Berita Indokalbar.com: Ketapang -->
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan

20 September 2023

Pemkab Ketapang Umumkan Seleksi PPPK Tahun 2023

Pemkab Ketapang umumkan seleksi PPPK tahun 2023
Pemkab Ketapang umumkan seleksi PPPK tahun 2023.
KETAPANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang resmi mengumumkan seleksi pengadaan aparatur sipil negara pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja dilingkungan Pemkab Ketapang, Selasa (19/9/2023).

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat pengumuman NOMOR : P/23/BKPSDM-B.800.1.2.2/IX/2023. 

Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos mengatakan kalau pengumuman seleksi berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 546 Tahun 2023 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2023.

"Dalam pengumuman seleksi tersebut dijelaskan mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran diantaranya persyaratan umum, persyaratan khusus, persyaratan dokumen untuk formasi guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis," katanya, Rabu (20/9/2023).

Martin melanjutkan, masyarakat yang hendak melamar bisa mengakses informasi resmi yang terkait dengan Seleksi Pengadaan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang Tahun 2023 hanya dapat dilihat dalam situs online https://sscasn.bkn.go.id dan https://bkpsdm.ketapangkab.go.id. 

"Kita juga ada pelayanan dan penjelasan informasi serta pengaduan terkait pelaksanaan Pengadaan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang Tahun 2023 dapat menghubungi Nomor Hp. 082154315862 via WhatsApp dan sms serta email bidangpengadaandanmutasiasn@gmail.com pada hari Senin sampai dengan Jumat pukul 08.00 – 16.00 wib," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si mengatakan kalau sesuai jadwal maka pengumuman seleksi akan berlangsung sejak 19 September hingga 3 Oktober 2023 dan dilanjutkan dengan pendaftaran seleksi pada 20 September hingga 9 Oktober.

Sedangkan untuk seleksi administrasi akan dijadwalkan pada 20 September sampai 12 Oktober, kemudian untuk hasil seleksi adminsitrasi pada 13 hingga 16 Oktober.

"Nanti akan ada masa sanggah dan jawab sanggah, kemudian pengumuman pasca sanggah serta penarikan data final," jelasnya.

Sekda melanjutkan, nantinya akan dilakukan penjadwalan seleksi kompetensi, pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi pada 30 Oktober hingga 6 November.

"Untuk pelaksanaan seleksi kompetensi pada 8 November sampai dengan 2 Desember, dilanjutkan dengan pengolahan nilai, pengumuman kelulusan, pengisian DRH NI PPPK sampai usulan NI PPPK," terangnya.

Untuk itu, Sekda meminta kepada para pihak yang ingin mendaftar maka harus serius terutama dalam mempersiapkan administrasi hingga kapasitas diri dalam mengikuti seleksi kompetensi.

"Pelamar harus teliti, setiap persyaratan harus dilengkapi, jika bingung jangan sungkan untuk bertanya, agar tahapan seleksi bisa dilalui dengan baik dan bisa mendapat hasil terbaik," harapnya.

Sekda menjelaskan, untuk penerimaan tenaga guru alokasi PPPK sebanyak 593 orang, umum dan khusus 578 serta disabilitas 15 formasi. Sedangkan untuk tenaga kesehatan alokasi PPPK 305 formasi, umum 61, khusus 241 dan 3 disabilitas.

"Sedangkan untuk tenaga teknis alokasi PPPK sebanyak 101, umum 19, khusus 80 dan disablitas 2." pungkasnya.

18 September 2023

Wabup Farhan Buka IKKRAMAT Cup Tahun 2023

IKKRAMAT Cup tahun 2023 dibuka oleh Wabup Ketapang
IKKRAMAT Cup tahun 2023 dibuka oleh Wabup Ketapang.
KETAPANG - Turnamen sepakbola Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura (IKKRAMAT) Cup 2023, resmi bergulir, di lapangan sepakbola Gusti Muhammad Saunan, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong , Minggu (17/9/2023) sore.

Kejuaraan sepak bola yang diadakan ini, secara resmi dibuka Wakil Bupati Ketapang, H. Farhan, SE., M. Si diikuti oleh 87 klub dari seluruh penjuru Kabupaten Ketapang.

"Kami melihat penyelenggaraannya cukup meriah, karena diikuti oleh 87 klup yang berasal dari berbagai kecamatan," ucap Wabup usai membuka turnamen tersebut.

Beliau mengatakan, sepakbola IKKRAMAT Cup sempat vakum sejak enam tahun terakhir ini. Ia berharap turnamen ini dapat rutin digelar setiap tahunnya.  

"Lapangan sepakbola ini penuh dengan sejarah, penuh dengan legenda, sebab ini sudah ada sejak zaman kerajaan, kita harap turnamen ini dapat dilaksanakan secara rutin," tutur Beliau. 

Wabup berharap, dengan semakin banyaknya turnaman sepakbola di Kabupaten Ketapang dapat menjaring dan melahirkan atlet sepakbola profesional yang mampu bersaing di ajang yang lebih tinggi.

Sementara, Ketua Dewan Mangku IKKRAMAT, Uti Royden Top atau yang sering dipanggil Otop mengaku, turnamen ini kembali digelar untuk melepas kerinduan masyarakat akan sepakbola di lingkungan Keraton Matan Tanjungpura. 

"Saya menjabat ketua Persatuan Sepakbola Mulia Kerta (PSMK) sejak Januari 2023, pada saat itu, kami musyawarah, bahwa masyarakat itu rindu akan turnamen sepakbola di lapangan ini," tuturnya. 

Otop menambahkan, pertandingan ini akan terus berjalan hingga 5 November 2023. Ajang sepakbola bola juga menjadi peringatan hari ulang tahun yang ke 45 PSMK yang jatuh pada 9 September. 

"Kami harap turnamen sepakbola ini dapat menghibur masyarakat. Kami juga meminta seluruh pemain dapat menunjukan permainan terbaiknya dan suportif dalam setiap pertandingan," pungkasnya.

Panitia Napak Tilas Berharap CSR Perusahaan, Dinas Pariwisata Usulkan 4.6 Miliar sebagai Belanja Penunjang

Festival budaya dan sejarah napak tilas Ketapang dimulai Oktober 2023
Festival budaya dan sejarah napak tilas Ketapang direncanakan pada Oktober 2023.
KETAPANG (BT) - Ketua panitia kegiatan festival budaya dan sejarah Napak Tilas Ketapang tahun 2023 Gusti Kamboja berharap dari sumbangan perusahaan sebagai kebutuhan gawai akbar tersebut  

Hal ini kata Kamboja karena Pemda tidak mengucurkan bantuan atau hibah pada panitia dalam APBD perubahan tahun ini. 

Walaupun, menurut bekas ketua Dewan Ketapang ini, dana penunjangnya sudah diusulkan melalui dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebesar 4.6 miliar, namun peran perusahaan masih diharapkan. 

"Dana CSR (corporate social responsibility) yang kita harapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Panitia tidak dibantu APBD,. Kita sementara baru ada 300 juta dari bank Kalbar," kata Kamboja, Kamis (14/09/23) dihadapan puluhan media di Ketapang. 

Kamboja menjelaskan, pembukaan festival ini akan dilakukan secara meriah dengan melibatkan 3 ribu orang sebagai penari terdiri dari ASN, pelajar dan masyarakat Ketapang. 

Nantinya kata Kamboja, penari itu akan membawakan tema tarian Putri Junjung Buih, cerita legenda Ketapang yang dilakukan dijalan Merdeka dan Ahmad Yani atau tugu perdamaian Ketapang. 

"Kita apresiasikan dalam tarian kolosal puteri junjung buih. Cerita rakyat asal usul Ketapang," kata Kamboja.

Ia mengatakan, Bupati Ketapang sudah mengupayakan kehadiran menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Uno saat pembukaan 23-28 Oktober nanti. 

"Beliau sudah menerima undangan dari Bupati, Insyaallah beliau hadir," katanya.

Sementara itu, Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ketapang, Junaidi Firawan mengatakan sudah mengusulkan 4.6 miliar program ini dalam Rencana Kerja Anggaran dalam APBD perubahan sebagai program penunjang. 

"Sudah menjadi prioritas perangkat daerah, adalah penunjang kegiatan napak tilas ini. Walau belum semua target dana CSR tercapai. Adapun yangdialokasikan pada dinas kami APBD perubahan ini sebesar kita usulkan 4.6 miliar sebagai belanja penunjang," kata mantan ASN Pemkab Kayong Utara ini. 

Dana itu jelas Junaidi untuk belanja baju adat, publikasi, pembelian umbul-umbul, peralatan rumah tangga, akomodasi perjalanan dinas dalam dan luar kota, pembelian cendera mata, peneriman tamu, musik dan hiburan, belanja makan minum, fasilitasi kegiatan napak tilas 

"Saat ini anggaran tersebut sedang tahapan penyampaian Raperda di provinsi. Nanti kami akan sempurnakan lagi anggaran tersebut," tandasnya. 

Muzahidin.

16 September 2023

Polres Ketapang Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pembunuhan Terhadap Seorang IRT

Kasus pencurian dan pembunuhan IRT di Ketapang terungkap
Kasus pencurian dan pembunuhan IRT di Ketapang terungkap.
KETAPANG – Tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Ketapang, Satuan Intelkam Polres Ketapang, dan  Polsek Tumbang Titi yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Tumbang Titi IPTU E. Tulus W, S.H, berhasil mengungkap kasus pencurian yang disertai dengan pembunuhan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga yang terjadi pada hari Rabu tanggal 13 september 2023 di Desa Titi Baru Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan, seorang pelaku berinisial YO, Warga Kecamatan Tumbang Titi, berhasil diamankan. Pria berusia 23 tahun tersebut diamankan lantaran diduga sebagai pelaku pencurian yang disertai pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga EW (60) di rumah korban.

Terbongkarnya kasus ini bermula saat adanya penemuan mayat korban yang tergeletak di dalam kamar rumah korban. Dari hasil olah TKP dan visum, diketahui wanita tersebut meninggal dunia akibat adanya tanda-tanda kekerasan di bagian leher terdapat luka lebam dan memar seperti di cekik, pada dada sebelah kanan mengalami luka memar, pada bagian telinga sebelah kanan mengeluarkan darah serta pada mulut korban mengeluarkan darah.

Dari hasil olah TKP dan visum, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan dan diketahui korban merupakan seorang ibu rumah tangga berusia 60 tahun dan tinggal di Desa Titi Baru Kecamatan Tumbang Titi. Petugas pun melakukan pemerikasaan terhadap beberapa saksi.

Dari keterangan seorang saksi yang mendapatkan pesan chat via wa, yang berbunyi “ Cepat selamatkan An Yongki karena telah melihat saya merampok di rumah Ibu Simbolon ”. Berdasarkan pesan wa tersebut, petugas gabungan melakukan pengembangan di lapangan dan diketahui bahwa yang membuat chat tersebut adalah terduga pelaku. Petugas pun berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial YO. Terduga pelaku diamankan saat sedang berada di sebuah kebun di Desa Batu Tajam Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang. Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa Handphone Samsung A12, Dompet Warna Merah, Satu Dus Rokok Gudang Garam serta Uang Tunai sebesar 5.500.000 rupiah.
Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya dan berdalih melakukan pencurian dan pembunuhan dikarenakan ingin mengambil barang korban berupa handphone dan uang tunai. Pelaku juga mengakui telah membunuh korban dikarenakan terpergok korban saat melakukan pencurian sehingga pelaku langsung membekap kepala korban dengan menggunakan selimut dan bantal di bagian muka dan melakukan pencekikan serta pemukulan berulang kali di bagian wajah dan dada korban sehingga korban meninggal dunia. Pelaku pun sempat membuka celana korban untuk melihat alat vital korban.

Kini pelaku telah diamankan di Mapolres Ketapang beserta seluruh barang bukti. Pelaku pun terancam dengan Pasal 365 Ayat 3 KUHP dengan ancaman 12 Tahun Penjara.

Mengungkap Motif di Balik Kasus Pencurian dan Pembunuhan di Ketapang

Kasus pencurian dan pembunuhan di Ketapang akhirnya terungkap
Kasus pencurian dan pembunuhan di Ketapang akhirnya terungkap.
KETAPANG – Kasus pencurian dan pembunuhan di rumah Ibu Simbolon, yang melibatkan terduga pelaku berinisial YO (23), mengguncang Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kejadian tragis ini mengakibatkan seorang wanita yang bernama EW tewas dengan cara yang kejam.

Kronologi kejadian ini diungkapkan oleh Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian. Menurutnya, setelah melakukan aksi pencurian dan membunuh korban, YO mengirim pesan instan melalui WhatsApp (WA) kepada seorang saksi. Pesan singkat tersebut berisi permintaan untuk "Cepat selamatkan Yongki."

"Berdasarkan petunjuk ini, petugas dari Polsek Tumbang Titi dan Reskrim Polres segera melakukan pengejaran. Akhirnya, YO berhasil ditangkap ketika bersembunyi dalam sebuah kebun di desa Batu Tajam Tumbang Titi pada Rabu, 13 September 2023," ungkap Tommy Ferdian.

Dalam hasil visum yang dilakukan, diketahui bahwa korban, EW, meninggal akibat pendarahan di telinga dan mulutnya. 

Selain itu, tubuhnya juga memiliki bekas luka memar dan lebam di dada dan leher. 

YO, sang pelaku, tega melakukan kekerasan berulang kali pada korban dengan menggunakan alat selimut dan bantal, bahkan sampai mencoba melihat alat vital korban.

Tommy Ferdian menjelaskan, "Pelaku mengakui telah membunuh korban karena terpergok saat melakukan pencurian. Maka, pelaku langsung membekap kepala korban untuk mencegahnya berteriak."

Selain tersangka YO, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang terkait dengan kejahatan ini, seperti handphone merk Samsung A12, dompet berwarna merah, satu dus rokok Gudang Garam, dan uang tunai senilai 5,5 juta rupiah.

Tersangka YO saat ini menghadapi ancaman hukuman 12 tahun penjara sesuai dengan ketentuan dalam KUHP pasal 365 ayat (3). 

Kasus ini masih terus diselidiki oleh pihak berwajib untuk mengungkap seluruh fakta dan motif di balik tindakan yang mengerikan ini. (Muzahidin)

15 September 2023

Cegah Penyalahgunaan, Kapolres Ketapang Cek Fisik Dan Administrasi Pemegang Senpi Dinas Polri

Kapolres Ketapang cek pemakaian senpi dinas Polri
Kapolres Ketapang cek pemakaian senpi dinas Polri.
KETAPANG – Polres Ketapang menggelar pemeriksaan dan pengecekan berkala senjata api (senpi) dinas yang dipegang oleh personel dan jajaran. Dalam pemeriksaan itu di awasi langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian bersama sejumlah pejabat utama Polres Ketapang.

Pemeriksaan dan pengecekan personel yang memegang senpi dinas itu dilakukan setelah apel pagi di halaman Mapolres Ketapang, Jumat (15/09/2023) yang mana secara teknis pemeriksaan dilakukan oleh Seksi Propam Polres Ketapang dan Bagian Logistik.

Pada kegiatan itu, anggota yang memegang senjata api dinas secara bergantian menjalani pemeriksaan dan pengecekan senpi dinas. Pengawasan pemeriksaan dilakukan oleh Kabag Log Kompol Joko Sarwono, Kabag SDM Polres Ketapang AKP Suhud dan Kasi Propam AKP Morah Ate.

Kapolres Ketapang menjelaskan, pemeriksaan dan pengecekan senpi merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan secara berkala.

“ Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengecek kelengkapan surat senjata, kelayakan senjata, kebersihan senjata, dan amunisinya. Tujuannya untuk memastikan senjata api dinas yang dipegang oleh anggota tetap dalam keadaan terawat dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Senjata api dinas yang dipegang anggota Polri, lanjut dia, berfungsi untuk melindungi masyarakat ketika personel menjalankan tugas menjaga kamtibmas. Dalam rangka itulah, pemeriksaan dan pengecekan senpi dinas digelar secara berkala.

”Jangan sampai ada pelanggaran bagi pemegang senpi. Personel yang memegang senpi dinas harus memenuhi syarat dan kriteria yang ditentukan,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, anggota Polres Ketapang yang memegang senpi dinas harus memenuhi beberapa syarat antara lain dinyatakan sehat dan lulus tes psikologi serta mempunyai mental kepribadian yang baik. Selain itu, personil yang mendapat prioritas memegang senpi pinjam pakai adalah mereka yang bertugas di bidang operasional.

13 September 2023

Bertemu Deputi IKN Nusantara, Sekda Ketapang Bawa Usulan Program Pelatihan Kepemimpinan

Sekda Ketapang mengadakan pertemuan dengan Deputi IKN Nusantara
Sekda Ketapang mengadakan pertemuan dengan Deputi IKN Nusantara.
KETAPANG (BT) - Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Alexander Wilyo bertemu dengan Deputi Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Thomas Umbu Pati.

Pertemuan itu sebagai bentuk koordinasi sekaligus konsultasi yang dilakukan sekda Ketapang yang terjadi di Kantor Otorita IKN, Menara Mandiri, Jakarta pada Selasa 12 September 2023.

Alexander menyatakan kalau tujuan dirinya mendatangi deputi otorita tersebut guna menyampaikan gagasan proyek perubahan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat I dengan judul Penguatan Harmoni Sosial melalui Pemberdayaan Masyarakat untuk mendukung IKN.

“Intinya kita meminta dukungan Otorita IKN dan ini di respon serta didukung oleh pihak Otorita IKN melalui Deputi Pengendalian Pembangunan IKN,” ujar dia, Rabu (13/9/2023) lewat pesan. 

Ia mengatakan, apa yang dilakukan ini sebagai bentuk kontribusi atau sumbang saran pemikiran dari warga wilayah Kalimantan Barat sebagai salah satu wilayah penyangga IKN untuk mendukung pembangunan dan kelangsungan IKN.

“IKN merupakan upaya pemerintah untuk mengusung pembangunan ekonomi yang inklusif, dengan menyebarluaskan pertumbuhan ekonomi baru,” tandasnya. 

Penulis: Muzahidin

Lestarikan Kearifan Budaya, Kapolres Ketapang Hadiri Tradisi Robo Robo

Kapolres Ketapang hadiri acara robo-robo
Kapolres Ketapang hadiri tradisi robo-robo.
KETAPANG - Kapolres Ketapang Polda Kalbar AKBP Tommy Ferdian menghadiri Acara Tradisi Robo-Robo yang digelar di Tepian Sungai Pawan, Kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, Rabu (13/09/2023) Pukul 06.30 Wib.

Kegiatan yang dinamakan Pentas Seni Budaya Robo Robo tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, Anggota DPRD Ketapang Ahmad Sholeh, Kapolsek Benua Kayong IPTU Rodi Maryoko, Kasi Humas Polres Ketapang IPTU H Sumadinata, Lurah Kauman Sabran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Budaya serta warga Masyarakat Kota Ketapang.

Tradisi Robo-Robo sendiri merupakan kegiatan masyarakat khususnya warga Kabupaten Ketapang yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya dibulan safar dalam penanggalan Hijriah (arab) dengan cara mengadakan selamatan serta berdoa bersama.

Dalam pembukaan acara, Wakil Bupati Ketapang menyampaikan Pentas Seni Budaya  Robo Robo merupakan acara turun temurun yang dilakukan oleh Warga Masyarakat Melayu di Kabupaten Ketapang dengan tujuan untuk meminta keridhoan Allah SWT, mengharapkan rahmat berkah serta meminta perlindungan dari Allah SWT terhadap segala bentuk marabahaya, penyakit dan bencana alam dalam kehidupan masyarakat.

Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian dalam kesempatannya menyampaikan bahwa Tradisi budaya robo-robo merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. 

“ Dengan Semangat Robo Robo, mari kita lestarikan nilai kearifan lokal sebagai aset budaya bangsa, melalui acara ini, kita rekatkan silaturahmi, kita bangun dan jaga keragaman budaya serta kita pelihara kearifan lokal seiring kemajuan Kabupaten Ketapang. Selain itu, Pesta Seni Budaya Robo Robo ini juga sebagai khazanah budaya yang turut mensukseskan pariwisata di Kabupaten Ketapang ” Ujar Tommy.

Dalam acara Pentas Seni Budaya  Robo Robo tersebut juga di isi dengan beberapa penampilan seni budaya seperti Hadrah, Tari Japin, Dendang Melayu, Syair Gulung, Pantun, Kasidah. Selain itu terlihat di lokasi acara, beberapa Stand UMKM lokal yang menyediakan beberapa kuliner makanan khas melayu.

12 September 2023

Gara-gara 7 Orang Diperiksa, Kantor Polisi Ketapang Diserbu Warga Saat Malam Hari

Puluhan warga datangi mako Polres Ketapang di malam hari
Puluhan warga datangi mako Polres Ketapang di malam hari.
KETAPANG (BT) - Puluhan orang dari desa Pesaguan Kanan kecamatan Matan Hilir Selatan mendemo markas kepolisian resort (Mapolres) Ketapang pada Senin malam (11/09/2023). 

Massa mempersoalkan proses penyelidikan terhadap seorang berinisial SU dan enam orang oknum warga desa itu yang diperiksa polisi karena disangka terlibat aksi penyegelan kantor desa pada Senin 28 Agustus lalu. 

Masa yang terdiri dari puluhan ibu-ibu serta pria dewasa itu awalnya datang ke Mapolres pada senin petang sekitar pukul 5 sore dan mereka bertahan hingga malam.

Berdasarkan pantauan, puluhan orang itu berteriak, minta proses hukum 7 orang tersebut dihentikan. 

Massa beralasan, perbuatan SU dan enam orang tersebut dipicu karena kecewa atas sikap kepala desa mereka yang dianggap ingkar janji saat diminta bermusyawarah di kantor desa memyangkut persoalan penerbitan SKT kebun sawit. 

Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian saat menerima perwakilan massa diruang loby Mapolres menjelaskan, pemeriksaan 7 orang itu berdasarkan laporan polisi karena mereka diduga terlibat aksi penyegelan kantor desa. 

"Adapun dasar dari pemeriksaan ini adalah Laporan Polisi nomor : LP / B / 177 / VIII / 2023 yang di buat oleh sdr HAR, seorang Staf Kantor Desa Pesaguan Kanan," kata Tommy. 

Melalui perwakilan massa, AKBP Tommy meminta warga yang berkumpul di luar pagar mapolres menghargai proses hukum yang sedang berlangsung.

"Saya sampaikan kepada saudara saudara sekalian untuk tetap bersabar dan hormati proses hukum yang sedang dijalani sdr SU dan rekan rekannya, saat ini sdr SU dan yang lainnya masih kita periksa untuk diambil keterangannya," kata Tommy. 

Diketahui, cikal bakal kasus ini bermula dari kasus dugaan penerbitan Surat Keterangan Tanah (SKT) di lokasi kebun sawit eks PT Prana Indah Grup. Warga menganggap, SKT tersebut abal-abal dan sudah merampas hak mereka. 

Warga desa itu menuding, pelaku penerbitan SKT tersebut adalah kades mereka dan minta pertanggung jawaban. 

Warga kemudian membawa masalah ini ke banyak pihak dengan membuat pengaduan seperti ke dinas Pertanian, Perkebunan, Inspektorat, Polisi maupun kejaksaan negeri Ketapang 

Namun, massa beranggapan dari seluruh upaya mereka itu, belum ada titik temu. Sehingga, pada 28 Agustus lalu, puluhan orang itu kembali menyerbu kantor desa tetapi tidak bertemu dengan kades.

Kemungkinan emosi, puluhan orang yang serbu kantor desa itu melakukan aksi penyegelan pintu masuk kantor desa tersebut hingga berbuntut polisi memeriksa 7 orang diduga sebagai pelaku. 

(Muzahidin)

11 September 2023

Kasus Pencurian Sarang Walet di Ketapang: Polisi Berhasil Selidiki dan Tangkap Pelaku

Polisi ungkap kasus pencurian sarang walet dan narkotika di Ketapang
Polisi ungkap kasus pencurian sarang walet dan narkotika di Ketapang.
KETAPANG - Kinerja luar biasa dari jajaran Polisi Sektor (Polsek) Simpang Hulu Polres Ketapang Polda Kalbar dalam menjaga keamanan di wilayahnya telah menghasilkan pencapaian yang luar biasa. 

Dalam waktu semalam, Kapolsek Simpang Hulu beserta anggotanya berhasil mengungkap dua kasus pidana sekaligus yang menarik perhatian publik.

Polisi tidak hanya mengungkap kasus pencurian sarang walet, tetapi juga menghadapi kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan tekad kuat untuk memberantas kejahatan di wilayah perbatasan Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sanggau.

Dalam operasi yang dipimpin oleh Kapolsek Simpang Hulu IPTU Dewa Made Surita pada hari Minggu (10/9/2023) sekitar pukul 19.00 WIB, satu terduga pelaku pencurian dan satu terduga pelaku peredaran sabu berhasil diamankan bersama barang bukti yang mencengangkan.

Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian, yang menyampaikan melalui Kapolsek Simpang Hulu IPTU Dewa Made Surita, mengungkapkan bahwa kasus pencurian walet bermula dari laporan warga di Desa Kuala Labai, kecamatan Simpang Hulu, yang melaporkan bahwa rumah waletnya telah disatroni pada Jumat, 08 September 2023.

"Setelah menerima laporan tersebut, kita langsung bergerak melakukan penyelidikan di lapangan dan mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku, berinisial RO (33), tengah mencoba menjual sarang walet hasil kejahatannya ke beberapa pengepul sarang walet di Kecamatan Simpang Hulu." jelas Dewa Made Surita pada Senin (11/9/2023). 

Dari informasi ini, pada hari Minggu (10/9/2023) sekitar pukul 18.30 WIB, Kapolsek beserta anggotanya menggerebek pelaku di rumahnya.

Selain pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk sarang burung walet seberat 0.056 kg, obeng, tang, slot kunci, serta berbagai peralatan sound system rumah walet. Pelaku tak berkutik saat diamankan dan mengakui perbuatannya.

Namun, saat akan membawa pelaku dan barang bukti ke Mapolsek Simpang Hulu, Kapolsek menerima informasi dari warga tentang adanya individu yang sedang menggunakan narkotika jenis sabu di rumahnya di Desa Labai Hilir, Kecamatan Simpang Hulu.

Kapolsek dan timnya segera melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan seorang pelaku, berinisial BP (69), di rumahnya. 

Selain BP, ada tiga orang lainnya yang juga diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk 30 paket klip kecil berisi serbuk kristal putih yang diduga sebagai sabu, dua timbangan digital, satu alat hisap sabu, dua handphone, dan uang tunai sejumlah Rp. 1.250.000 rupiah.

Seluruh pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Simpang Hulu. Kapolsek mengungkapkan bahwa pelaku pencurian walet dapat dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan, sedangkan pelaku pengedar sabu dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika.

Kapolsek juga mengingatkan peran penting masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian dan berharap agar komunikasi antara warga Kecamatan Simpang Hulu dan Polsek Simpang Hulu semakin kuat dan intensif, guna mencegah segala bentuk potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

10 September 2023

Bupati Ketapang Pantau Pelayanan Kesehatan Gratis dan Desa Akan Bangun Jembatan Pawan 6

Bupati Ketapang pantau pelayanan kesehatan gratis rencana pembangunan jembatan Pawan 6
Bupati Ketapang pantau pelayanan kesehatan gratis rencana pembangunan jembatan Pawan 6.
KETAPANG – Direncanakan, akan segera dilakukan pembangunan jembatan Pawan 6 yang menghubungkan Desa Makmur Abadi, Kecamatan Sungai Melayu Rayak dan Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan.

Harapan Bupati,  dengan adanya jalan lingkar kabupaten dan jembatan Pawan 6 dapat meningkatkan produktivitas perekonomian masyarakat Kabupaten Ketapang.

Rencana strategis Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos tersebut disampaikan saat  kunjungan kerja (kunker) dalam rangka peninjauan program Pelayanan Kesehatan Gratis dan pelantikan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa se-Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kecamatan Jelai Hulu dan Kecamatan Pemahan tahun 2023, pada Sabtu (10/9/2023).

Bupati Ketapang melalui Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Heryandi, M.Si mengatakan, acara pelantikan ini menandai awal dari peran yang sangat penting dalam menggerakkan dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan di desa.

Dalam kesempatan tersebut, Beliau  kembali  mengulas proyek strategis daerah Kabupaten Ketapang yang merupakan turunan dari visi dan misi bupati dan wakil bupati Ketapang  “Melanjutkan Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera”,  yang mana proyek tersebut telah tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ketapang periode 2021-2026.

Adapun 10 proyek strategis tersebut adalah   Pembangunan Food Estate dan kawasan agropolitan Kabupaten Ketapang; Kawasan potensial cepat tumbuh (KPCT) Kuala Tolak - Kuala Satong; Optimalisasi bandara Rahadi Oesman; Penataan pelabuhan dan dermaga; 
Peningkatan ruas jalan kabupaten, pembangunan ruas jalan baru dan jembatan Pawan 6; Pengembangan desa fokus dan desa mapan; Pendirian perguruan tinggi Ketapang; Peningkatan tipe rumah sakit; Pelestarian dan pengembangan budaya daerah; Persiapan pembentukan daerah otonomi baru.

“ Kami berharap kepada seluruh pemangku kepentingan, para kepala perangkat daerah, para camat dan para kepala desa seluruh elemen untuk dapat berpartisipasi dan mendukung 10 proyek strategis daerah demi terwujudnya Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang diwakili Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Melayu Rayak Ny. Norberta Berti Robert mengucapkan selamat kepada Ketua TP PKK Desa yang telah di lantik dan bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab .

“Sukseskan pelaksanaan sepuluh program pokok PKK, berdayakan keluarga sesuai dengan wilayah kerjanya hingga ke tingkat dasa wisma,” ucapnya.

Norberta mengingatkan kepada seluruh kepala desa sebagai ketua pembina TP PKK desa untuk memberikan dukungan dan bimbingan dalam melaksanakan sepuluh program pokok PKK.

“Ada sepuluh program PKK antara lain, penurunan angka stunting melalui peningkatan kader posyandu, pemberian makanan tambahan dan pemberian vitamin. Kedua, penguatan ekonomi keluarga melalui pemberian bantuan dan pembinaan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K),” pungkasnya.(sh/mz)

07 September 2023

Janji Bupati Ketapang Tindak Tegas Pegawai Pemkab Konsumsi Narkoba

Janji Bupati Ketapang Tindak Tegas Pegawai Pemkab Konsumsi Narkoba
Janji Bupati Ketapang Tindak Tegas Pegawai Pemkab Konsumsi Narkoba.
KETAPANG - Guna pemantapan persiapan gawai akbar daerah "Napak Tilas"  Ketapang yang akan digelar pada 23-28 Oktober 2023 mendatang, Bupati Martin Rantan, SH,M.,Sos kumpulkan para personel tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Ketapang yang tergabung dalam susunan kepanitiaan Napak Tilas, di Pendopo Bupati, pada Kamis (7/9/23).

Sebagai informasi, Napak Tilas adalah  kilas balik  atau telusur jejak para pejuang kemerdekaan  lokal (yang berasal dari Ketapang Kalbar). Napak Tilas juga merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemkab. Ketapang mengajak masyarakat untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan lokal (daerah) dalam  upaya membebaskan rakyat Ketapang  dari tirani kolonial, yang diakselerasikan dengan pembangunan dan sebagai ajang promosi kebudayaan daerah Ketapang. 

Hal ini bisa dilihat dalam rangkaian acaranya, seperti pendirian tugu juang di Tumbang Titi, perbaikan Jalan Pelang-Batu Tajam, hibah  untuk rumah ibadah di Kanal. 

Terkait dengan promosi budaya, Napak Tilas juga akan menampilkan 3000 penari kolosal yang akan didaftarkan pada rekor MURI. 

Pemkab. Ketapang juga akan menghadirkan Menteri Perekonomian dan Industri Kreatif (Menperakraf) Sandiaga Uno serta Ulama Besar Indonesia Habib Luthfi. 

Dalam pidatonya, Bupati mengatakan pada tahun 1914 yang lalu, terjadi perang dengan penjajah di Kedang yang dipimpin oleh Uti Usman/ Uti Unggal bersama Panglima Tentemak dan Kanduruhan Bajir. Pada peristiwa itu, ketiga orang tersebut gugur sebagai kesuma bangsa. Untuk itu, kata Bupati kami mengusulkan agar ketiga orang tersebut dinyatakan sebagai pahlawan perintis kemerdekaan. 

"Ketiga orang tersebut telah kita usulkan sebagai pahlawan perintis kemerdekaan." Kata Bupati. 

Bupati juga mengatakan, bahwa gagasannya berupa napak tilas dan akselerasi pembangunan dan kebudayaan tersebut sebagai upaya kita dalam mengisi kemerdekaan. Beliau ingin memberikan legesi (peninggalan/warisan) yang baik untuk masyarakat Ketapang selama Beliau menjabat.

Salah satu cara agar masyarakat selalu ingat dengan legasinya terkait dengan Napak Tilas tersebut, bupati mengganti nama panggung budaya yang berlokasi di samping Pendopo Bupati menjadi  Balai Kedang. 

Napak tilas menurut Beliau  juga meningkatkan literasi, menambah wawasan. Dengan Napak tilas orang akan menjadi tahu, bahwa kita juga memiliki sosok-sosok pahlawan kemerdekaan yang sangat membanggakan. 

"Selama ini banyak yang bertanya-tanya tentang tentang siapa panglima Tentemak itu? Kini, dengan napak tilas orang menjadi tahu." Terang Bupati.

Di sela- sela pidato Napak Tilas-nya Bupati juga kembali mengingatkan para ASN tentang konsekuensi sebagai abdi masyarakat. Sebagai aparatur pemerintah, yang mempunyai kewajiban memberikan pelayan terbaik pada masyarakat kata Bupati, tidak boleh  bermain-main dengan narkoba. Preseden buruk beberapa waktu yang lalu berupa penangkapan ASN (Aparatur Sipil Negara) oleh pihak berwajib karena kasus narkoba tidak boleh terulang kembali. Bahkan, Bupati sampai memberi ultimatum pada pegawai yang masih aktif mengkonsumsi narkoba agar jentel,  sukarela mengundurkan diri. 

"Jangan sampai preseden buruk tempo hari terulang kembali. Yang masih main- main sama narkoba, jentel untuk mengundurkan diri sebagai pegawai. Pak, saya masih pakai narkoba, saya mau mengundurkan diri." Tegas Bupati. 

Penegasan Bupati tersebut tercatat untuk kesekian kalinya. Seperti diketahui pada apel gabungan di Halaman Kantor Bupati beberapa waktu yang lalu, Beliau  memberikan warningnya. Menurut Beliau, mustahil seorang pegawai yang dalam pengaruh narkoba dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Selanjutnya, berkenaan dengan masa depan pegawai kontrak di lingkungan Pemkab. Ketapang, orang nomor satu di Ketapang  tersebut mengimbau agar tenaga kontrak tetap menunjukkan kinerja yang terbaik dan selalu menjalin komunikasi yang baik dengan pimpinan.    Bahkan pertemuan seperti kali ini, kata Bupati merupakan bagian dari itu. 

"Saya mendukung upaya-upaya yang dilakukan untuk masa depan para pegawai kontrak. Tingkatkan kinerja dan berikan pelayan yang terbaik untuk daerah kita, untuk masyarakat Kabupaten Ketapang tercinta kita." Kata Beliau. 

Mengakhiri pidatonya, Bupati meminta kepada para hadirin dan seluruh masyarakat Ketapang mendoakan agar Beliau lekas pulih agar dapat melakukan kunjungan kerja keliling Kalbar. 

"Saya dapat tugas dari atasan saya untuk melakukan kunjungan kerja keliling Kalbar" Pungkas Beliau. (sh)

Bupati Rotasi Sejumlah Pejabat Pemkab Ketapang


Bupati rotasi sejumlah Pejabat Pemkab Ketapang
Bupati rotasi sejumlah Pejabat Pemkab Ketapang.
KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Adapun pejabat yang dirotasi tersebut terdiri dari  pejabat pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas, pada Rabu (6/9/2023) siang.

Bupati Martin Rantan mengatakan, agar kepercayaan yang diberikan ini diimbangi dengan dedikasi,  kejujuran, serta pelayanan yang maksimaluntuk masyarakat. 

"Harus sering komunikasi dengan aparat penegak hukum agar dalam berkerja tidak melanggar hukum," ucap Martin.

Sejumlah pejabat yang dilantik adalah, Feria Kowira sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, berikut Juhendro dipromosikan menjadi Direktur RSUD Ketapang. 

Kemudian ada nama Supriadi yang dipercaya menjabat sebagai Camat Marau, Abdurani sebagai Camat Matan Hilir Selatan.

"Kerja dengan giat, jujur dan kreatif dalam bekerja, yakinlah yang dilantik ini dapat melaksanakan tugas yang diamanahkan," pungkasnya. (SH)

04 September 2023

Spanduk Tuntutan Warga Dicopot, Satpol PP: Kami Tertibkan yang Melanggar Perda

Satpol PP Ketapang copot spanduk berisi protes warga
Satpol PP Ketapang copot spanduk berisi protes warga.
KETAPANG – Spanduk protes bertuliskan tuntutan warga dusun Sungai Tengar kecamatan Kendawangan yang terpasang di jembatan baja dusun itu dicopot Satuan Polis Pamong Praja (SatpolPP) Ketapang karena melanggar Perda, Senin (04/09/23).

"Ada satu spanduk yang lokasi terpasangnya melanggar Perda, jadi kita tertibkan dan kembalikan (spanduknya) pada warga," ujarnya, Senin (04/09/23) di Ketapang. 

Terkait dengan tuntutan warga, Muslimin memastikan jajaranya bersikap netral atas persoalan masyarakt vs perusahaan.

Buktinya kata dia, dari sekian banyak spanduk yang terpasang warga, tidak semua spanduk di copot oleh pihaknya. 

"Tuntutan warga yang ditulis di spanduk itu kita tidak ikut campur lah. Kita hanya bersihkan spanduk yang dipasang didaerah larangan saja yang kita turunkan, yang lain tidak" kata dia. 

Saat operasi pembersihan itu, Ia mengaku sudah menyarankan agar persoalan ini diselesaikan di tingkat Pemerintah Daerah. 

"Masyarakat bisa sampaikan ke Pemda dengan baik soal ini dan dimintakan solusi terpenting jangan anarkis," tandasnya. 

Sementara itu, usaha meminta jawaban kepada Suhanandi sebagai corporate community perusahaan PT WHW belum dijawab. Suhanandi bahkan hanya mempertanyakan tentang media ini.

"Dulu ini (media) bang Bandi ya," katanya.

Sebelumnya 168 Kepala Keluarga di dusun itu mendesak PT WHW mengurangi aktivitas yang mengakibatkan polusi udara debu dan pencemaran air sungai tengar.

Warga mendesak perusahaan merelokasi pemukiman warga agar terhindar dari kebisingan, polusi udara dan pencemaran air sungai.

"Kita hanya minta relokasi pemukiman pada perusahaan," kata Ujang Pancat.

"Perusahaan secara tidak langsung akui polusi udara dan pencemaran air akibat perusahaan mereka. Janjinya akan bantu pengobatan dan air bersih serta memberikan pemeriksaan kesehatan secara berkala," tandasnya. (Muzahidin)

168 Kepala Keluarga di Kendawangan Tuntut PT WHW Melalui Spanduk

168 KK di Kendawangan ajukan tuntutan kepada PT. WHW
168 KK di Kendawangan ajukan tuntutan kepada PT. WHW.
KETAPANG - Sebanyak 168 Kepala Keluarga di dusun Sungai Tengar desa Mekar Utama kecamatan Kendawangan memasang spanduk bertuliskan tuntutan kepada perusahaan PT Wheel Harvest Winning (WHW).

Spanduk berbagai ukuran tersebut setidaknya dipasang warga dilokasi seperti di jembatan baja Sungai Tengar, di tengah jalan poros Pesaguan Kendawangan dan di pinggir pantai kawasan pelabuhan PT WHW. 

Dalam spanduk yang terpasang salah satunya di jembatan baja dusun tersebut dengan ukuran sekitar 60x2 meter bertuliskan "Selamat datang ke dusun Sungai Tengar yang tercemar debu PT WHW AR," 

Adi Rajiman ketua RT 02 dusun itu mengatakan, lingkungan yang mereka tempati ini sudah tidak sehat akibat dampak aktivitas pertambangan perusahaan. 

"Debu-debu beterbangan kerumah, ke dedaunan. Napas sakit, ditambah air sungai pun jadi pekat, selepas mandi badan jadi gatal-gatal," katanya kepada wartawan.

Atas keaadaan itu kata dia, warga meminta perusahaan merelokasi pemukiman mereka ke daerah baru untuk menghindari dampak berkelanjutan. 

"Kami warga mintar relokasi ke lingkungan yang aman dan sehat dikarenakan lingkungan sekarang ini sudah tidak sehat lagi banyak polusi bahan kimia," katanya. 

Ujang Pacat warga lainya mengaku aksi pemasangan spanduk ini sebagai protes tegas karena WHW pernah berkomitmen akan memenuhi keinginan warga. Tetapi janji tersebut tak kunjung ditepati. 

Dikatakan Ujang, komitmen tersebut seperti penyediaan air bersih, obat-obatan ataupun memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak polusi. 

"Pernah pihak perusahaan yaitu pak Togap Manik bicara depan warga, secara tidak langsung akui polusi udara dan pencemaran air akibat perusahaan mereka. Janjinya akan bantu pengobatan dan air bersih serta memberikan pemeriksaan kesehatan secara berkala," kata Ujang Pacat. 

Menurut keduanya, tuntutan mereka tidak akan berhenti bahkan mereka ngaku akan menyampaikan perjuangan mereka ke pemerintah pusat.

"Jika Permintaan warga tidak disanggupi, kami akan menyurati bapak Persiden. Ini menyangkut nyawa yang pelan-pelan mati akibat polusi WHW," katanya. (Muzahidin)

02 September 2023

Mewakili Bupati Ketapang, Asisten I Setda Ketapang Hadiri Penutupan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar Di Sanggau

Asisten I Setda Ketapang hadiri penutupan MTQ XXXI
Asisten I Setda Ketapang hadiri penutupan MTQ XXXI
SANGGAU - Mewakili Bupati Ketapang Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Heriyandi, M.Si menghadiri Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023 di Sanggau, (31/08/2023) bertempat di Kawasan Sabang Merah Sanggau.

Kegiatan penutupan yang penuh khidmat tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars MTQ dan Mars kota Sanggau.

Selanjutnya yang ditunggu-tunggu pembacaan keputusan dewan hakim tentang penetapan peserta terbaik dan juara umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023.

"Hari ini kami sangat senang dan bangga bahwa tidak terasa hari ini, mengakhiri acara yang sangat mulia ini," ujar Bupati Sanggau.

Lebih lanjut Bupati Sanggau meminta maaf apabila selama MTQ pelayanan dari tuan rumah Sanggau tidak memuaskan.

"Mudah-mudah saudara-saudari memiliki kenangan yang indah berada di Sanggau dalam rangka kita melaksanakan syiar Al-Qur'an di Kalimantan Barat," ucapnya.

Sementara itu Gubernur Kalbar yang di wakili Sekda Provinsi Kalbar dr. Harisson, M.Kes mengatakan penyelenggaraan MTQ menghadirkan semangat baru dalam pembangunan Islam utamanya di tengah perkembangan teknologi dan industri.

"MTQ telah memberikan ruang para kafilah untuk menampilkan kemampuan dan bakat yang dimilki dibidang Senin baca dan hafalan kitab suci Al-Qur'an kepada masyarakat," ujar Sekda Kalbar membacakan sambutan tertuli Gubernur Kalbar. 

Selanjutnya Sekda Prov. Kalbar didampingi Ketua Umum Prov. Kalbar dan Bupati Sanggau menutup kegiatan tersebut dengan penekan tombol sirine.

Setelah penekanan tombol sirine juga dilakukan penurunan bendera LPTQ oleh Paskibaraka yang akan diserahkan ke tuan rumah MTQ XXXII tahun 2024 Kabupaten Landak.

Untuk diketahui Kabupaten Ketapang menempati peringkat ke 6 (Enam) dengan perolehan 23 point pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sanggau, dengan prestasi sebagai berikut : Harapan I cabang tilawah Al-Qur'an Golongan tilawah dewasa  Rustam Effendi, S.ST, Harapan III tilawah Al-Qur'an golongan tuna netra putri Wanodiyah, Terbaik I tilawah Al-Qur'an golongan usia emas putra H. Muclis Bailusy, Terbaik II tilawah Al-Qur'an golongan usia emas putri Aswah, Harapan I Hifzh Al-Qur'an golongan 5 juz Ma'attilawah Putra Dikta Fitratu Takbir, Terbaik III Hifzh Al-Qur'an golongan 20 juz Putri Azka Aulia, Terbaik III cabang Fahm Al-Qur'an Putra Hanif Akma Lonanda, Muhammad Jakfar Shodiq, M. Dimyati Maulana Fatikh, Harapan I regu Syarhil Qur'an Putra Adi Wansah, M.Sukirman, M.Tirta, Harapan I Khattil Al-Qur'an Kontemporer Putra Iskandar Zulkarnain, Terbaik I Hafalan 100 Hadits dengan sanad Putra Muhammad Khoiril Akbar, Terbaik II Hafalan 100 Hadits dengan sanad Putri Dina Nur Khafifah, Harapan III Hafalan 500 

Hadits tanpa sanad putra Ridhwan dan Terbaik I Hafalan 500 Hadits tanpa sanad putri Sity Rukayah.

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda