Berita Indokalbar.com: Pemkab Kubu Raya hari ini

Masukkan Serial Number dibawah ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label Pemkab Kubu Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Kubu Raya. Tampilkan semua postingan

01 Mei 2026

Kadisdikbud Kubu Raya: Tak aAda Lagi Kubu-kubuan Di Sekolah, Kolaborasi Jadi Kunci

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, S.Pd., M.Pd

KUBU RAYA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpendidik. Hal itu disampaikan saat Halal Bihalal Keluarga Besar PGRI dan Pengurus LPTQ Kecamatan Sungai Kakap di Al-Fityan School Kubu Raya, Desa Pal IX, Rabu (29/4/2026).

Dalam arahannya, Firdaus menyebut tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, mulai dari keterbatasan jumlah tenaga pendidik hingga masih kurangnya kolaborasi di lingkungan sekolah. Ia mengajak seluruh guru memperkuat kerja sama dalam menjalankan tugas.

“Persoalan yang kita hadapi akan lebih mudah diselesaikan jika dilakukan bersama-sama. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama bagi para pendidik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya pola lama di lingkungan sekolah yang menciptakan sekat-sekat antar kelompok. Menurutnya, praktik itu sudah tidak relevan dan harus ditinggalkan.

“Tidak zamannya lagi ada kubu-kubu di sekolah. Kita harus bersatu, apalagi tantangan pendidikan semakin besar dan membutuhkan kekuatan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan momentum halal bihalal memiliki makna penting dalam mempererat persatuan. Tradisi tersebut sejak awal digunakan sebagai sarana menyatukan berbagai perbedaan.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki nilai sejarah sebagai alat pemersatu. Semangat inilah yang harus kita bawa untuk memperkuat kolaborasi di dunia pendidikan,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini membawa semangat baru bagi para pendidik untuk meningkatkan kerja sama, berbagi informasi, serta memperkuat komunikasi antar sesama guru.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan sebagai penguatan nilai kebersamaan. Dengan momentum ini, kualitas pendidikan di Kabupaten Kubu Raya diharapkan terus meningkat melalui kolaborasi solid antar seluruh elemen pendidikan. (Jm)

24 April 2026

Kubu Raya Cari Solusi Solar Bersubsidi Untuk Nelayan

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mencari solusi atas polemik penyaluran solar bersubsidi bagi nelayan yang tak kunjung tuntas. Regulasi yang ketat dinilai menjadi penyebab utama sulitnya nelayan mengakses BBM subsidi tersebut.

Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menegaskan persoalan ini sudah berlangsung lama dan membutuhkan langkah konkret serta terobosan kebijakan. Pemkab tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Ini persoalan serius yang harus kita atensi bersama. Kita sudah mengundang nelayan, dinas terkait, DPRD, TNI AL, hingga KKP untuk duduk bersama mencari jalan keluar,” ujar Sujiwo, Kamis (23/4/2026).

Sujiwo menjelaskan, secara prinsip solar bersubsidi merupakan hak nelayan. Namun dalam praktiknya, aturan dari pemerintah pusat cukup ketat. Regulasi BPH Migas dan Perpres membatasi penerima subsidi, terutama bagi nelayan yang masih menggunakan alat tangkap pukat trawl.

“Kalau tidak sesuai aturan, tentu kita juga berhadapan dengan hukum. Ini yang menjadi dilema,” katanya.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Kubu Raya mendorong nelayan beralih dari pukat trawl ke jaring hela dasar agar memenuhi syarat mendapat rekomendasi BBM subsidi. Hanya saja, perubahan alat tangkap itu memerlukan biaya tambahan yang tidak sedikit.

Selain itu, Pemkab berencana menyampaikan persoalan ini ke pemerintah pusat agar regulasi ditinjau ulang, khususnya bagi nelayan kecil.

“Jangan sampai aturan justru memberatkan nelayan kecil. Kita akan terus perjuangkan ini,” tegas Sujiwo. (Jm)



23 April 2026

Bupati Sujiwo: Tangani Stunting Butuh Keikhlasan Kader, Bukan Sekadar Insentif

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo Pada Kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil yang digelar di Nordu Caffe, Kamis (23/4/2026)
KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menekankan pentingnya keikhlasan dan ketulusan para kader dalam menjalankan tugas membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting di daerah.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil yang digelar di Nordu Caffe, Kamis (23/4/2026).

Sujiwo mengungkapkan, peran kader tidak bisa diukur hanya dari insentif yang diterima. Menurutnya, meskipun insentif yang diberikan relatif kecil, nilai pengabdian dan keikhlasan jauh lebih besar.

“Kalau dilihat secara materi mungkin kecil, tetapi menjadi besar ketika kita memiliki keikhlasan untuk membantu generasi anak bangsa,” ujarnya.

Ia mengaku memahami beratnya tugas yang dijalankan para kader di lapangan. Namun demikian, ia berharap semangat pengabdian tetap dijaga demi masa depan anak-anak di Kubu Raya.

Sujiwo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, mengingat persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama. (Jm)



19 April 2026

Wabup Kubu Raya Sukiryanto Buka Jalan Sehat UNU Kalbar

Foto: Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto membuka kegiatan jalan sehat Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Sungai Raya, Minggu (19/4/2026)

KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto membuka kegiatan jalan sehat Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Sungai Raya, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Rektor UNU Kalbar Prof. Dr. Sukino, http://M.Ag., Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Kamaludin, http://S.Ag., Anggota DPRD Provinsi Kalbar Mulyadi Tawik, http://S.Ag., Anggota DPRD Kubu Raya Hj. Maimunah, S.E. dan H. Rusdi, Sekretaris DPW PKB Kalbar H. Irsan, http://S.Ag., perwakilan IAIN Pontianak Prof. Dr. Zainudin, http://M.Si., Ketua Fatayat NU Kalbar Umy Marzukoh, http://S.Ag., Kepala Cabang Bank Kalbar Kubu Raya Teguh, serta civitas akademika UNU Kalbar.

Kegiatan yang mendapat dukungan penuh Pemkab Kubu Raya ini dinilai sebagai momentum positif untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Sukiryanto mengapresiasi kegiatan yang menggabungkan olahraga dan edukasi tersebut. Menurutnya, jalan sehat tidak hanya memberi manfaat kesehatan, tetapi juga menjadi sarana efektif memperkenalkan dunia pendidikan ke masyarakat.

“Ini momen yang sangat baik. Selain menjaga kesehatan, masyarakat juga bisa lebih mengenal UNU Kalbar, mulai dari keberadaan kampus hingga perannya dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan ruang terbuka publik untuk kegiatan positif seperti ini perlu terus didorong selama tidak berbenturan dengan agenda lain. Kegiatan ini juga dinilai mampu mendekatkan kampus dengan masyarakat, khususnya di Kubu Raya.

Sementara itu, Rektor UNU Kalbar Prof. Dr. Sukino, http://M.Ag. menyampaikan, jalan sehat ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan program unggulan UNU Kalbar.

“Kami ingin UNU Kalbar hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal dan percaya untuk melanjutkan pendidikan di UNU Kalbar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi kampus terhadap pembangunan daerah.

Anggota Dewan Energi Nasional Dr. Muhammad Kholid Syeirazi, http://M.Si. turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi dunia pendidikan dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kampus memiliki peran strategis membangun kesadaran masyarakat, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga isu penting seperti energi dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk memperkuat kedekatan tersebut,” ujarnya.

Jalan sehat ini merupakan puncak dari rangkaian tiga agenda besar UNU Kalbar, yakni ramah tamah bersama tokoh dan masyarakat, seminar nasional, serta jalan sehat.

Sukiryanto berharap kegiatan ini membuat UNU Kalbar semakin dikenal luas dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk melanjutkan pendidikan, baik di Kubu Raya maupun di seluruh Kalimantan Barat.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi momen terbaik untuk memperkenalkan UNU Kalbar ke masyarakat luas,” pungkasnya. (Jm)



17 April 2026

Pemkab Kubu Raya Uji Petik Potensi Pajak MBLB

Foto: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kubu Raya, Maria Agustina

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan uji petik lapangan untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Jumat (17/4/2026).

Hasil sementara menunjukkan adanya sejumlah titik aktivitas yang berpotensi menjadi sumber pajak daerah. Namun, data tersebut masih dalam tahap verifikasi dan belum ditetapkan secara final.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kubu Raya Maria Agustina mengatakan, pengecekan langsung ke lapangan penting untuk memperoleh data riil.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kita bisa melihat kondisi riil. Data koordinat yang diambil menjadi bahan analisis untuk menentukan potensi pajak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat titik aktivitas yang berada di dalam maupun di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) sehingga perlu kajian lebih lanjut.

“Ini belum final, tapi sudah terlihat ada potensi PAD dari sektor MBLB,” tambahnya. (Jm)

14 April 2026

Bupati Kubu Raya Resmikan Lahan Parkir Taman Dirgantara, Perkuat Ruang Publik dan UMKM

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meresmikan lahan parkir paving block di kawasan Taman Tugu Pesawat Dirgantara, Selasa (14/4/2026)

KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meresmikan lahan parkir paving block di kawasan Taman Tugu Pesawat Dirgantara, Selasa (14/4/2026).

Peresmian ini menjadi langkah lanjutan Pemkab Kubu Raya dalam menata dan mengembangkan ruang publik yang representatif bagi masyarakat.

Usai peresmian, Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada Lanud Supadio atas inisiatif dan kolaborasi dalam mengembangkan kawasan tersebut. Ia mengaku tidak menyangka taman itu akan berkembang sepesat saat ini.

“Awalnya kami kira ini hanya taman biasa, tempat masyarakat bersantai. Namun sekarang berkembang menjadi ruang publik yang sangat diminati, bahkan dikenal hingga ke berbagai daerah di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, Taman Dirgantara tidak hanya memberi ruang interaksi bagi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

Ia menegaskan, Pemkab Kubu Raya berkomitmen terus melakukan penataan kawasan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan, penambahan fasilitas, serta penghijauan lingkungan taman.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Penataan akan terus kami lakukan, termasuk pembangunan jalan di dalam kawasan agar lebih baik dan nyaman,” tegasnya.

Sujiwo menilai sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Udara menjadi kunci keberhasilan pengembangan kawasan tersebut.

“Ini wujud nyata kemitraan yang baik antara pemerintah daerah dan TNI AU. Kita akan terus jaga kolaborasi ini agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono menyampaikan, pembangunan fasilitas seperti lahan parkir paving block merupakan bagian dari upaya menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung.

Ia menyebut Taman Dirgantara kini menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan perputaran ekonomi signifikan, mencapai ratusan juta rupiah setiap bulan dan melibatkan puluhan pelaku UMKM.

Dengan diresmikannya lahan parkir tersebut, Taman Dirgantara diharapkan semakin tertata dan mampu menjadi ruang publik yang nyaman, produktif, serta memberi dampak positif bagi masyarakat Kubu Raya. (Jm)

13 April 2026

Pemkab Kubu Raya Gelar Seleksi Paskibraka 2026, DPRD: Junjung Sportivitas

Foto: Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Kuburaya Tahun 2026

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 pada Senin (13/4). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga DPRD, dalam upaya menjaring putra-putri terbaik daerah.

Sebanyak 185 peserta mengikuti tahapan seleksi yang dilaksanakan secara bertahap dan ketat. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih dua orang terbaik untuk mewakili Kabupaten Kubu Raya ke tingkat provinsi.

Foto: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Zainal Abidin, SH.I., MH

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Zainal Abidin, SH.I., MH, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program yang telah direncanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, yang pembahasannya telah dilakukan sejak tahun 2025.

Menurutnya, DPRD bersama tim anggaran pemerintah daerah telah menyusun perencanaan secara matang agar seluruh program, termasuk seleksi Paskibraka, dapat berjalan sesuai harapan.

“Kami berharap para peserta dapat berkompetisi secara sehat dan mampu memberikan yang terbaik, sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Kubu Raya di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari orang tua serta lingkungan yang kondusif dalam menunjang keberhasilan generasi muda, di tengah berbagai tantangan seperti pengaruh negatif lingkungan.

Mewakili Bupati Kubu Raya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kubu Raya, Drs. Amin Maros, M.Si, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan.

“Seleksi ini tidak hanya melihat kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, karakter, serta pemahaman ideologi Pancasila sebagai dasar negara,” tegasnya.

Melalui proses seleksi ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Diketahui, Kabupaten Kubu Raya terakhir kali mengirimkan perwakilan hingga tingkat nasional pada tahun 2017. Untuk itu, tahun 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan seleksi hingga pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih nantinya didukung melalui APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2026.

10 April 2026

Bupati, Wakil Bupati, Sekda hingga ASN Kubu Raya Olahraga Bersama di Halaman Kantor Bupati

Foto: Bupati Kuburaya, Sujiwo usai mengikuti olahraga bersama ASN di Halaman Kantor Bupati

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan olahraga bersama yang diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN), di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sejak pagi hari, ratusan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian olahraga yang diawali dengan senam bersama.

Suasana keakraban begitu terasa, mencerminkan kekompakan antar jajaran pemerintahan di lingkungan Pemkab Kubu Raya.

Seusai senam, Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Wakil Bupati, Sekda, para Kepala OPD, serta seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan jalan sehat mengelilingi kawasan Kantor Bupati sebanyak tiga kali. 

Kegiatan ini semakin menambah semarak suasana sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antar peserta.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar ASN dan pimpinan daerah.

“Melalui kegiatan ini kita ingin membangun semangat kebersamaan, kekompakan, serta menjaga kesehatan agar tetap prima dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar perangkat daerah dalam suasana yang santai namun tetap penuh makna. 

Dengan tubuh yang sehat dan semangat yang terjaga, diharapkan seluruh ASN di Kubu Raya dapat terus meningkatkan kinerja dalam mendukung pembangunan daerah.

Olahraga bersama ditutup dengan ramah tamah dan interaksi hangat antar peserta, yang semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. (Tim)

08 April 2026

Geram, Bupati Alex Kecam Teror di Air Upas

Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Bupati Ketapang Alecander Wilyo Selasa (7/4/26) masalah teror di kecamatan Air Upas Ketapang.
Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Bupati Ketapang Alecander Wilyo Selasa (7/4/26) masalah teror di kecamatan Air Upas Ketapang.

Ketapang (Borneo Tribun) - Rangkaian teror pembakaran rumah warga di kecamatan Air Upas Ketapang yang terjadi secara beruntun dalam beberapa hari belakangan ini disikapi Bupati Ketapang Alexander Wilyo.

Ia merasa geram dan resah atas ulah seseorang yang mengganggu ketenteraman masyarakat di Air Upas. Bupati menegaskan, Pemda akan aktif membantu Kepolisian menangkap oknum pelaku yang meresahkan tersebut. 

"Kami akan berperan aktif agar ada progres dalam penanganan kasus ini, sekaligus mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Polres Ketapang" ucapnya, Selasa (7/4/2026) saat mimpin Rakor masalah ini di kantor Bupati. 

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, Bupati telah menginstruksikan dinas terkait untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak.

"Kita jaga Ketapang ini bersama-sama. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita semua," katanya

Data yang dicatat mengungkapkan, sebanyak 37 kejadian di Desa Petuakan dan Desa Gahang sejak Februari 2025 hingga April 2026.

Rinciannya meliputi 30 kasus pembakaran pondok, 4 kasus penembakan menggunakan senjata angin, 2 kasus pembakaran alat berat, serta 1 kasus pencurian. Mayoritas insiden terjadi pada malam hari, antara pukul 18.30 hingga 01.00 WIB.

Kapolres Ketapang, Muhammad Harris, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari penyelidikan intensif, olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga pemeriksaan sejumlah saksi.

Kepolisian juga meningkatkan patroli rutin dan dialogis, membentuk tim khusus untuk penjagaan dan pengintaian, serta melakukan penyisiran wilayah. Upaya pencarian pelaku turut dibantu dengan penurunan anjing pelacak dan penerbitan daftar pencarian orang (DPO).

"Upaya lainnya juga kami lakukan seperti penyisiran dan pencarian terhadap terduga pelaku, serta patroli di wilayah terdampak," ujarnya. 

Dalam proses penanganan, Satuan Reserse Kriminal Polres Ketapang telah mengamankan dua pelaku yang kini telah menjalani proses hukum dan dijatuhi vonis. Meski demikian, pengembangan kasus masih terus dilakukan guna mengungkap kemungkinan pelaku lain.

"Menjaga keamanan dan ketertiban dimulai dari desa. Semua pihak harus mengambil peran masing-masing,” ujarnya.

06 April 2026

Rumah Bu Eli Nyaris Roboh, Bupati Kubu Raya Turun Tangan Pastikan Dibangun Rumah Yang Layak Huni

Foto: Bupati Sujiwo Kunjungi Rumah Keluarga Disabilitas di Dusun Parit Cek Mina, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya

KUBU RAYA - Tangis haru menyelimuti kediaman Bu Eli, warga Dusun Parit Cek Mina, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, saat rumahnya yang nyaris roboh mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah. Kunjungan Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE, M.Sos menjadi secercah harapan baru bagi keluarga tersebut, Minggu (5/4/2026).

Dalam suasana penuh haru, Bu Eli tak kuasa menahan air mata saat mendengar langsung kepastian bahwa rumahnya akan segera dibangun kembali agar layak huni. 

“Terimakasih Pak Bupati, terimakasih ya Allah, Engkau mendengarkan doa-doa kami,” ucapnya lirih.

Kondisi Bu Eli semakin memprihatinkan. Ia tinggal bersebelahan dengan kedua orang tuanya yang juga hidup dalam keterbatasan. Sang ayah diketahui mengalami kelumpuhan, sementara ibunya menderita cacat netra. 

Potret kondisi rumah milik Bu Eli di Dusun Parit Cek Mina, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya

Tak hanya itu, dua saudaranya juga mengalami gangguan jiwa. Situasi tersebut membuat Bu Eli dan keluarganya tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki ataupun membangun rumah yang layak huni.

Kehadiran Bupati bersama rombongan merupakan bentuk respons cepat atas laporan kondisi rumah warga yang memprihatinkan. 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah dan Moch. Darwis, serta sejumlah pejabat daerah lainnya, di antaranya Kepala Dinas PUPR Kubu Raya Supratmansyah, Kepala Dinas Pertanian Agus Siswandi, Kepala Dinas Perikanan Yoga P, Camat Sungai Kakap Junaidi, Kepala Desa Sungai Itik, serta RT dan RW setempat.

Di lokasi, rombongan meninjau langsung kondisi bangunan yang mengalami kerusakan parah dan berdialog dengan Bu Eli untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan. Pemerintah daerah memastikan akan segera mengambil langkah konkret agar Bu Eli dan keluarganya dapat kembali tinggal di rumah yang aman dan layak.

Bupati H. Sujiwo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap kondisi warganya yang mengalami kesulitan.

“Kami hadir untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai pemerintah untuk selalu berada di tengah masyarakat,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah warga yang mengalami musibah menjadi bukti nyata bahwa negara hadir memberikan perlindungan dan harapan bagi masyarakatnya. (Tim Liputan)

24 September 2023

Bupati Kubu Raya Tindaklanjuti Laporan Jembatan Putus di Desa Pinang Luar

Kubu Raya fokus pada perbaikan jembatan vital
Kubu Raya fokus pada perbaikan jembatan vital.
KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan, telah mengumumkan bahwa pembangunan dan perbaikan sejumlah jembatan yang rusak di kabupaten tersebut akan menjadi prioritas utama dalam penganggaran melalui APBD Perubahan 2023.

Muda Mahendrawan mengungkapkan bahwa pemerintah kabupaten telah menetapkan beberapa fokus strategis, termasuk penguatan dana yang tidak terduga. Hal ini penting mengingat daerah ini sering menghadapi situasi insidentil seperti kebakaran hutan dan lahan. Kerusakan jembatan juga menjadi prioritas, mengingat Kubu Raya memiliki banyak jembatan vital.

Untuk mewujudkan rencana ini, Bupati Muda Mahendrawan telah menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) mengenai Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun 2023. Perubahan anggaran ini diperlukan untuk mengakomodasi kebutuhan mendesak yang harus selesai dalam tahun ini.

Perubahan anggaran mencakup penyesuaian kebijakan pokok yang telah disepakati serta perubahan berdasarkan regulasi dan kebutuhan. Bupati Muda Mahendrawan menekankan pentingnya percepatan serapan anggaran agar program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dapat segera dilaksanakan.

Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Agus Sudarmansyah, juga mengungkapkan bahwa belanja akhir dalam nota kesepakatan KUPA mencapai sekitar Rp1,7 triliun. Ia menyoroti masalah infrastruktur jalan dan jembatan yang masih menjadi fokus penyelesaian di Kubu Raya, terutama setelah laporan tentang dua jembatan yang putus di Desa Pinang Luar Kecamatan Kubu.

Meskipun infrastruktur menjadi sorotan utama, APBD Kubu Raya tetap memperhatikan sektor lain seperti nelayan, pertanian, dan sektor lainnya dengan menyediakan bantuan stimulan. Bupati Muda Mahendrawan dan DPRD Kubu Raya bersama-sama berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam memajukan daerah ini.

11 September 2023

BKKBN Apresiasi Bupati Kubu Raya atas Transformasi Kesehatan

Kubu Raya jadi pionir dengan USG Portabel di Puskesmas
Kubu Raya jadi pionir dengan USG Portabel di Puskesmas.
KUBU RAYA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, atas upayanya dalam mendorong transformasi teknologi kesehatan di daerah tersebut. 
Transformasi ini, yang dimulai sejak tahun 2019, melibatkan pemberian alat ultrasonografi (USG) portabel kepada seluruh puskesmas di Kabupaten Kubu Raya. Hal yang patut dicatat adalah bahwa langkah Kubu Raya dalam mengadopsi teknologi ini lebih cepat daripada Kementerian Kesehatan yang baru mengeluarkan regulasi tentang penggunaan USG portabel pada tahun 2020.

"Sebelum Menteri Kesehatan membagikan USG portabel ke puskesmas di seluruh Indonesia, Pak Bupati Muda Mahendrawan ini sudah membagikan USG duluan. Makanya kematian ibu dan bayi turun drastis di Kubu Raya," ungkap Hasto Wardoyo saat mengisi acara Triponcast di Sungai Raya bersama Bupati Muda Mahendrawan pada Sabtu (9/9).

Selain menurunkan angka kematian ibu dan bayi, Hasto juga mengungkapkan bahwa keberadaan USG portabel secara signifikan menekan angka stunting di Kubu Raya. Menurut data pemerintah pusat, terjadi penurunan angka stunting hingga 13 persen.

"Makanya wajar kalau angka stunting-nya bisa turun banyak sekali, dari 40,3 persen menjadi 27,6 persen. Saya melihat Pak Bupati Muda ini sejak dulu ketika pemerintah belum menggerakkannya, beliau sudah menggerakkan. Maka inilah hasil yang dapat kita lihat sekarang," ujar Hasto.

Hasto juga mengapresiasi perhatian besar yang diberikan oleh Bupati Muda Mahendrawan terhadap kesehatan ibu dan anak di desa-desa Kubu Raya. Ini merupakan salah satu faktor penting dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi serta stunting yang signifikan.

“Jadi Pak Bupati ini bukannya menunggu setelah gerakan stunting (nasional) ini baru bergerak, tidak. Beliau mulainya sudah duluan. Malah sebelum digerakkan oleh pemerintah pusat, beliau sudah membagi USG duluan ke seluruh puskesmas. Ini kecerdasan beliau,” puji Hasto.

Mengenai hal tersebut, Hasto melihat Kubu Raya sebagai contoh yang layak diikuti dan sebagai pendorong dalam menyeimbangkan angka stunting di Kalimantan Barat, yang masih mencapai 27 persen.

“Bagi saya, Kubu Raya menjadi model best practice dan sekaligus penyeimbang di Kalimantan Barat. Nah, jika angka stunting di Kubu Raya turun drastis, harapannya Kalimantan Barat dapat mencapai angka di bawah 20 persen. Ini akan menjadi kontribusi penting baik pada tingkat provinsi maupun nasional,” tuturnya.

Menanggapi pujian dari Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Bupati Muda Mahendrawan menjelaskan bahwa selain pemberian USG portabel kepada 20 puskesmas di Kubu Raya sejak 2019, saat ini desa-desa di Kubu Raya juga telah menginvestasikan dalam pembelian USG portabel untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Karena kalau di puskesmas itu tentu jaraknya ada yang jauh dan akan menimbulkan kekhawatiran. Tetapi kalau di desa sudah ada USG portabel, maka pelayanan kesehatan akan lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga peran kader-kader Posyandu, bidan, dan perawat akan jauh lebih maksimal,” terang Muda.

02 September 2023

Kubu Raya Peringkat Ketiga MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar di Sanggau

Kubu Raya raih peringkat 3 pada gelaran MTQ XXXI di Sanggau
Kubu Raya raih peringkat 3 pada gelaran MTQ XXXI di Sanggau.
KUBU RAYA - Kabupaten Kubu Raya meraih prestasi gemilang pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Kabupaten Sanggau pada 24-31 Agustus. Dalam kompetisi yang ketat ini, Kubu Raya berhasil menempati peringkat ketiga, dengan hanya berada di bawah juara umum Kabupaten Mempawah dan peringkat dua Kota Pontianak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, menyambut prestasi ini dengan rasa syukur. Ia mengungkapkan bahwa meskipun pencapaian mereka sejalan dengan hasil dari MTQ tahun sebelumnya, terdapat peningkatan yang signifikan dalam kualitas kemampuan dan prestasi kafilah Kubu Raya.

Yusran Anizam berbicara usai mengikuti upacara penutupan MTQ di Kawasan Sabang Merah, Sanggau, mengatakan, "Karena di MTQ tahun ini lebih banyak juara satunya dan ini patut kita syukuri." Dengan prestasi ini, mereka memiliki landasan kuat untuk terus berusaha meningkatkan kemampuan para qari dan qariah Kubu Raya, agar dapat tampil lebih maksimal dan kompetitif di masa depan.

Ia juga menambahkan harapannya, "Mudah-mudahan ke depan kita bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi." Semangat untuk terus berkembang dan berprestasi tampaknya menjadi tujuan utama bagi Kubu Raya.

Lebih lanjut, Yusran Anizam berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kubu Raya yang ia pimpin. Hal ini diharapkan akan membuat LPTQ semakin profesional dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan tilawatil Quran.

Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Andi Musa, mengungkapkan bahwa MTQ XXXI diikuti oleh 664 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, yang bersaing dalam 8 dari 9 cabang lomba yang tersedia. Satu cabang lomba tidak diadakan karena tidak ada peserta yang mendaftar. Dengan jumlah peserta dan cabang lomba yang begitu besar, kompetisi ini menjadi ajang yang sangat kompetitif.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ, serta kepada masyarakat Kabupaten Sanggau yang telah memberikan dukungan sehingga kompetisi ini berlangsung sukses.

"Karena MTQ berjalan lancar dan sukses dari awal hingga penutupan malam ini," ucapnya dengan bangga. Prestasi Kubu Raya dalam MTQ XXXI merupakan cerminan dari kerja keras dan dedikasi yang luar biasa dari seluruh kafilah Kubu Raya, serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Kubu Raya untuk terus berkembang dan berprestasi dalam bidang tilawatil Quran.

30 Agustus 2023

Bupati Muda Mahendrawan Dukung Pembangunan Rajawali Residence

Bupati Kubu Raya hadiri peletakan batu pertama Rajawali Residence
Bupati Kubu Raya hadiri peletakan batu pertama Rajawali Residence.
KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan perumahan bersubsidi Rajawali Residence, di Dusun Wonodadi, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (29/8).

Rajawali Residence merupakan perumahan yang dibangun oleh Star Borneo Corporation dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Bupati Muda Mahendrawan mengapresiasi Star Borneo Corporation yang telah berupaya membantu pemerintah dengan membangun perumahan bersubsidi di Kabupaten Kubu Raya.

"Kita melihat ini adalah peluang bagi masyarakat, apalagi di bonus demografi ini, banyak rumah tangga baru yang memerlukan rumah yang layak," kata Bupati Muda usai peletakan batu pertama pembangunan rumah bersubsidi tersebut.

Untuk mewujudkan kehidupan layak, kata Bupati Muda, rumah yang layak menjadi syarat utama dan menjadi salah satu indikator dalam kategori penurunan angka kemiskinan.

"Bagi pemerintah sendiri, dari dulu kita sudah berupaya dan berusaha agar pemukiman dapat ditata dengan lebih efektif, cepat dan berbasiskan pada data dari desa-desa," kata Muda.

Selain itu, lanjut Muda, Pemkab Kubu Raya juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan cepat seperti pelayanan perizinan. Karena ini merupakan kebutuhan yang juga harus cepat terlayani.

"Saya optimis Star Borneo bisa membangun rumah yang berkualitas, mudah-mudahan ini bisa terus diperkuat dan dipertahankan," kata Bupati Muda.

Mengingat lokasi perumahan ini berada pada daerah yang rawan karhutla, kata Bupati, maka di belakang perumahan ini akan dibuat embung, sebagai antisipasi ketika terjadi kebakaran lahan di sekitar perrumahan atau pemukiman warga.

"Pengalaman, kesulitan memadamkan yang dekat perumahan, areal ini sebagian masih kosong sehingga rawan karhutla, maka dengan adanya embung, baik damkar atau masyarakat bisa mengantisipasi dengan alat seadanya dulu," lanjutnya.

CEO Star Borneo Corporation Siswoyo mengaku bangga bisa bekerja sama dengan pemerintah dengan menyiapkan perumahan subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Ini adalah momentum yang sangat baik bagi masyarakat, karena tidak ada subsidi yang lebih murah daripada subsidi perumahan, sampai lunas, hanya membayar bunga sebesar 5 persen per tahun," ujar Siswoyo. Untuk memperoleh fasilitas KPR sendiri, kata Siswoyo, bisa melalui BTN (Bank Tabungan Negara).

27 Agustus 2023

Sujiwo: Perbedaan Pilihan Politik Wajar dalam Dinamika Demokrasi

Wabup Kubu Raya ajak warga jaga persatuan dan kesatuan
Wabup Kubu Raya ajak warga jaga persatuan dan kesatuan.
KUBU RAYA - Memasuki tahun politik, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik yang mungkin muncul. Menurut Sujiwo, perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar dan merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika demokrasi.

"Kita perlu selalu merawat kerukunan, solidaritas, dan kekompakan di antara kita, terutama dalam konteks tahun politik. Perbedaan pilihan terkait presiden, bupati, gubernur, dan legislatif adalah hal yang lumrah," ungkap Sujiwo dalam kunjungannya saat merayakan HUT ke-78 Republik Indonesia dan HUT ke-21 Desa Teluk Kapuas di Posko Damkar Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, pada Minggu (27/8).

Namun, Sujiwo menekankan bahwa perbedaan pandangan politik harus dilihat sebagai suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi pemecah belah masyarakat.

"Kita harus mengutamakan rasa kekeluargaan dan persaudaraan di atas segalanya. Sementara perbedaan pilihan politik adalah suatu fenomena yang tidak bisa dihindari, seperti halnya sunatullah. Oleh karena itu, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi kita untuk saling menjauh," tegasnya.

Lebih jauh, Sujiwo juga mengajak para pendidik untuk terus mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sejak dini. Menurutnya, Pancasila adalah dasar yang mengokohkan eksistensi bangsa Indonesia.

"Kita perlu memperkenalkan Pancasila kepada generasi muda sejak usia dini. Mengapa demikian? Karena dasar yang telah menyatukan negara Indonesia selama ini adalah Pancasila," paparnya.

Sujiwo tak lupa untuk memberikan ucapan selamat kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Teluk Kapuas yang merayakan usia ke-21. Ia mengapresiasi perkembangan pesat yang telah dicapai oleh desa tersebut di bawah kepemimpinan Kepala Desa Abdul Halim.

"Dalam kapasitas saya sebagai perwakilan pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, saya ingin menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Desa Teluk Kapuas. Saya melihat banyak kemajuan yang telah dicapai oleh desa ini di bawah kepemimpinan Pak Kades Abdul Halim," ungkapnya.

Ia juga mengakhiri pidatonya dengan mengucapkan selamat ulang tahun ke-78 untuk Indonesia, berharap agar bangsa ini terus meraih kesuksesan dan kesejahteraan di masa depan.

Artikel ini disusun untuk merangkul semangat persatuan dan menghormati perbedaan dalam konteks tahun politik yang tengah berlangsung.

Bupati Muda Mahendrawan dan Wakil Bupati Sujiwo Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar di Sanggau

Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya hadiri pembukaan MTQ XXXI
Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya hadiri pembukaan MTQ XXXI.
SANGGAU - Suasana kegembiraan dan semangat membara menyelimuti Kawasan Sabang Merah, Kabupaten Sanggau, saat Bupati Muda Mahendrawan dan Wakil Bupati Sujiwo, didampingi oleh Ketua TP PKK Rosalina Muda dan Ketua GOW Atzebi Sujiwo, hadir untuk menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023. Acara megah tersebut berlangsung pada malam yang begitu istimewa.

Dengan gemerlap cahaya dan sorak sorai, MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sanggau dibuka dengan resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Upacara pembukaan ini diramaikan oleh penampilan seni budaya yang memukau, mengiringi defile kafilah MTQ dari tiap kabupaten dan kota peserta.

Bupati Muda Mahendrawan tidak dapat menyembunyikan apresiasinya terhadap kemegahan pembukaan MTQ XXXI ini. Ia mengungkapkan, "Saya sangat menghargai pembukaan MTQ XXXI di Kabupaten Sanggau yang begitu meriah dan berjalan dengan lancar. Semangat dan antusiasme peserta dari berbagai kabupaten dan kota begitu menginspirasi."

Tidak hanya berpuas diri dengan semangat yang telah ditunjukkan, Bupati Muda Mahendrawan juga berpendapat bahwa kafilah dari Kabupaten Kubu Raya memiliki potensi besar untuk meraih prestasi terbaik dalam ajang ini. Ia bahkan menyatakan optimisme bahwa Kubu Raya dapat keluar sebagai juara umum dalam MTQ XXXI di Kabupaten Sanggau ini.

"Dengan usaha keras yang telah dilakukan oleh Kabupaten Kubu Raya, saya yakin dan optimis bahwa kita bisa meraih prestasi yang terbaik. Kita bahkan berharap untuk meraih juara umum dalam MTQ XXXI ini," ujar Bupati Muda dengan penuh keyakinan.

Bupati Muda Mahendrawan juga mengambil kesempatan untuk berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau atas pelayanan terbaik yang telah diberikan dalam penyelenggaraan MTQ XXXI. Ia juga mendoakan agar seluruh kafilah tetap dalam keadaan sehat dan selamat hingga acara berakhir.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, dengan bangga membagikan catatan prestasi provinsi dalam ajang serupa. "Pada STQ Nasional XXV tahun 2019 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat menempati peringkat kelima di seluruh Indonesia. Kemudian, pada MTQ Nasional ke-28 tahun 2020 di Padang, provinsi kita berhasil meraih peringkat kesembilan."

Sutarmidji menekankan pentingnya melanjutkan tradisi keunggulan ini. Dalam MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar, ia berharap akan lahir para juara berkualitas yang nantinya akan mewakili Kalimantan Barat di MTQ tingkat nasional di Kalimantan Timur pada tahun 2024 mendatang.

"Saya berpesan kepada LPTQ Kalbar untuk benar-benar mempersiapkan tim yang mampu menjadi perwakilan terbaik Kalimantan Barat di setiap kategori lomba pada MTQ tingkat nasional 2024 di Kalimantan Timur," tambah Sutarmidji dengan tegas.

Pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat ini tak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memupuk semangat dan kebersamaan dalam merayakan keindahan Al-Quran. Dengan harapan kemenangan dan prestasi, peserta serta penonton berharap akan semakin memancar cahaya kebaikan dari Kalimantan Barat.