Berita Indokalbar.com: Bencana hari ini

Masukkan Serial Number dibawah ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan

12 Februari 2026

Banjir Meluas di Kalbar, Ria Norsan Siap Turun Langsung dan Salurkan Bantuan


Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dijadwalkan segera turun langsung meninjau sejumlah wilayah terdampak banjir di Kalimantan Barat. Langkah ini sebagai bentuk respons cepat dan komitmen pemerintah provinsi dalam menangani bencana yang melanda beberapa daerah, terutama di kawasan perhuluan.

Norsan mengungkapkan, saat ini banjir terjadi di sejumlah wilayah yang dipicu kondisi di daerah hulu. Ia pun berharap masyarakat yang terdampak dapat bersabar menghadapi situasi tersebut.

“Memang di daerah perhuluan, sekarang itu ada beberapa daerah sedang dilanda banjir. Kita doakan mudah-mudahan mereka bersabar dan ini cepat selesai. Dan mungkin kalau tidak besok, lusa saya akan berangkat ke sana untuk melihat situasi,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Ia menegaskan, pemerintah provinsi terus melakukan langkah penanggulangan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah setempat.

“Dari BNPB kita sudah siapkan untuk penanggulangannya dan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk penanggulangan awal,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Kalbar juga telah menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak, seperti bahan pangan dan beras dari Perum Bulog yang akan segera disalurkan ke lokasi terdampak.

“Bantuan seperti pangan, beras Bulog kita siapkan semua untuk dikirimkan ke sana,” tambahnya.

Terkait banjir di wilayah perbatasan yang sempat memutus akses jalur darat menuju Malaysia, Norsan menyebut jalur udara dapat menjadi alternatif sementara untuk mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta mengoptimalkan penanganan hingga kondisi kembali normal. (*) 

01 September 2023

Pemetaan Daerah Rawan Bencana oleh Pemerintah Kota Pontianak, Fokus Pada Mitigasi dan Kolaborasi

Pemkot Pontianak lakukan pemetaan daerah rawan bencana
Pemkot Pontianak lakukan pemetaan daerah rawan bencana.
PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak telah memulai langkah penting dalam mengidentifikasi dan memetakan daerah-daerah yang berpotensi mengalami bencana di wilayahnya.

Dalam pertemuan yang diadakan pada hari Kamis di Pontianak, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa rapat tersebut adalah bagian dari upaya penyusunan dokumen kajian risiko bencana yang mencakup pembahasan tentang pemetaan daerah-daerah rawan bencana.

Dalam forum koordinasi tersebut, Kamtono menegaskan bahwa pemetaan tersebut khususnya akan difokuskan pada daerah-daerah yang memiliki risiko terdampak luapan air sungai serta daerah-daerah yang rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Kamtono menambahkan bahwa daerah-daerah yang memiliki potensi banjir akibat meluapnya air Sungai Kapuas, lokasi yang seringkali tergenang saat hujan deras, dan kawasan yang sering mengalami kebakaran hutan dan lahan akan menjadi prioritas dalam pemetaan tersebut.

"Walaupun Kota Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat umumnya memiliki kerentanannya yang lebih rendah terhadap bencana alam, namun pengamatan sepanjang tahun dan data yang ada menunjukkan bahwa bencana alam yang terjadi lebih banyak disebabkan oleh tindakan manusia, terutama pembakaran lahan yang berujung pada bencana kabut asap," ujar Kamtono.

Hasil pemetaan daerah rawan bencana ini nantinya akan menjadi dasar bagi perencanaan mitigasi serta strategi untuk mengurangi dampak bencana.

Wali Kota Kamtono juga menekankan pentingnya kolaborasi dari semua pihak dalam upaya pencegahan, mitigasi, dan penanggulangan bencana.

Dia menyoroti kerja sama yang harus terjalin antara berbagai instansi pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta lembaga-lembaga terkait guna menjalankan langkah-langkah yang telah disusun.

Selain itu, Kamtono juga menegaskan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan, mitigasi, dan penanggulangan bencana.

"Tanpa keterlibatan aktif masyarakat, penanganan bencana bisa terhambat dan berjalan lambat," tambah Kamtono.

06 Maret 2023

Longsor di Singkawang Barat, Rumah Milik Mat Sohid Alami Kerusakan Akibat Hujan Tinggi

Longsor di Singkawang Barat, Rumah Milik Mat Sohid Alami Kerusakan Akibat Hujan Tinggi
Sebuah rumah yang terletak di Jalan A. Yani Gang Batu Mas Rt. 32 Rw. 13, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat mengalami kerusakan akibat longsor.

Singkawang, Indokalbar.com - Sebuah rumah yang terletak di Jalan A. Yani Gang Batu Mas Rt. 32 Rw. 13, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat mengalami kerusakan akibat longsor.

Longsor terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB saat curah hujan yang tinggi.

Rumah yang rusak akibat longsor adalah milik Mat Sohid.

Kompol Raden Mahendra, Waka Polres Singkawang, yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa rumah korban mengalami kerusakan pada dinding ruang tamu/ruang keluarga dan dinding dapur akibat longsor.

"Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun kerugian materil belum dapat ditaksir," katanya.

Menurutnya, ini sudah kedua kalinya terjadi longsor di lokasi tersebut. "Jika hujan lebat masih terjadi, kemungkinan longsor masih terjadi dan bisa menimpa beberapa rumah warga lagi," ujarnya.

Untuk itu, dia mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada. (*)