Berita Indokalbar.com: Pemprov Kalbar hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label Pemprov Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemprov Kalbar. Tampilkan semua postingan

26 April 2026

Lepas Jemaah Haji, Ria Norsan Ingatkan Jaga Kesehatan dan Raih Haji Mabrur

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji yang tergabung dalam KBIHU Muhammadiyah Kalbar.

Pontianak
– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (26/4/2026).

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri tokoh masyarakat serta ratusan jemaah yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Ria Norsan menyampaikan penghormatan khusus kepada Pembina Muhammadiyah Kalbar, Hasan Gapar, yang disebutnya sebagai guru agama sekaligus pembimbing saat menunaikan ibadah haji pertama pada tahun 2003.

“Beliau adalah guru saya dan pembimbing ibadah saya. Alhamdulillah, hingga kini beliau masih sehat walafiat di usia 81 tahun,” ujarnya.

Gubernur menekankan bahwa ibadah haji tidak hanya menuntut kesiapan spiritual, tetapi juga fisik yang prima. Ia mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan, terutama menjelang puncak ibadah di Padang Arafah.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik dan rohani. Tawaf, sa’i hingga melontar jumrah membutuhkan stamina yang kuat. Karena itu, jaga kesehatan dengan baik sebelum hari wukuf,” pesannya.

Mengutip Surah Al-Baqarah ayat 197, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan perilaku selama menjalankan ibadah haji agar dapat meraih predikat haji mabrur. Tiga larangan utama saat berihram, yakni rafats, fusuk, dan jidal, menjadi perhatian khusus yang disampaikannya kepada para jemaah.

Rafats merujuk pada perkataan yang tidak pantas, fusuk adalah perbuatan maksiat atau pelanggaran, sementara jidal berarti perdebatan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.

Di tengah suasana serius, Gubernur turut menyelipkan candaan ringan yang mengundang tawa jemaah, khususnya terkait kebiasaan berbelanja oleh-oleh.

“Tujuannya haji mabrur, bukan membeli emas berkilo-kilo. Sabar ya, Ibu-Ibu, fokus ibadah dulu,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Ria Norsan memimpin jemaah melantunkan talbiyah bersama, menciptakan suasana haru dan penuh kekhusyukan.

Ia berharap seluruh jemaah asal Kalimantan Barat dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar, menjaga kebersamaan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dengan predikat haji mabrur.

“Saya berharap Bapak dan Ibu berangkat dengan niat tulus, melaksanakan ibadah dengan sempurna, dan kembali dalam keadaan sehat walafiat serta memperoleh haji mabrur,” tutupnya. (*)

24 April 2026

Ringankan Beban Jemaah, Pemprov Kalbar Beri Bantuan Stimulus Haji Rp1,09 Miliar

Ilustrasi Jemaah Haji. Foto: Sony Herdiana/Shutterstock
Ilustrasi Jemaah Haji. Foto: Sony Herdiana/Shutterstock
Pontianak - Kalimantan Barat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan stimulus biaya lokal haji sebesar Rp1,09 miliar pada musim haji tahun ini. Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meringankan beban para jemaah, terutama untuk kebutuhan transportasi darat, akomodasi, hingga konsumsi selama proses keberangkatan dan pemulangan.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp1.090.850.000. Dana itu difokuskan untuk membantu berbagai kebutuhan jemaah sejak sebelum berangkat ke tanah suci hingga setelah kembali ke daerah asal.

Pada tahun ini, jumlah jemaah haji asal Kalimantan Barat tercatat sebanyak 1.858 orang. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 2.519 orang. Berkurangnya jumlah jemaah berdampak pada meningkatnya beban biaya yang harus ditanggung masing-masing peserta.

Melihat kondisi itu, Pemprov Kalbar mengambil langkah dengan memberikan stimulus pembiayaan lokal sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji.

Rincian bantuan yang diberikan meliputi transportasi darat dari asrama haji menuju bandara di Pontianak maupun Batam sebesar Rp784 juta. Selain itu, biaya akomodasi asrama haji sebesar Rp137,51 juta dan konsumsi jemaah di Asrama Haji Pontianak serta Batam senilai Rp169,34 juta.

Sementara itu, biaya transportasi udara rute Pontianak–Batam pulang pergi masih menjadi tanggungan jemaah. Hal tersebut disebabkan keterbatasan kemampuan APBD di tengah meningkatnya biaya layanan penerbangan akibat kenaikan harga avtur.

Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan akan terus mengoptimalkan dukungan pada komponen biaya yang masih memungkinkan untuk dibiayai melalui APBD, khususnya layanan darat, konsumsi, dan fasilitas asrama haji.

Langkah ini sejalan dengan amanat regulasi, yakni Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk membantu pembiayaan transportasi serta layanan lokal jemaah sesuai kemampuan fiskal masing-masing daerah.

Kebijakan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Kalbar dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lebih nyaman, aman, dan terfasilitasi dengan baik bagi seluruh jemaah asal Kalimantan Barat.

10 April 2026

Biaya Haji Kalbar 2026 Dinegosiasi

Pemprov Kalbar optimalkan biaya penerbangan haji 2026 melalui seleksi terbuka dan negosiasi ketat dengan maskapai agar tarif tetap transparan dan terjangkau.
Pemprov Kalbar optimalkan biaya penerbangan haji 2026 melalui seleksi terbuka dan negosiasi ketat dengan maskapai agar tarif tetap transparan dan terjangkau.

Pemprov Kalbar Transparan Soal Biaya Penerbangan Haji 2026, Ini Detailnya

Pontianak — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya menjaga biaya penyelenggaraan ibadah haji tetap rasional dan transparan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan biaya penerbangan haji tahun 2026 melalui proses seleksi terbuka serta negosiasi ketat dengan maskapai penerbangan.

Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa proses penetapan maskapai dilakukan secara terbuka dan mengedepankan prinsip efisiensi anggaran.

"Penetapan dilakukan secara terbuka. Maskapai dengan penawaran terendah menjadi pemenang, tetapi tetap kita lakukan negosiasi untuk memastikan harga tersebut benar-benar wajar dan tidak memberatkan jamaah," kata Harisson saat menerima audiensi perwakilan Lion Group di Pontianak, Kamis.

Lion Air Jadi Maskapai Penerbangan Haji Kalbar 2026

Dalam proses seleksi tersebut, maskapai Lion Air ditetapkan sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk penerbangan haji Kalimantan Barat tahun 2026.

Nilai penawaran yang diajukan maskapai tersebut berada di kisaran Rp13,3 miliar, lebih tinggi dibandingkan biaya pada tahun sebelumnya yang tercatat sekitar Rp10,6 miliar.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalbar meminta penjelasan rinci terkait kenaikan biaya tersebut. Menurut Harisson, transparansi kepada masyarakat menjadi faktor penting karena biaya tersebut nantinya akan diketahui oleh para calon jamaah haji.

"Kenaikan ini harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, karena biaya tersebut akan diketahui oleh jamaah. Transparansi menjadi hal utama," ujarnya.

Negosiasi Lanjutan Dilakukan untuk Tekan Biaya

Setelah penetapan pemenang, pemerintah daerah tetap membuka ruang negosiasi lanjutan guna memastikan harga tetap efisien dan realistis.

Harisson menyebutkan bahwa optimalisasi biaya menjadi prioritas agar penyelenggaraan ibadah haji tetap terjangkau bagi masyarakat.

Selain faktor internal, pemerintah juga menyoroti sejumlah faktor eksternal yang memengaruhi biaya penerbangan, salah satunya adalah kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur.

"Jika harga avtur naik, itu menjadi risiko maskapai sesuai kontrak. Namun jika turun, kita akan bicarakan kembali agar ada penyesuaian yang menguntungkan jamaah," jelasnya.

Kenaikan Harga Avtur Jadi Faktor Utama

Sementara itu, perwakilan Lion Group, Agung Pratama, menjelaskan bahwa harga yang diajukan telah melalui perhitungan matang dengan mempertimbangkan kenaikan harga avtur yang cukup signifikan.

Menurutnya, lonjakan harga avtur saat ini mencapai sekitar 70 persen, sehingga berdampak langsung terhadap biaya operasional maskapai.

"Harga yang kami ajukan sudah seminimal mungkin agar tetap kompetitif, meskipun saat ini terjadi kenaikan harga avtur hingga sekitar 70 persen," kata Agung.

Komitmen Transparansi dan Pelayanan Terbaik bagi Jamaah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji.

Setiap komponen biaya, termasuk transportasi udara, disusun secara cermat, transparan, dan akuntabel guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak tanpa beban biaya berlebihan.

Dengan langkah optimalisasi tersebut, diharapkan penyelenggaraan transportasi haji Kalimantan Barat tahun 2026 dapat berjalan lancar dan biaya tetap terjangkau bagi para jamaah.

FAQ

1. Mengapa biaya penerbangan haji Kalbar 2026 mengalami kenaikan?
Kenaikan biaya dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama lonjakan harga avtur hingga sekitar 70 persen yang berdampak pada biaya operasional maskapai.

2. Maskapai apa yang melayani penerbangan haji Kalbar 2026?
Maskapai Lion Air ditetapkan sebagai penyedia jasa transportasi udara setelah melalui proses seleksi terbuka.

3. Berapa nilai kontrak penerbangan haji Kalbar 2026?
Nilai penawaran maskapai berada di kisaran Rp13,3 miliar.

4. Apakah pemerintah masih bisa menurunkan biaya tersebut?
Ya, pemerintah masih melakukan negosiasi lanjutan untuk membuka peluang efisiensi dan penyesuaian harga.

5. Apa komitmen utama pemerintah dalam penyelenggaraan haji?
Pemerintah berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan biaya tetap rasional bagi jamaah.

07 April 2026

Program Retret ASN Kalbar Ditegaskan Wajib, Anggaran Masih Di Bawah Standar

Sekda Kalbar Harisson menegaskan retret ASN wajib sesuai UU ASN. Anggaran pengembangan kompetensi 2026 masih di bawah standar nasional.
Sekda Kalbar Harisson menegaskan retret ASN wajib sesuai UU ASN. Anggaran pengembangan kompetensi 2026 masih di bawah standar nasional.

Pontianak — Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa program retret atau peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merupakan kewajiban yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Menurut Harisson, pelaksanaan retret ASN bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab pengembangan kapasitas aparatur agar tetap relevan dengan kebutuhan organisasi.

"Pelaksanaan retret ASN ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, khususnya Pasal 49 ayat (1), yang mewajibkan setiap ASN untuk terus mengembangkan kompetensinya melalui pembelajaran berkelanjutan," ujar Harisson di Pontianak, Senin.

Retret ASN Diperkuat Aturan Nasional

Harisson menjelaskan, ketentuan pengembangan kompetensi ASN juga diperkuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Dalam aturan tersebut, setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki hak yang sama untuk mengikuti pengembangan kompetensi dengan alokasi minimal 20 jam pelajaran setiap tahun.

Hal ini bertujuan agar ASN mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan sistem kerja, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Anggaran Pengembangan Kompetensi Masih Rendah

Meski program retret wajib dilaksanakan, Harisson mengakui bahwa alokasi anggaran pengembangan kompetensi ASN di Kalimantan Barat masih tergolong terbatas.

Pada APBD 2026, anggaran pengembangan kompetensi ASN hanya mencapai sekitar 0,11 persen dari total belanja daerah.

Angka tersebut masih berada di bawah ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025, yang mengamanatkan alokasi sebesar 0,34 persen.

Secara rinci, anggaran yang tersedia meliputi:

  • Rp1,558 miliar untuk pengembangan kompetensi teknis, umum, inti, dan pilihan bagi jabatan administrasi

  • Rp1,938 miliar untuk pengembangan kompetensi pimpinan daerah, jabatan pimpinan tinggi, jabatan fungsional kepemimpinan, serta prajabatan

Kondisi ini menunjukkan masih adanya tantangan dalam pemenuhan standar nasional pengembangan kompetensi ASN.

Perangkat Daerah Diminta Lakukan Pergeseran Anggaran

Harisson menyebutkan bahwa kegiatan retret atau peningkatan kompetensi bagi pimpinan tinggi pratama dan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) telah dianggarkan oleh 25 badan dan dinas serta 11 UPT dalam APBD 2026.

Namun, bagi perangkat daerah yang belum menganggarkan kegiatan tersebut, diminta segera melakukan penyesuaian melalui mekanisme pergeseran anggaran.

"Dalam surat yang saya keluarkan tanggal 6 Maret 2026, perangkat daerah yang belum menganggarkan diminta melakukan pergeseran anggaran untuk pembiayaan peningkatan kompetensi," jelasnya.

Pergeseran anggaran tersebut harus mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Harisson menegaskan, pergeseran hanya diperbolehkan pada mata anggaran yang sejenis, seperti perjalanan dinas atau administrasi pendidikan dan pelatihan.

Ia juga mengingatkan bahwa anggaran untuk masyarakat, hibah, maupun pembangunan infrastruktur tidak boleh digeser.

Retret ASN Akan Ditata Ulang Seiring Efisiensi Anggaran

Setelah terbit Surat Edaran Menteri Dalam Negeri pada 31 Maret 2026 terkait transformasi budaya kerja ASN, pemerintah daerah berencana menata ulang pelaksanaan retret ASN.

Salah satu poin penting dalam surat edaran tersebut adalah efisiensi perjalanan dinas.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah melakukan efisiensi perjalanan dinas sebesar 50 persen serta efisiensi kegiatan perangkat daerah sebesar 50 persen dalam APBD 2026.

Dengan adanya kebijakan terbaru, efisiensi perjalanan dinas dipastikan akan semakin diperketat.

"Dengan adanya surat edaran terbaru tersebut, tentunya kegiatan retret akan ditata ulang," kata Harisson.

Makna Retret ASN Bagi Kualitas Pelayanan Publik

Program retret ASN dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Melalui pelatihan berkelanjutan, ASN diharapkan mampu:

  • meningkatkan kompetensi teknis

  • memperkuat kepemimpinan

  • memperbaiki pelayanan publik

  • beradaptasi dengan perubahan sistem birokrasi modern

Dengan demikian, keberadaan retret ASN tidak hanya berdampak pada internal organisasi, tetapi juga pada kualitas layanan kepada masyarakat.

FAQ

Apa itu retret ASN?

Retret ASN adalah kegiatan peningkatan kompetensi dan kapasitas aparatur sipil negara melalui pelatihan, pembelajaran, dan pengembangan kepemimpinan.

Apakah retret ASN wajib dilaksanakan?

Ya. Retret ASN merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Berapa minimal jam pengembangan kompetensi ASN setiap tahun?

Minimal 20 jam pelajaran per tahun sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020.

Berapa anggaran pengembangan kompetensi ASN Kalbar tahun 2026?

Sekitar 0,11 persen dari total belanja daerah, masih di bawah standar nasional 0,34 persen.

Apakah anggaran masyarakat bisa digeser untuk retret ASN?

Tidak. Anggaran untuk masyarakat, hibah, dan pembangunan infrastruktur tidak boleh digeser.

18 Maret 2024

Kick Off Semarak Ramadhan dan Berkah Idul Fitri 2024

Foto: Pj Gubernur Kalbar Luncurkan Semarak Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Adpim Pemprov Kalbar).

PONTIANAK - Semarak Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2024 resmi diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), dr. Harisson, M.Kes., pada hari di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (18/30/2024)

Acara Kick Off SERAMBI 2024 ini ditandai dengan penekanan sirine oleh Pj. Gubernur Kalbar dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, serta pemotongan pita oleh Pj. Ketua TP-PKK Kalbar, Ny. Windy Prihastari, S.STP., M.Si., dan Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalbar, Ny. Efy Masfiati.

SERAMBI merupakan program tahunan Bank Indonesia (BI) yang bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan ketersediaan uang tunai yang layak edar, dan mendorong transaksi ekonomi dan keuangan di masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Pada tahun 2024, SERAMBI Kalbar mengusung tema “SERAMBI Makin Digital, Ekonomi Makin Kuat”. Tema ini sejalan dengan upaya BI dalam mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan di Kalbar.

“Diharapkan SERAMBI 2024 dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan uang tunai yang layak edar, serta mendorong transaksi ekonomi dan keuangan di Kalbar, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Pj. Gubernur Kalbar. (Adp)

07 Maret 2024

Rapat Daring Bersama Mendagri, Pemerintah Daerah Siap Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat

Foto: Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Alfian Salam, M.M., mengikuti Rapat bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring (Adpim Pemprov Kalbar).

PONTIANAK - Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Alfian Salam, M.M., mengikuti Rapat bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang di wakili oleh Plh. Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan, M.Ec.Dev secara daring di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (7/3/2024).

Dalam rangka pemberian insentif fiskal Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam mencapai Program Prioritas Nasional.

Pada Rapat tersebut, Plh. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah menjelaskan bahwa dalam menyikapi angka Inflasi yang berdampak pada perekonomian nasional, maka Pemerintah Pusat mengimbau seluruh Kepala Daerah yaitu Gubernur, untuk menurunkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

“Kemendagri RI akan membuat Surat Edaran sebagai dasar untuk mempersiapkan Peraturan Gubernur Penurunan Insentif Fiskal terkait Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebagai langkah dalam mendukung Program Prioritas Pemerintah untuk Pengendalian Inflasi Nasional," jelas Horas Maurits Panjaitan.

Menanggapi hal tersebut, Plg Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Drs. H. Alfian Salam, M.M., mengatakan dengan adanya kebijakan Pemerintah Pusat tentunya Pemerintah Daerah khususnya Kalimantan Barat akan selalu mendukung.

“Sebagai Pemerintah Daerah tentunya dengan adanya kebijakan Pemerintah Pusat tersebut tetap memberikan dukungan, walaupun ada hal-hal yang harus dikaji agar tidak adanya kesalahan dalam legalitas," tukas Alfian. (Adp)

Pj Gubernur Kalbar Kukuhkan Ayah dan Bunda Genre Kabupaten Bengkayang

Foto: Pj Gubernur Kalbar Kukuhkan Ayah dan Bunda Genre Kabupaten Bengkayang (Adpim Pemprov Kalbar).

BENGKAYANG – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), dr. Harisson, M.Kes., selaku Ayah Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kalbar bersama Penjabat (Pj) Ketua Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., selaku Bunda Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kalbar mengukuhkan Ayah dan Bunda Genre Kabupaten Bengkayang yaitu Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Ny. Anita Sebastinus Darwis di Hotel Lala Golden, Kamis (7/3/2024).

Pengukuhan ini diharapkan dapat mendorong peran dan program kerja Ayah dan Bunda Genre di wilayah Kabupaten Bengkayang.

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keluarga yang terencana dengan baik, termasuk pendidikan, kesehatan, peningkatan gizi, dari remaja, ibu hamil, dan anak-anak,” jelas Harisson.

“Kedepannya, kita akan seperti negara maju, di mana masyarakat tidak perlu disuruh untuk membatasi jumlah anak. Karena, walaupun jumlah penduduk meningkat, pertumbuhan penduduk di Kalimantan sudah mulai menurun,” imbuhnya. (Adp)

06 Maret 2024

Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Mewakili Pj Gubernur Dalam Rapat Sinkronisasi dan Evaluasi SDA

Foto: Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Mewakili Pj Gubernur Dalam Rapat Sinkronisasi dan Evaluasi SDA (Adpim Pemprov Kalbar).

KUBU RAYA - Pemprov Kalbar melaksanakan Rapat Sinkronisasi dan Evaluasi Kebijakan Sumber Daya Alam (SDA) Provinsi Kalbar yang bertempat di Hotel Alimore Kubu Raya, Rabu (6/3/2024).

Mewakili Pj Gubernur Kalbar, Staf Ahli Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Provinsi Kalbar Drs. Alexander Rombonang, MMA., mengatakan tantangan terbesar yang dihadapi dan harus mampu dijawab adalah terjadinya praktek - praktek eksploitasi SDA secara besar - besaran.

Sebagaimana kita ketahui bersama, berbicara mengenai pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah daerah syarat mutlak yang menjadi modal dasarnya adalah potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki wilayah atau daerah itu sendiri.  

“Sejalan dengan perkembangan saat ini, tantangan terbesar yang dihadapi dan harus mampu kita jawab adalah terjadinya praktek - praktek eksploitasi SDA secara besar - besaran yang justru merusak hutan dan lingkungan hidup yang menyebabkan hilangnya keragaman hayati serta ketidak seimbangan ekosistem. Sehingga disisi lain keterbatasan kualifikasi lahan dengan tingkat kesuburan tanah yang rendah dan terbatasnya dukungan infrastruktur serta saprodi di budidaya tanaman seperti saluran irigasi dan pupuk, hendaknya kita tidak terpaku dengan program peningkatan produksi atau produktivitas saja,” ungkap Drs. Alexander Rombonang, MMA., saat membacakan sambutan Pj. Gubernur Kalbar.

“Untuk itu mari kita satukan gerak dan langkah mewujudkan pembangunan dan pertumbuhan dengan mengelola dan memanfaatkan SDA secara berkelanjutan yang didasari oleh kesadaran untuk melestarikan SDA sebagai warisan kita kepada generasi berikutnya,” imbuhnya. (Adp/Red)

29 Februari 2024

Linda Purnama Pimpin Rapat Perencanaan Kesbangpol Kalbar 2024

Linda Purnama Pimpin Rapat Perencanaan Kesbangpol Kalbar 2024
Linda Purnama Pimpin Rapat Perencanaan Kesbangpol Kalbar 2024.
PONTIANAK - Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Hj. Linda Purnama, M.Si., mengawali Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Pada Perangkat Daerah Kesatuan Bangsa dan Politik se-Kalimantan Barat Tahun 2024 di Hotel Orchardz Perdana, Rabu (28/2/2024), dengan menekankan pentingnya peran strategis Perangkat Daerah dalam urusan pemerintahan di Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

"Tahun ini (2024) kita telah memasuki fase demokrasi baru, dimana baru saja kita melaksanakan Pemilu dan selanjutnya Pilkada. Maka dari itu kita harus menyamakan persepsi, penyelarasan program kerja untuk memberikan pembinaan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional," jelas Plh. Sekda.

Dia juga menyoroti potensi konflik dalam masyarakat yang bisa mengganggu stabilitas pembangunan, "Sehingga hal ini perlu dikendalikan dengan memperhatikan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, pemerataan, keadilan serta memanfaatkan potensi dan keanekaragaman daerah."

Dalam konteks Kalimantan Barat, beberapa daerah telah mengalami pergantian kepala daerah dan penunjukan penjabat baru. Linda mengingatkan Perangkat Daerah untuk memberikan dukungan penuh dalam menjaga kelancaran pemerintahan daerah.

"Perencanaan kegiatan harus memberikan dukungan penuh dalam menghadapi masa transisi, dimana semua pemerintah daerah akan menyusun Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2024-2026," tambahnya.

Linda juga berharap agar para peserta rapat ini dapat menyinkronkan program dan kegiatan serta menemukan solusi bagi masalah yang dihadapi.

"Perencanaan Program Kerja harus terukur dan fokus pada satu tujuan untuk menciptakan dan merajut kerukunan, persatuan dan kesatuan guna mewujudkan Kalimantan Barat yang semakin maju, bermartabat dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk kesejahteraan," tandasnya.

Selain itu, Linda mengapresiasi kehadiran Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri sebagai Narasumber dalam acara tersebut. "Semoga apa yang disampaikan oleh Narasumber dapat memberikan pencerahan dan kita semua dapat melaksanakan tugas dan fungsi yang berhubungan dengan Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalimantan Barat, Drs. Manto, M.Si., menjelaskan bahwa tujuan diadakannya rapat koordinasi tersebut adalah untuk menyamakan persepsi dalam menyusun perencanaan program dan kegiatan.

"Agenda ini untuk menyamakan persepsi serta membangun komunikasi timbal balik di Bidang Kesbangpol Kabupaten/Kota dengan Provinsi dalam rangka penyusunan perencanaan program, kegiatan, dan sub kegiatan supaya lebih terpadu, terarah, dan terukur," katanya.

Manto juga berharap rapat ini dapat meningkatkan sinergitas antara Perangkat Daerah, khususnya di Bidang Kesbangpol. "Saya harap kita dapat menciptakan kesepakatan/kesepahaman dan terjalinnya hubungan kerja yang harmonis pada Perangkat Daerah Kesatuan Bangsa dan Politik baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat," tutup Manto.

23 Februari 2024

Dampingi Ketua TP PKK, Bupati Sekadau Hadiri Launching Calendar Of Event

Foto: Hari Puncak Saprahan Khatulistiwa dan Launching Calendar Of Event.

PONTIANAK - Bupati Sekadau, Aron, S.H., didampingi Ketua TP PKK, Ny.Magdalena Susilawati Aron, S.P., hadir dalam Hari Puncak Saprahan Khatulistiwa dan Launching Calendar Of Event serta Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pemasaran Pariwisata Tahun 2024 di Pontianak Convention Center, Jumat (23/2/24).

Dalam rangka Semarak Pariwisata dan Keuangan Kalimantan Barat, Pj.Gubernur Kalimantan Barat, dr.H. Harisson, M.Kes., berharap pelaksanaan 34 event pariwisata dan budaya di 14 Kabupaten/kota se-Kalimantan Barat dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, memikat wisatawan untuk mengunjungi Kalimantan Barat, dan meningkatkan perekonomian melalui industri event.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kapolda Provinsi Kalimantan Barat, Kajari Provinsi Kalimantan Barat, Pangdam XII Tanjungpura, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut XII Pontianak, dan Komandan Pangkalan Angkatan Udara Supadio.

Tak hanya itu, turut hadir juga Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat, Pj.Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Bupati dan Walikota se-Kalimantan Barat, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara, serta jajaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Keberadaan Pejabat dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi RI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Kepala Dinas Pariwisata se-Indonesia, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala BUMN/Perbankan, Asosiasi Kepariwisataan, hingga Para Mitra Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif turutmengukuhkan keberagaman tamu undangan yang turut memeriahkan acara tersebut.(Ad/ST)

Editor: R. Hermanto 

21 Februari 2024

Pj Gubernur Kalbar Terima Audiensi TP2GD

Foto: Pj Gubernur Kalbar Terima Audiensi TP2GD (Adpim Pemprov).

PONTIANAK - Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes. menerima audiensi dari TP2GD (Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah) Provinsi Kalimantan Barat perihal Pengusulan Gelar Kepahlawanan dari Daerah Kalimantan Barat bertempat di Ruang Kerja Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (21/2/2024).

“Kami bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Asisten 1 Sekda Provinsi Kalbar dan TP2GD Kalimantan Barat menghadap Pj. Gubernur untuk melaporkan persiapan pelaksanaan seminar nasional pengajuan gelar pahlawan dari Kalimantan Barat. Tahun ini ada 3 yaitu Rahadi Oesman, Pangeran Natakusuma dan Bardanadi,” ungkap Saparudin Daeng Usman selaku Ketua Umum Dewan Harian Daerah 45 Kalimantan Barat.

Ketiga nama tersebut diusulkan karena sudah dianggap memenuhi syarat baik lokal maupun nasional dan naskah akademiknya sudah tersedia.

Pj. Gubernur Harisson menyambut baik usulan ini dan menyatakan dukungannya penuh terhadap upaya TP2GD dalam memperjuangkan gelar pahlawan bagi tokoh-tokoh asal Kalimantan Barat.

“Kita harus terus berusaha untuk mengangkat nama-nama pahlawan dari Kalimantan Barat. Mereka telah berjasa besar dalam memperjuangkan kemerdekaan dan pembangunan bangsa ini. Semoga upaya yang kita laksanakan, membuahkan hasil yang diharapkan,” ujar Harisson. (Adpim Pemprov)


19 Februari 2024

Pj Gubernur Kalbar Lantik Dua Pj Bupati

Foto: Pj Gubernur Kalbar Lantik Dua Pj Bupati (Adpim Pemprov).

PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes, melantik Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H., dan Penjabat (Pj) Bupati Kubu Raya, Dr. Drs. Syarif Kamaruzaman, M.Si, selain itu juga dilakukan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan untuk Penjabat Ketua TP PKK, Penjabat Ketua Dekranasda dan Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kubu Raya, yaitu Ny. Lusia Suherman dan Ny. Ida Nurul Aini Kamaruzzaman, A.Md, Keb., S.KM., oleh Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP, M.Si, bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (19/2/2024).

Pada kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Kalimantan Barat menekankan agar Penjabat Bupati yang dilantik ini untuk senantiasa menjaga Inflasi di daerah yang nanti dipimpinnya.

“kalau harga-harga pada naik maka konsumsi masyarakat akan turun, daya beli akan turun sehingga pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat ini juga akan melambat," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan untuk menjaga inflasi salah satunya dengan memastikan stok, melihat daerah-daerah distribusi, melakukan operasi pasar, Gelar Pangan Murah, atau Memberikan Bantuan-bantuan Sosial, dan melakukan koordinasi dan komunikasi yang efektif dengan Distributor dan tempat - tempat Produksi, agar pasokan - pasokan tetap terjaga.

Lebih lanjut Harisson mengimbau agar Penjabat Bupati terus Menekan kenaikan harga, dimana kenaikan harga tersebut juga disebabkan oleh situasi dunia yang tidak bisa dihindari, kemudian Menangani permasalahan stunting dalam rangka menyiapkan Generasi Emas di tahun 2045, Menurunkan kemiskinan ekstrem, Menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, dan Memacu investasi daerah masing-masing, dengan cara mereka harus Mempermudah perizinan. (Adpim Pemprov)

16 Februari 2024

62,47 Ton Beras Di Salurkan Pemprov Untuk Warga Terdampak Banjir

Foto : Penyaluran Beras Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir oleh Pj Gubernur Kalbar (Pemprov Kalbar).

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menyalurkan 62.470 kg atau 62,47 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) milik Provinsi Kalimantan Barat untuk membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Landak yang terjadi pada Januari 2024 di daerah tersebut berdasarkan usulan Pj. Bupati Landak yaitu Surat Nomor 800.1.12.4/DKPP-BKP tanggal 16 Januari 2024 tentang Permohonan Bantuan Pangan Pokok (Beras).

Cadangan pangan merupakan sumber pangan penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan pada saat di luar musim panen dan di daerah defisit pangan, dan di masa-masa terganggunya produksi dan atau distribusi maupun akses pangan masyarakat baik akibat dari bencana alam maupun akibat bencana sosial dan disalurkan pasca bencana untuk mengantisipasi kondisi rawan pangan.

“Jadi daerah yang terdampak banjir tepatnya di Kecamatan Ngabang, Kuala Behe, Meranti, Air Besar, Menyuke, Sengah Temila dan Sebangki. Total korban banjir di daerah tersebut adalah sebanyak 27.354 jiwa atau 7.494 KK, adapun masing-masing kepala keluarga menerima 10 kilogram,” ungkap Pj Gubernur Kalbar usai Menyerahkan Bantuan Secara Simbolis Kepada Pj Bupati Landak Samuel, S.E., bertempat di Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (16/2/2024).

Penyaluran bantuan sebesar 62,47 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Landak. Dan tidak hanya adalah langkah konkret kepedulian Pemerintah Provinsi dalam menjawab tantangan bencana alam yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global. (Pemprov Kalbar)


10 Februari 2024

Pj Gubernur Beserta Istri Kunjungi Kerabat Tionghoa Yang Merayakan Imlek

Foto : Pj Gubernur Beserta Istri Kunjungi Kerabat Tionghoa Yang Merayakan Imlek (Adpim Pemprov).

PONTIANAK - Untuk meningkatkan silaturahmi dan sinergitas dalam perayaan Imlek Tahun 2024, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes., didampingi Istri yang juga merupakan Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., mengunjungi beberapa Kerabat Tionghoa asal Kalimantan Barat, Sabtu (10/2/2024).

Saat tiba bersama rombongan, tampak Pj Gubernur Kalbar disambut hangat oleh beberapa kerabat Tionghoa asal Kalbar tersebut.

Dirinya berharap, dengan perayaan imlek kali ini yang jatuh pada tahun naga kayu ini dapat membawa masyarakat Kalbar lebih sejahtera, kesuksesan, dan kesehatan.

“Harapannya di tahun baru yaitu tahun naga kayu ini kita diberikan keberkahan diberikan kesuksesan kesehatan, khususnya masyarakat Kalbar, dan menjadikan Provinsi yang makmur maju sejahtera,” harap Harisson. (Adpim Pemprov)

07 Februari 2024

Yohanes Ontot Dilantik Sebagai Bupati Sanggau

Foto : Yohanes Ontot Dilantik Sebagai Bupati Sanggau (Adpim Pemprov Kalbar).

PONTIANAK – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes., melantik Drs. Yohanes Ontot, M.Si sebagai Bupati Sanggau sisa masa jabatan 2019-2024. Pelantikan dilakukan secara langsung di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/2/2024).

Prosesi Pelantikan diawali dengan Pengucapan janji Jabatan Bupati Sanggau dipandu oleh Pj Gubernur Kalbar Harisson. Selanjutnya Gubernur Kalbar bersama Bupati melakukan Penandatanganan Berita Acara Pengucapan Janji Jabatan dan Pakta Integritas. Rangkaian acara Pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan kata-kata Pelantikan oleh Gubernur Kalbar.

Yohanes Ontot sebelumnya mengemban jabatan sebagai Wakil Bupati Sanggau, selanjutnya sebagai Plt. Bupati Sanggau. Dilantiknya Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau menggantikan Paolus Hadi, S,IP, M.Si yang beberapa waktu lalu telah mengundurkan diri sebagai Bupati Sanggau untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil II Kalimantan Barat.

Disamping itu, Pj Gubernur Kalbar mengajak seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten Sanggau untuk terus mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang mengedepankan asas Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia serta Jujur dan Adil dengan terus memelihara dan menjaga suasana yang aman dan kondusif untuk menghasilkan Pemilu yang berkualitas.

Pria kelahiran Sanggau pada 11 Januari 196 beragama Katolik dan menikah dengan Yohana Kusbariah pernah mengenyam pendidikan di APDN Pontianak pada tahun 1986 dan IIP Departemen Dalam Negeri Jakarta pada tahun 1991, serta memperoleh S2 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tanjungpura Pontianak pada tahun 2011. (Adpim Pemprov)

Editor : R. Hermanto 

12 Januari 2024

Tingkatkan Sdm Perbatasan, Pj. Gubernur Kalbar Resmikan SMA Negeri 1 Puring Kencana

Tingkatkan  Sdm Perbatasan, Pj. Gubernur Kalbar Resmikan SMA Negeri 1 Puring Kencana
Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes meresmikan SMA Negeri 1 Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
KAPUAS HULU – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes. dengan didampingi Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP. M.Si.  beserta rombongan dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Kapuas Hulu meresmikan SMA Negeri 1 Puring Kencana Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (11/1/2024).

Dalam sambutannya, Harisson mengatakan bahwa pembangunan SMA Negeri 1 Puring Kencana merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut pada aspek pendidikan.

"IPM Kalbar dari sisi kesehatan sudah lumayan baik, sementara dari sisi pendidikan, angka rata-rata lama sekolah baru 7,71 tahun. Rata-rata tidak tamat SMP, itu rata-rata, tapi banyak juga (warga Kalbar) yang sudah jadi doktor, profesor," kata Harisson.

Oleh karenanya, Pemprov Kalbar terus membangun sekolah untuk memperpendek jarak tempuh bagi masyarakat, agar lulusan SMP tidak putus sekolah dan dapat melanjutkan ke SMA atau SMK.

"Kita ingin agar anak-anak kita yang lulus SMP bisa melanjutkan pendidikan ke SMA atau SMK. Untuk itu, Pemprov Kalbar membangun sekolah sedekat mungkin ke masyarakat. Biaya pendidikan SMA juga kita gratiskan, termasuk pemberian seragam sekolah dan kebutuhan lainnya bagi yang tidak mampu" ujarnya.

Pria kelahiran Palembang ini juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk lebih memprioritaskan peningkatan SDM mereka dengan melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi.

"Kita juga mendorong pemerintah kabupaten/kota, bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi agar ada pendidikan tinggi di daerah masing-masing. Sehingga, anak-anak kita yang lulus SMA atau SMK bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar Rita Hastarita mengatakan, bahwa pembangunan unit sekolah baru SMA Negeri 1 Puring Kencana dimulai sejak tahun 2023 lalu. 

"Pembangunan unit sekolah baru SMA Negeri 1 Puring Kencana telah dilaksanakan pada tahun 2023 lalu. Pemprov telah menerima hibah lahan dari Pemkab. Kapuas Hulu seluas 2 hektar untuk pembangunan sekolah tersebut," kata Rita.

Peresmian SMA Negeri 1 Puring Kencana disambut antusias oleh masyarakat Puring Kencana. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir dalam acara peresmian sekolah tersebut.

“Kami sangat senang dengan dibukanya SMA Negeri 1 Puring Kencana ini. Dengan adanya sekolah ini, anak-anak kami tidak perlu lagi jauh-jauh untuk melanjutkan sekolah ke SMA,” ucap salah satu warga Puring Kencana.

Pembukaan SMA Negeri 1 Puring Kencana merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat. 

Dengan adanya sekolah-sekolah baru, diharapkan akses pendidikan bagi masyarakat di Kalimantan Barat dapat semakin meningkat.(adpim)