Berita Indokalbar.com: Sulap Pasar Lama hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label Sulap Pasar Lama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulap Pasar Lama. Tampilkan semua postingan

24 April 2026

Wali Kota Sulap Pasar Lama Jadi Ruang Kreatif, Anak Muda Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Baru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meninjau kondisi Pasar Kapuas Indah dan Cempaka.

Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak bersiap menghidupkan kembali pasar-pasar yang selama ini kurang optimal dengan konsep baru yang lebih segar dan kekinian. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berencana menjadikan pasar sebagai ruang ekonomi kreatif, termasuk wadah aktivitas anak muda.

Pasar seperti Pasar Cempaka dan Pasar Kapuas Indah menjadi fokus awal revitalisasi. Keduanya dinilai memiliki potensi besar karena berada di kawasan strategis, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Pasar-pasar yang tadinya tidak aktif perlu direvitalisasi. Harapan kita ke depan pasar ini bisa hidup dengan konsep baru,” ujar Edi saat meninjau lokasi, Jumat (24/4/2026).

Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah pasar di kota besar yang mampu menyulap lantai atas menjadi ruang kreatif. Salah satunya Pasar Santa yang kini dikenal sebagai pusat kuliner dan kreativitas anak muda.

Menurutnya, tantangan utama pasar tradisional adalah minimnya aktivitas di lantai dua. Karena itu, Pemkot akan menata ulang fungsi ruang agar lebih produktif dan menarik, mulai dari kafe, ruang komunitas, hingga area usaha kreatif.

Selain penataan konsep, pemerintah juga akan melakukan pendataan ulang kios dan penertiban pemanfaatannya agar pengelolaan pasar lebih tertib dan optimal.

Tak hanya itu, sejumlah pasar lain seperti Pasar Flamboyan dan Pasar Puring juga masuk dalam rencana pembenahan tahun ini guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman.

Edi menilai, pasar harus mampu beradaptasi di tengah persaingan dengan platform digital. Dengan konsep kreatif dan suasana yang nyaman, pasar fisik diyakini tetap memiliki daya tarik tersendiri.

“Pasar yang bersih, aman, dan kreatif pasti akan didatangi pengunjung,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak Ibrahim menjelaskan bahwa Pasar Cempaka akan menjadi salah satu proyek prioritas. Perbaikan meliputi pembenahan fisik hingga pengaktifan kembali kios-kios yang selama ini kosong.

Ia menyebut lantai dua pasar akan diarahkan menjadi pusat kuliner dan ruang kreativitas anak muda, sesuai arahan wali kota.

“Kita akan coba perbaiki dan baguskan. Tempat ini bisa untuk kuliner, kreativitas pemuda, coffee shop dan sebagainya,” ujarnya.

Saat ini, terdapat 18 pasar yang dikelola Pemkot Pontianak dan akan ditata secara bertahap. Pemerintah juga akan membuka peluang bagi pelaku usaha dan UMKM untuk mengisi ruang-ruang yang telah direvitalisasi.

Dengan konsep baru ini, pasar diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi kreatif yang melibatkan generasi muda dan komunitas lokal, sekaligus menghidupkan kembali denyut ekonomi kota. (*)