tersebut. Ibrahim menilai program pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Kami mengapresiasi Pertamina. Program ini sangat membantu meringankan beban masyarakat. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Pertamina tidak hanya menghadirkan energi dalam bentuk BBM dan LPG, tetapi juga energi kepedulian. Ini adalah bentuk kehadiran kami di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui program ini, Pertamina menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra dalam mendorong kesejahteraan dan pemerataan ekonomi, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah. (*)
Harita Group Dorong Ekonomi Kayong Utara Tumbuh Pesat
Hilirisasi Nilai Tambah
Serap Tenaga Kerja Lokal
Ekosistem Ekonomi Riil
Strategi Bisnis Berkelanjutan
Bupati Sujiwo: Tangani Stunting Butuh Keikhlasan Kader, Bukan Sekadar Insentif
![]() |
| Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo Pada Kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil yang digelar di Nordu Caffe, Kamis (23/4/2026) |
Hal itu disampaikannya saat kegiatan pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil yang digelar di Nordu Caffe, Kamis (23/4/2026).
Sujiwo mengungkapkan, peran kader tidak bisa diukur hanya dari insentif yang diterima. Menurutnya, meskipun insentif yang diberikan relatif kecil, nilai pengabdian dan keikhlasan jauh lebih besar.
“Kalau dilihat secara materi mungkin kecil, tetapi menjadi besar ketika kita memiliki keikhlasan untuk membantu generasi anak bangsa,” ujarnya.
Ia mengaku memahami beratnya tugas yang dijalankan para kader di lapangan. Namun demikian, ia berharap semangat pengabdian tetap dijaga demi masa depan anak-anak di Kubu Raya.
Sujiwo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, mengingat persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama. (Jm)
Pontianak Siap Jadi Tuan Rumah Rakor APEKSI Kalimantan 2026, Persiapan Capai 95 Persen
![]() |
| Sekda Kota Pontianak Amirullah meminpin rapat persiapan menjelang Pontianak sebagai tuan rumah Rakor APEKSI Komwil V Kalimantan 2026. |
Pontianak – Kota Pontianak bersiap menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan tahun 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Mei 2026 ini akan diikuti perwakilan pemerintah kota se-Kalimantan.
Sekretaris Daerah Pontianak Amirullah menyebutkan, kesiapan panitia telah mencapai sekitar 95 persen dan kini tinggal mematangkan pelaksanaan.
“Secara umum, persiapan sudah hampir final. Waktu, tempat, dan peserta sudah ditentukan. Sekarang kita fokus pada pelaksanaan,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (23/4/2026).
Ia menegaskan, pengalaman sebelumnya sebagai peserta menjadi modal penting bagi Pontianak untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah. Seluruh panitia diminta bekerja maksimal agar kegiatan berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif.
“Dulu kita sebagai peserta, sekarang sebagai tuan rumah. Kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Amirullah juga mengingatkan bahwa kualitas penyelenggaraan akan menjadi perhatian daerah lain. Karena itu, seluruh aspek, mulai dari teknis hingga pelayanan tamu, harus dipersiapkan dengan matang dan profesional.
Selain itu, panitia didorong memastikan kehadiran langsung para wali kota dari sembilan kota di Kalimantan, bukan sekadar perwakilan.
“Ini tantangan kita sebagai tuan rumah, bagaimana meyakinkan para kepala daerah untuk hadir langsung,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi aktif dengan peserta sejak awal, agar seluruh kebutuhan dapat diantisipasi dengan baik.
“Tunjukkan keseriusan dan antusiasme kita. Kalau panitia tidak semangat, jangan berharap peserta juga bersemangat,” tegasnya.
Dengan waktu persiapan yang tersisa kurang dari satu bulan dan berdekatan dengan momentum Hari Raya Iduladha, Amirullah meminta seluruh tim bekerja lebih intensif dan solid.
Menurutnya, Rakor APEKSI ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat citra Pontianak di tingkat regional.
“Yang dipertaruhkan bukan hanya kegiatan ini, tetapi juga citra kota di mata daerah lain. Kita harus tampil maksimal sebagai tuan rumah yang profesional,” pungkasnya. (*)
Hampir 100 Persen, Pontianak Juara I Penyusunan SKP Regional V BKN
![]() |
| Dari total 6.265 ASN Pemkot Pontianak, 6.212 di antaranya telah melakukan input atau 99,15 persen. |
Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak mencatat capaian nyaris sempurna dalam penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Triwulan I Tahun 2026. Dengan tingkat penyelesaian mencapai 99,15 persen, Pontianak berhasil meraih peringkat pertama di wilayah kerja Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara.
Data per 17 April 2026 menunjukkan, dari total 6.265 ASN aktif, sebanyak 6.212 pegawai telah melakukan input SKP melalui sistem yang terintegrasi. Capaian ini menempatkan Pontianak di posisi teratas dibandingkan daerah lain di regional yang mencakup DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Lampung.
Sekretaris Daerah Pontianak Amirullah menyebut keberhasilan tersebut sebagai wujud komitmen aparatur dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis kinerja dan digital.
“Capaian ini menunjukkan kedisiplinan dan keseriusan ASN dalam melaksanakan kewajiban penyusunan SKP secara tepat waktu melalui sistem terintegrasi,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, penerapan aplikasi ASN Digital menjadi faktor kunci dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pegawai. Hal ini sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tingkat nasional.
Amirullah juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah menjaga konsistensi, tidak hanya pada tahap penyusunan SKP, tetapi juga dalam proses penilaian dan pelaporan kinerja secara menyeluruh.
“Kami mendorong ASN yang belum menyelesaikan agar segera menuntaskan kewajibannya, sehingga seluruh tahapan penilaian kinerja dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Diketahui, sistem pelaporan kinerja ASN secara digital telah diterapkan penuh sejak Januari 2023. Dengan capaian ini, Pemerintah Kota Pontianak diharapkan mampu mempertahankan kinerja terbaik sekaligus menjadi rujukan dalam implementasi manajemen kinerja ASN yang efektif, transparan, dan akuntabel. (*)
Momentum Hari Bumi, Wali Kota Ajak Warga Wujudkan Pontianak Hijau dan Berkelanjutan
![]() |
| Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menanam pohon sebagai wujud menghijaukan kota. |
Pontianak – Semangat Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Pontianak untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Melalui tema “Bumi Lestari, Kehidupan Berkelanjutan, Masa Depan Kita Bersama”, warga didorong mengambil peran aktif menjaga kelestarian alam.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa upaya menciptakan kota yang hijau tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Peringatan Hari Bumi ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Melalui langkah sederhana seperti menanam pohon, mengelola sampah dengan baik, dan mengurangi penggunaan plastik, kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan bumi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Pontianak terus mendorong berbagai program ramah lingkungan, mulai dari penghijauan kawasan perkotaan hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ajakan “Merawat Bumi, Mewujudkan Pontianak Hijau dan Berkelanjutan” pun ditegaskan bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Edi berharap kesadaran masyarakat terus meningkat, sehingga Pontianak mampu menjadi contoh kota yang seimbang antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
“Jika kita bergerak bersama, saya optimistis Pontianak bisa menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (*)












