Berita Indokalbar.com: CPNS hari ini

Masukkan Serial Number dibawah ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label CPNS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CPNS. Tampilkan semua postingan

06 April 2026

176 CPNS Kalbar Ditempa, Sekda Harisson Tekankan ASN Harus Jadi Pelayan Masyarakat

Sekda kalbar, Harisson memimpin kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis dalam Pelatihan Dasar CPNS.

Pontianak – Sebanyak 176 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengikuti penguatan kompetensi teknis dalam rangka Pelatihan Dasar CPNS yang dipimpin Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, secara virtual dari Ruang Data Analisis Kantor Gubernur Kalbar, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Harisson menegaskan sejak awal bahwa ASN bukan sekadar pegawai pemerintah, melainkan pelayan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa gaji ASN berasal dari pajak rakyat, sehingga sudah menjadi kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya empati dalam pelayanan. Menurutnya, setiap ASN harus mampu menempatkan diri sebagai masyarakat yang ingin dilayani—mengharapkan sikap ramah, respons cepat, serta kejelasan dalam setiap proses pelayanan.

Pengalaman pribadinya turut dibagikan sebagai motivasi. Harisson mengisahkan perjalanan kariernya yang dimulai sebagai dokter di daerah terpencil hingga dipercaya menjadi Sekda Kalbar. Ia menegaskan bahwa pengabdian tulus kepada masyarakat akan membuka jalan menuju jenjang karier yang lebih tinggi.

Dalam materi yang disampaikan, ia juga menyoroti pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya “Berorientasi Pelayanan”. Nilai ini, menurutnya, harus tercermin dalam sikap cekatan, solutif, ramah, dan dapat diandalkan dalam setiap pelayanan.

Ia mengingatkan agar CPNS tidak bersikap lambat atau acuh. Pelayanan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan tidak ditunda. Selain itu, prinsip keadilan juga ditekankan, di mana setiap masyarakat harus dilayani tanpa diskriminasi, terlepas dari latar belakang apa pun.

Dalam menghadapi keluhan, CPNS diminta tetap tenang dan profesional. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik, sikap sabar, serta kemampuan memberikan solusi agar permasalahan dapat diselesaikan tanpa memperkeruh situasi.

Harisson juga mendorong budaya evaluasi dan inovasi dalam pelayanan. Setiap masukan dari masyarakat harus dijadikan bahan perbaikan agar kualitas pelayanan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Menutup arahannya, ia berharap seluruh CPNS mampu menjadi ASN yang profesional, berintegritas, dan benar-benar mengabdikan diri untuk masyarakat. Ia menegaskan bahwa ketika semangat melayani telah tertanam, maka kualitas kerja dan sikap sebagai abdi negara akan ikut berubah menjadi lebih baik. (*)