Taman Emas Pertamina Hadirkan Harapan Baru, Dorong Pendidikan Berkualitas di Desa Kubu Raya
![]() |
| Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dorong peningkatan kualitas pendidikan melalui Taman Emas Pertamina. |
Kubu Raya – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus ditunjukkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Emas Pertamina. Bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, program ini menjadi upaya nyata menghadirkan akses pendidikan yang lebih berkualitas bagi anak-anak di wilayah desa.
Melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio, program Taman Emas Pertamina menyasar anak usia 5 hingga 18 tahun dengan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Dilaksanakan di dua desa di Kabupaten Kubu Raya, yakni Desa Limbung dan Desa Punggur Kecil, program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya minat literasi serta keterbatasan akses pendidikan berkualitas, khususnya di wilayah Ring 1 perusahaan.
Sejak digulirkan pada 2022, Taman Emas Pertamina telah memberikan manfaat langsung kepada sekitar 150 anak usia sekolah. Berbagai kegiatan inovatif dihadirkan, mulai dari Kampung Literasi melalui bimbingan belajar, Green Literation berbasis edukasi lingkungan, Emaspreneur Project untuk pembinaan wirausaha muda, hingga Capacity Building Relawan guna meningkatkan kualitas pendamping program.
Tak hanya fokus pada peserta didik, program ini juga memberdayakan pemuda dan mahasiswa setempat sebagai relawan pengajar. Pendekatan ini menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan pendidikan di daerah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa akses pendidikan berkualitas harus dirasakan secara merata. Melalui Taman Emas Pertamina, kami menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga membangun karakter dan kemandirian generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan para relawan yang terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.
“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar program ini terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.
Melalui Taman Emas Pertamina, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan pendidikan di wilayah Kalimantan Barat. (*)
